Bambang Winardi
Program S1 Teknik Elektro, Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudharto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275, Indonesia

Published : 82 Documents
Articles

ANALISA KEBERADAAN GARDU INDUK BALAPULANG TERHADAP DISTRIBUSI 20 KV DI WILAYAH KERJA UPJ BALAPULANG PT. PLN (PERSERO) JATENG DIY Winardi, Bambang
Transmisi Vol 16, No 4 (2014): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.847 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.16.4.196-205

Abstract

Abstrak     Gardu induk sebagai komponen sistem tenaga listrik memegang peranan penting pada kontinyuitas suplai tenaga listrik kepada konsumen yang terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Apabila beban listrik yang ditanggung oleh gardu induk lebih besar dari kapasitas gardu induk, maka gardu induk akan mengalami overload yang berakibat suplai listrik ke konsumen terhenti. Kondisi ini tentunya harus diantisipasi sedini mungkin oleh PT. PLN (Persero) Distribusi Jateng DIY UPJ Balapulang selaku penyedia energi listrik. Dalam penelitian ini, penulis melakukan analisa keberadaan Gardu Induk Balapulang terhadap distribusi 20 KV di UPJ balapulang dengan parameter losses dan drop tegangan menggunakan software ETAP 7.0.0. Feeder-feeder lama yang berada di UPJ Balapulang secara bertahap di ambil sebagian bebannya oleh GI Balapulang. Pengaruh adanya GI balapulang membuat feeder lama terkurangi beban kerjanya dengan nilai losses dan drop tegangan yang memenuhi kriteria. Dari hasil simulasi dengan menggunakan perangkat lunak ETAP 7.0.0 didapatkan bahwa nilai drop tegangan dan losses feeder-feeder GI Balapulang cenderung mengalami peningkatan tiap tahunnya. Peningkatan terjadi dikarenakan adanya pertumbuhan beban tiap tahunnya dan juga pengalihan beban dari feeder-feeder lama. Kata kunci : Gardu Induk Balapulang, energi listrik, DKL 3.2, ETAP 7.0.0     Abstract Substation as a component of power system plays an important role in the continuity of the supply of electricity to consumers continues to increase each year. If the electrical load is borne by the substation is greater than the capacity of the substation, the substation will experience overload resulting in interrupted power supply to consumers. This condition must be anticipated as early as possible by PT. PLN (Persero) Java Distribution DIY UPJ Balapulang as the provider of electric energy. In this thesis, the author analyzes the existence Balapulang Substation 20 KV distribution with parameters in UPJ balapulang losses and drop voltage using ETAP software 7.0.0. Feeder old in UPJ Balapulang gradually taken part load by GI Balapulang. Effect of the GI balapulang make long feeder reduced workload with the value of losses and drop voltage criteria. From the results of simulation using ETAP software 7.0.0 it was found that the value of the voltage drop and feeder-feeder losses Balapulang GI tends to increase every year. The increase occurred due to load growth each year and also transfer the load from the old feeder.   Keywords: Balapulang substation, electrical energy, DKL3.2, ETAP7.0.0
PERBAIKAN JATUH TEGANGAN DENGAN REPOSISI TRAFO UNTUK SAMBUNGAN RUMAH PELANGGAN Winardi, Bambang
Transmisi Vol 20, No 4 Oktober (2018): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.057 KB) | DOI: 10.14710/transmisi.20.4.152-157

Abstract

Sambungan rumah adalah titik akhir dari pelayanan listrik kepada konsumen, sehingga potret pelayanan dapat dilihat dari mutu tegangan dan tingkat keandalan dari sisi sambungan rumah. Dalam hal ini penulis menemukan sebuah kasus nyata sampel di lapangan mengenai sambungan rumah yang tidak sesuai standar yang layak untuk dibahas dan direncanakan solusi perbaikan jaringannya. Jumlah tarikan sambungan rumah yang tidak standar ini menyebabkan tegangan rumah mengalami jatuh tegangan. Hasil pengukuran pada waktu beban puncak adalah 175 V, persentasenya adalah 20,5%. Padahal tegangan jatuh yang diijinkan adalah maksimal 198 V, persentasenya adalah 10%. Dengan melihat keadaan yang terjadi di lapangan, maka direncanakan solusi untuk perbaikan jaringan.Pada pengukuran jatuh tegangan secara langsung berupa 175 V, sedangkan jatuh tegangan dengan menggunakan software ETAP 12.6.0 berupa 168 V. Sedangkan pada rencana perbaikan jaringan, perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan software ETAP 12.6.0 diperoleh persentase jatuh tegangan hanya berkisar antara 1,81% - 3,63%.  Pada software ETAP 12.6.0 menunjukkan bahwa rencana perbaikan yang dilakukan sudah memenuhi standar. Hal ini terlihat dari kisaran persetase jatuh tegangan dari 9,09% 22.72% bisa menjadi 1,81% - 3,63%.
EVALUASI PENEMPATAN TRANSFORMATOR-DISTRIBUSI BERDASARKAN KESEIMBANGAN BEBAN Winardi, Bambang
Transmisi VOL 10, NO 4 (2008): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2728.458 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.10.4.153-156

Abstract

Therea re two main distributions ystemsth e primary and secondaryd istribution netwo*s. The primaryo r midle volage nenvorks2 0 kV compriseth e networks& om main stationso f transformatortso distributions tationss ides, the secondaryo r lower voltage networks2 2013 80 V containsth e power line networksf rom distibution stationsu ntil the customerosr loadsi nstalation.Thdei stributionn etworksis the closeset lectricapl owers ystem to thec ustomerosr loadss ided iferenwt ith thet ransmissionne tworks. ln Indonesiath e electricanl etworksc onditionh ave5 o/od ropv oltage( VD) influenceb y many facton one of them is unoptimizedtr ansformatopr lacementto the load side. The far the distanceth e more voltaged rop will be and the maximumo f l0o/oo f drop voltages hould anticipateth e 22,7o/of electricall oad increasingA. ccordingt o that condition,t he needo f evaluationa ndr eplanningd ependo n somea llowedc riteriasis imporantf or thec ontinuitya nd efficienot f thee lectricaplu blics ervice.   Keywords:d istributions ysteml,o adb alancinglo, ssesf,iz nsformatoprl acement.
AUDIT ENERGI LISTRIK PADA GEDUNG KAMPUS UNDIP PLEBURAN SEMARANG Salpanio, Ricky; Warsito, Agung; Winardi, Bambang
Transmisi Vol 9, No 2 (2007): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.289 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.9.2.181-190

Abstract

Konsumsi energi listrik di kampus UNDIP Pleburan mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga perlu dilakukan perhitungan konsumsi energi listrik ulang guna mengetahui apakah konsumsi energi listriknya masih hemat dan efisien atau tidak. Setelah dilakukan perhitungan konsumsi energi listrik, kemudian mencari alternatif peluang untuk penghematannya. Untuk maksud inilah perlu dilaksanakan kegiatan audit energi listrik di kampus UNDIP Pleburan. Audit energi listrik diawali dengan pengumpulan data historis gedung kampus UNDIP Pleburan. Kemudian menghitung Intensitas Konsumsi Energi (IKE) listrik dari setiap pelanggan yang ada di kampus UNDIP Pleburan. Dari hasil perhitungan IKE tersebut akan diketahui tingkat efisiensi konsumsi energi listrik pada gedung kampus UNDIP Pleburan. Peningkatan efisiensi konsumsi energi listrik di kampus UNDIP Pleburan dapat dilakukan dengan penghentian penggunaan beberapa pelanggan listrik, dimana pelanggan listrik tersebut penggunaannya sudah tidak efisien. Peningkatan efisiensi konsumsi energi listrik di kampus UNDIP Pleburan juga dapat dilakukan dengan penurunan kapasitas pelanggan listrik yang ada di kampus UNDIP Pleburan. Keywords: Audit energi listrik, Intensitas Konsumsi Energi (IKE) listrik, efisiensi, kampus UNDIP Pleburan.
RESETTING KOORDINASI OCR GFR PADA PENYULANG PWI 09 AKIBAT PEMBANGUNAN PENYULANG BARU PWI 11 winardi, Bambang; Denis, Denis; P, Nanang Bagus
Transmisi Vol 19, No 2 April (2017): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.05 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.19.2.95-99

Abstract

Recloser adalah rangkaian listrik yang terdiri dari pemutus tenaga yang dilengkapi kotak kontrol elektonik (Electronic Control Box).   Recloser   bekerja   dengan   menutup balik dan membuka secara otomatis yang dapat diatur selang waktunya. Recloser dilengkapi dengan Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR). Over   Current   Relay   (OCR)   adalah suatu relai yang bekerjanya berdasarkan adanya kenaikan arus yang melebihi suatu nilai pengaman tertentu dalam jangka waktu tertentu, sehingga relai ini dapat dipakai sebagai pola pengaman arus lebih. Ground Fault Relay (GFR) adalah suatu relai yang bekerja berdasarkan adanya hubung singkat fasa ke tanah. Konfigurasi jaringan PWI 09 berubah akibat  pembangunan  Penyulang  baru  PWI 11. Konfigurasi jaringan yang berubah impedansi jaringan juga akan berubah. Hal ini berpengaruh pada selektivitas peralatan proteksi. Sehingga peralatan proteksi perlu dilakukan koordinasi ulang atau resetting.
ANALISA PENGARUH KONTAMINAN PANTAI TERHADAP UNJUK KERJA SAMPEL ISOLATOR BAHAN KERAMIK SEBELUM DAN SESUDAH DILAPISI MINYAK SILIKON Ashari, Anhar; Syakur, Abdul; Winardi, Bambang
Transmisi Vol 14, No 4 (2012): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.801 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.14.4.134-140

Abstract

Abstrak Sampai dengan saat ini, isolator yang paling banyak digunakan adalah dengan menggunakan bahan keramik. Kelemahan bahan isolator keramik ini, terutama pada bagian permukaannya yang bersifat mudah dibasahi oleh air. Kondisi ini sangat mendukung untuk terbentuknya kristal konduktif pada pemukaan bahan isolator bahan keramik, terutama disebabkan oleh kontaminan garam yang dibawa angin pada saat terjadi penguapan saat siang hari. Jika kontaminan ini dibiarkan terus, maka jalur konduktif ini akan menyebabkan arus bocor. Oleh karena itu diperlukan suatu tindakan, agar permukaan bahan isolator keramik ini bisa lebih bersifat menolak air (hidropobik). Dengan demikian permukaan tidak mudah terbasahi oleh air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kontaminan pantai terhadap sampel isolator keramik dan pengaruh minyak silikon sebelum dan sesudah dilapiskan pada sampel isolator . Sistem pengukuran dan pengujian mengacu pada standar IEC 587 untuk mengetahui karakteristik isolator sebelum dan sesudah diberi lapisan minyak silikon, Karakteristik tersebut meliputi waktu flashover pertama, sudut kontak dan arus bocor. Hasil dari Pengujian menunjukkan bahwa Minyak Silikon terbukti dapat meningkatkan sudut kontak dari sampel uji. Sampel uji sebelum dilapisi minyak silikon mempunyai sudut kontak rata-rata sebesar 43,74o sedangkan sampel yang sudah dilpaisi minyak silikon mempunyai sudut kontak rata-rata sebesar 84,05o. Waktu terjadinya flashover pertama kali pada sampel sebelum diberi minyak silikon dengan dialiri polutan pantai cenderung singkat dengan waktu terlama adalah 351 detik. Sedangkan Untuk waktu terjadinya flashover setelah dilapisi minyak silikon dengan dialiri polutan pantai dengan waktu terlama adalah 11645 detik. Kata kunci :Minyak Silikon, Sudut Kontak, Sampel Isolator Keramik, IEC 587
PERAMALAN BEBAN PUNCAK HARIAN PADA SISTEM PT.PLN APB JAWA TENGAH DAN DIY MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SARAF TIRUAN – ALGORITMA GENETIKA Pradipika, Charisma Lingga; Handoko, Susatyo; Winardi, Bambang
Transmisi Vol 19, No 1 Januari (2017): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.764 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.19.1.28-34

Abstract

Salah satu hal yang penting  pada  aktivitas operasi sistem tenaga listrik adalah perencanaan operasi.  Perencanaan operasi yang baik  dapat memberikan transaksi energi listrik yang optimal. Salah satu langkah perencanaan operasi adalah peramalan beban listrik.  Jaringan saraf tiruan adalah salah satu metode peramalan beban. Jaringan saraf tiruan memiliki kemampuan generalisasi terhadap pola saat pembelajaran dan memberikan respon  yang bisa diterima terhadap pola yang serupa. Algoritma genetika adalah  teknik optimasi yang didasarkan pada evolusi biologis. Pada penelitian ini  dirancang  sebuah peramalan beban jangka pendek menggunakan metode jaringan saraf tiruan – algoritma genetika. Algoritma genetika digunakan untuk  menentukan jumlah neuron pada lapisan tersembuyi jaringan saraf tiruan. Variabel yang digunakan peramalan beban ini adalah beban puncak listrik harian.  Hasil peramalan dari metode tersebut akan dibandingkan dengan  beban aktual. Persentase kesalahan absolut  rerata terbaik peramalan  jaringan saraf tiruan dengan metode trial & error sebesar 1,517 %. Persentase  kesalahan absolut  rerata peramalan metode  jaringan saraf tiruan – algoritma genetika terbaik sebesar 1,412 %. sedangkan hasil  dari peramalan  PT PLN adalah  1,917 %.
ANALISA PERBAIKAN SUSUT TEKNIS DAN SUSUT TEGANGAN PADA PENYULANG KLS 06 DI GI KALISARI DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP 7.5.0 Winardi, Bambang; Warsito, Agung; Kartika, Meigy Restanaswari
Transmisi Vol 17, No 3 Juli (2015): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.011 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.17.3.135-140

Abstract

Abstrak   Susut daya listrik merupakan persoalan klasik yang dihadapi oleh PLN dan belum dapat sepenuhnya terpecahkan. Permasalahan yang ada di lapangan saat ini adalah tingginya angka susut energi listrik dan susut tegangan yang melebihi standar yang telah ditetapkan. Hal ini merugikan baik dari konsumen listrik itu sendiri maupun dari peruhasahaan dalam hal ini adalah PLN. Untuk mengurangi besarnya susut energi listrik dapat dilakukan secara teknis maupun non teknis. Akan tetapi perbaikan susut secara non teknis sulit dilakukan karena berhubungan dengan manusia dan orang banyak. Sehingga yang dilakukan adalah penekanan susut teknis dan susut tegangan pada jaringan sehingga dapat memperkecil besarnya susut energi listrik. Salah satu cara teknis untuk menguranginya adalah dengan penarikan jaring baru atau pengembangan jaringan. Data exsisting dan penarikan jaring baru disimulasikan menggunakan software ETAP 4.0.0 yang nantinya dapat digunakan dalam menentukan besarnya susut daya dan susut tegangan. Simulasi penekanan susut daya dan susut tegangan menggunakan software ETAP 4.0.0 mempelihatkan perubahan besarnya susut daya dan susut tegangan.   Kata kunci : penekanan susut, software etap 7.5.0, susut teknis, drop tegangan, pengembangan jaringan.   Abstract   Losses of electrical power is a classical problem that is faced by PLN and cannot be completely solved. Nowadays, the problems that exist are the high number of losses and drop voltage that exceeds the established standard. Both the consumers itself or the company of electricity were disadvantage by these problems. To decrease the amount of losses and drop voltage, it can be done by either technical or non-technical way. However, an improvement of losses by non-technical way is difficult to be done because it deals with people and crowds. Then it can be done by the emphasis of technical losses and drop voltage, so that can decrease the amount of electrical power losses. One of technical way to decrease the amount of losses is new distribution feeder development. Existing and new feeder development file were simulated using Etap 4.0.0 software that can be used to determine the amount of technical losses and drop voltage. Emphasis simulation of technical losses and drop voltage using Etap 4.0.0 software shows amount of technical and drop voltage that changed.   Keywords: emphasis losses, software etap 4.0.0, technical losses, voltage drop, feeder development.
Estimated Energy Consumption Of Electricity At APJ Cilacap In 2011-2016 Using Leap Software Pradana, AP Hendra; Windarto, Joko; Winardi, Bambang
Transmisi Vol 14, No 2 (2012): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.162 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.14.2.61-67

Abstract

Electrical system in the Central Java Province is managed by PT PLN (Persero). The Electrical energy distribution is carried by the APJ (Service Area Network). One of APJ operating in the Central Java Province is APJ Cilacap, APJ Cilacap which is responsible to fulfill the electricity needs in the District of Cilacap and Kebumen. It makes APJ Cilacap as manager of the utility company should be able to provide the energy needs of electricity in both area. In addition of electrical energy demand’s problem, the problems belong to SAIDI, SAIFI and line losses also becomes a problem of electrical energy distribution. Therefore, it needs to have the electrical energy planning so that energy needs, SAIDI, SAIFI and line losses can be known for the following years. In Preparation of Planning estimates that the software used are LEAP (Long Range Energy Planning System) version 2008.0.0.96. In Planning Making using two scenarios namely BAU (Base As Usual) is the result of scenario planning is still the same trend with the growth of base year or there is no policy affected and RPTL PLN which is based on RUPTL PLN (General Planning of Electricity Supply) in period 2012-2016. From the results of planning using LEAP, projected electricity supply, BAU scenario growth in electrical energy consumption, has the average value of customers equal to the Household sector in UPJ Cilacap, Majenang, Sidareja, and Kroya that is 0.41% per year, while the commercial sector, Industrial, and General are 5.39%, 2.33%, 4.60% per year, while UPJ Kebumen and Kroya for each sector 0, 51%, 4.27%, 7.40%, 4.48% per year. While the projections for electricity supply, outage rate index (SAIDI SAIFI), and losses, RPTL PLN scenario of electricity energy consumption growth follows a policy document RUPTL PLN year 2009-2019. Policy scenarios in RPTL PLN where the electrical energy consumption projections estimates the population growth of 0.3% per year, PDRB growth of 4.5% -5.83% per year, Electrification Ratio in 2019 is targeted at 97.5%, and 4.99% growth in connected power per year. For Policy in making electric energy losses in 2019 is targeted at 5.65%. While in making target of outage Index (SAIDI SAIFI) predicted value of SAIDI in the year 2019 at 77,44 minute/consument/years and the value of SAIFI in 2019 by 4,4 times /consument/years. Keyword : Electricity, SAIDI SAIFI, Energy losses, Planning, LEAP
PERENCANAAN PENATAAN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM (LPJU) SEBAGAI UPAYA EFISIENSI TAGIHAN REKENING LISTRIK KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG UPJ SALATIGA Winardi, Bambang; Nugroho, Agung
Transmisi Vol 9, No 2 (2007): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2145.054 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.9.2.138-144

Abstract

Dengan adanya perkembangan pembanguan jalan raya yang terjadi di kota besar maka akan berdampak pada peningkatan kepadatan jalan raya. Suatu perlengakapan jalan raya sebaga penunjuang keamanan penerangan di jalan raya adalah lampu penerangan jalan umun (LPJU). Kondisi penerangan jalan umum ini sebagian belum sesuai standard an belum menggunakan alat pencatat pembatas listrik.   Lampu-lampu yang dipakai masih banyak yang menggunakan lampu dengan daya watt tinggi tetapi lumen rendah, dan juga semakin banyak lampu penerangan jalan liar yang dipasang sendiri oleh masyarakat sehingga memberatkan pemerintah daerah atau kota. Dalam menentukan kebutuhan penerangan jalan perlu diperhatikan.
Co-Authors Abdul Syakur Adevia Arva Puspa, Adevia Arva Adhi Warsito Aditya Teguh Prabowo Agung Nugroho Agung Warsito Andang Purnomo Putro, Andang Purnomo Anhar Ashari AP Hendra Pradana Arga Mahardika Arsanto, Fariz Hasbi Assyidiq, Muhammad Alfin Bayu Primastha, Bayu Bekti, Rizky Catur Cahya, Galuh Indra Cahyo Wicaksono Catur Widiatmoko D, Abraham Bayu Danang Widyanarko, Danang Demas Dwiyan Wahyanto, Demas Dwiyan Denis Denis Dinda Hapsari Kusumastuti, Dinda Hapsari Erlin Dolphina Erwin Adriono Faisal Oktavian Suryaadmaja, Faisal Oktavian Fajar Sihombing, Fajar Gumelar, Yulianto Agung Guspan Hidi Susilo Hafiizh, Naufal Hermawan Hermawan Heru Winarno Hidayat, Fian Ikha Nurjanah, Ikha Imam Santoso Iwan Setiawan Jayabadi, Dennis Satria Wahyu johar pradityo, johar Joko Windarto Juli Setiawan, Juli Juningtyastuti Juningtyastuti Karnoto Karnoto Kurnanda Rizky Aditama, Kurnanda Rizky Kurniawan Fitrianto Laksono, Tegar Ubo M. Yudi Nugroho Makarim, Alam Afif Marlia Susanti, Marlia Masaji, Masaji Mashduuqi, Ali Meigy Restanaswari Kartika, Meigy Restanaswari Milzam Andali Lababan, Milzam Andali Mochammad Facta Mohammad Magna Mensani Muhamad, Agung Tryono Muhammad Alvin Ridho, Muhammad Alvin Muhammad Fayyadl Muhammad Hasnan Albab, Muhammad Hasnan Muhammad Rizal Arfianto Muhammad Rizki Kurniawan, Muhammad Rizki Muhammad Yahya Mustafa, Fandy Oding Oding P, Nanang Bagus Pradipika, Charisma Lingga Prasetyo Kristiono Nugroho Prawira, Andre Barry Prayogo, Wisnu Purwanto, Aji Putra, Adhitya Indrajaya Reifeldi, Haikal Alfaro Ricky Salpanio Rizky Pranata Budiono, Rizky Pranata Saputro, Jonatan Martino Windi Sigit Wisnu Habsoro Sinaga, Frans May Daniel Siwi, Yordan Raka Suroso, Segal Mancini Susatyo Handoko Tedjo Sukmadi Tejo Sukmadi Thariq Fathony Aziz, Thariq Fathony Tri Ujianto, Tri Trias Andromeda Wicaksena, Abimanyu Guntur Wijaya, Rifqi Wijaya, Yogi Anastra Danu Wisna Dwi Ariani Wisnu Aji Nugrahadi, Wisnu Aji Wista Sinuraya, Enda Yulianto, Agam