Dudy Wiyancoko
Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung Jl. Ganesha no.10 Bandung 40132, Indonesia

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

PRODUK PENDUKUNG KAWASAN KHUSUS MEROKOK DENGAN SISTEM PENCAHAYAAN Santoso, Aulia Amanda; Wiyancoko, Dudy
Product Design Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

AbstrakPertanyaan akan hak spasial di dalam ruang publik muncul ketika tidak ada batasan-batasan spasial yang jelas tentang aktivitas merokok. PeraturanPemerintah dan keberadaan smoking room yang telah ada, nyatanya tidak mampu memfasilitasi perokok dengan baik sehingga eksternalitas negatifpada non-perokok masih terjadi. Smoking room kerap kurang diminati karena sesak, dan terkesan diskriminatif pada perokok.Penelitian ini bermaksud untuk mendesain produk yang diharapkan bisa menjadi simbol batas-batas kegiatan merokok dalam ruang publik nantinya.Sistem pencahayaan muncul sebagai salah satu solusi untuk mengundang perokok untuk memakai produk ini dan membuat efek interaktif bagi simboleksternalitas negatif; asap rokok.Kata Kunci : non-perokok, pencahayaan, perokok, ruang publikAbstractQuestions of spatial rights in public space arise when there is no clear boundaries between smoking and non smoking activities. Existing governmentpolicies and smoking rooms are considered weak on facilitating smokers that negative externality on non-smokers still occurs. Smoking rooms arenot preferred due to the weak air circulation and has discriminative image for smokers.This research aims to design a product that expected to be a new spatial symbol of smoking activities in public spaces on the future.Lighting system appears as an answer to provoke smokers using the product and makes interactive effect on the negative externality symbol;tobacco smokes.
DESAIN TEMPAT TIDUR MULTIFUNGSI PADA APARTEMEN TIPE STUDIO Priyatna, Denny Rasyid; Wiyancoko, Dudy
Product Design Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Pertumbuhan apartemen di Indonesia terus berkembang dengan pesat. Permasalahan akan keterbatasan lahan menyebabkan permintaan apartemen terus meningkat. Selain itu apartemen masa kini juga menawarkan fasilitas-fasilitas pendukung yang tidak tersedia di rumah pada umumnya. Walaupun beberapa fasilitas telah tersedia, ruang apartemen yang sempit khususnya pada tipe studio menyebabkan aktivitas yang dapat dilakukan di apartemen masih sangat terbatas.Dari permasalahan tersebut, dibutuhkan produk yang dapat membantu pengguna melaksanakan berbagai aktivitas di area yang sama. Solusi produk yang dibutuhkan merupakan furnitur yang dapat digunakan untuk menjalankan aktivitas produktif maupun reaktif yaitu tempat tidur dan tempat bekerja. Dengan adanya produk yang memiliki fungsi-fungsi tersebut, diharapkan pengguna dapat melaksanakan aktivitas bekerja maupun beristirahat secara efektif.
PEMANFAATAN MATERIAL RUMPUT MALELA UNTUK PENGEMBANGAN PRODUK PENYEKAT RUANG Andani, Dhientia; Wiyancoko, Dudy
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Rumput malela memiliki karakteristik yang potensial untuk dimanfaatkan sebagai produk fungsional.Diantaranya memiliki karakteristik batang yang kaku dan lurus, panjang, serta memiliki ciri khasvisual. Akan tetapi, upaya pemanfaatannya sebagai masih sanagt minim bila dibandingkan denganpotensi ketersediaannya. Pemanfaatannya hingga saat ini masih sebatas pada pakan ternak. Disampingitu, gaya hidup masa kini yang mulai peduli terhadap lingkungan mendukung pengembangan produkberbahan dasar material alam.pada penelitian ini, dilakukan Eksperimen dan ekplorasi material untuk mendapatkan alternatif teknikpengolahan yang sesuai dengan karakter rumput malela serta pengembangan desain dari hasil analisiseksperimen yang didapatkan untuk meningkatkna nilai material ini. Produk akhir yang dihasilkan padadari penelitian ini berupa partisi atau penyekat ruang dalam bentuk panel geser dan tirai yangditawarkan dalam fungsi umum dengan alternatif tingkat transparansi. Dari penelitian ini diharapkanmampu meningkatkan nilai fungsi, estetis dan ekonomi dari rumput malela.
PENGEMBANGAN MOBILE FURNITURE UNTUK BUSINESS TRAVELLER Putra, Mifta Farid Sah; Wiyancoko, Dudy
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Furniture adalah benda fungsional yang sudah menjadi bagian hidup manusia setiap harinya. Perkembangan furniture mulai dari yang masif hingga yang ringan serta mobile yang dapat dibawa kemana-mana menjadi sebuah solusi tersendiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setiap manusia baik yang hidup di kota, di desa, dengan penghasilan rendah maupun tinggi semua dapat menikmati fungsi dari furniture tersebut. Business Traveller merupakan kegiatan yang membutuhkan mobilitas tinggi dimana duduk, tidur, dan bekerja dapat dilakukan pada saat berada dalam perjalanan. Untuk itu penelitian ini lebih menekankan pada pengembangan furniture mobile untuk menunjang kegiatan business traveller.
SHELTER PEREDAM SUARA UNTUK PENGGUNAAN PADA AREA TAMAN KOTA Nuradiati, Nina; Wiyancoko, Dudy
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Polusi suara adalah salah satu dari banyak permasalahan yang terdapat di taman kota yang berdampak padakenyamanan pengunjung taman. Polusi suara juga berdampak pada kesehatan pengunjung taman, terutama kesehatanindera pendengaran. Selain itu, polusi suara merubah soundscape dari taman kota tersebut yang mengakibatkanperubahan suasana taman yang tidak sesuai. Berdasarkan dari permasalahan tersebut, dibutuhkan sarana peredamansuara yang dapat disesuaikan dengan tingkat kebisingan taman tersebut. Peredam suara tersebut tidak hanya harusdapat menurunkan kebisingan tetapi juga membantu taman untuk dapat berfungsi sesuai dengan fungsinya denganmempertahankan soundscape idealnya.
Kajian terhadap Sarana Duduk Publik Kampus dengan Pendekatan Perilaku dan Aktivitas Warga Kampus (Studi Kasus pada Kampus Institut Teknologi Bandung Ganesha) Puspita, Arianti Ayu; Wiyancoko, Dudy; Saphiranti, Dona
Journal of Visual Art and Design Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : ITB Journal Publisher, LPPM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.913 KB) | DOI: 10.5614/itbj.vad.2013.5.1.1

Abstract

This research is motivated by a number of outdoor public furniture, which is not functional, not in place and even unused. The expected result is the discovery of a tendency of design criteria to sit to meet the needs of students. “Sunken Court” was the first major project from seven planning areas  and  a case method in this paper. Three theories of human behavior from Elizabeth D. Hutchison, Christopher Alexander and Edward T. Hall are used as an approximation method to observe students activities at seven case areas in Institut Teknologi Bandung. Those theories are used in observation step according to environmental dimensions, time dimensions and personal dimensions, and the results are 15 design principles references about seating facilities from human behavior aspects and produce the tendency of seating facilities design. The outputs of observation from seven case areas are arranged in appendix so it can be used for the next research.  
DESAIN SISTEM DAN SARANA PEMANDU WISATA UNTUK KOTA BANDUNG Soedarsono, Izzan Bacharrudin; Wiyancoko, Dudy
Product Design Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Sektor pariwisata Kota Bandung menjadi faktor ekonomi yang penting, karena banyak masyarakatyang memanfaat sektor ini sebagai mata pencaharian. Namun yang perlu disayangkan adalahpeningkatan fasilitas informasi mengenai kota Bandung masih belum setara dengan peningkatanfaktor wisata di Bandung. Beberapa pendatang Bandung masih sulit untuk mendapatkan informasimengenai sisi kota Bandung. Kajian user experience digunakan untuk mengetahui bagaimanatingkat kemudahan dan kepuasan wisatawan mengakses informasi tersebut, dengan menciptakansuatu pengalaman wisata yang lebih. Diharapkan dengan membuat suatu rancangan Desainmengenai sistem dan sarana sebagai pemandu wisata untuk kota Bandung, wisatawan akan dapatmengenal kota Bandung lebih dalam dan spesifik, dengan cara memberikan informasi bersifat localwisdom, yang berarti informasi berasal dari warga Bandung sendiri.
Relasi Desain dan Tata Letak Sarana Duduk Terhadap Kenyamanan Pengunjung Kafe Izzati, Alifia Wida; Maharani, Yuni; Wiyancoko, Dudy
Jurnal Desain Interior Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.154 KB) | DOI: 10.12962/j12345678.v2i1.2379

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin beragamnya aktivitas yang dapat dilakukan saat berada di kafe. Keberagaman aktivitas inilah yang kemudian menimbulkan kecenderungan pengunjung dalam memilih desain dan tata letak sarana duduk yang nyaman guna mendukung aktivitas selama berada didalam kafe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kenyamanan duduk pengunjung di kafe. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu dengan melakukan observasi dan pengamatan secara langsung dan mendalam terhadap kafe yang dijadikan studi kasus pada penelitian ini. Data yang didapatkan kemudian di olah dan dianalisis. Hasil analisis kemudian dilakukan uji validasi akhir pada penelitian untuk memastikan kecocokan hasil observasi dan pengamatan dengan uji validasi yang telah dilakukan. Hasil temuan penelitian berupa rekomendasi desain dan tata letak sarana duduk yang baik bagi pengunjung kafe.Kata kunci: desain; tata letak; sarana duduk; kenyamanan ABSTRACT This research is motivated by the variety of activities that can be performed while in a cafe. The variety of these activities can affect the consumer’s choice about comfortable seat design and layout to support them when doing activities inside the cafe. This research is intended to identify the factors that can affect the consumer’s comfort level when sitting inside the cafe. This research uses descriptive qualitative method, bydoing observations directly and thoroughly towards the case studies of this research. The data obtained is then analyzed to get the best research results in the form of seat design and layout recommendations for the consumer’s comfort. The results show that there is some tendency in consumer choosing means of sitting in accordance with the activities carried out. At the end of the research validation test will be carried out to once again to the respondent to ensure that the observations made are in accordance to the statement and produces the best recommendations for consumer’s comfort.Keywords: design; layout; seating facilities; comfortibility
Desain Kemasan Buah Pasca Panen Dengan Fungsi Higroskopis Melalui Pemanfaatan Komposit Limbah Kayu Wiyancoko, Dudy; Djati, Imam Damar; Riyadi, Slamet; Jelantik, Bismo
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 33, No 1 (2018): Februari
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v33i1.317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hasil pemanfaatan material ramah lingkungan untuk pengembangan desain kema­san buah, khususnya kemasan dari tahap pasca-panen hingga pasar pengecer. Studi kasusnya adalah kemasan buah mangga gedong gincu di beberapa wilayah di Jawa Barat. Sedangkan material ramah lingkungan yang dimanfaat­kan adalah tatal kayu yang mudah didapat sebagai limbah proses pengerjaan produk perkayuan. Hasil dari eksperi­mentasi penelitian ini adalah: (1) Tatal kayu memiliki fungsi higroskopis, yakni kemampuan untuk menyerap mole­kul air dan mampu menjadi material kemasan yang menahan buah agar tidak cepat busuk; (2) Desain kemasan buah yang dihasilkan dari bahan tatal kayu dapat dikembangkan sebagai wadah buah higroskopis dan kemasan buah secara moduler sehingga mudah untuk dibuat, dibawa, ditumpuk, dan digunakan oleh konsumen dengan tampilan yang dibuat menarik.This research aims to explain the potential and application of biodegradable material in fruit packaging design, specifically those prepared for post-harvest stage to the retail market. As a case study is packaging of mango ‘gedong gincu’ which is an excellent product of fruit farming in some regencies in West Java. Biodegradable material in this research is the use of wood shavings as a waste material obtained from woodworking process. The results of experimentation from this research are: (1) Wood shavings have hygroscopic function, that is having ability to absorb water molecules so the packaged fruit is not easy to rot; (2) The design of fruit packaging made from wood shavings can be developed as a hygroscopic fruit container and a modular packaging that is easy to make, deliver, stack, and used by the consumer with a good appearance.