Articles

PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL MENGGUNAKAN BIMBINGAN KELOMPOK Wijaya, Erwin; Latif, Syaifuddin; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 1 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study was to know whether social interaction with peers could be increased by using group guidance service. The method used Quasi experimental one group pretest-posttest design, and stastiscally analyzed by non-parametric wilcoxon test. The subjects of this study were 8 student, which had low social interaction. The results in research showed that social interaction with peers increased significantly after following the group guidance services. It was shown from  the pretest and posstest results which obtained z table 0,05= 0 and z output= -2,512. Because z output ?  z table, then Ho was refused and Ha was received. It meant that there were significant increases between the social interaction with peers before and after group guidance services. The conclusions was that interaction with peers could be increased by using group guidance services towards students of eleventh grade of SMA Negeri 1 Tanjung Bintang in 2012/2013.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah  interaksi sosial dengan teman sebaya dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok Metode yang digunakan adalah metode Quasi eksperimen one group pretest-posttest, dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji wilcoxon. Subyek penelitian ini delapan orang siswa yang memiliki interaksi sosial rendah dengan teman sebaya. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa interaksi sosial dengan teman sebaya mengalami peningkatan signifikan setelah pemberian layanan bimbingan kelompok. Hal ini ditunjukkan dari hasil pretest dan posttest yang diperoleh Z hitung = -2,512 dan Z tabel = 0. Karena Z hitung ? Z tabel, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara interaksi sosial dengan teman sebaya sebelum dan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Kesimpulan, interaksi sosial dengan teman sebaya dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas XI  SMA N 1 Tanjung Bintang Tahun Pelajaran 2012/2013.Kata kunci : bimbingan kelompok, interaksi sosial, teman sebaya.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI BERBEDA (SKELETONEMA COSTATUM DAN CHAETOCEROS GRACILIS) TERHADAP PERTUMBUHAN BIOMASS MUTLAK DAN KANDUNGAN NUTRISI ARTEMIA SP. LOKAL Widiastuti, Ratna; Hutabarat, Johannes; Herawati, Vivi Endar
Journal of Aquaculture Management and Technology Vol 1, No 1 (2012): Journal Of Aquaculture Management and Technology
Publisher : Journal of Aquaculture Management and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artemia merupakan salah satu pakan alami bagi larva udang. Dewasa ini, masih banyak petani yang menggunakan Artemia sp. import, padahal Artemia sp. lokal memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi. Pemberian pakan merupakan salah satu cara meningkatan produksi kista Artemia sp. lokal agar diperoleh pertumbuhan yang normal dan menghasilkan kista yang baik serta daya tetas yang tinggi juga kandungan nutrisi yang tinggi pula. Skeletonema costatum dan Chaetoceros gracilis mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh Artemia sp. lokal dalam memenuhi kandungan nutrisi dan pertumbuhannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan Artemia sp. lokal dengan pemberian pakan alami yang berbeda, mengetahui kandungan nutrisi Artemia sp. lokal dengan pemberian pakan alami yang berbeda dan mengetahui pakan terbaik untuk Artemia sp. lokal dengan pemberian pakan alami yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan, ketiga perlakuan yaitu perlakuan A (pemberian pakan dengan Chaetoceros gracilis), perlakuan B (pemberian pakan dengan Skeletonema costatum) dan perlakuan C (pemberian pakan dengan Skeletonema costatum dan Chaetoceros gracilis). Data yang dikumpulkan adalah data dosis pemberian pakan, pertumbuhan biomass mutlak, kandungan nutrisi dan kualitas air. Analisa statistik yang dilakukan adalah analisa ragam dan dilanjutkan dengan uji wilayah ganda Duncan untuk mengetahui perlakuan yang memberikan pengaruh  yang terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Payau dan Laut atau Satuan Kerja Perbenihan Ikan Air Payau Sluke, Rembang, Jawa Tengah pada bulan Januari-Februari 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh sangat nyata terhadap proses pertumbuhan biomass mutlak dan kandungan nutrisi. Perlakuan terbaik adalah perlakuan C dengan pertumbuhan biomass mutlak (3,40±0,656 gram) dan kandungan protein 66,45%. Kualitas air selama penelitian masih dalam kisaran yang layak untuk kehidupan dan pertumbuhan Artemia sp. lokal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan kombinasi Skeletonema costatum dan Chaetoceros gracilis cocok untuk pertumbuhan dan peningkatan kandungan nutrisi Artemia sp. lokal.
PENGGUNAAN INFORMASI KARIER BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MEMANTAPKAN RENCANA STUDI PERGURUAN TINGGI SISWA Restalina, Restalina; Dahlan, Syarifuddin; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in research is that students are not stable enough in their plans to study in tertiary institutions. This study aims to determine the use of career information in group guidance to strengthen study plans for tertiary education in class XI students of SMA Negeri 7 Bandar Lampung. This study uses a pre-experimental method with one group pretest and posttest design. Research subjects were 20 students. Data collection techniques using a scale of study plans to college. The results of data analysis using the Wilcoxon test obtained zcount = -3,922 ? ztable = 1,645. In accordance with the provisions in the Wilcoxon test, if zcount ? ztable then Ho is rejected and Ha is accepted. So from the results of the study it can be concluded that career information in group guidance can be used to strengthen study plans for tertiary education in class XI students of SMA Negeri 7 Bandar Lampung.Masalah dalam penelitian adalah siswa kurang mantap terhadap rencana studi ke perguruan tinggi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penggunaan informasi karier dalam bimbingan kelompok untuk memantapan rencana studi ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI SMA Negeri 7 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan one group pretest dan posttest design. Subjek penelitian sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala rencana studi ke perguruan tinggi. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon diperoleh zhitung = -3.922 ? ztabel = 1,645. Sesuai ketentuan dalam uji Wilcoxon, jika zhitung ? ztabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa informasi karier dalam bimbingan kelompok dapat digunakan untuk memantapkan rencana studi ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI SMA Negeri 7 Bandar Lampung.Kata kunci: bimbingan kelompok, informasi karier, rencana studi perguruan tinggi
PENGGUNAAN LAYANAN INFORMASI DENGAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Septiyaningsih, Ade Erryanti; Widiastuti, Ratna; Andriyanto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 4 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem was whether the information service discussion method can be used to increase student?s learning motivation. The purpose of the study was to determine the increase in learning motivation by using the information service discussion method at the eighth grade of SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung Academic Year of 2018/2019. The method used in this study was the Quasi Experiment method with Pretest and Posttest Design. The research subjects were 20 students who had low learning motivation. The data were obtained by using learning motivation scale. The results of data analysis using the Wilcoxon Matched Pairs Test, obtained zvalue= -3.922 ztable = 1.645, then Ho was rejected and Ha was accepted. Conclusion of research is information service with discussion method could be used to increase learning motivation at the eighth grade of SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung Academic Year 2018/2019.Permasalahan penelitian adalah Apakah layanan informasi metode diskusi dapat dipergunakan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar dengan menggunakan layanan informasi metode diskusi pada siswa kelas VIII SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung tahun pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Eksperiment dengan Pretest and Posttest Design.Subjek penelitian sebanyak 20 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah.Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pairs Test, diperoleh zhitung= -3,922 ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian adalah layanan informasi dengan metode diskusi dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VIII SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2018/2019.Kata kunci:  bimbingan dan konseling, layanan informasi metode diskusi, motivasi belajar
PENGGUNAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Putri, Astrid Diah Amili; Yusmansyah, Yusmansyah; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 3 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research was the low of students? learing motivation. The purpose of this study was to improve the students? motivation of grade VII students in Xaverius Junior High School 4 Bandar Lampung. The method used in this research was quasi experimental design. There are 8 students as the subject of this research from class VII C who had low learning motivation. Data collection technique used the scale of motivation to learn. Data analysis used Wilcoxon test. The result of this reaserch indicated that there was an increase in learning motivation by using group counseling services. This could be seen from the result of pretest and posttest obtained Zcount = -2.226 and Ztable = 1.645. Then, Zcount: -2.226 ? Ztable: 1.645 from the hypotesis, Ho was rejected while Ha was accepted. the conclusion in this study was by using group counseling services.Masalah dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar dengan menggunakan layanan konseling kelompok kelas VII di SMP Xaverius 4 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design. Subjek penelitian ini sebanyak 8 siswa dari kelas VII C yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik pe-ngumpulan data dengan menggunakan skala motivasi belajar. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan motivasi belajar dengan menggunakan layanan konseling kelompok. Hal ini ditunjukkan dari hasil yang diperoleh Zhitung=-2,226 dan Ztabel= 1,645, maka Zhitung: -2,226 ? Ztabel: 1,645 Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Motivasi Belajar Siswa dapat ditingkatkan dengan Menggunakan Layanan Konseling Kelompok.Kata kunci: motivasi belajar, konseling kelompok, siswa
PENGGUNAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK DISKUSI UNTUK MENGURANGI KENAKALAN REMAJA SISWA Lisdiana, Eka; Giyono, Giyono; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 2, No 2 (2013): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to reduce juvenile delinquency by using group guidance service technical discussion in students of Class XI SMK SPP Lampung school year 2012/2013. The problem in this research was juvenile delinquency students. The problem in this research was ?whether juvenile delinquency can be reduced by using group guidance service technical discussion??. The methods used in this research was experimental methods by design one-group pretest-posttest. Subject in research students which showed juvenile delinquency high which totaled 6 (six) students. Data collection techniques in this research used observation guidlines. The results obtained in the research indicate that juvenile delinquency can be reduced to the students using group guidance services discussion technique, based on the calculation of the 5% significance test scored p = 0.027, p 0.05. Ha thus received, that juvenile delinquency can be reduced to the students using group guidance services discussion techniques. The conclusion of this research was juvenile delinquency can be reduced using group guidance services discussion techniques in class XI in SMK SPP Lampung Year 2012/2013. The advices which can be suggested were (1) who the subject should be confident and encourage self-esteem in order to show positive attitude in the environment. (2) BK teachers should conduct group guidance services discussion technique in solving juvenile delinquency. (3) To the researchers, should be able to do research on juvenile delinquency with involving the needs of self esteem.Kata kunci: bimbingan konseling, kenakalan remaja, layanan bimbingan kelompok. 
MENINGKATKAN PERCAYA DIRI DI SEKOLAH MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS X Syafitri, Intan; Yusmansyah, Yusmansyah; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 5, No 5 (2017): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study was the students self-confidence. The purpose of this study was determine the use of group guidance services to increase confidence in learning in the student of class X SMA Negeri 1 Tanjung Bintang lesson 2016/2017. The method used in this research was quasi experimental method with one group pretest-posttest design. Subjects of research as many as seven students of class X who have confidence in learning was low. The result of this research was using wilcoxon different test, the result of pretest and posttest obtained by the result compared with Ztable value. From the calculation results obtained Zhitung=-2,366 Ztable= 1,645, then Ha accepted and Ho rejected, that confident in learning could be improved after being given a group guidance services. Conclusion in research use of group guidance service to increase confidence in studying at student class X SMA Negeri 1 Tanjung Bintang lesson year 2016/2017.Masalah dalam penelitian ini ialah percaya diri dalam belajar siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan percaya diri dalam belajar menggunakan layana bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian sebanyak tujuh siswa kelas X IPS SMA Negeri 1 Tanjung Bintang. Analisis penelitian menggunakan uji beda wilcoxon, dari hasil analisis statistik menunjukkan Zhitung=-2,366 Ztable= 1,645 maka Ha diterima dan Ho ditolak, bahwa percaya diri dalam belajar dapat ditingkatkan setelah diberikan layanan bimbingan kelompok. Hal ini dapat diperkuat dengan rata-rata peningkatan persentase dari ketujuh siswa yakni 36%. Kesimpulan penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan percaya diri dalam belajar pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Bintang tahun pelajaran 2016/2017.Kata kunci: bimbingan konseling, percaya diri dalam belajar, layanan bimbingan kelompok
PENGGUNAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK TEKNIK ASSERTIVE TRAINING UNTUK MENINGKATKAN SELF ESTEEM SISWA Farida, Wahyu; Dahlan, Syarifuddin; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 6, No 2 (2018): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of this research was the low of students self esteem. The aims of this study was to find out whether use group counseling service assertive training technique to improve students self esteem on class X SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung in academic year 2016/2017. This research method was pre-experimental with one group pretest-posttest design. The subjects in this research were 8 students which having the low self esteem. The data collecting technique was using self esteem scale. The results of data were analyzed from pretest and posttest of self esteem using wilcoxon test. The result of statistics analyzed was showing that  the value of       Zcount = -2,350 Ztable = 1,645, so it can be concluded  that Ho was rejected and Ha was accepted. It means that group counseling service assertive training technique can be used to improve students self esteem.Masalah penelitian ini adalah self esteem siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan layanan konseling kelompok teknik assertive training dapat meningkatkan self esteem pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2016/2017. Metode penelitian ini adalah pre-experimental dengan one group pretest-posttest design. Subyek penelitian sebanyak 8 siswa yang memiliki self esteem rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala self esteem. Hasil analisis data dari pretest dan posttest self esteem menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis statistik menunjukan nilai Zhitung = -2,350 Ztabel = 1,645, maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Ini artinya layanan konseling kelompok teknik assertive training dapat digunakan untuk meningkatkan self esteem siswa.Kata kunci: assertive training, konseling kelompok, self esteem
PENGGUNAAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS VIII Mulyani, Galuh; Giyono, Giyono; Widiastuti, Ratna
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 4, No 3 (2015): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the increasing of students study motivaton using group guidance service. The research problem was students who have low study motivation. The research method was pre-experimental by using one group pretest and posttest design. The research subjects were 10 students who have low learning motivation. The data collection technique was using learning motivation scale. The data was analyzed by using wilcoxon test. It showed that students learning motivation increased 40% and Zoutput Ztable (-2,818 1,645 So, Ho was rejected and Ha was received, it means that group guidance services could improve low study motivation .Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa menggunakan layanan konseling kelompok. Masalah penelitian ini adalah motivasi belajar rendah. Metode penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan menggunakan one group pretest and postest design. Subjek penelitian sebanyak 10 siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Analisis data dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 40% dan Zoutput Ztabel (-2,818 1,645), maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya bahwa layanan konseling kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar yang rendah. .Kata kunci : bimbingan , konseling kelompok, motivasi belajar.
HUBUNGAN PERHATIAN ORANGTUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Nandatama, Ines Lidya; Widiastuti, Ratna; Adriyanto, Redi Eka
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 2 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the correlation between parental attention and students' learning motivation in the tenth grade of Public Senior High School 12  Bandar Lampung academic year of 2018/2019. The study applied descriptive method with product moment analysis. The population consisted of 323 students and a sample of 64 students taken through simple random sampling technique. The data collection techniques were carried out through parental attention scale and learning motivation scale. The results showed that there was a correlation between parental attention and students' motivation with a correlation value of r-count = 0.381 r-table = 0.244 at a significance level of 0.0,5 therefore Ho was rejected and Ha was accepted. The conclusion of this study is that there is a significant correlation between parental attention and students' learning motivation, it means that the greater the parental attention given to children the higher the students' motivation in learning.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perhatian orangtua dengan motivasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 12 Bandar Lampung tahun pelajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis product moment. Populasi sebanyak 323 siswa dengan sampel berjumlah 64 siswa, diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala perhatian orangtua dan skala motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan anatara perhatian orangtua dengan motivasi belajar siswa dengan nilai korelasi r hitung = 0,381 r tabel= 0,244 pada taraf signifikansi 0,05 maka Ho ditolak da Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan signifikan antara hubungan perhatian orangtua dengan motivasi belajar siswa kelas X SMA Negeri 12 Bandar Lampung tahun pelajaran 2018/2019, artinya semakin besar perhatian yang diberikan orangtua pada anak maka akan semakin tinggi pula motivasi belajar siswa.Kata kunci: bimbingan dan konseling, perhatian orangtua, motivasi belajar 
Co-Authors Adestyani, Erminia Adriyanto, Redi Eka Affandi, Rian Agusdin Agusdin Ananda, Dika Andini, Restu Novi Andriyanto, Redi Eka Anjastuti, Tara Mela Citra Passa Hartadi, Citra Passa Dewangga, Irsan Dewanti, Amilia Ratih Dian Pratiwi Dwi Puspitasari Dwistia, Halen Erwin Wijaya Falentina, Eva Farida, Wahyu Fatimah, Marise Fitriani Fitriani Galuh Mulyani, Galuh Giyono Giyono Hasnan Rahman, Hasnan Hidayah, Era Hidayah, Zulfajri Intan Permatasari Irfan Prima Aldi Irma Daniati, Irma Johannes Hutabarat Jumiyanti Jumiyanti Kanti Setyo Wilujeng, Kanti Setyo leo iskandar, leo Lisdiana, Eka Lita Afrisia, Lita Lulu Endar Wati Luqman nul Hakim Lusiana, Emma Maharani, Primadona Mahfud, Ashari Marsha, Endah Meily Margaretha Musa, Nurman Muswardi Rosra Nandatama, Ines Lidya Narulita, Gesha Nurrofifah, Hani Popowiranta, Aji Pratama, Moch Johan Puri, Cempaka Puri, Titis Dea Puspitaningrum, Lilis Putri, Astrid Diah Amili Rahmadani, Kurnia Ramadani, Vetriana Kusuma Refiyana, Refiyana Restalina, Restalina Riyanita, Visia Safitri, Erika Yulianti Safitri, Kusdiana Sakdiah, Nila Nikmatus Santika, Ida Saputri, Olsa Krui Sari, Mala Septiyaningsih, Ade Erryanti Shaffira, Firyal Nabilla Shinta Mayasari Siti Nur Fitriana, Siti Nur Sumantri, Esti Yulistia Syafitri, Intan Syaifuddin Latief Syaifuddin Latif Syarifuddin Dahlan Untari, Catur Yuli Utomo, Evriyen Tri Vivi Endar Herawati Widia, Widia Yeni Cahyati Yondariwati, Yondariwati yuda pratama Yulia, Anggi Yuni Lestari Yuniarti, Rika Yusmansyah Yusmansyah Zunita, Maya