Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis

Pengaruh budaya organisasi terhadap kesuksesan implementasi enterprise resources planning dengan pendekatan updated delone and mclean information system success model Wijayanto, Heri
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 1, No 1: Februari 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.097 KB) | DOI: 10.26486/jpsb.v1i1.308

Abstract

Enterprise Resource Planning (ERP) mempunyai fungsi utama mengotomasi dan mengintregrasikan seluruh aktivitas perusahaan kedalam satu system dengan basis data tunggal. Sistem ERP menggabungkan proses bisnis antara perusahaan dan pelanggan, perusahaan dengan supplier, dan proses perhitungan keuangan perusahaan. Critical Factor Success (CFS) implementasi ERP dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya budaya organisasi, dukungan top management, alih teknologi, pelatihan dan training, pengukuran kesuksesan implementasi ERP dengan menggunakan updated DeLone & McLean Information System Success model (updated D & M IS Success  Model) merupakan salah satu model yang banyak dikembangkan dalam penelitian sehingga dalam penelitian ini digunakan model tersebut. Penelitian ini memfokuskan pada faktor budaya organisasi sebagai faktor dominan yang mempengaruhi kesuksesan implementasi ERP, dan pengujian model yang dikembangkan oleh DeLone and McLean (2003) pada implementasi ERP di Indonesia. Alat analisis dengan menggunakan Struktural Equation Model (SEM) pada program Amos versi 18. Hasil analisis menyimpulkan, bahwa budaya organisasi mempengaruhi kesuksesan implementasi ERP dengan p value = 0.048, dan hasil pengujian model (updated D & M IS Success  Model), diperoleh hasil pengujian yang mempunyai nilai p value lebih besar dari 0.05 (tidak signifikan berpengaruh pada a = 5%) yaitu: US ß IQ dengan p value = 0.224 (information quality tidak berpengaruh secara signifikan terhadap user satisfaction), dan NB ß US dengan p value = 0.101 (user satisfaction tidak berpengaruh secara signifikan terhadap net benefit).
Peran gaya kepemimpinan transformasional key user terhadap kesuksesan implementasi enterprise resource planning Wijayanto, Heri
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 1, No 2: Agustus 2013
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.944 KB) | DOI: 10.26486/jpsb.v1i2.311

Abstract

Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan system yang mampu  mengintregrasikan seluruh aktivitas perusahaan kedalam satu system dengan basis data tunggal, implementasi ERP akan sukses ketika visi dan misi perusahaan dalam hal penerapan ERP bisa dipahami oleh semua pihak, dari top management, key user, sampai end user. Untuk mengawal system ERP dalam implementasinya, kehadiran pemimpin dengan gaya kepemimpinan transfromasional sangat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah meneliti tentang gaya kepemimpinan transformasional key user  terhadap kesuksesan implementasi ERP. Kesuksesan implementasi ERP dalam penelitian ini  menggunakan updated DeLone & McLean Information System Success model (updated D & M IS Success  Model), yang merupakan salah satu model yang banyak dikembangkan dalam penelitian sehingga dalam penelitian ini digunakan model tersebut. Penelitian ini memfokuskan pada faktor gaya kepemimpinan transformasional sebagai faktor dominan yang mempengaruhi kesuksesan implementasi ERP, dan pengujian model yang dikembangkan oleh DeLone and McLean (2003) pada implementasi ERP. Alat analisis dengan menggunakan Struktural Equation Model (SEM) pada program Amos versi 18. dengan lokasi penelitian di PT. PLN (persero) Distribusi Jawa Timur. Hasil analisis menyimpulkan, bahwa kepemimpinan transformasional key user mempengaruhi kesuksesan implementasi ERP dengan p value = 0.000, dan hasil pengujian model (updated D & M IS Success  Model), diperoleh hasil pengujian yang mempunyai nilai p value lebih besar dari 0.05 (tidak signifikan berpengaruh pada alva = 5%) yaitu: service quality tidak berpengaruh secara signifikan terhadap user satisfaction, dan yang berpengaruh secara signifikan adalah; system quality, dan  information quality berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap user satisfaction.
BUDAYA ORGANISASI DALAM IMPLEMENTASI ENTERPRISE RESOURCES PLANNING PERGURUAN TINGGI DI JAWA TIMUR Wijayanto, Heri
Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jpsb.v8i1.1123

Abstract

Perubahan pada  masyarakat informasi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi terjadi juga di lingkungan perguruan tinggi. Penguasaan ilmu pengetahuan oleh individu dan atau organisasi menjadi modal dasar bagi upaya pengembangan diri dan organisasi dalam situasi yang makin kompetitif. Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan solusi mengatasi persaingan global dengan mengintegrasikan semua aktifitas bisnis kedalam system tunggal melalui penggunaan share database. Budaya organisasi dalam implementasi ERP merupakan pola dasar yang diterima oleh organisasi untuk bertindak dan memecahkan masalah, membentuk karyawan beradaptasi dengan lingkungan, dan mempersatukan anggota-anggota organisasi dalam penerapan ERP. Budaya Organisasi diukur melalui karakteristik dominan, tipe kepemimpinan, tipe manajemen, perekat organisasi, penekanan strategi, dan kreteria keberhasilan penerapan ERP. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan budaya organisasi dalam implementasi ERP Perguruan Tinggi di Jawa Timur dengan menggunakan 164 sample yang diambil secara disproportionate stratified sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencerminan budaya organisasi dalam implementasi ERP perguruan tinggi  di Jawa Timur melalui indikator adanya standart operating prosedure (SOP) dalam bekerja merupakan faktor yang paling dominan dibutuhkan oleh user. Sistem penjaminan mutu perguruan tinggi meliputi kebijakan mutu, perangkat penjaminan mutu (organisasi, pernyataan mutu, manual mutu, standar mutu), pelaksanaan penjaminan mutu, serta monitoring dan evaluasi.