M. Haryadi Wibowo
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Uji Sensitivitas Bakteri Escherichia Coli Isolat Asal Ayam Yang Bereaksi Nugroho, Widagdo Sri; Wibowo, M. Haryadi
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2825.683 KB) | DOI: 10.22146/jsv.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resistensi bakteri E.coli isolat ayam yang bereaksi positif pada media congo red terhadap preparat ampisilin, streptomisin, dan enrofloksasin. Delapan biak murni bakteri E.coli yang diisolasi dari kasus kolibasilosis ayam diuji afinitasnya terhadap zat warna merah kongo. Bakteri yang bereaksi positif pada media congo red tersebut, kemudian diuji sensitivitasnya menggunakan media agar Mueller-Hinton, metode disk difusi menurut Kirby-Bouer. Disk antibiotika ampisilin, streptomisin, dan enrofloksasin diposisikan menggunakan dropper pada permukaan kultur bakteri tersebut, kemudian diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Diameter zona terang disekililing disk antibiotik yang terbentuk, kemudian diukur dalam satuan milimeter. Hasil pengukuran tersebut dibandingkan dengan referensi dan atau menurut standar interpretasi Kirby-Bouer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, seluruh bakteri E. coli isolat asal ayam, mempunyai penampilan penotif mengilcat zat warna merah kongo , ternyata 100 % resisten terhadap preparat ampisilin, streptomisin dan enrofloksasin.
PATOGENISITAS ISOLAT Escherichia con POSITIF CONGO RED PADA TELUR AYAM BEREMBRIO UMUR 12 HARI = PATOGENICITY OF CONGO RED POSITIVE ISOLATE OF Escherichia coil IN THE 12-DAYS OLD CHICKEN EMBRYOS Nugroho, Widagdo Sri; Wibowo, M. Haryadi; Asmara, Widya
Jurnal Sain Veteriner Vol 20, No 1 (2002): Juli
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5076.058 KB) | DOI: 10.22146/jsv.393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui patogenisitas isolat Escherichia coif positif congo red. Escherichia coil dari kasus kolibasilosis ayam diisolasi menggunakan media TSA dan EMB kemudian kemampuan pengikatan warna congo red diuji dengan agar congo red (TSA+0,003% congo red). Tingkat patogenisitas isolat yang mengikat warns congo red dilihat dari uji kematian embrio. Empat isolat E.coli positif conga red (CR+) dan 1 isolat negatif terhadap congo red (CR -) diinokulasikan pada telur berembrio umur 12 hari. Tingkat kematian embrio selama arum bad pascainokulasi masing-masing isolat E.coli positif congo red (500 colony form unit / CM) pada kantung alantois telur berembrio umur 12 hari berbeda antar kelompok. Angka kematian yang diperoleh dari isolat CR + 1, 2, 3, dan 4 masing-masing adalah 10%, 20%, 60% dan 100%. Perubahan anatomi yang tampak yaitu terjadinya perdarahan kulit pada embrio yang mati dan secara mikroskopik lesi-lesi pada hati, jantung, dan limpa menujukkan adanya septisemi. Isolasi dan uji ulang congo red terhadap inokulat positif conga red memperlihatkan bahwa beberapa isolat kehilangan kemampuan mengikat warna conga red. Isolat-isolat tersebut memiliki angka kematian yang rendah (10-20%). Variasi kemampuan isolat mengikat warm conga red memiliki keterkaitan dengan patogenisitasnya.
Identifikasi Subtipe Hemaglutinin Virus Avian Influenza Pada Berbagai Spesies Unggas dengan RT-PCR Asmara, Widya; Wibowo, M. Haryadi; Tabbu, Charles Rangga
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1809.212 KB) | DOI: 10.22146/jsv.365

Abstract

Wabah avian influenza yang high pathogenic telah terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Infeksi virus ini menimbulkan penyakit respirasi dengan mortalitas yang tinggi pada berbagai spesies unggas, termasuk itik, ayam dan puyuh. Isolasi virus Al dari sampel itik, ayam kampung, petelur dan pedaging telah berhasil dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hew an Universitas Gadjah Mada, menggunakan telur ayam berembrio. Subtipe hemaglutinin virus diidentifikasi dengan RT-PCR menggunakan primer spesifik H5 dan H7. Hasil penelitian memberi indikasi bahwa virus AI yang terisolasi tersebut termasuk dalam subtipe H5.
Uji Sensitivitas Isolat Escherichia Coli Patogen pad Ayam terhadap Beberapa Jenis Antibiotik Krisnaningsih, MM.Firdiana; Asmara, Widya; Wibowo, M. Haryadi
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2823.285 KB) | DOI: 10.22146/jsv.361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sifat resistensi Escherichia coli yang berasal dari kasus kolibasilosis pada ayam terhadap beberapa jenis antibiotik. Bahan penelitian berupa lima isolat E. coli patogen pada ayam koleksi laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada. Kelima isolat tersebut bereaksi positif pada media congo red. Uji sensitivitas dilakukan dengan metode Bauer-Kirby terhadap ampicillin, amoxycillin, strepyomycin, doxycycline, erythromycin, lincomycin dan danofloxacin pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% isolat Escherichia coli resisten terhadap lincomycin dan danofloxacin, 80% terhadap ampicillin dan amoxycillin, 60% untuk streptomycin, 40% untuk doxycycline dan 20% untuk erythromycin. Sifat Multiple-drug resistance (MDR), ditemukan pada isolat I dan V terhadap ampicillin, amoxycillin, streptomycin dan doxycycline. Resistensi silang antara ampicillin dan amoxycillin ditemukan pada isolat I,111, IV dan V, antara streptomycin dan doxycycline pada isolat I dan V, antara erythromycin dan lincomycin pada isolat I.