Bambang Budi Utomo
Program Studi Pendidikan Ekonomi BKK Koperasi FKIP UNTAN, Pontianak

Published : 41 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AMERTA

Arca-Arca Berlanggam Śailendra Di Luar Tanah Jawa* Utomo, Bambang Budi
AMERTA Vol 31, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Arkeologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4286.898 KB) | DOI: 10.24832/amt.v31i1.148

Abstract

Abstract. The Style of Śailendra Statues Beyond the Jawa Island. A dynasty by the name Śailendra was known as a ruler dynasty in Jawa for about a century long (8th—9th CE). Its influence in politic, art, and religion (Buddha) was quite remarkable. From archaeological data, evidences of the dynasty’s influence are found in Sumatra, Malay Peninsula, and southern Thailand. Inscription evidences indicate the dynasty developed cooperation with the ruling kingdoms in Sumatra, Malay Peninsula, and North India (Nālanda) in politics and religion matters. The implications of this cooperation are reflected on statues’ art style. This paper is about the style of statues found outside their origin: the statues from Sumatra and Malay Peninsula. Information from inscriptions and monument ornamentations are used as supporting data. Abstrak: Dalam satu periode yang berlangsung sekitar satu abad lamanya (abad ke-8-9 Masehi), satu dinasti yang dikenal dengan nama Śailendra berkuasa di Jawa. Pengaruh dalam bidang politik, seni, dan ajaran (Buddha) cukup luas. Berdasarkan data arkeologi yang sampai kepada kita, buktibukti pengaruh dinasti ini ditemukan sampai di Sumatra, Semenanjung Tanah Melayu, dan Thailand Selatan. Sumber-sumber prasasti mengindikasikan bahwa dinasti ini telah menjalin kerjasama dibidang politik dan agama dengan kerajaan di Sumatra, Semenanjung Tanah Melayu, dan India Utara (Nālanda). Implikasi dari kerjasama tersebut tercermin dalam langgam arca-arca yang ditemukan. Makalah ini menguraikan tentang langgam arca-arca yang ditemukan di luar tempat asalnya dengan sampel arca-arca dari Sumatra dan Semenanjung Tanah Melayu. Sebagai data bantu untuk interpretasi adalah prasasti-prasasti dan ornamen dalam sebuah bangunan.
ARCA-ARCA BERLANGGAM ÅšAILENDRA DI LUAR TANAH JAWA* Utomo, Bambang Budi
AMERTA Vol. 31 No. 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Arkeologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/amt.v31i1.148

Abstract

Abstract. The Style of ?ailendra Statues Beyond the Jawa Island. A dynasty by the name ?ailendra was known as a ruler dynasty in Jawa for about a century long (8th?9th CE). Its influence in politic, art, and religion (Buddha) was quite remarkable. From archaeological data, evidences of the dynasty?s influence are found in Sumatra, Malay Peninsula, and southern Thailand. Inscription evidences indicate the dynasty developed cooperation with the ruling kingdoms in Sumatra, Malay Peninsula, and North India (N?landa) in politics and religion matters. The implications of this cooperation are reflected on statues? art style. This paper is about the style of statues found outside their origin: the statues from Sumatra and Malay Peninsula. Information from inscriptions and monument ornamentations are used as supporting data. Abstrak: Dalam satu periode yang berlangsung sekitar satu abad lamanya (abad ke-8-9 Masehi), satu dinasti yang dikenal dengan nama ?ailendra berkuasa di Jawa. Pengaruh dalam bidang politik, seni, dan ajaran (Buddha) cukup luas. Berdasarkan data arkeologi yang sampai kepada kita, buktibukti pengaruh dinasti ini ditemukan sampai di Sumatra, Semenanjung Tanah Melayu, dan Thailand Selatan. Sumber-sumber prasasti mengindikasikan bahwa dinasti ini telah menjalin kerjasama dibidang politik dan agama dengan kerajaan di Sumatra, Semenanjung Tanah Melayu, dan India Utara (N?landa). Implikasi dari kerjasama tersebut tercermin dalam langgam arca-arca yang ditemukan. Makalah ini menguraikan tentang langgam arca-arca yang ditemukan di luar tempat asalnya dengan sampel arca-arca dari Sumatra dan Semenanjung Tanah Melayu. Sebagai data bantu untuk interpretasi adalah prasasti-prasasti dan ornamen dalam sebuah bangunan.