Articles

Found 21 Documents
Search

MODEL PENGEMBANGAN DASHBOARD UNTUK MONITORING DAN EVALUASI KINERJA PERGURUAN TINGGI Hariyanti, Eva; Werdiningsih, Indah; Surendro, Kridanto
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 9, No 1, Januari 2011
Publisher : Informatics, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.545 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v9i1.a63

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah merancang model pengembangan dashboard untuk kebutuhan perguruan tinggi. Dashboard adalah aplikasi sistem informasi yang menyajikan informasi mengenai indikator utama dari aktifitas organisasi secara sekilas dalam layar tunggal. Pembuatan model memperhatikan 3(tiga) aspek utama dashboard yaitu penyajian data/informasi, personalisasi, dan kolaborasi antar pengguna. Model yang dihasilkan digunakan untuk pengembangan dashboard bagi kebutuhan monitoring dan evaluasi kinerja perguruan tinggi. Monitoring dan evaluasi kinerja mutlak dilakukan secara terus menerus oleh perguruan tinggi untuk memastikan bahwa proses bisnis yang dijalankannya dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, melalui strategi pengelolaan yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan survei kuesioner. Studi literatur dilakukan untuk membuat rancangan awal model. Sedangkan survei kuesioner dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan calon pengguna dashboard dan mengetahui faktor-faktor yang yang mempengaruhi kesuksesan pengembangan sistem informasi di perguruan tinggi. Jumlah responden sebanyak 95 orang di lingkungan Universitas Airlangga (UA) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prioritas kebutuhan dashboard untuk pengguna di UA dan ITB. Namun secara umum dapat dinyatakan bahwa kebutuhan yang terkait aspek penyajian data/informasi, personalisai, dan performansi merupakan hal yang dianggap penting untuk sebuah dashboard. Sedangkan aspek kolaborasi hanya dianggap sebagai daya tarik dashboard. Model pengembangan dashboard yang dihasilkan menggambarkan bahwa kepuasan pengguna dipengaruhi oleh kualitas sistem, kualitas layanan, dan manfaat positif yang diberikan oleh sistem.
Variasi Warna Pipet pada Stik Perangkap Lalat terhadap Jumlah Lalat yang Tertangkap Ardiansyah, Iqbal; Wispriyono, Bambang; Werdiningsih, Indah; Amalia, Rizki
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 15, No 2: JUNI 2019
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.645 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v15i2.6297

Abstract

Lalat merupakan vektor penyakit. Pada bagian tempat pemotongan ayam Pasar Gedebage memiliki kepadatan lalat tinggi 21 ekor/blok grill maka perlu adanya pengendalian salah satunya stik perangkap lalat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh variasi warna pipet terhadap jumlah lalat yang tertangkap pada stik perangkap lalat dengan jenis penelitian kuasi eksperimen dan desain post test only design. Penelitian ini dilakukan di tempat pemotongan ayam HS Pasar Gedebage Bandung pada 25 sampai 30 Desember 2017 dengan subjek penelitian semua lalat yang berada di lokasi penelitian. Bahan dalam penelitian ini adalah pipet berwarna putih, kuning, merah dan biru. 3/4 permukaan pipet diolesi lem lalat beraroma durian. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dianalisis secara deskriptif dan uji statistik. Uji statistik diawali uji normalitas Shaphiro wilk, lalu uji one way ANOVA dan Pos hoct test LSD. Hasil penelitian jumlah lalat terperangkap pada pipet putih rata-rata 32,6 ekor, pipet kuning rata-rata 24 ekor, pipet merah rata-rata 18 ekor dan pipet biru rata-rata 16 ekor. Hasil uji statistik nilai p-value 0,0005 menunjukan adanya perbedaan antara setiap warna pipet dengan jumlah lalat yang tertangkap, pipet putih merupakan warna pipet paling banyak memerangkap lalat. Kesimpulan penelitian warna pepet putih merupakan warna pipet terbaik untuk dijadikan stik perangkap lalat
Sistem Pendukung Keputusan Peramalan Jumlah Kunjungan Pasien Menggunakan Metode Extreme Learning Machine (Studi Kasus : Poli Gigi Rsu Dr. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto) Fardani, Delia Putri; Wuryanto, Eto; Werdiningsih, Indah
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol 1, No 1 (2015): April
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.829 KB)

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pendukung keputusan untuk meramalkan jumlah kunjungan pasien RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto dengan menggunakan metode Extreme Learning Machine (ELM). Dengan adanya  sistem pendukung keputusan ini direktur Rumah Sakit dapat meramalkan jumlah kunjungan pasien dan membantu dalam pembuatan kebijakan rumah sakit, mengatur sumber daya manusia dan keuangan, serta mendistribusikan sumber daya material dengan benar khususnya pada poli gigi. Dalam rancang bangun sistem pendukung keputusan ini dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap yang pertama, pengumpulan data untuk mengidentifikasi inputan yang dibutuhkan dalam penghitungan metode ELM. Tahap kedua, pengolahan data, data dibagi menjadi data training dan data testing dengan komposisi data training sebanyak 80% (463 data) dari total 579 data dan 20% (116 data) sisanya sebagai data testing yang kemudian di normalisasi. Tahap ketiga, peramalan jumlah kunjungan pasien menggunakan metode ELM. Tahap terakhir, perancangan sistem menggunakan sysflow dan pembangunan sistem berbasis desktop serta evaluasi sistem. Hasil penelitian berupa aplikasi sistem pendukung keputusan untuk meramalkan jumlah kunjungan pasien. Dan melalui uji coba menggunakan 116 data testing berdasarkan fungsi aktivasi sigmoid biner dengan jumlah hidden layer sebanyak 7 unit dan Epoch 500 diperoleh hasil optimal MSE sebesar 0.027 Kata Kunci— Sistem Pendukung Keputusan, Peramalan, Jaringan Syaraf Tiruan, Extreme Learning MachineAbstract— In this research, a decision support system to predict the number of patients visit RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto was designed and developed using Extreme Learning Machine (ELM) method which aims to assist director in making decision for the hospital, managing human and financial resource, as well as distributing material resource properly especially in the Department of Dentistry. The design of this decision support system to predict the number of patients visit with ELM method is divided into several stages. The first stage is to identify the input data collection needed in the calculation method of ELM. The next stage is processing the data; the data is divided into training data and testing data and then normalized, in which training data is 80% (452 data) and testing 579 data 20% (116 data). The third stage is problem solving using ELM. The last stage is the design and development of systems using sysflow and desktop-based system that includes the implementation and evaluation of the system. The result of this research is an application of decision supporting system to predict number of patients. By using 116 testing data based on the binary sigmoid activation function using 7 units of hidden layer and 500 Epoch then Optimal MSE value that was obtained is 0.027. Keywords— Decision Supporting System, Prediction, Artificial Neural Network, Extreme Learning Machine
EFEKTIVITAS APLIKASI LARVASIDA TEMEPHOS 1 % SISTEM MEMBRAN DAN SISTEM TABUR TERHADAP LARVA Aedes sp Merlynaningrum, Dina; Windarso, Sardjito Eko; Werdiningsih, Indah
Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 7, No 3 (2016): VOLUME 7 NO 3 TAHUN 2016
Publisher : Environmental Health Department of The Polytechnic of Health of Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/sanitasi.v7i3.59

Abstract

Penyakit demam berdarah dengue merupakan penyakit yang berbahaya karena dapat menye-babkan kematian dalam waktu relatif singkat. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes sp. Kegiatan pencegahan pe-nyakit DBD yang dilakukan di antaranya adalah dengan menabur bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan. Larvasida yang sering digunakan oleh masyarakat  abate (temephos 1 %). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas aplikasi larvasida temephos 1 % menggunakan sistem membran dengan kain paris yang dibandingkan dengan sistem tabur. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan post-test with control group. Sampel larva Aedes sp adalah instar III dan IV atau berumur 4-6 hari se-telah penetasan telur sebanyak 1350 ekor secara keseluruhan. Perhitungan kematian larva di-lakukan setelah 24 jam kontak dengan temephos 1 % yang dilakukan setiap dua minggu sekali selama tiga bulan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t-test bebas dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil memperlihatkan bahwa rerata persentase kematian larva Aedes sp akibat aplikasi larvasida temephos 1 % dengan sistem membran, pada pengamatan dua ming-gu pertama sampai ke enam, secara berturut-turut adalah: 100 %, 94 %, 80 %, 68 %, 35 %, dan 23 %; sedangkan pada aplikasi sistem tabur sebagai kontrol positif adalah 100 %, 86 %, 37 %, 23 %, 12 %, dan 6 %. Secara deskriptif berdasarkan grafik perbedaan kematian larva dapat disimpulkan bahwa aplikasi sistem membran lebih efektif dibandingkan dengan sistem tabur. Namun demikian, analisis statistik terhadap data kematian pada pengamatan dua ming-gu yang pertama hingga ke-enam, menunjukkan bahwa perbedaan persentase rata-rata kema-tian larva Aedes sp dari kedua jenis aplikasi tersebut tidaklah bermakna (nilai p = 0,298).
SANITASI TEPUNG KULIT SINGKONG Kharisma, Virgananda Ulfa; Werdiningsih, Indah; muryoto, muryoto
Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8, No 3 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Environmental Health Department of The Polytechnic of Health of Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/sanitasi.v8i3.21

Abstract

Limbah kulit singkong yang tidak ditangani dengan baik akan menjadi tempat berkembang-biak-nya bakteri dan kuman yang akan mengakibatkan gangguan kesehatan. Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, karena kulit singkong masih mempunyai kandungan gizi yang cukup, maka dapat dimanfaatkan kembali sebagai tepung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk me-ngetahui perbedaan lama waktu simpan dan penerimaan keadaan fisik (warna, bau, tekstur) dari tepung kulit singkong yang dibuat dengan empat perlakuan secara sanitasi dengan mengguna-kan 10 tahap pengolahan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimen dengan desain post test only. Analisis dilakukan secara deskriptif dan analitik dengan uji one way Anova pada α 0,05. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa secara analitik ada perbedaan rerata peneri-maan keadaan fisik (bau, warna, tekstur) tepung kulit singkong antara perlakuan P1, P2, P3 dan P4, dengan formulasi F1 sampai dengan F6. Pada perlakuan P3, formulasi F3, F4 dan F5 me-rupakan formulasi yang dapat menggantikan tepung terigu sebesar 20- 60 % dan ada perbeda-an lama waktu simpan tepung kulit singkong antar perlakuan P1, P2, P3 dan P4. Dengan meng-gunakan metoda perhitungan ESS, lama waktu simpan terlama adalah perlakuan P1, yaitu sela-ma 120 hari 18 jam.
EVALUASI KONDISI SARANA SANITASI YANG DISEDIAKAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DAN TINGKAT KEPUASAN WISATAWAN PANTAI DEPOK, BANTUL, YOGYAKARTA, TAHUN 2016 Saraswati, Layly Aslinda; Werdiningsih, Indah; Purwanto, Purwanto
Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8, No 2 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Environmental Health Department of The Polytechnic of Health of Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/sanitasi.v8i2.3

Abstract

Derajat kesehatan manusia dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan manusia itu sendiri. Upaya kesehatan lingkungan ditujukan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat me-lalui penerapan sanitasi tempat-tempat umum, salah satunya sanitasi tempat wisata. Berdasar-kan uji pendahuluan diketahui ada permasalahan kondisi sarana sanitasi dan tingkat kepuasan wisatawan di Pantai Depok Bantul. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi sarana-sarana sanitasi yang disediakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di pantai tersebut dan tingkat kepuasan wisatawan. Penelitian ini menggunakan metoda survei dengan desain cross sectional yang hasilnya dianalisis secara deskriptif. Ada 100 orang wisatawan yang dipilih menjadi respon-den, sementara instrumen yang digunakan adalah kuesioner inspeksi sanitasi yang menyatakan sarana sanitasi memenuhi kriteria laik sehat jika memperoleh nilai minimal 650 dari nilai masimal 1000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sarana sanitasi di Pantai Depok Bantul di-nyatakan “laik sehat” dengan nilai 675, sementara untuk tingkat kepuasan wisatawan diketahui yang sangat puas sebanyak 1 responden (1 %); puas, sebanyak 8 responden (8 %), cukup pu-as, sebanyak 51 responden (51 %); tidak puas, sebanyak 40 responden (40 %); dan tidak ada yang sangat tidak puas. Kondisi sarana sanitasi yang laik sehat akan meningkatkan kepuasan wisatawan yang berkunjunga ke pantai tersebut.
PEMANFAATAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) SEBAGAI DISINFEKTAN UNTUK MENURUNKAN ANGKA KUMAN DINDING DI RUANG LABORATORIUM Wastiti, Tri Wiji; Muryani, Sri; Werdiningsih, Indah
Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8, No 4 (2017): Vol 8, No 4 2017
Publisher : Environmental Health Department of The Polytechnic of Health of Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/sanitasi.v8i4.67

Abstract

Hasil pemeriksaan angka kuman dinding di ruang laboratorium Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta adalah sebesar 70,9 CFU/cm2. Angka tersebut masih di atas baku mutu yang diatur oleh Kepmenkes RI No.1204/Menkes/SK/X/2004 tentang Persyaratan Kesehatan Rumah Sakit, yaitu 0-5 CFU/cm2. Salah satu upaya yang perlu dilakukan yaitu melakukandisinfeksi ruangan laboratorium tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penyemprotan ekstrak bawang putih dengan konsentrasi 20 % dapat menurunkan angka kuman dinding ruang laboratorium. Penelitian ini merupakan eksperimen dengan rancangan pre-test post-test. Pengambilan sampel dilakukan di lima laboratorium yang berbeda, dan untuk tiap laboratorium ada empat titik sampling. Pengambilan sampel menggunakan lidi kapas steril yang diusapkan pada permukaan dinding seluas 10 cm x 10 cm lalu kemudian dimasukkan ke dalam 10 ml PBS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih konsentrasi 20 % dapat menurunkan angka kuman dinding menjadi 32,35 CFU/cm2 atau ada rerata penurunan sebanyak 38,6 CFU/cm2 (54,4 %).
Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pada Anak Bawah Lima Tahun Menggunakan Metode Forward Chaining Yanto, Bagus Fery; Werdiningsih, Indah; Purwanti, Endah
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol 3, No 1 (2017): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.788 KB) | DOI: 10.20473/jisebi.3.1.61-67

Abstract

Abstrak— Anak-anak pada usia 2 bulan sampai 5 tahun (Balita) lebih rentan terkena penyakit. Lingkungan sangat mempengaruhi kesehatan Balita. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit pada Balita berbasis mobile. Penelitian ini terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama adalah pengumpulan data dan informasi dari Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dan wawancara dengan Bidan. Dari pengumpulan data dan informasi tersebut ditemukan fakta penyakit, keluhan, gejala dan saran penanganan. Tahap kedua adalah pembuatan rule dengan 18 penyakit. Tahap ketiga adalah implementasi aplikasi sistem pakar berbasis mobile dengan fitur diagnosa penyakit, riwayat diagnosa dan kumpulan penyakit. Aplikasi sistem pakar yang dibuat dapat mendiagnosa penyakit dan memberikan saran penanganan. Hasil evaluasi dari 50 data uji coba menghasilkan tingkat akurasi sebesar 82%, dimana 41 hasil diagnosa yang benar dan 9 diagnosa yang salah. Kata Kunci— Sistem Pakar, Forward Chaining, Diagnosa Penyakit, Manajemen Terpadu Balita Sakit, Knowladge BaseAbstract— Children at the age of 2 months to 5 years (toddlers) are more susceptible to disease contagious. Environmental condition significantly influences the children health. This  research aimed to create a mobile-based expert system application to diagnose disease in toddlers. This research consist of three stages. The first stage were data and information collection from Manajemen Terpadu Balita Sakit  (MTBS) and interview with medical staffs. From the first stage, we can discover the disease facts, signs, symptoms and treatment advices. The second stage was the construction of rules for 18 diseases. The third stage was the implementation of mobile-based expert system application with features of disease diagnosis, diagnosis history and collection of disease diagnosis. Expert system application made able to diagnose the disease and provide treatment advice. The results of evaluation using 50 testing data provides the level of accuracy of 82%, where 41 diagnosis result were true and 9 diagnosis were false. Keywords— Expert System, Forward Chaining, Disease Diagnosis, Manajemen Terpadu Balita Sakit, Knowledge Base
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa Berprestasi di Sekolah Menengah Pertama dengan Metode VIKOR dan TOPSIS Putra, Rivanda; Werdiningsih, Indah; Puspitasari, Ira
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol 3, No 2 (2017): October
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.173 KB) | DOI: 10.20473/jisebi.3.2.113-121

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem pendukung keputusan untuk pemilihan siswa berprestasi di SMP Taruna Jaya I Surabaya dengan metode VlseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje (VIKOR) dan Technique for Order Preferences by Similarity to an Ideal Solution (TOPSIS). Sistem pendukung keputusan ini dibangun melalui 6 tahap. Tahap pertama adalah pengumpulan data dan informasi melalui wawancara dan analisis dokumen. Tahap kedua adalah pengolahan data dan informasi untuk mendapatkan rancangan sistem yang akan dibangun. Tahap ketiga adalah analisis sistem yang meliputi input data siswa, pembobotan kriteria dengan metode AHP, serta perankingan alternatif dengan metode VIKOR dan TOPSIS. Tahap keempat adalah perancangan sistem menggunakan konsep Object Oriented Design. Tahap kelima adalah implementasi sistem berbasis web. Tahap terakhir adalah evaluasi sistem dengan membandingkan tingkat akurasi antara metode VIKOR dan TOPSIS. Berdasarkan hasil uji konsistensi, terdapat 7 percobaan yang tidak konsisten dan 13 percobaan yang konsisten. Hasil yang diperoleh adalah tingkat akurasi yang tertinggi sebesar 80% dengan menggunakan TOPSIS. Berdasarkan hasil tersebut maka metode TOPSIS dapat digunakan pada kasus pemilihan siswa berprestasi di SMP Taruna Jaya I Surabaya dengan derajat kepentingan antar kriteria adalah nilai aktivitas sedikit lebih penting dari nilai rapot, nilai aktivitas lebih penting dari nilai prestasi, nilai aktivitas sangat kuat penting dari nilai sikap, nilai rapot sedikit lebih penting dari nilai prestasi, nilai rapot lebih penting dari nilai sikap, dan nilai prestasi sedikit lebih penting dari nilai sikap.Kata Kunci— AHP, Pemilihan Siswa Berprestasi, Sistem Pendukung Keputusan, TOPSIS, VIKORAbstract— This research proposes a solution to create a decision support system of student achievement selection using VlseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje (VIKOR) and Technique for Order Preferences by Similarity to an Ideal Solution (TOPSIS) method. The decision support system would resolve the problem of big data processing which needs more effort and more time. The development of decision support system of student achievement selection consisted of 6 phases. The first phase was collecting the data and information via interviews and document analysis. The second phase was data processing to create system design. The third phase was analyzing the system that includes the input of student data, weighing the criteria using AHP method, and rank the alternatives using VIKOR and TOPSIS method. The fourth phase was designing the system using Object Oriented Design. The fifth phase was implementing the system using a web-based. The sixth phase was the evaluation of system by comparing the level of accuracy between VIKOR and TOPSIS methods. Based on the result of consistency test, there were 7 inconsistent experiments and 13 consistent experiments. The result obtained is the highest accuracy rate of 80% by using TOPSIS. Based on these results, TOPSIS method can be used in case of selection of outstanding students in SMP Taruna Jaya I Surabaya with degree of importance among the criteria is activity value was slightly more important than report value, activity value was more important than achievement value, activity value was very important from attitude value, report value was slightly more important than achievement value, report value was more important than attitude value, and achievement value was slightly more important than attitude value.Keywords— AHP, Decision Support System, Student Achievement Selection , TOPSIS, VIKOR
Science and Technology for Batik Craftsmen Society for Improving Economy of the Community in Surabaya Ex Prostitution Localization Werdiningsih, Indah; Purbandini, .; Puspitasari, Ira
Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2018): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.4.1.54-60

Abstract

The community development presents the creation of catalog to display products online that can help market widely as an effort to improve economy of the community in the area of exs-red district Bangunsari, Surabaya. Partners are an organization engaged in the development of affected communities in the area of Bangunsari localization. The partners are Omah Batik Tulis Khas Surabaya Sari Ratu and Rumah Batik Canting Risma Ratu. E-catalog application had three proceses, i.e. customer registration process, master data processing process, and ordering process. E-catalog application had through five stages are: 1) Identifies data needs performed by interview; 2) Designing the database, created using a Conceptual Data Model (CDM) that produces 8 entities and Physical Data Model (PDM) that generates 8 tables next design the i nput and output form; 3) Implements the system using a web-based programming language; 4) Testing system with black box method, testing sistem include all transactions on each user; and 5) Evaluation of system was done by using questionnaire to find accuracy of aplication. Questionnaires were distributed to 2 partners. Questionnaire was filled by chairman and two members for each partner. Number of questionnaire was 6 questionnaires. The evaluation results show that accuracy of e-catalog application that had been built was user friendly for 73.61%. It is clear that e-catalog aplication that had been built had good category for user friendly.