Articles

Found 39 Documents
Search

KOMBINASI VITAMIN E DAN C MENURUNKAN DIAMETER SELLEMAK PADA TIKUS PUTIH BETINAYANG PAPAR DEPO PROGESTIN Wahyuni, Endang Sri; Purwaningsih, Wahyu
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2016: PROSIDING KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM SUSTAINABLE DEVE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kombinasi Vitamin E dan C mempunyai daya kerja saling melengkapi. Vitamin E sebagai antioksidan yang larut dalam lemak dan mempunyai efek perlindungan pada membran lipid. Vitamin C larut dalam air berada pada sitosol dan ekstraseluler. Penggunaan Depo Progestin mempunyai efek meningkatkanberat badan yang berakibat dengan akumulasi lemak dan meningkatnya ukuran sel lemak. Tujuan penelitian membuktikan pengaruh kombinasi vitamin E dan C terhadap diameter sel lemak pada rattus norvegicus wistar yang dipapar Depo Progestin. Rancangan penelitian adalah eksperimentallaboratorik dengan pendekatan post test only control group design. Menggunakan sampel Rattus norvegicus galur Wistar betina berjumlah 25 tikus. Kelompok Kontrol negatif tikus disuntik Aquades sebanyak 0,2 ml secara IM perminggu. Kontrol positif tikus disuntik Depo Progestin 2,7 mg secara IM perminggu. Kelompok perlakuan diberi kombinasi vitamin E dan C dengan 3 dosis yang berbeda: vitamin E 0,04 IU/g BB dan Vitamin C 0,2 mg/g BB, vitamin E 0,04 IU/g BB dan Vitamin C 0,4 mg/g BB, vitamin E 0,04 IU/g BB dan Vitamin C 0,8 mg/g BB secara oral perhari selama 28 hari. Sel lemak dilakukan pewarnaan dengan metode Hematoksilin Eosin dan diperiksa dengan pembesaran 20 kali. Analisis dengan menggunakan uji Kruskal-Walllis, didapatkan p-value sebesar 0,000, lebih besar daripada ?=0,05 (p>0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian Vitamin E dan C terhadap diameter sel lemak. Hasil uji lanjut |Ri-Rj| 5%, perbandingan antara kelompok K- dengan K+, menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok K- dengan K+. Pada perbandingan antara kelompok kontrol positif (K+) dengan perlakuan, menunjukkan bahwa penurunan diameter sel lemak secara signifikan ditunjukkan pada semua kelompok perlakuan. Pada perbandingan antara kelompok kontrol negatif (K-) dengan perlakuan, menunjukkan bahwa pemberian Vitamin E dan Vitamin C dengan berbagai dosis tidakberbeda signifikan dengan kelompok kontrol negatif. Kombinasi vitamin E dan C mampu menurunkan diameter sel lemak pada tikus putih betina yang dipapar Depo Progestin
PERBEDAAN PERILAKU IBU DALAM MELAKUKAN KUNJUNGAN IMUNISASI LANJUTAN ANAK BALITA SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN KESEHATAN DI WILAYAH KELURAHAN PASAR BARU KOTA TANGERANG TAHUN 2018 Saidah, Silfia Nuzulus; Wahyuni, Endang Sri
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.595 KB)

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan hasil cakupan imunisasi lanjutan DPT HB Hib di kelurahan Pasar Baru pada tahun 2017 sebanyak 31,7% dengan target pemerintah sebanyak 80%. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa terjadi kesenjangan antara jumlah keseluruhan balita terhadap jumlah balita yang diimunisasi berdasarkan persentasentase. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku ibu dalam melakukan kunjungan imunisasi la njutan anak balita sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan di Wilayah Kelurahan Pasar Baru Kota Tangerang Tahun 2018. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Eksperimen, dengan rancangan One Group Pretes - Postest design . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 18 bulan sampai dengan 2 tahun yang belum mendapatkan imunisasi booster DPT - HB - Hib di wilayah Kelurahan Pasar Baru Kota Tangerang selama bulan Januari - Februari 2018 yaitu 20 bayi yan g keseluruhannya dijadikan sampel penelitian (total sampling). Teknik analisis yang digunakan adalah univariat untuk memperoleh karakteristik dari masing - masing variabel demografis dan bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antar variable penelitian. Hasil: Berdasarkan hasil analisis diketahui 1) Mayoritas perilaku ibu dalam melakukan kunjungan imunisasi lanjutan anak balita sebelum diberikan penyuluhan kesehatan adalah negatif (kurang baik) sebanyak 12 orang (60%). 2) Mayoritas perilaku ibu dalam mel akukan kunjungan imunisasi lanjutan anak balita setelah dilakukan peyuluhan kesehatan adalah positif (baik) sebanyak 17 orang (85%). 3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara perilaku ibu dalam melakukan kunjungan imunisasi lanjutan anak balita sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan kesehatan, dengan nilai ( p - value ) 0,002. Saran: Bagi ibu diharapkan semakin giat dalam mencari informasi - informasi mengenai imunisasi dan jadwal pemberian imunisasi bagi anak sehingga tidak ada lagi anak yang imunisasinya t idak lengkap melalui buku - buku, tenaga kesehatan maupun dari pengalaman orang lain untuk sikap yang lebih terhadap imunisasi.
PENINGKATAN SENSE OF HUMOR UNTUK MENURUNKAN KECEMASAN PADA LANSIA Arifiati, Retna Febri; Wahyuni, Endang Sri
IJIP : Indonesian Journal of Islamic Psychology Vol 1, No 2 (2019): Indonesian Journal of Islamic Psychology
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/ijip.v1i2.139-169

Abstract

AbstractThe Sense of humor is an activity that uses the stimulus to stimulate happy, happyexpressions in the elderly. This study aims to determine the increase in sense ofhumor to reduce anxiety. The study was conducted in the elderly at the Posonandu Bolon Colomadu Karanganyar. The design of this study uses cross-sectional analytics. The sampling technique uses total sampling. The data collection tool in the form of an anxiety questionnaire using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) consists of 14 items. The data analysis technique used is the Pearson Product Moment correlation technique. The results of the research are that sense of humor has a role to lower elderly anxiety levels. Therefore, for an easy-to-worry elderly can begin to develop a sense of humor as one way of overcoming anxiety in the face of a mood that tends to suppress.AbstrakSense of humor adalah kegiatan yang menggunakan rangsangan untuk ekspresisenang, gembira pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipeningkatan rasa humor untuk mengurangi kecemasan. Penelitian inidilakukan pada Lansia di Posyandu Bolon Colomadu Karanganyar. Desainpenelitian ini menggunakan analitik cross sectional. Teknik sampelmenggunakan total sampling. Alat pengumpulan data dalam bentuk kuesionerkecemasan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) terdiri dari 14item. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi momenproduk Pearson. Hasil penelitian adalah bahwa rasa humor memiliki peranuntuk menurunkan tingkat kecemasan Lansia. Oleh karena itu, untuk yangmudah-untuk-khawatir tua dapat mulai mengembangkan rasa humor sebagaisalah satu cara untuk mengatasi kecemasan dalam menghadapi suasana hatiyang cenderung menekan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMBACA DALAM MEMPEROLEH INFORMASI GAYA HIDUP SEHAT (STUDI KASUS PEMBACA TABLOID SENIOR DI KECAMATAN BOGOR UTARA) Wahyuni, Endang Sri; Sarma, Ma?mun; Pulungan, Ismail
Jurnal Penyuluhan Vol. 3 No. 2 (2007): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Program Pascasarjana Ilmu Penyuluhan Pembangunan, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.174 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v3i2.2157

Abstract

Healthy behavior is an important physical and psychological needs for human beings. Therefore, to attain good healthy behavior results, it is essential to study of the process to obtain information oh healthy life style in the Senior tabloid. Objectives of this research are to analyze individual characteristic (internal factors) and external factors (physical environment, social environment, and cultural environment), and to analyze the relationship between the internal factors and external factors and reader behavior. This study is a correlational description research, consists of 40 respondens of Senior tabloid reader were taken as sample. The sampling method was Sensus, and the technique of analysis were Spearman correlation method.The important results are : (1) reader behavior classified of five parts: exertion obtain an information source, reading frequency, reading schedule, exertion to store the information source, and information application, (2) internal factors that have significantly correlate to reder behavior are: job, healthy life style experience, family quantity, and cosmopolit, and (3) external factors that have significantly correlate to reader behavior are: packaging, content (topic and language), self concept, group effect, value system, and social process.
A PORTRAIT OF SUNDANESE MAINTENANCE IN MULTILINGUAL LEARNING IN BOGOR Krishandini, Krishandini; Defina, Defina; Wahyuni, Endang Sri
LITERA Vol 18, No 2: LITERA JULI 2019
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ltr.v18i2.19077

Abstract

Elementary pupils who used to be multilingual speakers began to change into monolingual. Giving Indonesian language as a language of unity to the elementary students does not mean hoping regional languages to become extinct, especially with the Sundanese language which is the top five in the number of speakers in Indonesia. Therefore, the researchers conducted research in several schools in Bogor with the aim of 1) knowing the level of institutional and government support in maintaining the use of Sundanese language in Bogor; 2) knowing the implementation of Sundanese language learning in Bogor; 3) knowing the process of multilingual learning. A quantitative method was used by distributing questionnaires to several primary schools in Bogor with a total of 47 teachers and doing observations of elementary students. Findings indicate that negative attitudes toward the Sundanese language are shown by elementary students with occasional use of Sundanese language in interacting with their friends. Institutions and governments are less supportive by not requiring each elementary to have a special Sundanese-speaking day school within a week and not allowing teachers to improve their abilities. The ability of Sundanese language teachers in elementary schools in Bogor is still low in scientific writing using Sundanese language.Keywords: Sundanese language, language maintenance, multilingual learningPOTRET PELESTARIAN BAHASA SUNDA DALAM PENBELAJARAN MULTI-BAHASA DI BOGORAbstrak Siswa sekolah dasar yang dulunya bermulti-bahasa sudah mulai berbahasa tunggal. Penetapan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tidak harus mematikan bahasa daerah, termasuk bahasa Sunda yang memiliki jumlah pembicara terbesar ke lima di Indonesia. Peneliti melakukan penelitian dengan tujuan 1) mengetahui tingkat dukungan lembaga dan pemerintah dalam pelestarian bahasa Sunda di Bogor; 2) mengetahui pelaksanaan pembelajaran bahasa Sunda di Bogor; 3) mengetahui proses pembelajaran multi-lingual. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan membagikan angket ke beberapa sekolah dasar di Bogor dengan total 47 guru dan melakukan observasi terhadap siswa sekolah dasar. Temuan penelitian menunjukkan adanya sikap negatif terhadap bahasa Sunda pada siswa sekolah dasar dengan kadang-kadang menggunakan bahasa Sunda ketika berinteraksi dengan teman-temannya. Lembaga dan pemerintah kurang mendukung dengan tidak mewajibkan sekolah dasar untuk menggunakan bahasa Sunda sehari dalam seminggu dan tidak mengusahakan peningkatan guru dalam berbahasa Sunda. Keterampilan guru masih rendah dalam keterampilan menulis ilmiah dalam bahasa Sunda.Kata kunci: bahasa Sunda, pelestarian bahasa, pembelajaran multibahasa
PENAMBAHAN EKSTRAK PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA) SEBAGAI ANTI KONTAMINAN PADA MEDIUM IN VITRO ALTERNATIF PERKECAMBAHAN ANGGREK DENDROBIUM MACROPHYLLUM A. RICH Martiwi, Ika Nugraheni Ari; Wahyuni, Endang Sri
Jurnal MIPA Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.5.2.2016.13103

Abstract

Kondisi aseptis mutlak diperlukan dalam kultur jaringan tumbuhan. Salah satu strategi untuk meminimalisasi terjadinya kontaminasi adalah dengan menambahkan senyawa antifungi dan antibakteri. Centella asiatica atau pegagan dikenal sebagai salah satu tanaman yang mengandung senyawa yang bersifat antimikrobia dan antifungi, sebagai antioksidan dan antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak pegagan yang berpotensi sebagai antikontaminan pada perkecambahan anggrek Dendrobium macrophyllum dalam medium alternatif pupuk daun dan penambahan ekstrak ragi. Penelitian ini menggunakan biji anggrek umur 4 bulan yang ditanam dalam medium VW dan pupuk daun dengan penambahan variasi bahan organik berupa ekstrak ragi dan ekstrak pegagan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa komposisi Media pupuk daun 1,5 g/l, ekstrak ragi 1,25 g/l, dan ekstrak daun pegagan 5 % merupakan media optimal untuk perkecambahan biji anggrek Dendrobium macrophyllum karena dapat bertahan aseptis, memiliki waktu inisiasi biji berkecambah tercepat, jumlah prosentase perkecambahan terbanyak dan warna protocorm hijau segar. Aseptic conditions of explants is absolutely necessary in plant tissue culture. One of strategies to minimize contamination is adding antimicrobial compounds. Centella asiatica is known as one of the plants containing compounds with antioxidant, anticancer, antibacterial and antifungal properties. This study aimed to determinate the effect of C. asiatica extracts as an anti-contaminant on orchid germination medium. Four months old orchid seeds were planted in medium foliar fertilizer and yeast extract supplemented by C. asiatica extract with various concentration and medium VW as a control. The results showed that the optimum media for orchid seeds germination consisted of 1,5 g/l of foliar fertilizer, 1,25 g/l of yeast extract, 5% of C. asiatica extract based on germination time, the number of protocorm and the fresh green colour of protocorm as compared with other treatments.
HUBUNGAN BERAT BEBAN TERHADAP TINGKAT KEJADIAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PEKERJA BURUH ANGKUT PASAR LEGI SURAKARTA Wahyuni, Endang Sri
Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): INTEREST : JURNAL ILMU KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/interest.v8i2.170

Abstract

Background : One part of the working community at high risk for low back pain is transport workers. This study aims to determine whether there is a heavy influence on the burden of the incidence of lower back pain in transport workers in Surakarta Legi Market. The sample of the study was 30 laborers in the Legi Market in Surakarta, all of whom were male and were taken by purposive sampling. The research instrument was a Visual Analogue Scale (VAS) pain scale questionnaire to determine the degree of pain. Methods: This research is a survey research with cross sectional approach. The method of data analysis in the form of Rank Spearman test using the SPSS statistical program. Result: The results of Rank Spearman test obtained a value of 1 0.01% obtained count of +0.752 with a significance of 0,000. This shows that there is a relationship between the weight of the burden of lower back pain experienced by transport workers in Surakarta Legi Market. Conclusion: This study shows that there is a relationship between the weight of the burden of lower back pain experienced by transport workers in Surakarta Legi Market.
HUBUNGAN PARTISIPASI PETANI DENGAN KEBERLANJUTAN SISTEM PERTANIAN TERPADU MINA PADI Ittaqillah, Esti; Sadono, Dwi; Wahyuni, Endang Sri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.1.55-72

Abstract

The government is currently developing an integrated agricultural system for mina padi in order to optimize agricultural land that can increase the productivity of agricultural land, improve the welfare of farmers and support food security. Farmers participation in implementing the mina padi system is expected to support sustainable agriculture in the ecological, economic, social, technology-infrastructure and institutional dimensions. This study aims to analyze the relationship between the level of farmer participation and the sustainability of the integrated mina padi farming system. Data were collected using a questionnaire instrument and analyzed using the Rank Spearman correlation test. The results of the study involving 42 respondents showed that farmers were considered to be quite participatory and the rice mina system was quite sustainable. Farmer characteristic that significantly related to the level of participation is the level of cosmopolitan. The external factors that significantly related to the level of participation, are the role of instructors, market access, and information availability. The level of participation, in general, is significantly related to all dimensions the level of sustainability, including ecological, economic, social, infrastructure-technology, and institutional dimensions.Keywords: sustainability, mina padi, participation, integrated farming. ABSTRAKPemerintah saat ini sedang mengembangkan sistem pertanian terpadu mina padi dalam rangka mengoptimalisasi lahan pertanian yang dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian, menyejahterakan petani dan mendukung ketahanan pangan. Partisipasi petani dalam menerapkan sistem mina padi diharapkan dapat mendukung pertanian berkelanjutan pada dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi-infrastruktur dan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat partisipasi petani dengan keberlanjutan sistem pertanian terpadu mina padi. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian yang melibatkan 42 responden menunjukkan bahwa petani tergolong cukup partisipatif dan sistem mina padi yang cukup berkelanjutan. Karakteristik petani yang berhubungan nyata dengan tingkat partisipasi yaitu tingkat kekosmopolitan. Faktor eksternal yang berhubungan nyata dengan tingkat partisipasi yaitu, peran penyuluh, tingkat akses pasar, dan ketersediaan informasi. Tingkat partisipasi secara umum berhubungan nyata dengan semua dimensi tingkat keberlanjutan, yaitu dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi-infrastruktur dan kelembagaan.Kata kunci: keberlanjutan, mina padi, partisipasi, pertanian terpadu.
PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF LANSIA DI DESA NGESREP KECAMATAN NGEMPLAK KABUPATEN BOYOLALI Kusumowardani, Andreany; Wahyuni, Endang Sri
Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 No 2 (2017): INTEREST : JURNAL ILMU KESEHATAN
Publisher : Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Exercise, Older People, Cognitive Performance, MMSE. Cognitive performance in older people declines gradually due to aging process. It raises problems in functional daily activities, risks of injury, and dependency. Literatures have been revealed the benefits of exercise for health, not only physically, but also mentally. The purpose of this study was to determine the effect of exercise on the cognitive performance of older people in Ngesrep Village, Boyolali District. This study was a quasi experimental one group pre test- post test with control group. A constitutive sampling method was applied to get subjects, and found 20 people for each experiment and control group. The instrument used was Mini Mental State Examination (MMSE). Based on paired t-test analysis in the experiment group, it was found a significant difference on the cognitive performance pre and post exercise intervention (? = 0.05, t = 2.492, p = 0.022, r = 0.657). In the control group, there was no diferrence in pre and post test (p = 0.053). Based on independent t-test analysis between experiment and control group, it was found a significant difference before the intervention (p = 0.031), but after the intervention, there was no difference between the two groups. It was due to the increasing MMSE?s score on the experiment group, whereas the score of control group was relatively the same. Physical exercise had a significant influence on the cognitive performance of older people in this study, so it should be held in Ngesrep Village?s Posyandu routinely.
PENDAPATAN DAERAH, PENDIDIKAN, DAN PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Wahyuni, Endang Sri
JPEKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen dan Keuangan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpeka.v3n2.p97-108

Abstract

Kemajuan suatu negara ditentukan oleh  faktor pertumbuhan ekonominya. Pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh beberapa faktor diantaranya adalah pendapatan dan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan daerah dan pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari BPS dan Kemdikbud. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan cross section 34 provinsi dan time series tahun 2016-2017. Analisis data menggunakan bantuan Eviews 9. Hasilnya adalah model fixed effect, dimana pendapatan daerah dan pendidikan berpengaruh secara simultan terhadap pertumbuhan ekonomi. Pendapatan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan pendidikan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.