Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN KAWASAN PASCA PERTAMBANGAN TIMAH: PENDEKATAN KONSEP ECO-DEVELOPMENT Manan, Rustam Hakim; Uniaty, Quintarina
Jurnal Lanskap Indonesia Vol. 3 No. 1 (2011): Jurnal Lanskap Indonesia (JLI)
Publisher : http://arl.faperta.ipb.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.094 KB) | DOI: 10.29244/jli.2011.3.1.%p

Abstract

Eco development gave top priority to considerationsin sustainable development. An approachment need to be applied in environmentally  prospective on spatial planning, by integrating sub sistem of planning aspects whichemphasizes on ecosystem and prediction on its success in order to integrate objectives in economy, social-cultural and environmental. Ex-mining sites in Indonesia need a primary attention due to the environmental damages they caused, by means of reclamation as an effort to restore and increase the quality of its natural resources.  Primary consideration in its developing concept is the improving of regional quality with concistency in keeping local potention and characteristic in functional and aesthetic considerations; and give a positive impact for society in ecology, economy,  social and cultural. Landscape planning as a developing idea fully responsible to  realize the success of exploitation and development of ex-mining sites. Pantai Tanjung Tinggi in Bangka Belitung were choosen as a sample case of post-mining site planning through strategic approachment for a development of beach recreational site, Eco-park; a New Landscape in ex-mining Development based on sustainable local wisdom.
Kajian Perseptual Terhadap Revitalisasi Lanskap pada Makam Juang Mandor, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Perceptual Study to Landscape Revitalisation at Juang Mandor Grave, Landak Regency, West Kalimantan) Ryan, Achmad; Widjaja, Hinijati; Uniaty, Quintarina
Seminar Nasional Kota Berkelanjutan 2018: Prosiding Seminar Nasional Kota Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/psnkb.v1i1.2896

Abstract

Makam Juang Mandor merupakan kawasan situs cagar budaya, terletak di wilayah pedalaman Kalimantan Barat, tepatnya di Kabupaten Landak (10°19’02,38’’ LU –109°20’10,94’’ BT) dengan permasalahan fisikmaupun non-fisik yang memerlukan upaya revitalisasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif yang dikombinasikan dengan observasi langsung ke lokasi penelitian sebagai bahan kajian penyusunan kriteria pengembangan revitalisasi lanskap. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana data yang dikumpulkan akan diolah dan dikelompokan menjadi tabel, metode perolehan data dilakukan melalui kuesioner terhadap 100 responden yang disebarkan keberbagai lapisan masyarakat di Kalimantan Barat; mulai dari pelajar, ibu rumah tangga, karyawan swasta, sampai pegawai negeri. Hal ini dilakukan untuk menggali persepsi dan aspirasi masyarakat Kalimantan Barat terhadap rencana pengembangan revitalisasi kawasan Makam Juang Mandor, dan juga menggali nilai-nilai kesejarahan bagi upaya penyusunan kriteria perancangan lanskap. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden menyetujui untuk dilakukan revitalisasi lanskap yang bertujuan untuk meningkatkan nilai sejarah, kebudayaan, dan peningkatan perekonomian masyarakat sekitar dengantetap memperhatikan nilai budaya dari masyarakat setempat. Usulan kepada PEMDA daerah Kalimantan Barat dalam bentuk revitalisasi kawasan Makam Juang Mandor pada berberapa segmen tetap mempertahankan nilai keorisinilan, kesejarahan, dan pengembangan situs cagar budaya serta tempatwisata bagi masyarakat.Kata Kunci: cagar budaya, ekonomi kawasan, makam juang mandor, nilai budaya, revitalisasi