Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Natural Science: Journal of Science and Technology

EFEKTIVITAS MINYAK ATSIRI DAUN KEMANGI (OCIMUM TENUIFLORUM L.), DAUN JERUK PURUT (CITRUS HYSTRIX D.C.) DAUN MIMBA (AZADIRACHTA INDICA A.JUSS.), SEBAGAI REPPELENT NYAMUK AEDES AEGYPTI L. Wati, Ika Merdeka; Guli, Musjaya M.; Umrah, Umrah; Fahri, Fahri
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1 (March 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.483 KB)

Abstract

Penelitian Uji Efektivitas minyak atsiri daun Kemangi (Ocimum tenuiflorum), daun jeruk purut (Citrus hystrix) dan daun mimba (Azadirachta indica) sebagai reppelentAedes aegyptitelah dilaksanakan pada bulan Mei sampai Desember 2013 Laboratorium Hewan Coba di Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2). Penelitian didesain berdasarkan model Rancangan Acak Lengkap (6 perlakuan dan 3 ulangan) dengan waktu pengamatan selama 0 jam, 1 jam, 2 jam dan 3 jam. Desain perlakuanĀ  P0 (Air), P1 (Soffel), P2 ( Daun Kemangi), P3 (Daun jeruk purut), P4 (Daun mimba), P5(Campuran minyak atsiri). Minyak atsiri diisolasi dengan metode destilasi uap. Nyamuk Aedes aegypti betina dipuasakan selama 24 jam, kemudian dimasukkan ke dalam kandang nyamuk yang berukuran 22 x 22 cm. Pengujian dilakukan dengan memasukkan lengan probandus yang telah diolesi pasta (perlakuan P0 sampai P5) kedalam kandang nyamuk. Parameter pengamatan meliputi Jumlah nyamuk yang hinggap dan Lama hinggap nyamuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak minyak atsiri daun kemangi merupakan reppelent yang lebih efektif dibandingkan dengan ekstrak minyak atsiri daun jeruk purut dan mimba. Ekstrak minyak atsiri daun kemangi dapat menolak nyamuk dalam jumlah yang lebih banyak dan waktu hinggap lebih singkat.
STUDI KOLONISASI SEMUT HITAM (DOLICHODERUS SP.) PADA PERKEBUNAN KAKAO Irawan, Adit; Umrah, Umrah; Annawaty, Annawaty
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Number 1 (April 2019)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.662 KB)

Abstract

Studi kolonisasi semut hitam (Dolichoderus sp.) pada perkebunan kakao, merupakan salah satu bagian dari peran sumberdaya hayati dalam pengendalian hama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui preferensi Dolichoderus sp.terhadap pakan dari embun madu dan madu lebah, untuk menjadi daya tarik dalam membentuk koloni pada sarang buatan. Pengamatan dilakukan pada bulan April-Mei 2015. Penelitian dilakukan pada 20 pohon kakao yang dipilih secara acak tanpa memperhatikan usia pohon kakao dan varietasnya tidak ditentukan.Dua perlakuan yang berbeda diberikan pada sarang buatan, kedua perlakuan yang digunakan adalah sarang buatan dengan pemberian madu dari lebah dan sarang yang ditempatkan pada buah yang terdapat kutu putih. Parameter pengamatan meliputi terbentuknya koloni semut pada sarang buatan, kehadiran ratu pada koloni baru dan preferensi semut terhadap pakan. Semut hitam melakukan migrasi dengan lambat yang dilihat dari waktu yang dibutuhkan ratu untuk migrasi yaitu pada minggu ketiga pengamatan. Pakan dari embun madu yang digunakan tidak efektif dalam membuat semut hitam membentuk koloni pada sarang buatan, dilihat dari jumlah kehadiran semut pekerja dan semut ratu pada sarang buatan. Pakan madu dari lebah menarik kehadiran semut hitam pekerja lebih banyak dari embun madu dari kutu putih, karena aroma madu yang menyebar cepat dan kandungan gula pada madu yang tinggi