Articles

Found 10 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP (SURVIVAL RATE) IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) YANG DIPELIHARA DALAM WADAH TERKONTROL DENGAN PADAT PENEBARAN YANG BERBEDA Widiastuti, Irawati Mei
MEDIA LITBANG SULTENG Vol 2, No 2 (2009)
Publisher : MEDIA LITBANG SULTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.512 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan padat penebaran yang menghasilkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup (Survival rate) ikan mas tertinggi yang dipelihara dalam wadah terkontrol. Hewan uji yang digunakan adalah ikan mas Majalaya yang mempunyai berat berkisar antara 6,22 ? 6,92 gram. Wadah yang digunakan berupa jaring persegi  dengan ukuran luas permukaan 1 m2 dengan kedalaman 1 m. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 kali ulangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan padat penebaran  berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan relatif ikan mas yang dipelihara dalam wadah terkontrol. Padat penebaran ikan mas 5 ekor/m2 menunjukkan pertumbuhan relatif tertinggi (343,4) dibandingkan dengan padat penebaran 10 ekor/m2 (246,03) dan 15 ekor/m2 (218,1). Kelangsungan  hidup ikan mas selama penelitian rata-rata 97%. Kualitas air (suhu, O2, CO2, pH, amoniak) masih dalam kondisi yang layak untuk menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas.  
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII PADA KEDALAMAN PENANAMAN YANG BERBEDA Serdiati, Novalina; Widiastuti, Irawati Mei
MEDIA LITBANG SULTENG Vol 3, No 1 (2010)
Publisher : MEDIA LITBANG SULTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.8 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi rumput laut Eucheuma cottonii yang tertinggi apabila ditanam pada kedalaman yang berbeda. Penelitian dilakukan  selama kurang lebih 50 hari. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari tiga perlakuan yang masing-masing diulang tiga kali. Perlakuannya adalah: K1 ( kedalaman 30 cm ), K2 ( Kedalaman 45 cm ), K3 ( Kedalaman 60 cm ). Parameter yang diukur adalah pertumbuhan dan produksi. Metode budidaya yang digunakan dalam penelitian adalah metode long line. Data yang diperoleh selama penelitian dianalisis ragam, apabila hasil analisis ragam menunjukkan pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji BNT. Penanaman rumput laut Eucheuma cottonii pada kedalaman yang berbeda memberikan pengaruhyang sangat nyata secara statistik terhadap pertumbuhan dan produksi. Pertumbuhan dan produksi rumput laut Eucheuma cottonii tertinggi adalah yang ditanam pada kedalaman 30 cm. Kisaran kualitas air yang diperoleh selama penelitian masih layak untuk budidaya rumput laut Eucheuma cottonii
EFFECT OF PHOTOPERIODE ON CELL DENSITY AND CHLOROPHYLL-A CHLORELLA SP. LABORATORY SCALE Putalan, Reinal; Widiastuti, Irawati Mei
AgriSains Vol 20, No 3 (2019)
Publisher : FAPETKAN UNTAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.089 KB)

Abstract

Chlorella sp. as a source of nutrition for aquatic organisms. Chlorella sp. is one way to meet the needs of aquatic organism feed. In the culture of Chlorella sp., light plays an important role in the process of photosynthesis. The photoperiod of the light will affect the density of cells and chlorophyll produced by Chlorella sp. Therefore, it is necessary to analyze cell density and chlorophyll content with different lighting periods. The purpose of this study was to determine cell density and chlorophyll-a content with different light photoperiode in Chlorella sp. culture laboratory scale. This study was used a complete randomized design with 3 treatments (A (12T: 12G), B (16T: 8G), and C (20T: 4G) and 6 replications. The results show that treatment B (16T: 8G) produces the highest cell density ( 1733.5 x 104 cells / ml) while the highest chlorophyll-a content in treatment A (12T: 12G) was 9.76 ?g / ml.
PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA L.) SEBAGAI DESINFEKTAN PADA DAYA TETAS DAN LAMA PENETASAN TELUR IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO L.) Widiastuti, Irawati Mei; Desiana Trisnawati Tobigo, Desiana Trisnawati; Wahyuni, Wahyuni
AgriSains Vol 13, No 2 (2012)
Publisher : FAPETKAN UNTAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purposed this research was to know the excellent concentration of Psidium guajava L. leaf extract which give the highest hatching rate and hatching time of goldfish (Cyprinus carpio L.). The result was hoped to become an information source means to production high quality of goldfish seeds. The research used Completely Randomized Design whit five replication. The treatments were extract leaf Psidium guajava L. concentration : A (without leaf extract), B (30 ppm of leaf extract), C (32 ppm of leaf extract), D (34 ppm of leaf extract), and E  (36 ppm of leaf extract). The measured parameter were hatching rate and hatching time. Data that was analized by ANOVA and BNJ. The using extract leaf Psidium guajava L. give very significant effect to hatching rate but didn?t give any influence toward the hatching time of goldfish. The highest hatching rate of goldfish was at treatment D (34 ppm) with hatching rate amount 76% with hatching time 48,42 o?clock. Key words : Goldfish, hatching rate, hatching time, leaf Psidium guajava L.
Kandungan merkuri dalam cacing tanah (Lumbricus sp.) pada sedimen yang tercemar logam berat Widiastuti, Irawati Mei; Arfiati, Diana
AGRIKA Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.78 KB) | DOI: 10.31328/ja.v12i1.543

Abstract

Merkuri (Hg) adalah logam yang mempunyai toksisitas tinggi apabila terdapat dalam perairan. Cacing tanah merupakan salah satu organisme yang hidup di perairan tersebut. Tujuan penelitian untuk menentukan kandungan merkuri dalam sedimen dan cacing Lumbricus sp. yang hidup di perairan yang tercemar limbah dan menentukan parameter kualitas air di perairan yang tercemar limbah merkuri. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Sampel diambil pada saluran pembuangan limbah yang dibagi menjadi 4 titik pengambilan sampel. Metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) digunakan untuk mengukur konsentrasi merkuri (Hg) di sedimen dan cacing Lumbricus sp. Konsentrasi merkuri (Hg) di sedimen dan di cacing Lumbricus sp. tertinggi pada sampel yang diambil dari lokasi tepat saluran pembuangan limbah. Konsentrasi merkuri dalam sedimen dan cacing Lumbricus sp. berkorelasi positif. Konsentrasi Hg dalam cacing Lumbricus sp. meningkat seiring dengan meningkatnya konsentrasi Hg dalam sedimen. Derajad keasaman (pH) dan TOM masih batas maksimum, sedangkan DO, BOD dan COD melebihi batas maksimum yang direkomendasikan. Kata kunci : limbah, merkuri, Lumbricus sp.
PEMANFAATAN ULANG LIMBAH ORGANIK DARI SUBSTRAT TUBIFEX SP. DI ALAM UNTUK PERTUMBUHAN BOBOT TUBIFEX SP. Sulistiyo, Andri; Widiastuti, Irawati Mei; Rizal, Ahmad
AgriSains Vol 13, No 3 (2012)
Publisher : FAPETKAN UNTAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

At this time the demand of Tubifex sp is be promoted. This is related to use of Tubifex sp. as fodder seeds that high nutritious. Utilization of organic waste from Tubifex sp. substrate in nature is one effort that can be done to get the maximum results in the business of cultivating Tubifex sp. This research aims to assess the influence of organic wastes of different weight to the absolute weight growth of Tubifex sp. and as information for people who want to cultivate Tubifex sp. These studies using Random Design Complete (RAL) with 4 treatments 5 times repetition, i.e. without the addition of organic wastes (A), the addition of organic wastes 750 g (B), the addition of organic wastes 1250 g (C) and the addition of organic wastes 1750 g (D). To know the influence of the treatment provided diversity analysis, used in the treatment of influential then continued with BNJ. Results of the study showed that the highest growth in absolute weights in treatment C (48,06 g) and the lowest at the treatment A (19.38 g). Further test results of BNJ indicates that treatments without the addition of organic wastes, the addition of organic wastes 750 g, the addition of organic wastes 1250 g and the addition of organic wastes 1750 g another is diferent very markedly. Key words : Growth, organic wastes, substrate, Tubifex sp.
PRODUKSI GRACILARIA VERRUCOSA YANG DIBUDIDAYAKAN DI TAMBAK DENGAN BERAT BIBIT DAN JARAK TANAM YANG BERBEDA Widiastuti, Irawati Mei
AgriSains Vol 12, No 1 (2011)
Publisher : FAPETKAN UNTAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.725 KB)

Abstract

The purpose of the research was to identify the highest production of Gracilaria verrucosa cultivated in a sea-fish pond with different seed weights and different plantation intervals.           The research hipothesis was that there was an interaction between different seed weight and planting interval on Gracilaria  verrucosa production. The research was done for 50 days. This research used a Completely Randomized Design in a Two Factorial Experiment with three replicates. The first factor was seed weights: 50 g, 100 g and 150 g. The second factors was plantation intervals included 10 cm, 20 cm, and 30 cm ntervals. The measured parameter was production of Gracilaria verrucosa. Data was analized by ANOVA and Least Significant Difference if the ANOVA result showed significant effect. The planting of Gracilaria verrucosa seaweed using different seed weights and planting intervals was significantly influenced the production of Gracilaria verrucosa. The highest seaweed growth  was was found at 50 g seed weight with 30 cm planting interval and 100 g seed with planting interval 10 cm (590,27 g m-1). The water quality in the research site still good for planting Gracilaria verrucosa seaweed. Key words: Gracilaria verrucosa, production, seaweed.
PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM) PADA MEDIA PENETASAN TELUR TERHADAP DAYA TETAS TELUR IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO) Saheriani, Saheriani; Tobigo, Desiana Trisnawati; Widiastuti, Irawati Mei
AGROVET Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh daya tetas telur serta lama tetas telur tertinggi dengan pemberian ekstrak bawang putih untuk mencegah serangan parasit/jamur pada telur ikan mas (Cyprinus carpio L.). Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi para pembudidaya ikan mas dalam mencegah dan menanggulangi serangan parasit terutama pada telur ikan mas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dilakukan adalah A (tanpa pemberian ekstrak bawang putih), B (konsentrasi bawang putih 150 ppm), C (konsentrasi bawang putih 300 ppm) dan D (konsentrasi bawang putih 450 ppm). Hasil yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis sidik ragam dan apabila terdapat pengaruh maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tetas telur ikan mas tertinggi pada perlakuan C (konsentrasi 300 ppm) yaitu menghasilkan daya tetas 78% dibandingkan dengan perlakuan konsentrasi 150 ppm (daya tetas 56%), tanpa pemeberian ekstrak bawang putih (45%) dan konsentrasi 450 ppm (daya tetas 32,5%). Hasil analisis ragam menunjukkan perlakuan pemberian ekstrak bawang putih berpengaruh sangat nyata terhadap daya tetas telur ikan mas. Lama tetas telur ikan mas selama penelitian pada perlakuan konsentrasi 300 ppm menunjukkan lama tetas tercepat yaitu 48 jam 24 menit, kemudian konsentrasi 450 ppm (48 jam 28 menit), konsentrasi 150 ppm (48 jam 30 menit) dan tanpa perlakuan (48 jam 39 menit). Berdasarkan hasil analisis ragam pemberian ekstrak bawang putih tidak berpengaruh terhadap lama tetas telur ikan mas.
KONSENTRASI TIMBAL (Pb) DALAM AIR, SEDIMEN DAN Tubifex sp.PADA PERAIRAN YANG TERCEMAR LOGAM Widiastuti, Irawati Mei; Maizar, Asus; Musa, Muhammad; Arfiati, Diana
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 9 No 1 (2018): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.052 KB) | DOI: 10.5281/jsapi.v9i1.222

Abstract

Timbal merupakan salah satu logam berat sumber pencemar yang sangat toksik dan tidak bisa terdegradasi sehingga terakumulasi dalam sedimen dan organisme perairan termasuk cacing Tubifex. Tujuan penelitian adalah menentukan konsentrasi dan menganalisis korelasi konsentrasi timbal (Pb) yang terkandung di dalam air, sedimen dan cacing Tubifex. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Sampel diambil pada perairan tempat pembuangan limbah. Penetapan konsentrasi timbal (Pb) digunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil pengukuran konsentrasi timbal (Pb) dalam air, sedimen dan cacing Tubifex ditabulasikan dalam bentuk tabel dan grafik, dianalisis secara deskriptif.  Untuk membuktikan bahwa peningkatan konsentrasi Pb dalam cacing Tubifex seiring dengan peningkatan kandungan Pb dalam air dan sedimen, digunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Pb di air (0,4923±0,0091 mg/L - 0,6647±0,0067 mg/L), di sedimen (1,3803±0,0042 mg/L - 1,4530±0,0046 mg/L) dan di cacing Tubifex (0,9213±0,0032 mg/L - 0,9767±0,0060 mg/L). Konsentrasi Pb pada cacing Tubifex mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya konsentrasi Pb di air dan sedimen. 
STATUS TROPIK DAN ISI LAMBUNG IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) DARI WADUK WONOREJO, TULUNGAGUNG, JAWA TIMUR Arfiati, Diana; Puspitasari, Asthervina Widyastami; Renitasari, Diana Putri; Widiastuti, Irawati Mei
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 2 (2019): JFMR VOL 3 NO 2
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.336 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.02.6

Abstract

Plankton merupakan salah satu jenis pakan alami yang berperan penting untuk pertumbuhan organisme akuatik terutama ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis plankton beserta kelimpahannya di perairan dan di lambung ikan nila yang tertangkap di Waduk Wonorejo, beserta aktivitas enzimatis lambung ikan nila tersebut. Penelitian ini bertempat di Waduk Wonorejo, Tulungagung, Jawa Timur dengan metode survei. Sampel diambil dari 2 stasiun, yaitu stasiun pertama di daerah wisata Waduk Wonorejo, sedangkan stasiun 2 berada di wilayah pemancingan umum Waduk Wonorejo. Plankton di perairan Waduk Wonorejo ditemukan 17 genus fitoplankton, dan 5 genus zooplankton, sedangkan di lambung ikan nila ditemukan 30 genus fitoplankton dan 2 genus zooplankton. Genus Spirogyra sp. merupakan genus yang paling tinggi kehadirannya baik di lambung maupun perairan Waduk Wonorejo. Kelimpahan plankton di perairan waduk dapat digolongkan oligotrofik dengan nilai kelimpahan plankton sebesar 1487 ind/ml di stasiun 1 dengan keanekaragaman tinggi dan 746 ind/ml di stasiun 2 dengan keanekaragaman sedang, serta tidak ada jenis plankton tertentu yang mendominasi di kedua stasiun tersebut. Analisis aktivitas enzim lambung ikan nila menunjukkan aktivitas enzim protease sebesar 0,84 ± 0,02 µmol tirosin/g enzim menit; enzim amilase 14,59 ± 1,07 µmol glukosa/g enzim menit; enzim lipase 17,83 ± 0,14 µmol asam lemak/g enzim menit. Kualitas air di Waduk Wonorejo tergolong baik dengan suhu berkisar 26,3-27,3 oC, pH 7, DO 7,1-8,4 mg/L, Kecerahan 110-154 cm, TOM 19-30,3 mg/L. Maka dari itu upaya untuk mempertahankan kondisi Waduk Wonorejo agar tetap oligotrofik perlu dilakukan.