Articles

Found 25 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGURANGI RISIKO BENCANA BANJIR DI LINGKUNGAN BUGIS KELURAHAN MENGGALA KOTA Anura, Harti Karatana; Yarmaidi, Yarmaidi; Miswar, Dedy
Jurnal Penelitian Geografi Vol 7, No 4 (2019): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.706 KB)

Abstract

This study aims to determine community participation in reducing the risk of flood disaster in Bugis Sub Villages of Menggala Village, Menggala City District, Tulang Bawang Regency. The research  method used in this research was descriptive method. The population  in this study were all people in the Bugis Environment whose numbers were 496 families. of the population, the author  takes 10% of  the population so that the number of samples is 50 families. The sampling technique used  purposive sampling. Data collection used questionnaire techniques, interview techniques, documentation techniques, and observation  techniques. Data analysis used quantitative analysis techniques and used a Likert scale as a measurement instrument for research instruments. The results showed that the level of community participation in reducing the risk of flood disaster in  Bugis environment was spread  in the high category 78% and moderate 22%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam mengurangi risiko bencana banjir di Lingkungan Bugis Kelurahan Menggala Kota Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Lingkungan Bugis yang jumlahnya adalah 496 KK. Dari populasi tersebut penulis mengambil 10% dari populasi sehingga jumlah sampel nya adalah sebanyak 50 KK. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner, teknik wawancara, teknik dokumentasi, dan teknik observasi. Analisis data menggunakan teknik analisis secara kuantitatif dan menggunakan skala likert sebagai skala pengukuran instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam mengurangi risiko bencana banjir di Lingkungan Bugis tersebar pada kategori tinggi 78% dan sedang 22%. Kata kunci: partisipasi masyarakat, risiko bencana banjir, skala likert
TINGKAT URBANISASI DAN CIRI WILAYAH PERKOTAAN DI KABUPATEN PRINGSEWU Nurjannah, Eva; Trisnaningsih, Trisnaningsih; Yarmaidi, Yarmaidi
Jurnal Penelitian Geografi Vol 6, No 4 (2018): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.139 KB)

Abstract

The purpose of this research to get information about whether there the rate of urbanization and the characteristics of urban areas in Pringsewu district.  Methods used in this research is descriptive.  Object of this research was the level of urbanization and the characteristics of urban areas in Pringsewu district.  The subject of this research was data relating the population of Pringsewu district.  Technique data collection was carried out by observation, documentation and the literature study, while technique data analysis in this research using analysis descriptive.  This research result indicates: (1) the rate of urbanization in Pringsewu district with value of 46,25 %, ( 2 ) the characteristics of urban areas in Pringsewu district with value of 28,24 %.  The rate of urbanization om the criteria midle and the characteristics of urban areas in Pringsewu district still below on the criteria low.Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan informasi tentang adanya tingkat urbanisasi dan ciri wilayah perkotaan di Kabupaten Pringsewu.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah deskriptif.  Objekpenelitian ini tentang tingkat urbanisasi dan ciri wilayah perkotaan Kabupaten Pringsewu.  Subjek penelitian yaitu data terkait penduduk Kabupaten Pringsewu.  Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan studi pustaka sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif.  Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Tingkat urbanisasi di Kabupaten Pringsewu dengan nilai sebesar 46,25 %, (2) Ciri wilayah perkotaan di Kabupaten Pringsewu dengan nilai 28,24 %.  Tingkat urbanisasi masuk kriteria sedang dan ciri wilayah perkotaan di Kabupaten Pringsewu masih masuk dalam kriteria rendah.Kata kunci: ciri wilayah perkotaan, kabupaten pringsewu, tingkat urbanisasi
TINJAUAN GEOGRAFIS OBJEK WISATA MUNCAK DI DESA MUNCA PESAWARAN TAHUN 2017 Utari, Jesicca Reza; Yarmaidi, Yarmaidi; Zulkarnain, Zulkarnain
Jurnal Penelitian Geografi Vol 5, No 9 (2017): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.104 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe geographic condition in Muncak Village, Teluk Pandan Pesawaran district in 2017. Observation, interview and documentation were used to collect the data. The data were analyzed by using descriptive analysis. The result showed : (1) The destination is easy to find;(2) Beautifull scenery is the biggest reason to visit Muncak; (3) The best time to visit Muncak is in the morning when temperature is not too hot and humidity is not too dry; (4) Muncak located in the hills with a steep slope of 24,7%; (5) the accessibility to the Muncak is easy to reach; (6) the facilities in Muncak is enaugh to serve the needs of tourist.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keadaan geografis objek wisata Muncak di Desa Munca Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran tahun 2017. Pengumpulan data di dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan: (1) Lokasi objek wisata Muncak strategis dan tidak sulit untuk ditemukan; (2) Keindahan alam sebagai daya tarik utama objek wisata Muncak; (3) Waktu ternyaman wisatawan untuk berwisata adalah pagi hari ketika suhu udara tidak terlalu panas dan kelembapan udara tidak terlalu kering; (4) Objek wisata Muncak berada di daerah perbukitan dengan kemiringan lereng yang cukup curam yaitu 24,7%; (5) Aksesibilitas menuju objek wisata Muncak mudah dijangkau; (6) Fasilitas objek wisata Muncak memenuhi kebutuhan wisatawan.Kata kunci : muncak, objek wisata, tinjauan geografis
KONDISI SOSIAL EKONOMI WANITA PEKERJA INDUSTRI BATU BATA DI KELURAHAN WALUYOJATI rais, emil azhari; Yarmaidi, Yarmaidi; Nugraheni, Irma Lusi
Jurnal Penelitian Geografi Vol 6, No 6 (2018): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (990.12 KB)

Abstract

This research is to examine the social economy condition of female brick industry in the area of Waluyojati Village. This research used descriptive method. The population consist of 680 female workers, the number of samples taken 10% from the population as much as 68 female workers. Data collection technique such as, observation, interview and documentation. Technique of data analysis with tabulation percentage. The result showed: (1) Most of their education was Junior Highschool/equal as much as 32 (47,10%). (2) The number of dependents owned by female brick industry workers have dependent burden of ? 5 persons as much as 61 (89,70%). (3) Most of female brick industry workers don?t have a side job as much as 38 (55,88%). (4) A total of 50 (73,52%) Rp. 1.908.447 or below UMR (Regional Minimum Wage). (5) As many as 57 (83,83%) female workers have permanent residence.Penelitian ini mengkaji tentang kondisi sosial ekonomi wanita pekerja industri batu bata di wilayah Kelurahan Waluyojati. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi 680 wanita pekerja, jumlah sampel diambil 10% dari populasi yaitu sebanyak 68 wanita pekerja. Teknik pengumpulan data berupa, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan tabulasi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebagian besar berpendidikan SMP/ Sederajat sebanyak 32 (47,10%). (2) Jumlah tanggungan yang dimiliki oleh wanita pekerja industri batu bata yaitu memiliki beban tanggungan ? 5 orang sebanyak 61 (89,70%). (3) Sebagian besar wanita pekerja industri batu bata tidak memiliki pekerjaan sampingan yaitu sebanyak 38 (55,88%). (4) Sebanyak 50 (73,52%) Rp. 1.908.447 atau dibawah UMR (Upah minimum Regional). (5) Sebanyak 57 (83,83%) wanita pekerja memiliki tempat tinggal permanen.Kata kunci: industri batu bata, sosial ekonomi, wanita pekerja,
ANALISIS POTENSI LONGSOR KECAMATAN GISTING KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN 2018 Asiah, Siti Nur; Yarmaidi, Yarmaidi; Sugiyanta, I Gede
Jurnal Penelitian Geografi Vol 6, No 8 (2018): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.52 KB)

Abstract

The study aims to assess the potential for a landslide the Tanggamus Regency Gisting. This research uses descriptive research method by determining the landslide potential map as the unit of analysis. The analysis of landslide potential map using ArcMap in shp format 10.2 to know cumulative score of each parameter. Attribute data is used to figure out and match the map with the real state of the land unit (exiting) before getting the results in the form of a map of potential landslides. The end result of this research is the analysis of landslide potential map in Tanggamus Regency Gisting. The results showed that the level of potential landslides in district of Gisting is at the level of the medium. After a stack stacking on these parameters, the end result of this research is a subdistrict of Gisting in landslide-prone areas.Penelitian bertujuan untuk mengkaji potensi longsor di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menentukan peta potensi longsor sebagai unit analisisnya. Analisis peta potensi longsor menggunakan ArcMap 10.2 dalam format shp untuk mengetahui skor kumulatif masing-masing parameter. Data atribut digunakan untuk mengetahui dan mencocokkan peta satuan lahan dengan keadaan dilapangan (eksiting) sebelum mendapatkan hasil berupa peta potensi longsor. Hasil akhir dari penelitian ini adalah analisis peta potensi longsor di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: tingkat potensi longsor di Kecamatan Gisting berada pada tingkat potensi sedang Setelah dilakukan tumpang susun pada parameter tersebut, hasil akhir dari penelitian ini adalah Kecamatan Gisting pada daerah rawan longsor.Kata kunci: analisis, potensi, longsor
PEMBELAJARAN KOOPERATIP TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) SEBAGAI UPAYA MEMPERBAIKI PERILAKU BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI Yudaningsih, Ika; Pargito, Pargito; Yarmaidi, Yarmaidi
Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to improve students learning behavior in learning geography with the type of cooperative learning teams-games-tournaments (TGT).This research is a classroom action research (CAR) conducted in SMA Negeri 2 Tumijajar Bone Western Onion collaborative and participatory. The subjects in this study were all students of class XI IPS 3 in SMAN 2 Tumijajar totaling 27 students. The object of this research is to improve students learning behavior in learning geography with type TGT cooperative learning teams-games-tournaments, which consisted of the presentation of the class, group learning, games, tournament, and awards groups. Religious studies is a class XI IPS 3 SMAN 2 Tumijajar Margomulyo village, subdistrict Tumijajar Bone WesternOnion. The study was conducted in three cycles and each cycle consisted of three meetings.Results showed changes in students learning behavior in learning geography by learning models kooperatis TGT type that has been pursued through the planning stages (planning),action (acting), observation (observing), and reflection (reflecting) and revision. Results showed that behavioral changes learned at each cycle. Changes in student learningbehavior, (1) attention, active learning, (2) independent in learning, (3) interacting in the classroom, (4) actively participate in learning activities, (5) a relevant answer to thequestion, (6) rapid response to environmental conditions.Keywords: cooperative learning type TGT, improving learning behavior, learning geography
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE THINK PAIR SHARE TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI Indrayani, Inten; Sumadi, Sumadi; Yarmaidi, Yarmaidi
Jurnal Penelitian Geografi Vol 7, No 6 (2019): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.837 KB)

Abstract

This research aims to determine the effect of the application of think pair share type cooperative learning models to the learning activities and learning outcomes of students of class XI IPS in Yadika Bandar Lampung High School.  The research method used in this study is Quasi Experiment. Data collection uses test techniques to measure student learning outcomes.  Observation technique to obtain data from the teaching and learning process in class and documentation.  The subjects of this study were students of class XI IPS 1 and XI IPS 2 totaling 52 students.  The results showed that: (1) there were differences in learning activities between classes using the TPS type model and those who did not.  (2) there are differences in learning outcomes between classes that use the TPS type model and those that do not.  (3) there is an influence of the use of TPS type learning models on geography learning outcomes.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share terhadap  aktivitas dan hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS di SMA Yadika Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eksperimen Semu (Quasi Eksperimen). Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk mengukur hasil belajar siswa. Teknik Observasi untuk memperoleh data dari proses kegiatan belajar mengajar di kelas dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 dan XI IPS 2 berjumlah  52  siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) terdapat perbedaan aktivitas belajar antara kelas yang menggunakan model tipe TPS dengan yang tidak. (2) terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan model tipe TPS  dengan yang tidak. (3) terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran  tipe TPS  terhadap hasil belajar geografi.Kata kunci: aktivits, hasil belajar, pembelajaran think pair share
PENGEMBANGAN MODUL TATA SURYA BERBASIS NILAI KEARIFAN LOKAL KELAS X SMAN 1 NATAR TAHUN 2019 Marhamah, Siti; Yarmaidi, Yarmaidi; Widodo, Sugeng
Jurnal Penelitian Geografi Vol 8, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the result of the development and feasibility of solar system module based on the values of local wisdom of tenth grade students at SMAN 1 Natar. This research is a development research that refers to the ADDIE development model includes, Analysis, Desaign, Development, Implementation, and Evaluation. Data collection techniques in this study are using a questionnaire. The expert test result obtained a score of 80.80% with the category ?feasible?, while the test result by geography teacher obtained a score of 81.42% with the category ?very feasible?. For the result of trials of small groups and large groups respectively 82.06% with the category ?very feasible? and 84.90% with the category ?veri feasible?. Thus it can be concluded that the solar system module based on local wisdom values is feasible to use and has been tested by expert.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan dan kelayakan modul tata surya berbasis nilai-nilai kearifan lokal kelas X di SMAN 1 Natar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi, Analysis, Desaign, Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan angket. Data yang diperoleh adalah data kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji ahli diperoleh skor sebesar 80.80% dengan kategori ?Layak?, sedangkan hasil uji oleh guru guru geografi diperoleh skor sebesar 81.42% dengan kategori ?Sangat Layak?. Untuk hasil uji coba kelompok kecil dan kelompok besar masing-masing sebesar 82.06% dengan kategori ?Sangat Layak? dan 84.90% dengan kategori ?Sangat Layak?. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul tata surya berbasis nilai-nilai kearifan lokal layak digunakan dan telah teruji oleh ahli.Kata kunci: pengembangan, modul, nilai-nilai kearifan lokal
FAKTOR PENYEBAB KEMACETAN JALAN LINTAS TENGAH DI PASAR BANDAR JAYA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Hamid, Imam Abiyyu; Yarmaidi, Yarmaidi; Suwarni, Nani
Jurnal Penelitian Geografi Vol 8, No 1 (2020): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine and examine the factors causing traffic jams in Jalan Lintas Tengah of Bandar Jaya Market. This study uses a qualitative descriptive method. Data collection using observation techniques, open interviews with 11 speakers, and documentation. The data analysis technique used in this study is the data analysis technique with Miles-Huberman modelling, namely data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed traffic jams in Jalan Lintas Tengah of Bandar Jaya Market caused by a variety of factors including the amount of high traffic volume, the capacity of the available road is not balanced with the current traffic flow that continues to increase, the narrowing of the road due to market activity, damaged road conditions that slow the rate vehicles, crossing roads that cause delays, careless parking, public transportation stops at random places and street vendors who sell carelessly on the shoulder of the road.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji faktor-faktor penyebab kemacetan lalu lintas jalan lintas tengah di Pasar Bandar Jaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara terbuka kepada 11 orang narasumber, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data dengan permodelan Miles-Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemacetan lalu lintas jalan lintas tengah di pasar Bandar Jaya disebabkan oleh beragam faktor diantaranya adalah jumlah volume lalu lintas yang tinggi, kapasitas jalan yang tersedia tidak seimbang dengan arus yang terus meningkat, penyempitan jalan akibat aktifitas pasar, kondisi jalan rusak yang memperlambat laju kendaraan, persimpangan jalan yang menimbulkan tundaan, parkir kendaraan sembarangan, angkutan umum berhenti di sembarang tempat dan pedagang kaki lima yang berjualan sembarangan di bahu jalan.Kata Kunci: faktor penyebab, kemacetan, lalu lintas.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR GEOGRAFI Lestari, Feby; Yarmaidi, Yarmaidi; Haryono, Edy
Jurnal Penelitian Geografi Vol 6, No 5 (2018): JURNAL PENELITIAN GEOGRAFI (JPG)
Publisher : Jurnal Penelitian Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.443 KB)

Abstract

This research aims to analyze the differentiate between two learning outcomes that came from two different class with two different method. The first method that has been used is make a match and the second one is conventional method. In this research we use a method that called an quasi experiment. The population that we used in this research are the student that include in two classes XI A and XI B. The data collection technically have been done by doing some test, documentation and observation. The result of data collection will be analyze by T-test.  Lastly, the result of this research conclude that there is a differentiate between make and match method that applied in class XI A and the conventional method that applied in class XI B.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis  perbedaan hasil belajar siswa kelas XI A yang menggunakan model pmbelajaran make a match dengan hasil belajar siswa kelas XI B yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI A dan siswa kelas XI B. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  ada perbedaan hasil belajar siswa kelas XI A yang menggunakan model pembelajaran make a match dengan hasil belajar siswa kelas XI B yang menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata kunci: aktivitas, hasil belajar geografi, model make a match