Articles

Found 17 Documents
Search

POLA ASUH KELUARGA DAN TIPE KEPRIBADIAN REMAJA DI SMPN 7 MEDAN yanti, susi
Jurnal Keperawatan Holistik Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Keperawatan Holistik
Publisher : Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada usia remaja, kehadiran orang tua sangat penting untuk mengarahkan perilaku remaja agar terbentuk kepribadian yang baik. Karena pada usia ini merupakan periode perubahan dan pencarian identitas yang terkadang sering menimbulkan masalah. Penelitian ini didasarkan pada teori pola asuh orang tua dari Baumrind yang mengasumsikan bahwa ada 3 tipe pola asuh orang tua yaitu demokrasi, otoriter, dan permisif. Teori kepribadian yang digunakan didasarkan pada teori Hippocrates-Galenus yang kemudian dikembangkan oleh Florence Littauer dalam bukunya yang berjudul Personality Plus. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh keluarga dengan tipe kepribadian remaja dengan sampel 87 siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Medan. Subjek dipilih dengan menggunakan metode accidental sampling. Data penelitian diolah dengan menggunakan analisa chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pola asuh keluarga dengan tipe kepribadian remaja di SMP Negeri 7 Medan dengan nilai signifikasi 0,332.   Kata Kunci : Pola Asuh Keluarga, Tipe Kepribadian, Remaja
FORMULATION OF YELLOW PUMPKIN (Cucurbita Moschata) AND GRATED COCONUT TO CHEMISTRY AND SENSORY PROPERTIES ON COOKIES MAKING Murdianto, Wiwit; Syahrumsyah, Hudaida; Yanti, Susi
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2014
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research to determine the formu lation of yellow pumpkin and grated coconut and on chemical and sensory properties of the cookies making. The experimental design used in this study was completely rando mized design (CRD) with six non -factorial treat ment and repeated four times. The treaments are formu lations yello w pu mpkin and grated coconut is 0 : 100 (S 1 ), 20 : 80 (S 2 ), 40 : 60 (S 3 ), 60 : 40 (S 4 ), 80 : 20 (S 5 ), 0 : 100 (S 6 ). Data were analy zed using analysis of variance by F test, if there is a real d ifference t en contin ed it test Least ignificant Difference (L D) it α level of 5 % . The results showed that the formu lation of yellow pump kin and grated coconut with a ratio o f 40 g : 60 g (S3) was the best treatment because it had the highest score compared to the other treatments that hedonic aroma with a score of 3.27 (like), with a score of 3.57 co lors (like) , texture with a score of 3.62 (like) and flavor with a score of 3.09 (like), and the chemistry properties were mo isture con tent 3.80 %, protein content 55.84(g/100g), and fat content 11,25 (g/100g)
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV.A SD NEGERI 79 PEKANBARU Yanti, Susi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): Wisuda Februari 2016
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The problem in this research is the low learning outcomes IPS CLASS IVA SDN 79 Pekanbaru because the model used by the teacher in the learning process is less precise because the IPS given less precise characteristics of the learning ips is a real experience and discovery. based on the problems it is necessary to find a way to solve using problem-based learning model, and improve learning activities with everyday life that can improve learning outcomes IPS.Subjek in this study were fourth grade students of SDN 79 Pekanbaru the number of students 20 people. This research was conducted in two cycles, cycle 1 held two meetings with the repetitions end of the cycle, and the second cycle was also conducted two meetings with one end siklus.Instrumen replicates data collection in this study is the end of the cycle repeat test and student observation sheet , teacher observation sheet. The study is in the form of classroom action research (PTK), this study aims to improve learning outcomes IPS. The results showed that problem-based learning model can improve student learning outcomes IPS, on the basis of a score of 66.50 has increased the average value in the first cycle class average value of 75.50 and the second cycle increased by a margin 85.50 increase base score to the first cycle of 10 points. In the teacher activity increased from the first first meeting first cycle of 60%, the second meeting of the second cycle increased to 75%. The second meeting of the second cycle increased to 80%, and the second meeting of the second cycle increased to 85% .In the first meeting student activity by 60% the first cycle, the second meeting of the first cycle to 70%. whereas at the first meeting of the second cycle of 80% and at the second meeting of the second cycle increased to 90% .This means of problem-based learning model can improve learning outcomes IPS IV.A grade students of SD Negeri 79 Pekanbaru.Keywords : Implementation Model Problem Based Learning, Learning Process and Learning Outcomes IPS
BENTUK DAN KARAKTER TOPENG KARYA AKHMAD DI DESA MARENGAN LAOK KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP YANTI, SUSI
Jurnal Seni Rupa Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Edisi Yudisium 2014
Publisher : Jurnal Seni Rupa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumenep merupakan salah satu daerah dengan beragam produk budaya, salah satunya yaitu seni pertunjukan Topeng Dalang yang pada dekade 1970-1990an pernah mengalami puncak kejayaan dalam popularitasnya dan sangat diminati oleh masyarakat Sumenep. Salah satu perajin topeng yang  masih aktif hingga saat ini yaitu Akhmad di Desa Marengan Laok Kecamatan Kalianget. Topeng karya Akhmad memiliki ciri khas yang berbeda dengan topeng lainnya yang ada di Sumenep, karena detail topeng yang dibuat oleh Akhmad diperindah dengan ukiran. Detail bentuk topeng merupakan simbolisasi karakter tokoh tertentu. Saat ini perajin topeng di Sumenep kondisinya sangat memprihatinkan, hampir punah dan krisis penerus. Berdasarkan fenomena yang ada maka peneliti tertarik untuk mengungkap lebih jauh tentang karakteristik topeng karya Akhmad di Desa Marengan Laok Kabupaten Sumenep. Penelitian ini membahas tentang bentuk dan karakteristik topeng karya Akhmad di Desa Marengan Laok Kecamatan Kalianget,  yang dalam pembahasannya meliputi macam unsur bentuk topeng dan karakter dari setiap tokoh serta makna simbolisasi warna pada tokoh topeng. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan triangulasi data dan informan review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  bentuk topeng karya Akhmad dibedakan berdasarkan karakter pada tokoh sehingga tercipta sebuah perbedaan unsur bentuk wajah pada tiap tokoh seperti mata, hidung, mulut, alis, kumis, jenggot, sinom, godeg, dan hiasan kepala. Karakteristik topeng karya Akhmad terdapat pada ukirannya yang halus, semua bentuk muka topeng sama yaitu bulat telur/oval, hiasan kepala dengan motif melati dan matahari, serta warna yang terdapat beberapa makna simbolis pada setiap tokohnya. Kata Kunci: Bentuk, Karakteristik, Topeng Dalang, Akhmad.    Sumenep is one of the regions which has the variety of culture products. On the them is Topeng Dalang art performance that was very popular in the year of 1970-1990s. To date, one of the existing craftsmen is Akhmad who lives in Marengan Laok village, Kalianget sub-district. The masks produced by Akhmad have special characteristic which make them different with any other kinds of masks in Sumenep. This is because the detail of the masks was beautified with carvings. Besides, the detail o the masks becomes the symbolization of the characters of particular figures. However, the condition of the mask craftsmen in Sumenep these days was poor. It experiences a decrease on the total of the existing craftsmen and the successors. Thus, a study of the characteristics of the masks produced by Akhmad in Marengan Laok Sumenep was undertaken. This study discussed the forms and the characteristics of the masks produced by Akhmad in Marengan Laok village, Kalianget sub-district, Sumenep. Additionally, the discussion covered the variety of the masks form element, the characteristics of each figure and the meaning of the color symbolization on the figure of the masks. Furthermore, this qualitative study used observation, interview and documentation as the data collection thechniques. In addition, triangulation data and interviewee review were employed to check the validity of the data. The result of the study showed that the forms of the masks produced by Akhmad were differentiated by the characters of the figures so that there was a difference on the element of the face shape on each figure such as the eyes, nose, mouth, eyebrows, moustache, bangs, sideburns, and head decorations. The characteristics of the masks produced by Akhmad can be looked from the organized carvings, the oval shape of the masks, the head decorations using jasmine and sun pattern and the use of colors conveying some symbolic meanings on each of the figure. Keywords: Forms, characteristics, Topeng Dalang, Akhmad 
ESTIMASI WAKTU PERAWATAN PREVENTIVE MESIN PRODUKSI PADA PTPN V SEI TAPUNG Yanti, Susi; Idris, Iswandi; Hermawan, Indra; Ibrahim, Ibrahim
Jurnal Teknovasi : Jurnal Teknik dan Inovasi Vol 5, No 1 (2018): Teknovasi April 2018
Publisher : LPPM Politeknik LP3I Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan perawatan mempunyai peranan yang sangat penting , karena selain sebagai pendukung beroperasinya sistem agar lancar sesuai yang dikehendaki , kegiatan perawatan juga dapat meminimalkan biaya atau kerugian – kerugian yang ditimbulkan karena adanya kerusakan mesin. Depot LPG Gasdom I menghadapi masalah dalam hal perawatan preventif, yaitu dalam menetapkan waktu perawatan mesin. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan alternatif dalam menentukan waktu pelaksanaan kegiatan perawatan preventif , bagi mesin pompa yang dapat meminimalkan biaya perawatan yang dikeluarkan perusahaan. Metode yang dilakukan melalui wawancara langsung dengan pihak –pihak yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti , hal ini adalah pihak perusahaan dari bagian maintenance. Dari hasil perawatan preventif maka peluang mesin akan rusak untuk mesin beroperasi selama 8 jam sebesar 14,8 % untuk jenis kerusakan A , 8,5 % untuk jenis kerusakan B dan 6,2 % untuk jenis kerusakan C . Maka mesin pompa selama beroperasi 8 jam peluang rusaknya cukup besar , sehingga perlu mendapat perawatan harian. Sehingga cara menentukan perawatan yang tepat bagi mesin pompa pengisap ini adalah dengan cara mesin harus mendapat perawatan sebelum waktu operasi diatas. Atau lebih tepatnya mesin harus dirawat setelah waktu operasi selama 35,27 jam untuk jenis kerusakan A , 51,2 untuk jenis kerusakan B dan 61,05 untuk jenis kerusakan C . dimana waktu diatas merupakan MTBM nya atau waktu rata-rata perawatannya Keyword: waktu perawatan, perawatan preventif, mesin pompa, MTBM
PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VII SMP NEGERI 1 PEUDADA Rahman, Aisyah A; Yanti, Susi
Jurnal Pendidikan Almuslim Vol 4, No 2 (2016): Vol 4, No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Almuslim
Publisher : Jurnal Pendidikan Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan besarnya pengaruh dari  gaya  belajar  visual, gaya  belajar auditorial, dan gaya  belajar kinestetik secara sendiri -sendiri terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu di kelas VII SMP Negeri 1 Peudada. Penelitian  ini  termasuk penelitian asosiatif. Metode pengambilan data menggunakan kuesioner model skala  Likert. Pengambilan keputusan uji hipotesis ini dilakukan dengan  cara  menguji  keberartian  dari  koefisien arah regresi, dalam hal ini dilakukan dengan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat  pengaruh  yang  positif dan  signifikan  gaya  belajar  visual  terhadap  hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Peudada yang dibuktikan dengan Fhitung = 9,091 maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan  kontribusi  gaya belajar visual terhadap hasil belajar IPS Terpadu sebesar  8,35%; (2) Terdapat  pengaruh yang positif dan  signifikan gaya  belajar  auditorial terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Peudada yang dibuktikan  dengan  Fhitung =  4.064 maka  Ho ditolak dan Ha diterima dengan  kontribusi gaya belajar  auditorial  terhadap hasil belajar  IPS Terpadu sebesar 4,53%; (3) Terdapat  pengaruh  yang positif dan signifikan gaya belajar  kinestetik terhadap  hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Peudada yang dibuktikan dengan Fhitung = 10,019 maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan kontribusi gaya belajar kinestetik terhadap hasil belajar IPS Terpadu sebesar 5,15%; Kata kunci: Gaya Belajar, Hasil  Belajar.
PENYULUHAN CARA PENGGUNAAN OBAT DAN PENGECEKAN KOLESTEROL DARAH DI PUSKESMAS PIJARKOLING PADANGSIDIMPUAN Vera, Yulia; Yanti, Susi
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8 No.1 Februari 2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v8i1.1485

Abstract

Pemerintah saat ini sedang berusaha meningkatkan motivasi dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatannya melalui program-program seperti BPJS kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) ataupun pemerikasaan bagi lansia yang biasanya dilaksanakan di posyandu. Melalui program BPJS yang menggratiskan biaya berobat dan perawatan di puskesmas atau di Rumah Sakit ini diharapkan masyarakat menjadi terbantu. Selain menggunakan jasa fasilitas kesehatan, masyarakat juga bisa menjaga kesehatannya sendiri dengan pola hidup sehat dan mampu mengontrol kolesterol darah, tekanan darah, asam urat dan mandiri. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi, pengetahuan atau wawasan tentang cara penggunaan obat yang baik dan benar serta memberikan keterampilan cara pengecekan kolesterol darah kepada masyarakat secara mandiri. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah presentasi dan demonstrasi pengecekan kolesterol darah. Kesimpulan yang dapat diambil  setelah kegiatan penyuluhan ini adalah bertambahnya pengetahuan  dan keterampilan masyarakat khususnya orang tua tentang cara penggunaan obat yang baik dan benar,dan cara pengecekan kolesterol darah secara mandiri di rumah dengan alat cek kolesterol darah. Saran yang dapat di berikan agar masyarakat khususnya orang tua dengan usia diatas 40 tahun lebih cerdas dalam menggunakan obat serta cara penyimpanannya dan mampu mengontrol kolesterol darah dengan pola hidup sehat dan olahraga. Selain itu perlu diupayakan penyuluhan kesehatan serupa dapat dilakukan di kelurahan lainnya sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat lebih luas yang lebih baik.
PENYULUHAN TENTANG CARA PENGGUNAAN OBAT YANG BAIK DAN BENAR DI DESA MANUNGGANG JAE Yanti, Susi; Vera, Yulia
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8 No.1 Februari 2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v8i1.1486

Abstract

Pengetahuan masyarakat mengenai dunia kesehatan, terutama obat masih sangat terbatas, padahal obat merupakan bahan yang mudah kita temukan di sekitar kita. Obat harus selalu digunakan secara benar agar memberikan manfaat klinik yang optimal. Pada kegiatan ini  dilakukan penyuluhan tentang penggunaan obat yang baik dan benar di desa Hutasuhut Kecamatan Sipirok dimana akan diberikan penjelasan tentang obat. Penggunaan obat semakin banyak belum didukung pengetahuan masyarakat mengenai cara konsumsi hingga pembuangan limbah obat yang baik dan aman bagi lingkungan. Pemberian informasi yang benar penggunaan obat menjadi kebutuhan masyarakat agar terhindar dampak buruk kesehatan diri maupun lingkungan. Metode yang dipakai dalam mencapai tujuan tersebut adalah kegiatan sosialisasi atau penyuluhan DAGUSIBU kepada masyarakat desa Hutasuhut Kecamatan Sipirok. Pada kegiatan penyuluhan tentang cara penggunaan obat yang baik dan benar akan membahas materi yang disosialisasikan yaitu penjelasan definisi umum obat, klasifikasi obat yang terdiri atas obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, obat psikotropik dan obat narkotik. Kemudian penjelasan sediaan obat dan cara penggunaannya, perlu perhatian khusus agar tidak salah dalam menggunakannya serta tatacara penyimpanan dan pembuangan obat yang baik dan benar.
PENYULUHAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT DAN OBAT TRADISIONAL INDONESIA UNTUK PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT ASAM URAT DI DESA PALOPAT Yathurramadhan, Hasni; Yanti, Susi
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8 No.1 Februari 2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v8i1.1487

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman obat dan obat trasdisional untuk pencegahan dan penanggulangan penyakit asam urat telah dilakukan di desa Labuhan Labo Kecamatan Sipirok. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk untuk memberikan edukasi tentang manfaat tanaman obat keluarga (TOGA) untuk pertolongan pertama gangguan kesehatan ringan dan memberikan edukasi tentang obat tradisional yang berpotensi untuk mengobati dan mencegah penyakit asam urat. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah menggunakan metode presentasi dan menunjukkan secara langsung sample tumbuhan yang berpotensi untuk mengobati dan mencegah penyakit asam urat. Kesimpulan yang dapat diambil setelah kegiatan penyuluhan ini adalah menambah keterampilan kepada masyarakat dalam mengatasi penyakit radang sendi (rematik) baik dengan terapi menggunakan obat, obat alternative maupun dengan terapi non obat seperti diet makanan dan melakukan latihan fisik tertentu agar ketidakberdayaan (disability) yang diakibatkan penyakit ini dapat diatasi. Kegiatan ini juga menciptakan prilaku masyarakat yang mampu melakukan swamedikasi terhadap penyakit itu sendiri untuk menciptakan masyarakat yang sehat.
PENYULUHAN PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DI DESA MANEGEN Futri, Cory Linda; Yanti, Susi
Jurnal Education and Development Vol 8 No 1 (2020): Vol.8 No.1 Februari 2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v8i1.1491

Abstract

Pengobatan tradisional menggunakan tumbuhan dilakukan sejak dahulu secara turun temurun oleh masyarakat Indonesia di Desa Manegen rata-rata menggunakan obat tradisional. Pemanfaatan tumbuhan di sekitar sebagai obat tradisiopnal  atau bertujuan memperoleh informasi jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat; mengetahui macam pemanfaatan tumbuhan obat; mengetahui persepsi dan apresiasi masyarakat Kelurahan panyanggar terhadap pemanfaatan tumbuhan obat. Penyuluhan tentang pengobatan tradisional ini melibatkan  masyarakat diperoleh melalui wawancara Hasil penyuluhan masyarakat menggunakan tanaman oibat tradisional dengan berbnagai jenis tanaman, mencatat dan dimanfaatkan masyarakat lokal masyarakat Desa Manegen  sebagai bahan obat tradisional. Tumbuhan tersebut di antaranya: bawang putih, bawang tropong (bawang daun), pisang raja, jidlingo, ceplukan, jambu, sawi, kubis,kunyit, jahe, , jagung, Dari hasil wawancara dan penyuluhan masih banyak masyrakat belum paham tentang obta tradisonal. Tujuan penyuluhan dilakukan agar masyrakat Desa Manegen lebih memahami manfaat obat tradisional