Articles

Found 17 Documents
Search

KINERJA DC CHOPPER TIPE CUK DENGAN MOSFET DALAM MODE CCM DAN DCM Wibowo, Satrio; Facta, Mochammad; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.4.2.268-275

Abstract

Abstrak DC chopper merupakan peralatan elektronika daya yang berfungsi untuk mengubah nilai tegangan DC menjadi lebih kecil atau lebih besar dari nilai tegangan masukan. Dalam prakteknya DC Chopper mempunyai beberapa konfigurasi yang sering digunakan yaitu buck, boost, buckboost dan cuk. DC Chopper mempunyai 2 mode operasi kerja, yaitu mode DCM (Discontinuous Conduction Mode) dan mode CCM (Continuous Conduction Mode). Banyak penelitian yang memanfaatkan kinerja DC Chopper sebagai penyedia catu daya tegangan searah. Namun dalam penelitian, karakteristik dan mode kerja konverter tidak diperhatikan dan dibahas, sehingga tidak jelas mode operasi apa yang digunakan dalam konverter. Pada penelitian ini dibuat DC Chopper tipe cuk. Cuk converter tersebut menggunakan MOSFET sebagai saklar elektronik yang dipicu oleh rangkaian kontrol IC TL494. Respon keluaran cuk converter yang akan dibahas meliput respon arus dan tegangan keluaran serta efisiensi daya pada mode operasi DCM dan CCM. Berdasarkan hasil percobaan, cuk converter berhasil bekerja pada mode operasi DCM dan CCM. Pada pengujian mode DCM digunakan induktor dengan nilai induktansi sebesar L1 = 1,6 mH dan L2 = 0,7 mH. Cuk converter menghasilkan tegangan keluaran maksimal sebesar 10,52 V, dan nilai efisiensi tertinggi yang dihasilkan sebesar 96,65 %. Pada pengujian mode CCM digunakan induktor dengan nilai induktansi sebesar L1 = 60 mH dan L2 = 40 mH. Cuk converter menghasilkan tegangan keluaran maksimal sebesar 37,37 V, dan nilai efisiensi tertinggi yang dihasilkan sebesar 98,82 %. Kata kunci : DC Chopper, Cuk Converter, DCM, CCM.  Abstract DC chopper is a power electronic device that can change the value of DC voltage into less or greater than the input voltage magnitude. In a real practice, DC chopper has several configurations which are usually used, e.g. buck, boost, buckboost and cuk. Moreover, DC chopper has 2 modes of work operation, i.e. DCM (Discontinuous Conduction Mode) and mode CCM (Continuous Conduction Mode). There have been bundle of researches that used the DC chopper benefits as a provider for power supply of DC voltage. However, most of the result in the researches do not explain and concern to the characteristic and work operation of converter. Thus, it may still not clear regarding the mode of operation which has been used in the converter. In this research, DC chopper is being made by cuk type. The cuk converter used MOSFET as a electronic switching which triggered by control circuit of IC TL494. The output response of cuk converter which are being addressed including curren response and voltage output as well as power efficiency in CCM and DCM operation mode. According to the result of the research, cuk converter successfully worked both in the mode of DCM and CCM operation. The test of DCM mode used inductor with the value of inductance L1 = 1,6 mH and L2 = 0,7 mH. Cuk converter resulted a maximum output voltage is 10.52 V and maximum efficiency is 96,65 %. Besides, the test of CCM  mode used inductor with the value of inductance L1 = 60 mH and L2 = 40 mH. Cuk converter resulted a maximum output voltage is  37,37 V and maximum efficiency is 98,82 %. Key words : DC Chopper, Cuk Converter, DCM, CCM
IMPLEMENTASI PASAL 13 AYAT (1) PERATURAN DAERAH KABUPATEN TULUNGAGUNG NOMOR 4 TAHUN 2011 TERKAIT DENGAN PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN PEREDARAN MINUMAN BERALKOHOL OLEH DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN TULUNGAGUNG Wibowo, Satrio
Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Sarjana Ilmu Hukum, Maret 2013
Publisher : Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.046 KB)

Abstract

ABSTRAKSIArtikel ini membahas tentang implementasi pasal 13 peraturan daerah kabupaten Tulungagung nomor 4 tahun 2011 terkait dengan pengendalian danpengawasan perederan minuman beralkohol oleh dinas perisndustrian dan pedagangan kabupaten Alkohol. Hal ini dilatar belakangi oleh maraknya peredaran minuman keras di wilayah tulungagung, dalam pengaturannya distributor minuman keras hanya diperbolehkan untuk menjual 5 jenis minuman keras. Tetapi pada prakteknya distributor-distributor yang telah memilki SIUP MB menyalah gunakan izin tersebut dengan menjual minuman keras lain yang tidak terdaftar. Permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah bagaimana implementasi pasal 13 Peraturan Daerah kabupaten tulungagung Nomor 4 tahun 2011, apa hambatan dalam implementasi pasal 13 peraturan daerah Nomor 4 tahun 2011. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Yuridis sosiologis. Dari hasil analisa yang telah dilakukan maka dapat dikatakan bahwa implementasi terhadap pasal 13 peraturan daerah kabupaten tulungagung nomor 4 tahun 2011 terkait dengan pengendalian dan pengawasan peredaran minuman beralkohol oleh dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten tulungagung telah sesuai dengan substansinya. Hal tersebut juga ditunjang dengan dibuatnya peraturan bupati tulungagung no 18 tahun 2012 tentang petunjuk pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Pengendalian dan Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol di Kabupaten Tulungagung. Hambatan yang dialami terkait dengan implementasi terhadap pasal 13 peraturan daerah kabupaten tulungagung no 4 tahunn 2011 adalah kurangnya dukungan dari masyarakat terhadap pemberantasan penggunaan minuman beralkohol dilingkungannya, belum adanya pelaksanaan dari Tim TP3MB ( Tim Terpadu Pengawasan dan Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol ) yang secara internal belum memenuhi kesiapan dan pelaku usaha yang berusaha memanfaatkan kondisi dengan tujuan menguntungkan dirinya sendiri. Yang mana hambatan ini bisa ditanggulangi dengan cara razia secara rutin terhadap perdagangan minuman beralkohol, pendekatan terhadap produsen miras lokal yang tidak terdaftar, pendataan ulang terhadap pemegang SIUP-MB ( Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol ). Saran dari penulis supaya dialkukan sebuah pengawasan yang lebih efektif terhadap peradaran minuman keras, perlunya upaya sosialisi pemerinatahterkait dengan bahaya minuman keras, dan juga kesiapan anggaran untuk pengawasan peredaran minuman keras.Kata Kunci : Pengawasan, Peredaran, Minuman Beralkohol.
ANALISIS CAPITAL BUDGETING UNTUK MENILAI KELAYAKAN RENCANA INVESTASI AKTIVA TETAP MESIN PRODUKSI (Studi Kasus pada PT. KASIN Malang) Wibowo, Satrio
Jurnal Administrasi Bisnis Vol 16, No 1 (2014): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.019 KB)

Abstract

This study aims to determine the application of capital budgeting techniques to assess the investment machine plan is feasible or not to be implemented. Type of research is a descriptive study using a case study approach. The results of the analysis using capital budgeting techniques that the investment plan is feasible.With the method of average rate of return (ARR) was 26,69% greater than the discount factor of 11,24%, payback period indicates that the time required to return the investment is 3 years 6 months 2 days more faster than the economical assets 8 years, and the calculation of net present value assessed profitability because positive NPV result is Rp.1.109.904.733 Similarly, the results obtained profitability index greater than one is 2,0471. Internal rate of return (IRR) of 30.80% greater than the discount factor is equal to 11,24% Keywords: Capital Budgeting, Invest The Machine, Average Rate of Return, Discount Factor, Payback Period, Net Present Value, Profitability Index,  Internal Rate of Retun ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik capital budgeting untuk menilai rencana investasi aktiva tetap mesin layak atau tidak untuk dilaksanakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitin deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil analisis menggunakan teknik capital budgetingmenyatakan bahwa rencana investasi layak untuk dilaksanakan. Dengan metode average rate of return (ARR) sebesar 26,69% lebih besar dari discount factor sebesar 11,24%, payback periode menunjukkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan investasi yang ditanam adalah 3 tahun 6 bulan 2 hari lebih cepat dari masa ekonomis asset yaitu 8 tahun, dan hasil perhitungan net present value dinilai menguntungkan karena hasil NPV bernilai positif yaitu sebesar Rp. 1.109.904.733  Demikian pula dengan rofitability index diperoleh hasil lebih besar dari satu yaitu 2,0471. Internal rate of return (IRR) sebesar 30,80% lebih besar dari discount factor yaitu sebesar 11,24%. Kata kunci : Capital Budgeting, Investasi Aktiva Tetap Mesin, Average Rate of Return, Discount Factor, Payback Period, Net Present Value, Profitability Index,  Internal Rate of Retun
KARAKTERISTIK KLINIK DAN LABORATORIK KOLESTASIS INTRAHEPATAL DAN EKSTRAHEPATAL DI BANGSAL PERAWATAN ANAK RSU DR. SAIFUL ANWAR MALANG Wibowo, Satrio; Santoso, Nurtjahjo Budi
MEDIA MEDIKA INDONESIANA 2012:MMI VOLUME 46 ISSUE 2 YEAR 2012
Publisher : MEDIA MEDIKA INDONESIANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.216 KB)

Abstract

Clinical and laboratory characteristics of intrahepatic and extrahepatic cholestasis in pediatric ward of Dr. Saiful Anwar General Hospital MalangIntroduction: Clinical examination in determining intrahepatic and extrahepatic cholestasis in children and infant remains invasive and difficult. There is a need of simple and aplicative method on clinical practice. The objective of this review is to find the cause of cholestasis based on clinical and laboratory examination. Subject and Methode: Sixty nine medical records from pediatric patients who suffered from prolonged conjugated jaundice between January 2008 and March 2011 in the Department of Pediatrics of Dr. Saiful Anwar General Hospital, Malang, Indonesia were reviewed with regard to the clinical examinations, laboratory parameters and ultrasound. Liver ultrasound was used to classify patients into two groups: intra or extrahepatic cholestasis. Unpaired t-test was performed to compare numerical data. P value less than 0.05 were considered as to indicate statistical significant.Results: Leucocytes count (mean 2.649/mm3, 95%CI 1.556 to 12.141/mm3, p=0.012), ALT (mean 155 IU/L, 95%CI 66.9 to 245 IU/L, p=0.043), cholesterol (mean 243 mg/dl, 95%CI 31 to 455 mg/dl, p=0.026) and triglyseride (mean 219 mg/dl, 95%CI 40 to 398 mg/dl, p=0.018) were significantly higher in patients with extrahepatic cholestasis than intrahepatic group, but potassium level (mean 1.18 mEq/L, 95%CI 0.22 to 2.14 mEq/L, p=0.017) were significantly lower in intrahepatic group. Pale stool color had 75%sensitivity and 80% spesificity in determining extrahepatic cholestasis.Conclusion: Elevated leucocyte count, increased ALT serum level, cholesterol, triglyseride and decreased of potassium and acholic stool can be used as determinant factors in classifying intra or extrahepatic cholestasis in children.Keywords: Acholic stool, leucocyte, ALT, cholesterol, triglyseride, potassium, cholestasisABSTRAKLatar belakang: Diagnosis pasti kolestasis intrahepatal dan ekstrahepatal pada bayi dan anak membutuhkan pemeriksaan yang invasif dan sulit. Dibutuhkan metode yang sederhana dan aplikatif untuk praktek klinis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis kolestasis intrahepatal berdasarkan pemeriksaan klinis dan laboratoris.Metode: Enam puluh sembilan rekam medis pasien yang pernah dirawat di bangsal anak RSU Dr. Saiful Anwar Malang dengan kolestasis selama periode Januari 2008 sampai Maret 2011 dianalisis. USG digunakan untuk menentukan ada tidaknya sumbatan ekstrahepatal dan menentukan kelompok kolestasis intrahepatal atau ekstrahepatal. Identitas, keluhan, riwayat penyakit dan hasilhasil pemeriksaan laboratorium dibandingkan antara dua kelompok penelitian. Unpaired t-test digunakan untuk membandingkandata numerik dari dua kelompok yang diteliti.Hasil: Leukosit (rerata 2,649/mm3, 95%CI 1.556-12,141/mm3, p=0,012), ALT (rerata 155 IU/L, 95%CI 66,9-245 IU/L, p=0,043), kolesterol (rerata 243 mg/dl, 95%CI 31-455 mg/dl, p=0,026) dan trigliserida (rerata 219 mg/dl, 95%CI 40-398 mg/dl, p=0,018) lebih tinggi pada pasien dengan kolestasis ekstrahepatal dibandingkan dengan intrahepatal, namun kadar kalium (rerata 1,18 mEq/L, 95% CI 0,22-2,14 mEq/L, p=0,017) lebih rendah. Warna tinja pada kedua jenis kolestasis juga berbeda. Warna tinja yang pucat memiliki sensitivitas 75% and spesifisitas 80% dalam menentukan kolestasis ekstrahepatal.Simpulan: Peningkatan jumlah leukosit, ALT, kolesterol, trigliserida dan penurunan kadar kalium darah serta warna
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL (VIDEO) PADA MATA KULIAH TEKNOLOGI SEPEDA MOTOR PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA Wibowo, Satrio; Harlin, Harlin; Yadi, Farhan
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 3, No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar media video pembelajaran yang valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran Teknologi Sepeda Motor terutama pada materi penyetelan celah klep dan overhoul cylinder head sepeda motor. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Objek dalam penelitian ini adalah media video pembelajaran. Tahapan pengembangan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu: tahap perencanaan, tahap pengembangan dan tahap penilaian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Validasi ahli dilakukan untuk mengetahui kevalidan produk. Sedangkan angket digunakan untuk mengetahui tingkat kepraktisan serta respon dan tanggapan mahasiswa terhadap media yang dibuat. Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran yang valid untuk digunakan setelah mengalami revisi berdasarkan penilaian validator dan mahasiswa serta menghasilkan media pembelajaran yang memenuhi kriteria kepraktisan dengan persentase kepraktisan rata-rata 85%  berdasarkan hasil uji field test.
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG BAWANG DAYAK (ELEUTHERINE PALMIFOLIA MERR.) TERHADAP MORFOMETRIK ORGAN DALAM DAN KADAR LEMAK AYAM BROILER THE EFFECT OF GIVING DAYAK UNION FLOUR (ELEUTHERINE PALMIFOLIA MERR.) ON ORGANS MORPHOMETRIC AND MEAT FAT OF BROILER CHICKEN Silitonga, Lisnawaty; Wibowo, Satrio; Bangun, Efrain Benediktus
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 45, No 1 (2020)
Publisher : Pusat Penerbitan Ilmiah Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v45i1.2263

Abstract

           This research was conduted to determine the effect of giving Dayak Onion flour in feed on organs morphometric and fat level of broiler chicken. This research used Completely randomized design (CRD) with four treatments and five replications. Each unit of experiment consisted of three broiler chickens. The treatments were P0 = feed without Dayak Onion flour, P1 = feed + 5 % Dayak Onion flour, P2 = feed + 10 % Dayak Onion flour and P3 = feed + 15 % Dayak Onion flours. This research was conducted in the experimental cage of livestock study program in May to June 2019. The autcomes showed that the requrement of Dayak Onion flour with a higher level to the lower final weight of broiler chickens, but the administration of Dayak Onion flour at the 5% level in the ration could increase the weight of broiler chicken carcasses. Dayak Onion flour with a higher level causes a higher percentage of the weight of proventriculus, gizzard and liver, but the small intestine gets shorter as the level of Dayak Onion is given in the ration. Giving Dayak Onion flour with a higher level of  giving in the ration can reduce the fat contents of broiler chicken meat.
Pengaruh umur induk dan posisi peletakan telur pada mesin tetas terhadap daya tetas telur ayam buras (Gallus gallus domesticus). Rama, -; Wibowo, Satrio; Silitonga, Lisnawaty
JURNAL ILMU HEWANI TROPIKA (JOURNAL OF TROPICAL ANIMAL SCIENCE) Vol 5, No 1 (2016): Vol 5 Nomor 1 Juni 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UNKRIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research to knew the influence of different hens age and laying position of eggs in incubator, interaction of different hen age with different laying position of eggs in the incubator on the hatchability of eggs. This research used Completely Randomized Design (CRD) with factorial pattern 2x2 and five replication. The first factor that was age of hens (1.5 years ; 2.5 years) and the second that was laying position of eggs in incubator (vertical ; horizantal). The result showed that laying position of eggs in the incubator and interaction of hens age with laying position of eggs in the incubator were not significant (P>0.05) on the eggs fertility, hatchability and the weight of day old chicken (DOC). The average of eggs fertility on ninth days was 86,5% and decreased on the fourteenth was 79%. The average of eggs hatchability was 71%. Where as different of hens age was not significant on egg fertility and hatchability (P>0.05) but was significant on egg weight (P
THE RELATION BETWEEN PEDIATRIC IMMUNODEFICIENCY CATEGORY AND DIARRHEA IN AIDS/HIV INFECTED CHILD Wibowo, Satrio
Jurnal Ners Vol 7, No 2 (2012): Oktober 2012
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.714 KB) | DOI: 10.20473/jn.v7i2.4013

Abstract

Introduction: Diarrhea is one of the most prevalent cause of mortality and morbidity in AIDS/HIV infected child. Severe immune suppression increase prolong and persistent diarrhea. The correlation between diarrhea and immune suppression level has not well known yet, particularly in Saiful Anwar Hospital. The aim of this study is to determine relation between immune suppression leveland prolonged or persistent diarrhea in AIDS/HIV infected child.Method: Retrospective crosssectional research were conducted on 68 medical records taken from patients who were admitted between February 2008 and August 2011. The characteristic of data taken were: age, sex, nutritional status, CD4+ counts, duration of diarrhea, other comorbid diseases beside diarrhea (pneumonia, tuberculosis, moniliasis) and the patient outcome. National Guidelines Clinical Management of HIV/AIDS in Children were used to diagnose HIV/AIDS. Immune supression level was determined using CDC guidelines. Immune supression level was ranked in to four categories: no immune de?cient, mild suppression, moderate suppression, and severe immunode?cient.Result: Thirty six (53%) patients were male; diarrhea was found in 32 (47%) patients, acute diarhhea in 12 patients, prolonged diarrhea in 1 patient, persistent diarrhea in 19 patients. Forty (40%) were severe immunode?cient, 6% mild, 28% moderate and 40% without immunode? ciency.Discussion: Statistical analysis showed that there was no correlation between immune supression level and types of diarrhea. (95% CI, p = 0.17).
DAMPAK PENERAPAN SISTEM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL TERHADAP SEBARAN KASUS PENYAKIT BERBASIS LEVEL KOMPETENSI PADA PENDIDIKAN DOKTER UMUM DI RS SAIFUL ANWAR MALANG Wibowo, Satrio
Erudio Journal of Educational Innovation Vol 5, No 1 (2018): Erudio Journal of Educational Innovation
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.886 KB) | DOI: 10.18551/erudio.5-1.12

Abstract

Penerapan Program JKN melalui terbentuknya BPJS Kesehatan berdampak pada perubahan pola penanganan penyakit dan rujukan pasien ke pusat-pusat pelayanan kesehatan. Di lain pihak, Fakultas Kedokteran selalu bekerja sama dengan RS pendidikan Utama yang merupakan rumah sakit rujukan dengan level pelayanan tertinggi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah RS Pendidikan Utama masih dapat menyediakan kasus penyakit yang sesuai dengan kompetensi dokter. Pada artikel ini dilakukan penelitian dekriptif tentang pola kasus penyakit yang ditangani di Instalasi Rawat Inap IV RS Dr. Saiful Anwar Malang sejak tahun 2006 sampai 2017. Selanjutnya sebaran kasus penyakit akan dibagi berdasar level kompetensi yang mengacu pada Standar Kompetensi Dokter Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus-kasus dengan standar kompetensi dokter umum level 3-4 mengalami penurunan yang bermakna, sedangkan kasus-kasus penyakit dengan standar kompetensi 1-2 sangat meningkat. Hal ini mengindikasikan bahwa rumah sakit pendidikan utama semakin sulit menyediakan kasus yang sesuai dengan kompetensi dokter umum.
PENERAPAN KONSEP BANGUNAN PINTAR PADA PERENCANAAN KANTOR PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI ‘APPLE’ DI JAKARTA Wibowo, Satrio; Purwantiasning, Ari Widyati; Hantono, Dedi
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol 1, No 1 (2017): Purwarupa Vol 1 No 1 Maret 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Apple. Inc adalah salah satu perusahaan teknologi komputerisasi besar berskala dunia yang begitu luar biasa prestasi penjualan dan importnya di Indonesia. Apple. Inc sendiri sudah mendirikan kantor pusat penelitian dan pengembangan terbarunya yang berpusat di Cupertino, California, Amerika Serikat. Markas besar terbaru Apple.Inc diwacanakan akan dibangun di Cina dan di Brazil, serta berbagai kantor cabang atau penjualan (Apple store) diseluruh dunia. Sedangkan di Indonesia Apple.Inc hanya membuka cabang kecil yang menyewa bangunan di World Trade Centre II Senayan, Jakarta. Desain Perencanaan Kantor Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Apple di Jakarta  memperhatikan  potensi kawasan tapak (pusat bisnis dan perbelanjaan), Sosial dan Ekonomi yang ada dengan konsep bangunan pintar untuk mewujudkan Kantor Penelitian dan Pengembangan Teknologi Apple yang memiliki kualitas baik. Hasil desain nantinya dapat menjadi bangunan percontohan yang baik dan hemat biaya maupun energi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Kata Kunci : Apple, Kantor Pusat, Bangunan Pintar, Hemat Energi, TeknologiABSTRACT. Apple. Inc. is one of the major world-scale computerized technology that has outstanding sales and import achievement in Indonesia. Apple. Inc. itself has established newest research and development center based in Cupertino, California, United States. The latest Apple.Inc discourse headquarters will be built in China and Brazil, as well as various branch offices or store (Apple store) around the world. Apple.Inc just open a small branch in Indonesia by renting a building in the World Trade Centre II Senayan, Jakarta. Design and planning Apple Research and Technological Development Office in Jakarta pay attention to site area’s potential (business and shopping center), existig social and economic condition with the concept of smart buildings to create the Apple Research and Technological Development Office with good quality. The result can be a good pilot building that save cost and energy by harnessing technological advances. Keywords: Apple, Headquarters, Building Smart, Save Energy, Technology