Articles

NOVEL SIRKUS POHON KARYA ANDREA HIRATA SEBAGAI MATERI AJAR SASTRA: ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER Pujawati, Sedyaningrum; Wardani, Nugraheni Eko; Waluyo, Budi
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7, No 2 (2019): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.451 KB) | DOI: 10.20961/basastra.v7i2.37796

Abstract

The purposes of this research are to describe: (1) structure of novel Sirkus Pohon by Andre Hirata; (2) id, ego, and superego of the main character novel Sirkus Pohon; (3) the value of character education in the novel Sirkus Pohon; and (4) the relevance of novel Sirkus Pohon as material of learning literature in senior high school. This research was conducted by descriptive qualitative method and psychology of literature. The result show that: (1) every elements of novel have in relation to the elements of other to make a story that a solid; (2) each of the characters has the character of different so that make them have balance id, ego, and superego different also; (3) the value of education character contained in the novel covering honest, discipline, hard work, the responsibility, appreciate the achievements, creative, care social, caring environment, and friends; and (4) novel Sirkus Pohon relevant made learning materials if viewed from aspects of the contens, presenting, language, and graph.
NOVEL PAJANG KARYA WAWAN SUSETYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN SASTRA: SOSIOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER Perdana, Ridho Aji; Waluyo, Herman J; Waluyo, Budi
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7, No 2 (2019): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.681 KB) | DOI: 10.20961/basastra.v7i2.37790

Abstract

This research  aims to explain: (1) social background of Pajang  novel writer; (2) the sociological background of Pajang  novel by Wawan Susetya; (3) readers' responses to Pajang's novel by Wawan Susetya; (4) the value of character education contained in Pajang's novel by Wawan Susetya; and (5) the relevance of Pajang's  novel by Wawan Susetya as a literary learning material in high school. This research uses descriptive qualitative method and using a study of sociology of literature. The result of this research is description about: (1) social background of Pajang novel writer covering aspect of race, moment (moment), and environment (milieu); (2) Sociological background of Pajang's work by Wawan Susetya includes social  group,  culture,  social  institution, stratification, and  power;  (3) readers' responses  to  Pajang's  novel by  Wawan Susetya;  (4)  the  value  of  character education contained in the Pajang  novel by Wawan Susetya include religious, tolerance, hard work, democratic, curiosity, nationalism, achievement, friendly / communicative, social, and responsibility; (5) the relevance of Pajang's  novel by Wawan Susetya as a literary learning material in Senior High School which is adapted to the content aspect, presentation aspect, language aspect, and graphictions aspect.
PRINSIP KESANTUNAN BERDASARKAN MAKSIM LEECH DALAM KUMPULAN NASKAH DRAMA GENG TOILET KARYA SOSIAWAN LEAK DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR TEKS DRAMA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Claudia, Vinsca Sabrina; Rakhmawati, Ani; Waluyo, Budi
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6, No 2 (2018): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.652 KB) | DOI: 10.20961/basastra.v6i2.37705

Abstract

The research aims to explain and describe (1) speech acts in the dialogue collection of  drama text Geng Toilet; (2) the principle of politeness in the dialogue collection of drama text Geng Toilet; (3) the relevance collection of drama text Geng Toilet as a teaching material for drama text in High School. The method use in this research is descriptive qualitative. The result of the research indicates the result of the research indicates the speech act in the collection of the drama text Geng Toilet based on speech that contains action include locution,illocution, and perlocution. While, speech acts based on the sentence mode include direct speech acts and indirect speech acts.Next, the principle of politeness in the dialogue collection of drama text Geng Toilet includes maxim of agreement or consent, maxim of generosity, maxim acceptance or praise or appreciation, maxim of humility or simplicity, and maxim of sympathy. the collection of drama text Geng Toilet can be  used  as a teaching materials for drama text in High School.
IMPLEMENTASI PEMANFAATAN ENERGI TERBUANG UNTUK KELOMPOK WANITA TANI PEMBUAT GULA SEMUT DI KECAMATAN CANDIMULYO KABUPATEN MAGELANG Purnomo, Bagiyo Condro; Waluyo, Budi
Community Empowerment Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.686 KB)

Abstract

Sebagian masyarakat di Kecamatan Candimulyo merupakan pengrajin gula kelapa, bahkan pekerjaan yang dilakoni hingga turun temurun. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah mitra tidak bisa memproduksi gula semut dengan kadar 2-3%, sehingga tidak dapat merasakan harga jual yang tinggi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu mitra supanya dapat memproduksi gula semut dengan kadar air 2-3%, dengan membuat alat pengering gula semut dengan sumber energi gas buang hasil proses memasak nira. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah adalah model pemberdayaan masyarakat partisipatif / Participatory Rural Apraisal (PRA). Metode ini dipilih berdasarkan pertimbangan bahwa yang mempunyai atau menghadapi masalah adalah mitra, oleh karena itu keterlibatan mitra dalam penentuan pemecahan masalah yang dihadapi dan penyelesaiannya sangat diperlukan. Tahapan yang dilakukan dalam penyelesaian masalah mitra adalah, identifikasi temperature oven, waktu yang dibutuhkan dalam proses pengeringan, identifikasi kapasitas pengering, kapasitas produksi gula semut, perancanangan pengering, pembuatan dan penerapan gagasan pada kelompok tani. Tahap terakhir dari kegiatan ini adalah penyusunan laporan kemajuan, artikel ilmiah untuk keperluan publikasi, dan laporan akhir. Dari kegiatan yang sudah dilaksanakan hasil luaran sebagai berikut Publikasi ilmiah di jurnal/Prosiding, Peningkatan omzet pada mitra terjadi peningkatan jumlah gula kering sekitar 30% dari produk yang dihasilkan, Peningkatan kualitas produk dengan menghasilkan gula semut kering. Peningkatan pemahaman dan ketrampilan masyarakat untuk pengelolaan gula semut sampai kadar air 2-3%, serta dihasilkan Teknologi tepat guna untuk membantu masyarakat pembuat gula semut meningkatkan kualitas produksinya.
SELEKSI TOMATILLO (PHYSALIS IXOCARPA BROT. EX HORNEM) UNTUK HIBRIDISASI BERDASARKAN KARAKTER MORFOLOGI Widyaelina, Ermila; Waluyo, Budi
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VII Nomor 2 Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.177 KB) | DOI: 10.36084/jpt..v7i2.190

Abstract

Tomatillo (Physalis ixocarpa Brot ex. Hornem) adalah spesies dari family Solanaceae yang baru diintroduksi ke indonesia. Tomatillo dikonsumsi dalam berbagai macam olahan dan memiliki kandungan flavonoid, alkaloid, terpen, vitamin A dan C yang tinggi. Perakitan varietas unggul tomatillo dari Indonesia belum dilakukan. Pemuliaan tanaman tomatillo perlu dilakukan untuk pengembangan genotipe potensial sebagai induk untuk pembentukan varietas unggul baru. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menentukan keragaman karakter dan pengelompokan genotipe tomatillo berdasarkan karakter morfologi. Penelitian ini menggunakan 20 genotipe dengan rancangan acak kelompok diperluas (augmented design). Keragaman karakter dianalisis dengan Principal Component Analysis (PCA) menggunakan pendekatan koefisien korelasi Pearson, dan analisis pengelompokan menggunakan Agglomerative Hierarchical Clustering (AHC) dengan ukuran kemiripan berdasarkan koefisien korelasi Pearson dan metode aglomerasi Unweighted Pair Group Average (UPGMA). Hasil penelitian menunjukkan keragaman antar karakter sebesar 90,62% dari 10 komponen utama dengan 27 karakter morfologi yang berkontribusi. 20 genotipe potensial memiliki kemiripan antar genotipe pada nilai 89,4% dan terbagi menjadi 3 kelompok pada nilai kemiripan 96,4%. Jarak genetik antar kelompok pertama dan kedua sebesar 0,026, antara kelompok kedua dan ketiga sebesar 0,032, dan antara kelompok pertama dan ketiga sebesar 0,081. Genotipe yang memiliki kemiripan paling tinggi atau jarak genetik paling dekat adalah Pixo[P14] dan Pixo[P22] serta Pixo[G35] dan Pixo[GY21 dengan nilai kemiripan 99,5% atau jarak genetik sebesar 0.005. Genotipe yang memiliki jarak genetik terjauh yaitu Pixo[P35] dan Pixo[GY11] dengan nilai kemiripan sebesar 81,8% atau memiliki jarak genetik sebesar 0,182.
Evolusi Sistem Bahan Bakar LPG: Tinjauan Literatur Setiyo, Muji; Waluyo, Budi
Rekayasa Mesin Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrm.2019.010.02.12

Abstract

This article presents an analysis of the development of fuel system technology in Liquified Petroleum Gas (LPG) vehicles compared to the development of a fuel system in a gasoline engine. We found that over the past 100 years of using LPG as an alternative fuel, there have been changes in LPG kits for six generations. The first and second-generation LPG kits are similar to the concept of a carburetor, LPG and air mix in front of the throttle valve through a mixer. The third-generation of LPG kits is equivalent to K-Jetronik on a gasoline engine. The fourth and fifth-generation follow the development of a multi-point multi-point injection system and the sixth generation follows the workings of gasoline direct injection (GDI). The sixth-generation of LPG kits, where LPG is injected into the combustion chamber, has an advantage in volumetric efficiency but due to high combustion chamber temperatures, it is necessary to develop injectors that are resistant to high temperatures.
PERENCANAAN PENYEDIAAN ENERGI DI WILAYAH LAMPUNG MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LONG-RANGE ENERGY ALTERNATIVES PLANING SYSTEM (LEAP) Waluyo, Budi; Burhanuddin, Harmen; Martinus, .
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 1, No 2 (2013): Jurnal FEMA Vo.1 No.2 Tanggal 10 April 2013
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampung province is a region with a strategic location as a gateway entrance and exit of the economy from the island of Java to Andalas or vice versa. Beside of that the potential of vast natural resources enough to serve as the foundation and development capital, including potential energy resources. Energy needs from year to year increased significantly. if fixed transport link between the islands of Java and Sumatra realized as expected energy demand will jump dramatically. Currently, most of the energy supply in Lampung are supplied from other areas such as Java, and other provinces in Sumatra. Therefore, it is necessary to forecast energy supply for several years to get the proper planning of energy supply to meet the energy needs at times to come. In this research study about projected energy supply in the region of Lampung using software LEAP (Long-range Energy Alternative Planning system) version 2008. The study is based on projections of existing energy needs and based on data from existing energy potential in the province of Lampung, such as coal, geothermal, biogas cow dung and buffalo, palm oil biodiesel and bioethanol sugar cane, sweet potatoes and cassava. The results showed that the supply of electricity from 2014 to 2030 was in excess of the electrical energy needs in the area of Lampung because of the operation of geothermal power plants. For biogas sector, projected at the beginning of the year to replace the LPG gas by 12% and at the end of the projection to 8% due to growth in cattle farm and buffalo are very small. For biodiesel sector, provision was 64% at the beginning of the projection, but declined at the end of the projection to 30% due to the growth of oil palm area is very low. In bioethanol sector, from the beginning to the end of the projection is only able to help reduce gasoline consumption by 4%, due to bioethanol are just a mixture so they are less significant. It can be concluded that the new renewable energy which featured in Lampung province are geothermal energy, biogas manure and corn cob gasification.Keywords: energy projection, LEAP model, transformation of energy, renewable energy.
KONFLIK YANG MENUKIK PADA DRAMA PANEMBAHAN RESO KARYA WS RENDRA Waluyo, Budi
KAJIAN SASTRA Vol 35, No 1 (2011)
Publisher : KAJIAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3020.403 KB)

Abstract

Dasar lakon drama adalah konflik manusia. Konflik ini sangat penting kedudukannya dalam sebuah drama. Konflik pada drama merupakan kualitas komunikasi dan situasi, yang dapat menimbulkan perhatian, kehebatan, ketegangan di mata penonton yang dilukiskan dengan gerak di atas panggung atau sebuah kehidupan yang fantastis yang dideskripsikan secara langsung di muka sendiri melalui percakapan atau dialog. Dalam drama dikenal dua konflik yang sama pentingnya, yaitu konflik fisik dan konflik batin. Keduanya saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Bisa disimpulkan bahwa kualitas drama bisa dilihat dari kualitas konflik yang ada di dalamnya. Kata kunci: konflik, konflik fisik, konflik batin http://ejournal.undip.ac.id/index.php/kajiansastra/article/view/2893
KERAGAMAN GENETIK 11 GENOTIP TERUNG (Solanum melongena L.) LOKAL Winismasari, Imtikhanna Dyanuar; Waluyo, Budi
Jurnal Produksi Tanaman Vol 6, No 7 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v6i7.792

Abstract

Terung (Solanum melongena L.) adalah tanaman hortikultura dari famili Solanaceae yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Saat ini, budidaya terung lebih banyak mengunakan varietas hibrida daripada varietas lokal. Penggunaan varietas hibrida lebih menguntungkan, tetapi dapat menurunkan keragaman genetik dan hilangnya varietas lokal.Keragaman genetik memiliki arti penting dalam program pemuliaan tanaman karena mempengaruhi keberhasilan dalam program pemuliaan tanaman yang dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mempelajari keragaman genetik pada 11 genotip terung lokal. Penelitian dilakukan selama lima bulan, yakni pada bulan Januari-Mei 2016 di Di Desa Jatisari, Kecamatan Ngajum, Malang. Rancangan yang digunakan berupa Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 11 perlakuan dan 3 ulangan. Karakter kuantitatif menunjukkan hasil berbeda sangat nyata dalam semua karakter yang diamati. Nilai ragam genotip lebih rendah daripada ragam fenotip dalam semua karakter yang diamati. Keragaman genetik luas dijumpai pada semua karakter. Nilai heritabilitas dalam arti luas pada seluruh karakter yang diamati tergolong dalam kategori tinggi. Nilai kemajuan genetik dalam seluruh karakter menujukkan nilai yang tinggi, kecuali umur masak fisiologis menunjukkan nilai sedang.
Model Sistem Monitoring Minyak Pelumas Digital Dengan Memanfaatkan Gaya Apung Dengan Sensor Load Cell Miftachul, Arif Nur; Waluyo, Budi
Automotive Experiences Vol 1 No 01 (2018)
Publisher : Automotive Laboratory of Universitas Muhammadiyah Magelang in collaboration with Association of Indonesian Vocational Educators (AIVE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.036 KB) | DOI: 10.31603/ae.v1i01.2019

Abstract

Sistem monitoring minyak pelumas selama ini dilakukan menggunakan deepstick oil yang di pasang pada blok mesin. Salah satu kelemahan monitoring dengan metode ini adalah masih dilakukan secara konvesional sehingga kurang telitinya hasil pengukuran volume. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan gaya apung sebagai fungsi luasan dan sensor massa load cell untuk mengkonversi gaya apung menjadi sinyal tegangan listrik.. Fluida memiliki gaya apung besarannya dapat digunakan untuk pengukuran volume. Hasil simulasi model menunjukan bahwa monitoring minyak pelumas digitas dengan menggunakan sensor  load cell memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sistem monitor pelumas yang simpel dan akurat.