Articles

Found 19 Documents
Search

KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI SE-KABUPATEN BANTUL Rifai, Rifai; Wutsqa, Dhoriva Urwatul
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 5, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v5i2.15747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri di Kabupaten Bantul Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling (teknik sampling kelompok). Jumlah anggota sampel penelitian ini 484 siswa kelas IX SMP dari 17 SMP Negeri yang dipilih dari setiap kecamatan di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan tes dengan instrumen 10 butir soal literasi yang memliliki reliabilitas dengan kualifikasi baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri di Kabupaten Bantul masih tergolong kategori sangat rendah. Kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri di Kabupaten Bantul untuk domain konten bilangan,  peluang dan data termasuk kategori sedang, sedangkan untuk konten aljabar termasuk dalam kategori rendah, dan geometri termasuk kategori sangat rendah. Kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri di Kabupaten Bantul untuk domain proses memformulasikan situasi matematika termasuk kategori tinggi, untuk domain proses menggunakan konsep, fakta, prosedur, dan penalaran matematika termasuk kategori rendah , dan untuk domain proses menafsirkan, menerapkan, dan mengevaluasi hasil matematika termasuk kategori sangat rendah.Kata kunci: literasi matematika  Mathematical literacy of state junior secondary school students in Bantul Regency AbstractThe aim of this research was to describe mathematical literacy of State Junior Secondary School students in Bantul Regency Yogyakarta. The sampling was cluster random sampling. The number of member of sample used was 484 students that were choosen from 17th Junior Secondary Schools in each subdistrict in Bantul Regency. The data collection was by tests. The students were tested with 10 items of mathematical literacy problem which have good reliability qualification. The research finding revealed that mathematical literacy of State Junior Secondary School students in Bantul Regency was in very low category. Mathematical literacy of State Junior Secondary School students in Bantul Regency for quantity, uncertainty and data belongs to average category, whereas for algebra belongs to low category, and for geometry belongs to very low category. Mathematical literacy of State Junior Secondary School students in Bantul Regency for formulating situations mathematically domains belongs to high category, for employing mathematical concepts, fact, procedures, and reasoning domains belongs to low category, and for interpreting, applying, and evaluating mathematical outcomes domains belongs to very low category.Keywords: mathematical literacy
EVALUASI KEBAIKAN MODEL VAR DIBANDINGKAN MODEL STAR PADA PERAMALAN PRODUKSI TEH DI JAWA BARAT Suhartono, Suhartono; Wutsqa, Dhoriva Urwatul
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v11i2.12407

Abstract

Data deret waktu dan lokasi adalah salah satu data multivariat yang seringkali kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini membahas hasil evaluasi perbandingan pembentukan model VAR yang diaplikasikan untuk peramalan data deret waktu dan lokasi dengan studi kasus produksi teh di tiga lokasi perkebunan di Jawa Barat. Fokus pembahasan adalah pada tahap-tahap pembentukan model dan ketepatan hasil ramalan. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa model VAR memberikan tahapan-tahapan pembentukan model, meliputi tahap identifikasi, estimasi, dan cek diagnosa, yang lebih teliti secara statistik dan lebih fleksibel terutama pada penentuan orde model yang tidak harus autoregressive orde tertentu. Sebagai tambahan, hasil perbandingan ketepatan ramalan dari data produksi teh menunjukkan bahwa model VAR memberikan ketepatan ramalan yang lebih baik dibanding model STAR.Kata kunci: model VAR, model STAR, peramalan produksi teh
EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP DI KOTA YOGYAKARTA Wibowo, Rakhmat; Wutsqa, Dhoriva Urwatul
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 1: Mei 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.398 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat pemahaman guru Matematika SMP tentang KTSP; (2) pelaksanaan KTSP mata pelajaran Matematika SMP di Kota Yogyakarta, yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi formatif yang dikembangkan oleh Scriven. Populasi dalam penelitian ini adalah guru Matematika SMP di Kota Yogyakarta. Sampel penelitian ini adalah 24, yaitu 14 guru Matematika SMP Negeri di Kota Yogyakarta dan 10 guru Matematika SMP Swasta di Kota Yogyakarta yang ditentukan dengan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes, angket, panduan observasi, panduan wawancara dan dokumen. Teknik triangulasi digunakan untuk menganalisis data yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman guru Matematika SMP di Kota Yogyakarta terhadap KTSP dalam kategori cukup baik; (2) perencanaan pembelajaran berada pada kategori baik; (3) pelaksanaan pembelajaran berada pada kategori baik; dan (4) hasil penilaian pembelajaran berada pada kategori baik. Kata kunci: pemahaman KTSP, perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN DENGAN SUMBER BELAJAR INTERAKTIF BERBASIS KOMPUTER DITINJAU DARI MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Satriawan, Satriawan; Wutsqa, Dhoriva Urwatul
Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2: December 2013
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pg.v8i2.8949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan keefektifan pembelajaran dengan sumber belajar interaktif berbasis komputer (SBIBK) dan pembelajaran dengan buku sekolah elektronik (BSE); (2) Mengetahui apakah pembelajaran dengan SBIBK lebih efektif dibandingkan pembelajaran dengan BSE ditinjau dari motivasi dan prestasi belajar matematika. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 1 Alas, Kab. Sumbawa. Sampel ditentukan secara acak, yaitu kelas XI Multimedia menggunakan SBIBK, sedangkan XI Tekhnik Komputer Jaringan menggunakan BSE. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi dan tes prestasi belajar matematika. Uji keefektifan pembelajaran menggunakan one sample t test. Untuk mengetahui pembelajaran yang lebih efektif, digunakan uji independent samples t test dengan kriteria bonferroni. Hasil penelitian ini adalah: (1) pembelajaran dengan SBIBK efektif ditinjau dari motivasi dan prestasi belajar matematika; (2) pembelajaran dengan BSE efektif ditinjau dari prestasi belajar matematika, namun tidak efektif ditinjau dari motivasi belajar matematika; (3) Pembelajaran dengan SBIBK lebih efektif dibandingkan pembelajaran dengan BSE.Kata Kunci: pembelajaran, sumber belajar interaktif berbasis komputer, buku sekolah elektronik, motivasi, prestasi belajar matematika The Effectiveness of the Instruction with Computer-Based Interactive Learning Resources in Terms of Motivation and Mathematics Achievement AbstractThis study aims to describe: (1) the effectiveness of the instruction with computer-based interactive learning resources (CBILR) and the instruction with electronic textbooks (ETb), in terms of students? motivation to learn mathematics and mathematics achievement; (2) whether the instruction with CBILR is more effective than instruction with ETb in terms of students? motivation to learn mathematics and mathematics achievement.The research population comprised all Year XI students, consisting of nine classes of SMK Negeri 1 Alas Sumbawa. From the population, two classes, Class XI Multimedia (MM) and Class XI Computer Network Technology (CNT), were established as the research sample randomly. Class XI MM learned with the CBILR and Class XI CNT learned with ETb. The data collecting instruments consisted of questionnaires for students? motivation to learn mathematics and a learning mathematics achievement test. To test the effectiveness of the instruction with CBLIR and instruction with ETb, the data were analyzed using the one sample t-test. The data were analyzed using the independent sample t tests with the bonferroni test criteria to determine the more effective learning resources.The results are as follows: (1) the instruction with CBILR is effective in terms of motivation and mathematics achievement; (2) the instruction with ETb is effective in terms of mathematics achievement, but it is not effective in terms of motivation to learn mathematics. (3) The instruction with computer-based interactive learning resources is more effective than instruction with electronic textbooks.Keywords: instruction, computer-based interactive learning resources, electronic textbooks, motiva-tion, learning mathematics achievement
MASALAH NORM MINIMUM PADA RUANG HILBERT DAN APLIKASINYA Karyati, Karyati; Wutsqa, Dhoriva Urwatul
Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1: Juni 2007
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pg.v3i1.628

Abstract

In this paper, will be discussed about the minimum norm in the pre- Hilbert Space, Hilbert space and its modification, and its application.  The results are: Let  X  be  a  pre-Hilbert space and  M is a sub space of X.   If an element  is fixed, then : . If there is   such that   , then   is unique. Let  H be a Hilbert space and M  be a closed sub space of  H . If   , then there is  a unique element   such that  ,  . Let X  be a Hilbert  space ,  M  be a closed  sub space of X . If  V =x+ M, for an element x?X, then there is a unique element of    such that  ,    M.Key words : minimum norm,  pre-Hilbert space, Hilbert space , orthogonality
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN INQUIRY BERORIENTASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Sari, Alfizah Ayu Indria; Wutsqa, Dhoriva Urwatul
Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 14, No 1: June 2019
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pg.v14i1.27303

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) menggunakan pendekatan inquiry berorientasi pada kemampuan berpikir kritis dan rasa ingin tahu siswa yang berkualitas berdasarkan aspek valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan model pengem­bangan ADDIE dengan tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI MIA 3 SMA Negeri 1 Godean. Analisis data kevalidan dan kepraktisan dilakukan dengan mengkonversi skor aktual menjadi skor kualitatif. Analisis keefektifan dilakukan dengan menentukan persentase ketuntasan siswa pada tes kemampuan berpikir kritis dan rata-rata skor angket rasa ingin tahu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran menggunakan pendekatan inquiry yang berorientasi pada kemam­puan berpikir kritis dan rasa ingin tahu siswa telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Developing a learning kit using an inquiry approach oriented to critical thinking skillAbstractThis study aimed to produce a learning kit using the inquiry approach oriented to students? critical thinking skills and curiosity which has a good quality in the aspects of validity, practicality, and effectiveness. This study was research and development that used the ADDIE model, which includes the steps of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects were 32 of 11th-grade students of SMA Negeri 1 Godean (Senior High School), Province of Special Region of Yogyakarta, Indonesia. The data of validity and practicality were analyzed by converting the actual score into qualitative data. The data of effectiveness were done by determining the percentage of student that passed the critical thinking skill tests and the mean scores of students' curiosity questionnaire. The results of this study were a teaching kit using the inquiry approach oriented to students' critical thinking skill and curiosity has met the criterion of valid, practical, and effective.
KEEFEKTIFAN PENDEKATAN REALISTIK DITINJAU DARI PRESTASI BELAJAR, KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH, DAN KEPERCAYAAN DIRI MATEMATIKA Sopia, Hanna Filen; Wutsqa, Dhoriva Urwatul
Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2: December 2015
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pg.v10i2.9139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: keefektifan pembelajaran matematika dengan pendekatan realistik; dan pembelajaran yang lebih efektif antara pendekatan realistik dengan pembelajaran konvensional ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan pemecahan masalah, dan kepercayaan diri matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol pretes-postes beracak. Penelitian ini menggunakan satu kelompok eksperimen dan satu kelompok kontrol. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pandeglang. Sampel penelitian sebanyak dua kelas yang dipilih secara acak. Data hasil penelitian dianalisis dengan MANOVA, dan untuk mengetahui keefektifan pendekatan realistik menggunakan uji one sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pendekatan realistik efektif terhadap pembelajaran matematika ditinjau dari prestasi belajar dan kepercayaan diri matematika siswa namun tidak efektif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah; pendekatan realistik lebih efektif dari pembelajaran konvensional ditinjau dari prestai belajar, kemampuan pemecahan masalah, dan kepercayaan diri matematika siswa.Kata kunci: pendekatan realistik, prestasi belajar, kemampuan pemecahan  masalah, kepercayaan diri. The Effectiveness of Realistic Approach Based on Learning Achievement, Problem Solving Ability, and Mathematical Self Confidence AbstractThis study aims to describe: the effectiveness of teaching mathematics using realistic approach; and the more effective teaching between realistic approach and conventional teaching based on studens? learning achievement, problem solving ability, and mathematical self-confidence. This research was a quasi experimental study employing a random pretest-posttest control group design. It involved one experimental group and one control group. The research population comprised nine classes of Year VIII student of SMP Negeri 3 Pandeglang. The sample consisted of two classes that were randomly established. The data were analysed by means of MANOVA, and to test the effectiveness of realistic approach using one sample t-test. The result of the study show that: realistic approach is effective in learning mathematics based on learning achievement and mathematical self confidence of student but not effective based on problem solving ability; realistic approach more effective than conventional learning based on learning achievement, problem solving ability and  mathematical self confidence of student.Keywords: realistic approach, learning achievement, problem solving ability, self-confidence.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MATERI LOGIKA MATEMATIKA Istiqlal, Muhammad; Wutsqa, Dhoriva Urwatul
Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1: June 2013
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pg.v8i1.8493

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan multimedia pembelajaran matematika yang berkualitas baik dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika dan mendeskripsikan seberapa baik kualitas perangkat pembelajaran matematika yang dihasilkan. Kriteria kualitas yang digunakan mengacu pada kriteria Nieveen, yaitu valid, praktis dan efektif. Materi yang dikembangkan adalah materi Logika Matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Development research). Penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran matematika dengan menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg & Gall. Tahap-tahap yang dilalui sampai diperoleh multimedia pembelajaran matematika yang valid, praktis dan efektif adalah analisis kebutuhan dan perumusan tujuan, desain/pengembangan produk, uji coba, revisi dan kajian produk akhir. Uji coba yang dilakukan meliputi ujicoba ahli/validasi ahli (expert judgement), uji coba kelompok kecil (small group try-out) dan uji coba lapangan (field try-out). Uji coba lapangan (field try-out) dilakukan pada dua kelas X di MA Nurul Ummah. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian guru, lembar penilaian siswa, angket motivasi dan tes hasil belajar. Penelitian ini menghasilkan multimedia pembelajaran matematika yang berkualitas dan layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran matematika yang dikembangkan valid, praktis dan efektif.Kata Kunci: pengembangan, multimedia pembelajaran, matematika Developing Instructional Multimedia of Mathematics of Senior High School to Improve Motivation and Achievement of Mathematic Learning on the Topic of Mathematics Logical AbstractThis study aims at developing a quality and appropriate instructional multimedia of mathe-matics, and describing its quality. The quality criteria used refer to Nieveen criterion, namely valid, practical, and effective. The developed material is Mathematical Logic. This study is development research that develops the instructional multimedia of mathematics using the development model adapted from Borg & Gall Model. The steps to get the valid, practical and effective instructional multimedia of mathematics are: need assessment and the formulation of purpose, product design, try-out, revision and final product review. The try out consists of expert judgement, small group try-out, and field try-out. The Field try-out was held at two year-ten classes of  MA Nurul Ummah. The research instruments were validation sheets, teacher assessment sheets, student assessment sheets, motivation sheets, and evaluation sheets. The study produces a quality and appropriate instructional multimedia of mathematics. The result of the study shows that the developed instructional multimedia of mathematics are valid, practical, and effective.Keywords: development, instructional multimedia, mathematics
PERBANDINGAN MODEL NEURAL NETWORK DAN REGRESI LOGISTIK PADA KASUS MASA STUDI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA FMIPA UNY Wutsqa, Dhoriva Urwatul; Rezeki, Sri
Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1: Juni 2008
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pg.v4i1.683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model Neural Network (NN) dengan regresi logistik dalam memodelkan masalah klasifikasi pada kasus masa studi mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY, dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi masa studi mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika yang lulus sejak Agustus 2001 hingga November 2005. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 319 orang. Variabel respon (Y) dalam penelitian ini adalah ketepatan masa studi. Variabel penjelasnya yaitu jenis kelamin (X1), IPK  tahun pertama (X2) dan program studi (X3). Variabel penjelas dipilih berdasarkan ketersediaan data. Untuk membandingkan kedua model digunakan kriteria ketepatan klasifikasi, yaitu rasio antara banyaknya data yang terprediksi secara tepat, dengan keseluruhan data. Faktor-faktor yang mempengaruhi masa studi mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika FMIPA UNY ditentukan berdasarkan uji signifikansi terhadap parameter pada model logistik. Hasil perbandingan kedua model tersebut untuk kasus masa studi mahasiswa di UNY menunjukkan bahwa model regresi logistik lebih baik digunakan karena mampu memberikan tingkat ketepatan klasifikasi yang lebih tinggi dibandingkan NN. Diantara faktor-faktor jenis kelamin, IPK pada tahun pertama, dan program studi,  IPK pada tahun pertama merupakan faktor yang secara signifikan mempengaruhi masa studi mahasiswa. Kata kunci : Model NN, model regresi logistik, ketepatan klasifikasi, masa studi.
PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN QUANTUM TEACHING DAN TGT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI PRESTASI DAN MOTIVASI Trisnawati, Trisnawati; Wutsqa, Dhoriva Urwatul
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 2: November 2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.69 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran (Quantum Teaching dan TGT) dan membandingkan keefektifan model pembelajaran (Quantum Teaching dan TGT) pada pembelajaran matematika ditinjau dari aspek prestasi dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini adalah penelitian quasi-experiment dengan desain pretest-posttest nonequivalent group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta, sedangkan sampelnya adalah siswa kelas VIII-D dan VIII-E. Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi belajar dan angket motivasi belajar siswa. Untuk menguji keefektifan model  pembelajaran (Quantum Teachingdan TGT), data dianalisis dengan menggunakan uji one sample t-test. Untuk membandingkan keefektifan model pembelajaran (Quantum Teaching dan TGT), data dianalisis dengan menggunakan MANOVA kemudian dilanjutkan dengan uji t-Bonferoni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran (Quantum TeachingdanTGT) efektif dan model Quantum Teaching lebih efektif daripada model TGT ditinjau dari aspek prestasi dan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: model quantum teaching, model TGT, prestasi belajar, motivasi belajar  COMPARISON OF THE EFFECTIVENESS OF QUANTUM TEACHING AND TGT IN MATHEMATICS’ INSTRUCTION VIEWED FROM ACHIEVEMENT AND MOTIVATION Abstract This study aims to describe the effectiveness of the Quantum Teaching and Cooperative TGT Models and compare the effectiveness of the Quantum Teaching models with TGT in mathematics’ instruction viewed from the students’ achievement and learning motivation. This study was a quasi-experimental study using the pretest-posttest nonequivalent group design. The research population was all grade VIII students, while the sample is students of Class VIII-D and VIII-E. The data collecting instruments consisted of a students’ learning achievement test and learning motivation to questionnaires. To test the effectiveness of the Quantum Teaching and TGT models, the data were analyzed using one sample t-test. Then, to comparethe effectiveness of the Quantum Teaching models TGT models, the data were analyzed using MANOVA and continued using the t-Beonferroni test. The results of the study show that the Quantum Teaching and TGT models are effective and the Quantum Teaching model is more effective than the TGT models in mathematics’ instruction viewed from the students’ achievement and learning motivation. Keywords: quantum teaching models, TGT models, learning achievement, learning motivation