Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada

Bioformation of N-Acetylglucosamine from Shrimp Shell Chitin by Serratia marcescens PT-6 Cultured in various pH and Temperature Sari, Bekti Wulan; Isnaini, Nurul Binti; Puspita, Indun Dewi; Husni, Amir; Ustadi, Ustadi
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 19, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.25961

Abstract

The study aimed to determine the effect of pH and temperature on N-Acetylglucosamine (NAG) formation from shrimp shell chitin by Serratia marcescens PT-6 fermented in chitin broth medium. Parameters examined on NAG formation include bacteria growth, chitinase activity (U/ml), and NAG concentration in medium (mg/ ml). Bacteria growth was measured by turbidity (OD600), while chitinase activity and NAG concentration in the medium were analyzed quantitatively by colorimetric assay. The variation of initial pH examined in chitin broth medium was 5; 6; 7; 8, while temperature variation was 30°C; 37°C; dan 40°C. The results show that maximum concentration of NAG formed by Serratia marcescens PT-6 was 33.86 µg/ml on day-3 of fermentation, at pH 7 and temperature of 30°C. Chitinase activity on the same day was 0.002 U/ml, while OD600 value of the culture was 0.42 indicating the bacteria were in the log phase. This research implies that Serratia marcescens PT-6 is potential to be optimized further for the bioconversion process of NAG from shrimp shell waste through an enzymatic method by modifying its culture condition.
Aktivitas Enzim Pendegradasi Kitin dari Isolat SDI23 Asal Petis serta Karakterisasi pH dan Suhu Aktivitas Enzim Hasil Purifikasi Parsial Orinda, Eny; Puspita, Indun D.; Putra, Muhammad P.; Ustadi, Ustadi; Lelana, Iwan Y. B.
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 17, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.10371

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas enzim pendegradasi kitin yang dihasilkan selama pertumbuhan dari lima isolat bakteri kitinolitik (SDI23, MDR23, SDI15, SDI13 dan BLT12) asal petis udang serta mengetahui karakteristik aktivitas enzim hasil pemurnian parsial pada berbagai suhu (30-55°C) dan pH (4-9). Kelima isolat ditumbuhkan pada medium koloidal kitin cair dengan suhu inkubasi 37°C selama 96 jam. Pengamatan terhadap jumlah bakteri (log CFU/ml) dan aktivitas spesifik enzim (U/mg) dilakukan setiap 12 jam. Aktivitas enzim pendegradasi kitin diukur secara kuantitatif, dengan mengukur jumlah N-asetilglukosamin yang dihasilkan dari hidrolisis koloidal kitin oleh enzim. Purifikasi parsial dilakukan dengan presipitasi ammonium sulfat bertingkat (20-80%) yang dilanjutkan dengan dialisis. Isolat SDI23, MDR23, SDI15 dan BLT12 menunjukkan waktu pertumbuhan optimum dengan jumlah sel tertinggi pada jam ke-48, sedangkan isolat SDI13 pada jam ke-24. Aktivitas spesifik enzim tertinggi ditunjukkan oleh isolat SDI23 sebesar 0,66 U/mg pada inkubasi selama 48 jam. Berdasarkanhasil tersebut, isolat SDI23 dipilih untuk memproduksi enzim pada tahap purifikasi parsial. Supernatan bebas sel dari media kultur isolat SDI23 disiapkan dari inkubasi SDI23 dalam medium koloidal kitin cair pada suhu 37oC selama 48 jam. Presipitasi dengan amonium sulfat pada fraksi 80% dan dialisis menghasilkan ekstrak kitinase kasar dengan nilai aktivitas spesifik enzim sebesar 0,072 U/mg dan 0,063 U/mg. Enzim hasil pemurnian parsial menunjukkan aktivitas optimum pada pH 6 dan suhu 45°C dengan nilai aktivitas spesifik enzim sebesar 0,09 U/mg.
KARAKTERISASI EDIBLE FILM DARI GELATIN KULIT NILA MERAH DENGAN PENAMBAHAN PLASTICIZER SORBITOL DAN ASAM PALMITAT Julianto, Gandhi E.; Ustadi, Ustadi; Husni, Amir
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 13, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.868 KB) | DOI: 10.22146/jfs.3059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan gelatin edible film menggunakan kombinasi campuran sorbitol dan asam palmitat sebagai plasticizer. Gelatin diperoleh dari kulit kering nila merah (Oreochromis niloticus) dengan perendaman dalam larutan CH3COOH 0,1 N, pH 3 selama 24 jam lalu diekstraksi pada suhu 80oC selama 3 jam. Analisis proksimat gelatin menunjukkan kadar air 5,06%, kadar abu 0,45%, lemak 7,84%, kadar protein 85,703%, rendemen 29,76%, kekuatan gel gelatin nila merah bernilai 301,6 bloom, dan viskositas 6,97 cPs. Gelatin edible film dibuat dengan melarutkan 3 g gelatin dalam 100 ml aquades pada suhu 60oC lalu ditambahkan 2 jenis plasticizer dengan konsentrasi yang berbeda. Plasticizer yang ditambahkan pertama kali untuk membuat edible film adalah sorbitol, penambahan sorbitol (0-37,5% dari berat gelatin) bertujuan memperoleh sifat fisik edible film yang cocok sebagai pembungkus. Hasil observasi karakteristik terbaik edible film sebagai pembungkus diberikan oleh konsentrasi sorbitol 37,5%, dengan nilai ketebalan 0,1203x10-3m, renggang putus 13,1598 Mpa, dan perpanjangan 4,864%. Formula edible film penambahan plasticizer sorbitol 37,5% dikombinasi dengan asam palmitat (0-1,5% dari berat gelatin) yang bertujuan meningkatkan sifat hidrofobik edible film. Penambahan asam palmitat efektif menurunkan nilai kelarutan edible film (P<0,05) namun tidak efektif dalam mengurangi nilai transfer uap air (P<0,05).