Gatut Yudoyono
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

Fabrikasi Lapisan Antirefleksi dengan Bahan Methyl Methacrylate (MMA) Menggunakan Metode Spin Coating (Halaman 30 s.d. 33) -, Sudarsono; Yudoyono, Gatut; Indarto, Bachtera; Hadi Pramono, Yono; -, Faridawati
Jurnal Fisika Indonesia Vol 19, No 56 (2015)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.787 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24355

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi lapisan antirefleksi dengan bahan  methyl methacrylate dengan metode spin coating. Lapisan  methyl methacrylate dilapiskan pada substrat kaca kemudian diputar dengan kecepatan 1000 rpm dengan metode spin coating. Untuk membuat lapisan anti refleksi dibutuhkan indeks bias substrat lebih besar dari pada lapisan film, sehingga salah satu bahan yang dipilih pada penelitian ini adalah methyl methacrylate dengan indeks bias 1,49. Dari hasil fabrikasi didapatkan nilai ketebalan lapisan adalah 10,816 µm. karakterisasi hasil fabrikasi dilakukan menggunakan spektrometer UV Vis dengan panjang gelombang (390- 450) nm dan menghasilkan  transmisi lebih dari 87,842% dan absorbsi kurang dari 0,056 %. Dari  hasil transmisi dan absorbsi bahan tersebut maka hasil refleksi  relatif kecil sehingga dapat digunakan sebagai lapisan antirefleksi.
Fabrikasi Directional Coupler Serat Optik Multimode Samian, Samian; Pramono, Yono Hadi; Rohedi, Ali Yunus; Yudoyono, Gatut
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.568 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i2.955

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi directional coupler simetri 2x2 dari bahan serat optik plastik (POF) step-index multimode dengan metode fused. Bahan untuk fabrikasi directional coupler adalah serat optik plastik multimode tipe FD-620-10 dengan diameter serat 1 mm. Fabrikasi dilakukan dengan cara memoles sepasang serat optik dengan panjang daerah interaksi kopling bervariasi dan lebar gap konstan, pasangan serat optik yang telah dipoles kemudian digabungkan. Fabrikasi menghasilkan empat buah directional coupler, salah satu directional coupler hasil fabrikasi parameternya memenuhi standar fabrikasi yaitu nilai ratio coupling 0,245 dengan toleransi dibawah 10% serta nilai excess loss lebih kecil dari 2 dB.
Tegangan Sisa pada Bahan Model Fotoelastis Epoxi Resin karena Perlakuan Termal Yudoyono, Gatut; Kurniawan, Hery; W, Rinaldi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 2, No 2 (2006)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.861 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v2i2.988

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi termal terhadap bahan polimer epoxi resin sebagai bahan model fotoelastis. Hasil sintesa resin epoxi dan hardener dengan perbandingan volume 100:2 memberikan sifat elastis yang berbeda ketika masing-masing diberi perlakuan termal dengan melihat pola frinji fotoelastis terutama parameter tegangan sisa. Variasi pembebanan dan perlakuan termal pada sampel fotoelastis epoxi resin menunjukkan bahwa pada temperatur pemanasan 90C - 100C memberikan kualitas bahan fotoelastis yang paling optimal bila ditinjau dari ketiadaan tegangan sisa yang masih ada pada sampel setelah pembebanan dihilangkan.
Fabrikasi Dan Karakterisasi Directional Coupler Sebagai Devais Pembagi Daya Supadi, Supadi; Pramono, Yono Hadi; Yudoyono, Gatut
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 2, No 1 (2006)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.343 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v2i1.984

Abstract

Telah difabrikasi directional coupler yang berfungsi sebagai pembagi daya (power divider) dengan pendekatan metode Fused Biconical Tapered (FBT) dengan memanfaatkan serat optik step-index multimode tipe FD-320-05, buatan Autonics, Korea. Struktur ini mempunyai dimensi diameter teras (core) 200 μm, tebalselubung (cladding) 150μm dan lebar gap antar teras serat optik sebesar 100 μm. Indeks bias teras dan selubung masing-masing sebesar 1,49, dan 1,41. Hasil perhitungan karakterisasi directional coupler diperoleh nilai coupling ratio (CR) sebesar 0,31 pada panjang interaksi kopling antar serat optik 25 mm. Hasil ini sesuai dengan standarisasi karakteristik directional coupler hasil fabrikasi industri, dengan demikian devais ini dapat digunakan sebagai komponen pembagi daya (power divider).Hasil ekstrapolasi data melalui grafik menunjukkan bahwa devais ini dapat ditingkatkan fungsinya sebagai pemecah berkas (splitter) dengan panjang interaksi kopling sekitar 27 mm.
Analisis Pola Spekel Akusto-Optik untuk Pendeteksian Vibrasi Akustik pada Dental Plaque Biofilm Harmadi, Harmadi; Yudoyono, Gatut; Rubiyanto, Agus; Zainuddin, Muhamad; Suhariningsih, Suhariningsih
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.191 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v8i1.857

Abstract

Penelitian pendeteksian vibrasi akustik dari pola spekel pada sampel dental plaque biofilm yang merupakan studi in-vitro dental plaque biofilm telah dilakukan. Penelitian ini dengan menggunakan metode pencitraan akusto-optik, yaitu gabungan sistem akustik khususnya ultrasonik dengan sistem optik dalam satu perangkat, sehingga diperoleh pencitraan spekel. Pola spekel dianalisis menggunakan software imageJ akan diperolehkarakterisasi histogram distribusi intensitas gray level, dan didapatkan perubahan kontras spekel pada setiap pendeteksian vibrasi akustik oleh pengaruh frekuensi akustik dan pengamatan perubahan pembentukan sampel dental plaque biofilm. Untuk pengukuran ketebalan sampel, sebagai pembanding pengamatan kontras spekel digunakan CLSM yang dilengkapi AOTF. Diperoleh hasil pada sampel 2 jam dengan ketebalan 6 μm memiliki kontras spekel tinggi sebesar 0.592707 a.u, pada sampel 4 jam dengan ketebalan 7 μm memiliki kontras spekel sebesar 0.571257 a.u, dan pada sampel 6 jam dengan ketebalan 9 μm memiliki kontras spekel rendah sebesar 0.550700 a.u. Terjadi perubahan pada sampel dental plaque yang diperoleh dari rongga mulut, mulai dari tahap pemasangan awal plaque biofilm, sampai dengan pembentukan plaque biofilm dewasa.
Peningkatan Kinerja Dye-Sensitized Solar Cells menggunakan Metode Ultrasonikasi Santoso, Hadi; Zharvan, Vicran; Daniyati, Rizqa; Siantang, Nur Ichzan Aminuddin; Yudoyono, Gatut; Endarko, Endarko
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.471 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v11i1.783

Abstract

Telah dibuat Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) yang mampu mengkonversi cahaya menjadi energi listrik dengan memanfaatkan ekstrak kulit manggis sebagai dye sensitizer dan bahan semikonduktor TiO2 sebagai penyusun elektroda kerja. Pembuatan elektroda kerja dibuat dari lapisan 10 μm TiO2 terdeposisi pada kaca ITO dengan metode doctor blade yang kemudian dilakukan proses perendaman dalam larutan dye ekstrak kulit manggis dengan menggunakan ultrasonikasi dan tanpa ultrasonikasi dengan waktu perendaman yang singkatyakni 300 sekon. Sementara itu disiapkan elektroda pembanding yakni kaca ITO yang dilapiskan dengan karbon.Antara elektroda kerja dengan elektroda pembanding diberikan elektrolit iodine (I−) dan triiodide (I−3 ) sebagai pasangan redoks yang menunjang siklus transfer elektron untuk terus berlanjut. Hasilnya menunjukkan bahwa DSSC yang dibuat dengan proses perendaman dye menggunakan ultrasonikasi memberikan efisiensi yang lebih besar.
Pencahayaan dalam Ruang Tertutup menggunakan Solar Illumination Suyatno, Suyatno; Yudoyono, Gatut; Albanna, Isa
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.566 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v7i2.906

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang perancangan pencahayaan alami dalam ruang tertutup dengan menggunakan solar illumination. Dalam solar illumination terdapat dua sistem, yaitu sistem optika geometri untuk pemanduan cahaya dan sistem solar tracker untuk optimalisasi pelacakan arah sumber cahaya. Mekanisme pemanduan cahaya adalah dengan mengumpulkan cahaya menjadi berkas titik oleh panel solar concentrator yang kemudian dipandu menggunakan fiber optik untuk didistribusikan ke ruangan. Berdasarkan hasil penelitian,diperoleh data bahwa efisiensi sistem solar illumination adalah 12,00%, sehingga dapat memberikan wacana tentang pemanfaatan energi matahari tidak terbatas hanya pada tinjauan termal dan listrik (solar cell). Energi matahari dapat dimanfaatkan dalam bidang pencahayaan yang sehat dan hemat energi pada ruang tertutup.
Fabrikasi Lapisan TiO2 menggunakan Metode Spin-Coating dengan Variasi Pengadukan dan Karakterisasi Sifat Optisnya Zharvan, Vicran; Daniyati, Risqa; Santoso, Hadi; Siantang, Nur Ichzan Aminuddin; Yudoyono, Gatut; Darminto, Darminto
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.132 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v11i1.785

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai fabrikasi lapisan TiO2 dengan metode spin-coating. Serbuk TiO2 disintesisdengan menggunakan metode ko-presipitasi yang diperoleh dari prekursor TiCl3 dengan variasi waktupengadukan 5, 10 dan 25 jam. Serbuk TiO2 selanjutnya diuji XRD untuk mengetahui fasa yang terkandung.Analisis fasa menunjukkan bahwa semua serbuk yang disintesis memiliki fasa anatase dengan ukuran kristal11,8 nm; 10,7 nm dan 9,6 nm seiring meningkatnya lama waktu pengadukan. Lapisan TiO2 difabrikasi denganmenggunakan metode spin coating dan dikarakterisasi menggunakan XRD, SEM dan UV-Vis spektrofotometeruntuk mengetahui struktur, morfologi dan sifat optik. Keseluruhan lapisan yang telah difabrikasi memiliki faseanatase dengan morfologi permukaan yang kurang merata serta lapisan memiliki nilai celah energi 3,99 ± 0,2eV; 3,98 ± 0,2 eV dan 3,97 ± 0,2 eV berurutan untuk lapisan 5, 10 dan 25 jam bergantung pada serbuk danperlakuan saat fabrikasi.
Karakterisasi Divais Multimode Interference (MMI) Berbahan Polimer untuk Pembagi Daya 1 × 3 Sahodo, Yasin Agung; Lavina, Wina Indra; Hidayati, Yuni Nur; Rofianingrum, Mefina Yulias; Muflihati, Banatul; Pramono, Yono Hadi; Yudoyono, Gatut
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.387 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i3.855

Abstract

Divais pembagi daya 1 × 3 telah difabrikasi menggunakan bahan polimer dan dikarakterisasi dengan metode simulasi Finite Difference Beam Propagation Method (FD-BPM). Simulasi dilakukan dengan menerapkan fenomena Multimode Inteference (MMI). Pandu gelombang planar dengan bahan polimer difabrikasi dengan parameter substrat dan kover akrilik berindeks bias 1,49 dan film Methyl Methacrylate (MMA) berindeks bias 1,4905. Nilai konstanta propagasi yang digunakan dalam simulasi yaitu 1,4903412 dengan panjang gelombang 0,6328 μm. Tebal film pandu gelombang sebesar 50 μm dan panjang pandu gelombang 5000μm. Hasil simulasi menunjukkan perbandingan daya output terhadap input pada masing-masing kanal output sebesar 11%, 37%, dan 11% secara berurutan, sedangkan hasil fabrikasi sebesar 13%, 16%,dan 12%. Dari kedua hasil simulasi dan fabrikasi menunjukkan bahwa divais ini dapat diaplikasikan dalam komunikasi optik untuk pembagi daya.
Formulasi Analitis Tetapan Propagasi Efektif Modus TE untuk Directional Coupler Linier Diturunkan dengan Metode Matrik Karakteristik Lapis Jamak Rohedi, Ali Yunus; Yudoyono, Gatut; Suryadi, Suryadi; Rubiyanto, Agus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2005)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.605 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v1i2.1005

Abstract

Parameter terpenting untuk menentukan panjang kopling dan formula propagasi medan directional coupler adalah nilai tetapan propagasi efektif medan moda simetri dan moda asimetri. Pada makalah ini dilaporkan formulasi tetapan propagasi efektif dimaksud untuk cahaya modus TE (transverse electric) yang terpandu dalam directional coupler linier dalam bentuk analitis. Formulasi analitis diturunkan dengan menggunakan metode matrik karakteristik pandu gelombang berlapis jamak, dan berlaku untuk kedua moda simetri dan asimetri, baik untuk struktur directional coupler simetri maupun asimetri.