Articles

ANALISIS KUALITAS LAYANAN JASA PENDIDIKAN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA PADA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA Yahya, Yahya
Orasi Bisnis : Jurnal Ilmiah Administrasi Niaga Vol 10, No 5 (2013): Orasi Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 The objective of the research was to examine the impact of education?s service quality toward student?s satisfaction of State Polytechnic of Sriwijaya Palembang. Primary data was collected through survey technique from 96 samples, respondents taken by random sampling method and was analysed by using technique of multiple regression. The result indicated that service quality which was implemented had been running well of which caused the student?s satisfaction was quiet enough. Through statistical analysis, service quality which consisted of: reliability, responsiveness, assurance, emphaty, and tangibles variables had a positive influence toward student?s satisfaction. But in partial reliability, responsiveness, and emphaty had not a positive influence. Those above results of analysis indicated that management of State Polytechnic of Sriwijaya have to improve the assurance, and tangibles. Mean while of reliability, responsiveness, and emphaty have to be restrained and more over to be raised in the future
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PADA POLITEKNIK DARUSSALAM PALEMBANG Yahya, Yahya
Orasi Bisnis : Jurnal Ilmiah Administrasi Niaga Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Orasi Bisnis Mei 2016
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ilmiah ini dimaksudkan untuk mengetahui tentang sejauhmana persepsi mahasiswa terhadap kualitas pelayanan yang telah dirasakan, khususnya pada Politeknik Darussalam Palembang. Dalam penelitian ini responden yang menjadi sampel adalah mahasiswa yang aktif sebanyak seratus orang, dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian dan pengambilan data menggunakan metode purposive sampling, didapat hasil koefisien korelasi sebesar 89,3 persen, yang berarti bahwa delapan puluh sembilan persen lebih kualitas pelayanan memberikan kontribusi yang sangat kuat terhadap kepuasan mahasiswa dan selebihnya dipengaruhi oleh faktor diluar model.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Mata Pelajaran PKn melalui Media Kliping di SD Inpres Despot Posona Kecamatan Kasimbar Yahya, Yahya
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan mendasar pada penelitian ini adalah apakah penerapan media kliping dapat meningkatkan hasil belajar siswa kels IV pada pembelajaran PKn di SD Inpres Despot Posona Kecamatan Kasimbar.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan media kliping dalam meningkatkan  hasil belajar siswa kelas IV  SD Inpres Despot Posona Kecamatan Kasimbar pada mata pelajaran PKn. Jenis data yang diambil adalah data kuantitatif yaitu meliputi data penelitian dan analisis. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi guru dan siswa serta evaluasi proses dan hasil pembelajaran. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 29 orang siswa kelas IV SD Inpres Despot Posona Kecamatan Kasimbar. Proses penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan 2 siklus dengan prosedur tindakan 1 perencanaan, 2 pelaksanaan, 3 observasi, 4 refleksi. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan siswa yang tuntas sebanyak 18 dari 29 siswa, tuntas klasikal 62,07%, pada siklus II siswa yang tuntas 27 dari 29 siswa, tuntas klasikal 93,10%. Dari penelitian ini diperoleh simpulkan bahwa dengan menerapkan media kliping dapat meningaktkan hasil belajar siswa Kelas IV SD Inpres Despot Posona Kecamatan Kasimbar. Kata Kunci : Hasil Belajar, Media Kliping
DIRECTED–PROJECT BASED LEARNING AS LANGUAGE LEARNING MODEL: DESIGNING, DEVELOPING AND FIELD TESTING Pratiwi, Tri; Marsidin, Sufyarma; Syarif, Hermawati; Yahya, Yahya
EduLite: Journal of English Education, Literature and Culture Vol 3, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.323 KB) | DOI: 10.30659/e.3.1.40-50

Abstract

The aim of the present study is developing English learning model to increase students’ language skills in English subject for VIII graders of SMP N 1 Uram Jaya through Directed-Project Based Learning (DPjBL) implementation. This study is designed in Research and Development (R & D) using ADDIE model development. The researcher collected the data through the test, questionnaire, observation, and interview which were then analyzed qualitatively and quantitatively. The study revealed that Directed-Project Based Learning (DPjBL) implementation is significantly able to be one learning model allowing to increase student’s language skills.
PENENTUAN JENIS NYAMUK MansoniaSEBAGAI TERSANGKA VEKTOR FILARIASIS Brugia malayi DAN HEWAN ZOONOSIS DI KABUPATEN MUARO JAMBI Santoso, Santoso; Yahya, Yahya; Salim, Milana
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 24, No 4 Des (2014)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.577 KB)

Abstract

AbstrakFilariasis merupakan penyakit yang tidak mudah menular. Filariasis adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk sebagai vector. Jenis nyamuk yang dapat berperan sebagai vector filariasis dipengaruhi oleh jenis cacing penyebab filaria. Brugia spp. umumnya ditularkan oleh nyamuk Mansonia spp dan Anopheles spp. Vektor dan hewan zoonosis merupakan salah satu factor yang dapat perlu mendapat perhatian dalam pengendalian filariasis. Penelitian terhadap vector dan hewan zoonosis telah dilakukan di Kabupaten Muaro Jambi untuk mengidentifikasi bionomik vektor dan kemungkinan adanya hewan zoonosis yang berperan sebagai penular filariasis. Desain penelitian adalah observasi, yaitu dengan melakukan penangkapan nyamuk dan pemeriksaan darah terhadap kucing. Jumlah kucing yang diperiksa sebanyak 18 ekor. Kucing yang positif microfilaria sebanyak 1 ekor. Jumlah nyamuk Mansonia spp. tertangkap sebanyak 1,167 ekor yang terdiri dari 6 species. Spesies nyamuk tertangkap paling banyak adalah Mansonia uniformis sebanyak 1.010 ekor dengan angka kekerapan 1,0. Berdasarkan hasil tersebut, maka diperlukan peran serta masyarakat untuk mengurangi kepadatan nyamuk dengan membersihkan genangan air dan mencegah gigitan nyamuk. Selain itu diperlukan juga penanganan terhadap hewan yang bertindak sebagai zoonosis dengan memberikan pengobatan terhadap kucing agar tidak menjadi sumber infeksi.Keywords : filariasis, Mansonia, vektor, zoonosis, Muaro Jambi.AbstractFilariasisis noteasily transmitted diseases. Filariasisis transmitted by mosquito vectors. Various types of mosquitoes can act as vectors of filariasis, depending on the type of microfilaria. Brugia spp. are generally transmitted by Mansonia spp and Anopheles spp. Vector and zoonotic animal are the factors that can transmit filariasis and need to have attention for controlling filariasis. Research on vector and zoonotic had been done in Muaro Jambi to determine bionomic vector and the possibility of animals can transmit filariasis. The study design was observational survey, that cought mosquitoes and inspection activities zoonotic. Cats that examined were 18. Cat with positive microfilaria was 1 cat. Number of Mansonia spp. captured was 1,167 which consisted of 6 species consisting of 6 species. Mansonia uniformis was the largest species cought numbering 1.010 with 1.00 frequency rate with 1,010 mosquitoes that frequency rate of 1,00. Based on these results, it is necessery for community participation for mosquito control activities and further investigation to cats and cats carried on a positive treatment.Keywords : filariasis, Mansonia, vectors, zoonotic, Muaro Jambi.
PENGARUH PROSES PENGECORAN TERHADAP SIFAT-SIFAT MEKANIS PADA BALING-BALING PERAHU MOTOR Siproni, Siproni; Rasid, Muhammad; Seprianto, Dicky; Yahya, Yahya
AUSTENIT Vol 10, No 1 (2018): AUSTENIT 10012018
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perahu Motor ( Motor Ketek ) merupakan alat transportasi air yang sangat penting di daerah Sumatera Selatan, khususnya Kota Palembang. Di antara sekian banyak komponen yang ada pada Prahu motor adalah baling-baling (propeller), karena dengan menggunakan baling-baling inilah Prahu motor akan dapat bergerak, bahkan melaju dengan kecepatan yang tinggi. Kebanyakan baling-baling (propeller) yang digunakan sebagai penggerak Perahu motor dibuat dari bahan kuningan (brass) atau paduan aluminium (aluminum alloy), yang masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan. Kuningan mempunyai berat jenis yang lebih tinggi dibandingkan dengan aluminium, akan tetapi kuningan mempunyai kekuatan mekanis yang lebih besar bila dibandingkan dengan aluminium. Salah satu kesamaan dari kedua material tersebut yaitu anti korosi dan mudah dituang/dicor. Proses pengecoran pada baling-baling dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu pengecoran dengan menggunakan cetakan yang terbuat dari pasir (sand casting) dan dengan menggunakan cetakan yang terbuat dari logam (die casting). Dari kedua metode di atas, metode sand casting paling banyak digunakan, oleh karena proses pembuatan cetakan yang mudah dan murah. Sedangkan metode die casting jarang digunakan, oleh karena proses pembuatan cetakan yang rumit. Di Sumatera Selaatan Khusus kota Palembang, pembuatan baling-baling (propeller) banyak dikerjakan oleh industri kecil dengan kapasitas yang masih rendah dan tidak kontinyu (tergantung pesanan). Dari beberapa industri kecil pembuat baling-baling, maka kebanyakan  proses pengecoran yang dilakukan dengan menggunakan metode sand casting. Sedangkan metode die casting digunakan hanya apabila ada pesanan khusus. Proses pengecoran dengan metode sand casting biasanya menghasilkan baling-baling yang kurang baik, misalnya permukaan kasar dan sering terjadi keropos. Hal ini disebabkan oleh karena sifat pasir cetak yang kasar dan mengandung air. Sedangkan pada die casting, kemungkinan di atas tidak akan terjadi, oleh karena permukaan cetakan yang halus dan cetakan tidak mungkin mengandung air. Dengan hasil yang demikian tadi maka sifat-sifat mekanis pada baling-baling juga akan berbeda. Diantara beberapa sifat mekanis yang penting adalah kekerasan (hardness), kekuatan Tarik  dan laju perambatan retak (crack growth rate). Kekerasan sangat diperlukan pada baling-baling oleh karena untuk mempertahankan keausan dari gesekan-gesekan dengan air atau partikel lain. Sedangkan sifat perambatan retak juga diperlukan oleh karena untuk memperlambat terjadinya retak/patah akibat adanya tumbukan dengan benda lain. Oleh karena itu penting sekali untuk mengetahui seberapa besar pengaruh proses pengecoran terhadap sifat-sifat mekanis tadi. Pada material aluminium untuk pembuatan baling-baling motor ketek proses pembentukkan menggunakan cetakan pasir dan cetakan logam tidak terlalu berpengaruh secara siknifikan terhadap kekuatan mekanisnya, tetapi untuk proses pencetakan dengan cetakan pasir mempunyai sifat mekanis yang lebih baik  dari cetakan logam yaitu . 76,187 MPa untuk Tensile Streng dan 53,836 HB untuk kekerasan. Untuk Material Kuningan untuk pembuatan baling-baling motor ketek proses pembentukan dengan menggunakan cetakan yang berbeda mempunyai pengaruh yang cukup siknifikan, dimana proses dengan menggunakan cetakan pasir mempunyai sifat mekanis yang lebih baik dari cetakan logam yaitu 343,495 MPa untuk untuk tensile streng dan 84,365 HB untuk kekerasan.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU KURSI RODA YANG MENGGUNAKAN GIGI TRANSMISI Yahya, Yahya
AUSTENIT Vol 2, No 02 (2010): AUSTENIT 02022010
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awalnya bentuk dari kursi roda sangat sederhana. Rancangan yang digunakan masih menggunakan kemampuan dan tenaga dari pengguna kursi roda itu sendiri. Permasalahan yang terjadi pada pengguna adalah kesulitan dalam menggerakkan kursi roda, pengguna memerlukan tenaga yang besar untuk menggerakkannya. Secara umum kursi roda biasanya digerakkan dengan cara manual atau memutar roda pada kursi roda tersebut. Dengan mengubah cara kerja untuk menggerakkan kursi roda dengan penambahan gigi transmisi sebagai tenaga dapat memperingan daya kerja bagi penggunanya. Pada penelitian ini berdasarkan perhitungan diperoleh torsi yang terjadi pada kursi roda sebesar 1656,2 kg.mm dan total waktu perencanaan pengerjaan dari rancang bangun adalah 16,45 jam.
PENGARUH RADIUS PEMBENGKOKKAN BAJA TULANGAN BER ULIR TI DIAMETER 13 MM TERHADAP KEKUATAN TARIK Mulyadi, Mulyadi; Mardiana, Mardiana; Yahya, Yahya
AUSTENIT Vol 6, No 2 (2014): AUSTENIT 06022014
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja tulangan merupakan suatu bahan yang sering di gunakan disuatu kontruksi, terutama kontruksi bagunan Gedung bertingkat,jembatan,rumah, ruko dan lain-lain sebagainya, untuk itu dalam melakukan pemilihan bahan-bahan baja tulangan perlu sekali kita harus mengetahui spesifikasi dari bahan tersebut, untuk membuktikan kebenaran dari spesifikasi bahan tersebut kita harus melakukan pengujian laboratorium, terutama pengujian tarik (tensile test), guna untuk mengetahui kekuatan tarik atau tegangan,regangan, dan yield point tertinggi pada baja tulangan tersebut, karena sekarang ini cukup banyak pabrik-pabrik yang memproduksi baja tulangann ini, oleh karena itu sebelum kita menggunakan baja tulangan tersebut sebaiknya kita harus mengetahui sepsifikasi yang sebenarnya dari Pabrik. Didalam penggunaan di lapangan baja tulangan tersebut tidak dapat menghindari dari proses pembengkokkan, oleh karena itu kita harus melakukan percobaan-percobaan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh proses pembengkokkan ini terhadap pengurangan kekuatan baja tulangan tersebut, oleh karena itu didalam penelitian ini peneliti melakukan pembuktian seberapa banyak pengaruh kekuatan tarik terhadap baja tulangan tersebut apabila terjadi pembengkokkan dengan beberapa kali pengulangan dan sudut pembengkokkan yang di alkukan, didalam proses pembengkokkan berpengaruh juga dengan cara berakan pembengkokkan ada yang menggunakan mesin ada yang menggunakan tangan (konvensional). Dari hasil yang dilakukan yang sangat berpengaruh adalah cara pembengkokkan, dan sudut bengkokkan yang di lakukan dalam hal ini yaitu sudut 450 dan 900 , serta pengulangan pembengkokkan yang berulang-ulang, hal ini dapat menyebabkan berkurangnya tingkat elastisitas dan dapat menaikakan tegangan. 
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN BATURAJA LAMA DAN SEKAR JAYA, KECAMATAN BATURAJA TIMUR, KABUPATEN OGAN KOMERING ULU (OKU), PROVINSI SUMATERA SELATAN managerxot, jek; Salim, Milana; Yahya, Yahya; Wurisastuti, Tri; Nurmaliani, Rizki
JURNAL EKOLOGI KESEHATAN Vol 16 No 2 (2017): JURNAL EKOLOGI KESEHATAN VOLUME 16 NOMOR 2 TAHUN 2017
Publisher : Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/jek.16.2.360.82-92

Abstract

Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) merupakan salah satu wilayah endemis DBD di Provinsi SumateraSelatan. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya penularan DBD adalah dengan melakukanpengendalian vektor nyamuk pada tingkat jentik. Penggunaan insektisida dalam pengendalian vektor DBD,selain dapat menimbulkan resistensi, juga dapat berdampak buruk terhadap kesehatan lingkungan. Saat inipengendalian vektor DBD di Kabupaten OKU dilakukan secara hayati (biological control), yaitu denganmenggunakan ikan pemakan jentik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat partisipasimasyarakat dalam pengendalian vektor DBD menggunakan ikan pemakan jentik. Lokasi penelitian beradadi Kelurahan Baturaja Lama dan Kelurahan Sekar Jaya. Populasi adalah seluruh rumah tangga di keduakelurahan tersebut. Jumlah sampel ditentukan dengan mengacu pada ketentuan WHO mengenai standarminimal sampel survei entomologi DBD yaitu 100 rumah. Jumlah sampel rumah tangga yang berhasildidapatkan sebanyak 217 yang dipilih dengan cara acak. Hasil perhitungan indeks jentik menunjukkanangka HI di Kelurahan Baturaja Lama sebesar 42,1% dan di Kelurahan Sekar Jaya sebesar 48,2%. AngkaCI di Kelurahan Baturaja Lama sebesar 19,2% dan Sekar Jaya sebesar 16,2%. Angka BI di KelurahanBaturaja Lama sebesar 51,4% dan Sekar Jaya sebesar 75,5%. Analisis statistik terhadap perilakumemelihara ikan menunjukkan hubungan bermakna terhadap keberadaan jentik, namun persentase jumlahrumah tangga yang memelihara ikan pada kedua kelurahan masih tergolong rendah yakni kurang dari 10%.Perlu dilakukan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat dan pengembangan potensi jenisikan pemakan jentik dalam upaya pengendalian DBD.
PEMBERIAN VARIASI JENIS PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN ARWANA (Scleropages formosus) DI DALAM WADAH BUDIDAYA Yahya, Yahya; Bijaksana, Untung; Adriani, Muhammad
Fish Scientiae Vol 3, No 6 (2013): Fish Scientiae, Vol.3 No.6 Desember 2013
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonnesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fs.v3i6.1144

Abstract

This study aims to determine the feed arowana fish seed (Scleropages formosos) after feeding egg yolk tobe variations between, mosquito larvae-bloodworms-mosquito larvae(A), crickets-mosquito larvae-crickets(B), and bloodworms-crickets- bloodworms(C), are maintained in the container cultivation. Overall implemented for ±5 months  from January2 013 to May 2013 in the month of PT. Kresna Pusaka Tirta Lestari Jln. Kuripan. No. 19D RT. 33, Eastern District of Banjarmasin, Banjarmasin, South KalimantanParameters observed; Growth Relative Weight, Length Relative Growth, Feed Conversion, Survival. Aperture mouth, Out of Egg Yolk longtime, and parameter Water Quality For Supporting Data.From the data obtained during the study relative weight of the highest growth ratein treatment B(87.78%), and the lowest was intreatment C(83.98%). The mean length of the highest relative growth in treatment A(30.56%), and the lowest was in treatment C(30.44%). The highest feed conversion intreatment B (1,55%), and the lowest was intreatment A(0,59%). The highest survival rate in treatment A (93.33%), followed bytreatment B(91.52%), andthe lowest was intreatment C(86.67%). The average opening mouth highest in treatment A(58.849), followed involves theB(54.922), andthe lowest was intreatment C(51.413). Long arowana depleted egg yolksfrom the eggs pots(TBK) toegga bigbody(TBB) is 13days, from TBB to swim egg (TBR) 15 days, and from plain eggs to TBR 14 days, so the totalis 42 days. Water quality during the study ranged between temperature 30-32° C, pH73.77, salinity 0.10 - 0.18 ppt, and ammonia from 0.13 - 0.18mg/l.Based on the analysis of variance (ANOVA) on all treatments only on survival and feed conversion were significantly different, followed by HSD test for survival and Duncan test for feed conversion. Judging from the data is the best overall treatment A with variations of mosquito larvae-bloodworms-mosquito larvae.
Co-Authors A Prihanto, Asep A. Jaziri, Abdul Abdul Hamid Agung, Yusuf Ratu Alkadri, Hanif Andi Irawan Anif Budiyanto Anorital Anorital Arning Wilujeng Ekawati Awaliyah, Rabi’atul Burhani, Muhammad Valixe Cahyuni Novia, Cahyuni Desy Asyati, Desy DSP, I Gede Wempi Endang Puji Astuti Ferdi Nazirun Sijabat, Ferdi Nazirun Fu?ady, Muh. Anwar Gunawan Gunawan Happy Nursyam Hartono Hartono Hastuti Retno Kuspiyah, Hastuti Retno Hendri Chandra Ideswal, Ideswal Ilham Ilham Kasman Rukun Katarina Sri Rahayu, Katarina Sri Komariah, Rahayu Hasti Lasbudi Pertama Ambarita Lusiana Lusiana Maftuch Maftuch managerxot, jek Mardiana Mardiana Margarethy, Indah Marsidin, Sufyarma Miarsih, Tatik Milana Salim Muhamad Firdaus Muhammad Adriani, Muhammad Mujiyono Mujiyono Mulyadi Mulyadi Musa, Asran Ni'mah, Tanwirotun Nukman Nukman Nungki Hapsari Suryaningtyas, Nungki Hapsari Nur, Amri Muliawan Nurin, Febi Nadhila Nurrofiah, Nurrofiah Pahlepi, R Irpan Permadi, I Gede Wempi Surya Pratama, Vian Dedi Pratiwi, Tri Rahmiati, Dwi Putri Rasid, Muhammad Rita Marleta Dewi Ritawati Ritawati Riyani Setiyaningsih Rizki Nurmaliani, Rizki Rusdinal, Rusdinal S Sari, D Safrita, Safrita SANTOSO SANTOSO Sebastian, Andhang Seomarno Soemarno Seprianto, Dicky Sidiq Setyo Nugroho Siproni, Siproni Sirfan, Sirfan Siti Alfiah Surakhmi Oktavia, Surakhmi Syarif, Hermawati Tri Wurisastuti, Tri Triwibowo Ambar Garjito Untung Bijaksana W., Denny Widya Wisma Soedarmadji, Wisma Yanelza Supranelfy Yenny Risjani Yusleli Herawati Zaki Mubarok, Zaki