Articles

Pengaruh Latihan Model Shadow Untuk Meningkatkan Kemampuan Shooting Armanjaya, Satria; Tarigan, Herman; Wiyono, Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is the ability to shoot the ball in a football game in SSB Single Chess less maximum. This study aims to determine the effect difference by providing a treatment that is shadow dribble shooting model and dribble shooting practice. The type of research used is a quasi experiment with a sample of 20 people. Technique of collecting data using instrument skill shooting ball. Data analysis using t-test data analysis technique. The results showed that shadow shooting dribble model practice gave significant effect with t-count value 4.2> t-table 2,101 and shadow dribble shooting model with t-hit value 4,7> t-table 2,101. The results of this study indicate that the shadow dribble shooting model exercises provide a better effect to improve the shooting ability of the ball than the shadow shooting dribble model practice in football games in SSB Catur Tunggal Bandar Lampung.Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan shooting bola dalam permainan sepakbola di SSB Catur Tunggal kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh dengan memberikan suatu perlakuan yaitu latihan model shadow shooting dribble dan latihan dribble shooting. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan sampel sebanyak 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen keterampilan shooting bola. Analisis data menggunakan teknik analisis data uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan model shadow shooting dribble memberikan pengaruh yang signifikan dengan nilai t-hitung 4,2 > t-tabel 2,101 dan latihan model shadow dribble shooting dengan nilai t-hitung 4,7 > t-tabel 2,101. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latihan model shadow dribble shooting memberikan pengaruh yang lebih baik untuk meningkatkan kemampuan shooting  bola dibandingkan latihan model shadow shooting dribble dalam permainan sepakbola di SSB Catur Tunggal Bandar Lampung.Kata kunci : model shadow, shooting sepakbola
ANALISIS ANTESEDEN ORIENTASI PASAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMBELAJARAN ORGANISASI UMKM DI EKS KARESIDENAN SURAKARTA Wiyono, Wiyono; Karsono, Karsono; Dewi, Amina Sukma
Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran Vol 1, No 2 (2012): Edisi 2
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP Univesitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 The weakness of leaders in Small and Medium Business (UKM) in Indonesia dealing with market oriented are the low motivation of entrepreneurs, the low of leader commitment to apply market orientedmethod in his organization, and lack of training for themselves (Suliyanto, 2011). This research aimed to develop the culture of market oriented throughout the learning of organization that be done by examining the effect of customers and competitorsoriented to the learning of organization.  Respondents of this research are 300 owners or managers of UKM in the Greater of Surakarta. The technique of sampling in this research is purposive sample who has two criteria; an Indonesian and at least has two employees. The technique of analysis was done by Structural Equation Model (SEM). The result of this research shows antecedent variable; entrepreneurs? orientation, under-pressured of managers, training programs, and reward system has effect to customer orientation in Small and Medium Business (UKM).  Key words: customers oriented, competitors oriented, learning organizations
Aplikasi Jaringan Syaraf Tiruan untuk Mendeteksi White Spot Harto, Dedy; Sarosa, M.; Wiyono, Wiyono; Suprapto, Suprapto
Jurnal EECCIS Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.446 KB)

Abstract

Deteksi white spot (bintik putih) mempunyai peran yang penting untuk mengetahui adanya penyakit white spot pada udang. Deteksi penyakit white spot selama ini dilakukan di laboratorium menggunakan alat PCR (Polymer Chain Reaction) dengan cepat tetapi memerlukan biaya yang mahal sedangkan menggunakan cara hispatologi memerlukan waktu yang lama.Dalam penelitian ini dilakukan pengembangan perangkat lunak untuk mendeteksi white spot pada udang dengan menggunakan teknologi pengolahan citra digital dan jaringan syaraf tiruan (JST). Citra digital yang dianalisis adalah citra udang sehat dan udang sakit white spot. Proses pengolahan citra digital dimulai dari proses cropping, grayscale, histogram yang mengahasilkan nilai-nilai piksel grayscale yang digunakan sebagai masukan pada JST.Arsitektur terbaik pada saat dilakukan pelatihan adalah pada saat laju pembelajaran 0.1, jumlah neuron pada lapis tersembunyi1sebanyak 20 buah dan lapis tersembunyi2 sebanyak 20 buah dengan jumlah iterasi sebesar 51267 kali dan target error 0.001 menghasilkan tingkat akurasi untuk data pelatihan sebesar 100% dan untuk data pengujian sebesar 93.33%.Kata kunci : jaringan syaraf tiruan, pengolahan citra, penyakit udang, white spot
PENGARUH INTERVAL TRAINING TERHADAP KEBUGARAN JASMANI DAN VO2 MAX Syaifudin, Arbi Wahyu; Jubaedi, Ade; Wiyono, Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of interval training on physical fitness and VO2 max. The research method is using the experimental method. The population of this study were all boy students of class IX SMP Negeri 3 Negeri Katon total of 32 students, and used as a sample are 32 students. Data collecting techniques are using TKJI test aged 13-15 and bleep test. Data were analyzed using paired samples t-test. The results of data analysis showed that interval training showed significant improvement of physical fitness 15,270> 2,039. Iterval training showed significantly increase VO2 max 5590> 2039. In conclusion, interval training can have a significant effect in improving physical fitness and VO2 max.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interval training terhadap kebugaran jasmani dan VO2 max. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki kelas IX SMP Negeri 3 Negeri Katon sebanyak 32 siswa, sampel yang digunakan sebanyak 32 siswa. Teknik pengambilan data menggunakan test TKJI usia 13-15 tahun dan bleep test. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil analisis data menunjukan bahwa interval training menunjukkan peningkatan kebugaran jasmani secara signifikan 15.270 > 2.039. Interval training menunjukkan peningkatan VO2 max secara signifikan 5.590 > 2.039. Kesimpulannya, interval training dapat memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kebugaran jasmani dan VO2 max.Kata kunci : interval training, kebugaran jasmani, vo2 max.
PENGARUH NAIK TURUN BANGKU DAN TANGGA TERHADAP KETERAMPILAN MELUNCUR RENANG GAYA BEBAS Gunawan, I Gede; Sitepu, Akor; Wiyono, Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 4 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research has purpose to know the effect of step up training and harvard step training to freestle swimming skill. The kinds of research is experiment comparative with 100 students population and 20 students as sample (20% of population). The instrument of this research is slide crawl test has purpose to measure slide speed crawl. Data collecting teachnique with normality test, homogenity test, t –test at 95% real degree. Based on the research, obtained knot like following have effect between step up training and harvard step training to slide speed crawl (tarithmetic 9,847 > ttable 2,262)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan naik turun bangku dan naik turun tangga terhadap keterampilan dalam renang gaya bebas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperiment komperatif dengan populasi dalam penelitian ini berjumlah 100 siswa, dan sampel sebanyak 20 orang siswa (20% dari populasi). Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes meluncur renang gaya bebas. Teknik analisis data menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji T dengan taraf signifikansi 5 %. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan yaitu ada pengaruh antara latihan naik turun bangku dan naik turun tangga terhadap kecepatan meluncur dalam renang gaya bebas (thitung 9,847 > ttabel2,262).Kata kunci :   keterampilan renang gaya bebas, naik turun bangku, naik turun tangga
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERKELOMPOK DAN PERSEORANGAN TERHADAP GERAK DASAR TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT Meidiansyah, Sony; Adam, Usman; Wiyono, Wiyono
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research metodology is experimental. The population of this study is grade X YP UNILA high school students, the samples take, totaling 26 students with a random sampling technique. Techniques used on data collecting formating is the skill to performing a front kick and rated by 0-1. While the data analysis techniques using differences t-test and influence t-test.The results of the study showed the difference between the fro nt kick basic movement skills of Pencak silat betwen the students who are taught using a model of group learning model and with individual learning model. The average value of the final test basic motor skills on pencak silat front kick students who are taught by individual learning model avarage 83.16 is better than pencak silat basic front kick motion skills taught by using a group learning model which is avarage 72.63. Metodologi penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Dengan populasi adalah siswa kelas X SMA YP UNILA, dan diambil sampel berjumlah 26 siswa dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan format penilaian kemampuan tendangan depan yang diberi nilai dengan bobot 0-1. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji-t perbedaan dan uji-t pengaruh. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan antara keterampilan gerak dasar tendangan depan pencak silat antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berkelompok dengan model pembelajaran perseorangan. Rata-rata nilai tes akhir keterampilan gerak dasar tendangan depan pencak silat pada siswa yang diajar dengan model pembelajaran perseorangan 83,16 lebih baik dibandingkan dengan keterampilan Gerak dasar tendangan depan pencak silat yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berkelompok yaitu 72,63.  Kata kunci : berkelompok, model pembelajaran, pencak silat, perseorangan, tendangan depan
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN MENDORONG DAN MENARIK TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA BEBAS Chaidir, Epan; Jubaedi, Ade; Wiyono, Wiyono
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe and analyze the relationship between muscular strength and muscular arms pushing against the pull arm freestyle swimming speed on SMP WIYATAMA eighth grade students in the Academic Year 2013/2014. Methodology used in this study is the descriptive research method of data.With the research subjects were students of class VIII C totaling 27 female students. While the technique of data collection is done by observation scale assessment basic motion freestyle swimming speed. The results of the data analysis showed that the speed indicator can be seen from the data obtained as much as 15% of the 27 respondents said no quickly. While as many as 41% of respondents at fast speed indicator.This is because the respondents did not experience obstacles to the movement of the arm muscles as he pushed on freestyle swimming. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis hubungan kekuatan otot lengan mendorong dan otot lengan menarik terhadap kecepatan renang gaya bebas pada siswa kelas VIII SMP WIYATAMA Tahun Pelajaran 2013/2014. Metodologi yang digunakan didalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif data. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 27 siswi perempuan. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan skala observasi penilaian gerak dasar kecepatan renang gaya bebas. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dapat diketahui dari indikator kecepatan diperoleh data sebanyak 15 % dari 27 responden menyatakan tidak cepat. Sedangkan sebanyak 41 % responden pada indikator kecepatan cepat. Hal ini dikarenakan responden tidak mengalami kendala untuk melakukan gerakan otot lengan mendorong pada saat dia berenang gaya bebas. Kata kunci : kecepatan, kekuatan, menarik, mendorong, otot.
PENGARUH NAIK TURUN BANGKU DAN NAIK TURUN TANGGA TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI Anggraeni, Agatha Dian; Jubaedi, Ade; Wiyono, Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the ratio between the exercises up and down the bench and climbed down the stairs to the improvement of physical fitness class X in SMA Negeri 1 Seputih Agung . The population in this study were students of SMA Negeri 1 Seputih Agung with the sample used in this study were 36 students using test techniques. The method used in this study is the experimental method to the study design " the nonrandomized pre - test post-test design the same subject " . Sample of 36 students who were divided into 3 groups . Data collection techniques for the physical fitness test Physical Freshness use Indonesia . Analysis using Analysis of Variance (ANAVA). Results showed that the data analysis up and down the bench can significantly improve physical fitness (5,78> 3,23) as well as up and down the stairs showed significant improvement (8,67> 3,23).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara latihan naik turun bangku dan naik turun tangga terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa kelas X di SMA Negeri 1 Seputih Agung. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Seputih Agung dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 36 siswa menggunakan teknik tes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian “the nonrandomized pre-test post-test the same subject design”. Sampel sebanyak 36 siswa yang dibagi dalam 3 kelompok. Teknik pengambilan data untuk kebugaran jasmani ini menggunakan Test Kesegaran Jasmani Indonesia. Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians (ANAVA). Hasil analisis data menunjukan bahwa naik turun bangku dapat meningkatkan kebugaran jasmani secara signifikan (5,78> 3,23) begitu pula naik turun tangga menunjukan peningkatan secara signifikan (8,67> 3,23).Kata kunci : bangku, kebugaran, latihan, pengaruh, tangga 
PENGARUH LATIHAN SQUAT-JUMP DAN SKIPPING TERHADAP PENINGKATAN POWER TUNGKAI PADA TENDANGAN PENALTI Zulkarnain, Ferdi; Wiyono, Wiyono; Suranto, Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 1 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan, antara latihan squat jump dan latihan skipping terhadap peningkatan power tungkai pada tendangan pinalti dalam permainan sepakbola siswa putra SMP Negeri 1 Purbolinggo Lampung Timur.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian Pre test- Post test Group Design. Sampel sebanyak 94 siswa yang dibagi kedalam tiga kelompok yaitu, kelompok eksperimen latihan squat jumps, kelompok eksperiment latihan skipping dan kelompok kontrol. Frekuensi latihan 3 kali dalam seminggu, sebanyak 2-4 set dengan repetisi 8 kali tiap set dan waktu istirahat 2 menit tiap set. Program latihan diberikan selama 8 minggu. Teknik Analisis data yang digunakan adalah Analisis Varians dan dilanjutkan dengan uji beda.Hasil analisis data menunjukkan bahwa latihan squat jumps dapat meningkatkan power otot tungkai secara signifikan (thitung 10,85 > ttabel2,04) begitu pula latihan skipping menunjukkan peningkatan secara signifikan (thitung 10,98 > ttabel2,04). Sedangkan antara latihan squat jumps maupun latihan skipping tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan power tungkai pada siswa yang mengikuti pembinaan sepakbola di SMP Negeri 1 Purbolinggo Lampung Timur. Hasil penelitian ini disarankan bahwa untuk meningkatkan power tungkai dapat menggunakan salah satu model latihan tersebut.
PENGARUH CIRCUIT TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN SHOOTING PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA Gustiawan, Dadang; Sitepu, Akor; Wiyono, Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 2 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan circuit training dalam meningkatkan keterampilan shooting pada siswa ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 1 Kotagajah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Dengan populasi siswa sebanyak 20 orang. Pengumpulan data dengan pre test dan post test menggunakan instrumen shooting ke sasaran. Instrumen tes ini berlaku untuk pelajar dengan koefisien validitas sebesar 0,65 dan reliabelitas tes sebesar 0,77. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Pada tes awal tidak ada perbedaan hasil shootingyang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.2) Pada tes akhir didapat nilai thitung =3,749>t tabel =2,101 artinya pada tes akhir ada perbedaan hasil shootingantara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. 3) Hasil uji-t antara tes awal dan tes akhir pada kelompok eksperimen diperoleh nilai thitung = 9,798>ttabel = 2,262 artinya ada pengaruhyang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberi perlakuan berupa latihan circuit training terhadapa hasil shooting pada siswa. 4) Hasil uji-t tes awal dan tes akhir pada kelompok kontrol diperoleh nilai thitung = -0,429 ≥ - t tabel = -2,262 artinya tidak ada pengaruh shooting pada kelompok kontrol karena tidak adanya latihan yang diberikan. Kata kunci : Pengaruh Circuit training, Keterampilan Shooting Sepakbola.