Articles

Found 13 Documents
Search

STUDI KOMPARASI PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA ANTARA MODEL PAKEM DAN BRAINSTORMING Yuliana, Lia
EKUIVALEN - Pendidikan Matematika Vol 25, No 1 (2017): EKUIVALEN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah prestasi belajar siswa dengan model PAKEM lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Brainstorming pada siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Purworejo dan untuk mengetahui bagaimana persepsi siswa terhadap model pembelajaran yang baik. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII semester II SMP Negeri 15 Purworejo tahun pelajaran 2015/2016 yang terdiri dari 4 kelas. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VIII-B dan kelas VIII-A dengan siswa sebanyak 64 siswa dan masing-masing kelas 32 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik simpel random sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelas yang dikenai PAKEM (VIII-B) dan kelas yang dikenai Brainstorming (VIII-A). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes prestasi belajar matematika, angket, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan analisis data kuantitatif dan analisi data kualitatif. Hasil perhitungan data kuantitatif diperoleh  dan  sehinggamaka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga prestasi belajar siswa dengan model PAKEM lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Brainstorming pada siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Purworejo serta hasil data kualitatif didapat persepsi siwa baik terhadap model  PAKEM, karena siswa diberi kebebasan untuk menyampaikan ide-ide yang mereka dapatkan melalui diskusi, dan LKS sebagai bahan untuk memepermudah siswa memahami materi pelajaran.   Kata kunci: PAKEM, brainstorming, prestasi belajar, persepsi
Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini Yuliana, Lia
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XV Nomor 1, Januari 2013
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.434 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v15i1.3527

Abstract

Pendidikan moral diberikan di berbagai macam lembaga pendidikan, salah satunya di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). PAUD atau usia pra sekolah adalah masa di mana anak belum memasuki pendidikan formal. PAUD merupakan basis pembentukan karakter moral manusia, sehingga terbentuk perilaku dan kemampuan dasar sesuai dengan tahap perkembangannya agar selanjutnya dapat menjadi warga negara yang baik. Untuk itu diperlukan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini. Pentingnya penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini agar karakter anak dapat berkembang dengan potensi dan kemampuan anak secara optimal serta tumbuhnya sikap dan perilaku positif bagi anak. Pendidikan moral menyangkut sikap dan kepribadian, sehingga di dalam pembelajarannya tidak hanya terbatas pada pengembangan kemampuan intelektualnya saja tetapi lebih kepada pengembangan karakter, sikap, dan perilaku peserta didik
Peran Komite Sekolah dalam Mewujudkan Sekolah Efektif Yuliana, Lia
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVIII Nomor 2, Mei 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5835.423 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v18i2.10003

Abstract

Sekolah adalah lembaga pendidikan yang menyelenggarakan jenjang pendidikan formal yang terdiri atas pendidikan dasar,pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi, (UU No. 20 Tahun 2003).Peran penting stakeholders yaitu untuk mendukung program sekolah. Salah satu stakeholeders yang dapat mengembangkan sekolah yaitukomite sekolah. Komite sekolah/madrasah adalah lembaga mandiri yangberanggotakan orang tua/wali peserta didik, komunitas sekolah, sertatokoh masyarakat yang peduli pendidikan. (PP. No.17 Tahun 2010). Keberadaan komite sekolah mempunyai peran strategis karenadukungan dari masyarakat yang ada dalam komite sekolah akanmensukseskan program-program yang direncanakan sekolah, sebagaiwadah atau organisasi diharapkan dapat mengembangkan sekolah salahsatunya dalam mewujudkan sekolah efektif.
Sistem Penilaian Otentik dalam Implementasi Kurikulum 2013 Yuliana, Lia
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVI Nomor 3, September 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jwuny.v16i3.2957

Abstract

Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan nasional, pemerintah telah melakukan berbagai upaya seperti halnya pengembangan dan penyempurnaan kurikulum, pengembangan materi pembelajaran, perbaikan sistem evaluasi,  pengadaan buku dan alat-alat pelajaran, perbaikan sarana prasarana pendidikan, peningkatan kompetensi guru, serta peningkatan mutu pimpinan sekolah (Depdiknas, 2001: 3). Namun demikian, upaya tersebut belum menunjukkan hasil sebagaimana yang diharapkan. Kualitas pendidikan dipengaruhi beberapa faktor, seperti: guru, siswa, pengelola sekolah (Kepala Sekolah, karyawan dan Dewan/Komite Sekolah), lingkungan (orangtua, masyarakat, sekolah), kualitas pembelajaran, dan kurikulum.
PENERAPAN REGRESI DATA PANEL PADA ANALISIS PENGARUH INFRASTRUKTUR TERHADAP PRODUKTIFITAS EKONOMI PROVINSI-PROVINSI DI LUAR PULAU JAWA TAHUN 2010-2014 Sitorus, Yosephine Magdalena; Yuliana, Lia
MEDIA STATISTIKA Vol 11, No 1 (2018): Media Statistika
Publisher : Department of Statistics, Faculty of Science and Mathematics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.479 KB) | DOI: 10.14710/medstat.11.1.1-15

Abstract

There is inequality between the economic growth of provinces in Java and outside of Java. The total area of Java  is only 6,77% from total area of Indonesia but the Growth Domestic Product (GDP) based on constant price in 2014, Java contributed 57,8% of the GDP total Indonesia. One cause that made this disparity is the development of infrastructure in outside Java is still weak. The development of infrastructure is a basic element for increasing total output production that later will increase the economic growth. However, there are so many problems that occur in developing the infrastructure in outside of Java. This study aimed to analyze the condition of infrastructure provinces outside Java in 2010-2014. The data used is the secondary data for 27 provinces outside of Java 2010-2014 from BPS. The analytical method used is panel data regression with fixed effect model and Seemingly Unrelated Regression (SUR) Model. Based on the results, the infrastructure that affects economic productivity significantly and positively is road infrastructure, health, and budget. Infrastructure that affects economic productivity significantly and negatively is the educational infrastructure. Water and electricity infrastructure did not significantly affect economic productivity.Keywords: Infrastructure, Economic productivity, Panel Data Regression, Fixed Effect Model
PERANAN RUMAH SINGGAH GIRLAN NUSANTARA KABUPATEN SLEMAN DA- LAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK JALANAN Aman, Aman; Yuliana, Lia
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 18, No 2: Oktober 2013
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.059 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan Rumah Singgah Girlan Nusantara Kabupaten Sleman dalam me- mecahkan dan menangani permasalahan anak jalanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah anak jalanan yang berada di bawah naungan Rumah Singgah Girlan Nusantara Sleman. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validi- tas data menggunakan teknik triangulasi sumber, teori, dan metode. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Singgah Girlan Nusantara Sleman memiliki peranan penting dalam pembinaan anak jalanan. Pada dasarnya anak jalanan memiliki ber- bagai potensi karakter positif seperti sikap religius, toleransi, disiplin, kerja keras, semangat, tanggung jawab, semangat kebangsaan, dan karakter-karakter positif lain- nya. Jika mereka tidak diarahkan dengan baik, karakter-karakter negatif merekalah yang akan mendominasi terlebih dengan adanya pengaruh lingkungan. Untuk itu, Rumah Singgah Girlan Nusantara Sleman dengan berbagai divisinya menyeleng- garakan program-program strategis seperti pendidikan dan pelatihan, pelayanan sosial, kesehatan, bantuan hukum, dan lain sebagainya
FAKTOR-­FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMATIAN BAYI PREMATUR DI INDONESIA Rizqiani, Ratu Fani; Yuliana, Lia
E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1304.323 KB)

Abstract

Prematur merupakan penyebab utama kematian pada bayi usia kurang dari satu tahun. Indonesia merupakan negara kelima dengan jumlah bayi prematur terbanyak di dunia. Berbeda dengan bayi cukup bulan, pada bayi premature terdapat ketidak matangan sistem organ tubuh yang menyebabkan bayi prematur berisiko tinggi mengalami berbagai masalah kesehatan hingga kematian. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kematian bayi prematur di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dari Riskesdas 2013. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensia berupa regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) dengan taraf signifikansi 5 persen, tipe wilayah, tipe kelahiran, usia kehamilan, dan komplikasi persalinan secara signifikan memengaruhi kematian bayi prematur; 2) Bayi prematur dari ibu yang tinggal di perkotaan, lahir kembar, lahir dengan usia kehamilan kurang dari 32 minggu, dan lahir dari ibu yang mengalami komplikasi persalinan memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk mengalami kematian; 3) Dalam upaya menurunkan angka kematian bayi, Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memberikan kemudahan kepada ibu hamil dalam mengakses pelayanan kesehatan.
VARIABEL-VARIABEL YANG MEMENGARUHI KESEDIAAN MEMBAYAR (WILLINGNESS TO PAY) MASYARAKAT BIDARACINA JATINEGARA JAKARTA TIMUR Ladiyance, Selfia; Yuliana, Lia
Jurnal Ilmiah Widya Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Ilmiah Widya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.86 KB)

Abstract

Pencemaran sungai memberikan dampak negatif terhadap kegunaan air sebagai penunjang keperluan domestik, kesehatan lingkungan dan aktivitas ekonomi. Kerugian ekonomi akibat pencemaran sungai berkaitan dengan nilai jasa lingkungan/valuasi ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) menghitung besarnya nilai Willingness To Pay (WTP) dan total nilai WTP; (2) menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi kesediaan membayar masyarakat Kelurahan Bidaracina. Analisis yang digunakan adalah Contingent Valuation Method (CVM) dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perkiraan nilai WTP adalah Rp 4.325,00 per bulan dan nilai total WTP adalah Rp 1.935.576,92 per bulan; (2) Variabel-variabel yang berpengaruh terhadap kesediaan membayar masyarakat Kelurahan Bidaracina adalah pengetahuan pencemaran sungai, status kepemilikan rumah, pendidikan terakhir dan pendapatan rumah tangga. Saran yang dapat diberikan: (1) perkiraan nilai WTP dapat digunakan untuk kegiatan pelestarian Sungai Ciliwung. (2) perlu peningkatan kegiatan penyuluhan dan penyebaran informasi mengenai pencemaran Sungai Ciliwung.
ANALISIS DETERMINAN BELANJA MODAL PEMERINTAH PROVINSI DI INDONESIA TAHUN 2010-2013 Andriani, Ni Luh Putu Oka; Yuliana, Lia
Jurnal Ilmiah Widya Vol 4 No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Widya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.89 KB)

Abstract

Abstrak:     Otonomi daerah bertujuan untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik. Salah satu cara untuk meningkatkan pelayanan publik adalah dengan meningkatkan anggaran belanja modal. Berdasarkan data dan hasil kajian yang ada, ditemukan fakta bahwa realisasi belanja modal pada APBD masih berada di bawah target atau lebih rendah dibandingkan dengan anggaran yang tersedia (Dirjen Perimbangan Keuangan,2012). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh PAD, dana perimbangan (DAU, DAK, DBH) dan SiLPA terhadap alokasi belanja modal 32 provinsi di Indonesia pada tahun 2010-2013. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja modal 32 provinsi di Indonesia masih tergolong rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa PAD, DBH, dan SiLPA berpengaruh signifikan terhadap belanja modal 32 provinsi di Indonesia.  Sedangkan DAU dan DAK tidak berpengaruh secara signifikan terhadap belanja modal 32 provinsi di Indonesia. Kata kunci: belanja modal, pad, dana perimbangan, silpa, regresi data panel  Abstract:        Local autonomy aims to improve the economy of the region and the well-being of the community through public service. One way to improve the public services is to increase the capital expenditures budget. Based on the data and the results of the study,  it is found that the realization of capital expenditures in the BUDGETS are still below target or lower compared to the available budget (Directorate General of Fiscal Balance, 2012). The purpose of this research was to analyze the effect of PAD, the balance funds (DAU, DAK, DBH) and SilPA towards the capital expenditure of the 32 provinces in Indonesia in 2010-2013. The study uses panel data regression analysis. The results showed that capital spending of the 32 provinces in Indonesia is still classified as low. The results of the analysis showed that the PAD, DBH and SiLPA influence significantly to capital spending of the 32 provinces in Indonesia.  While DAU and DAK has no significant effect against the capital expenditure of the 32 provinces in Indonesia.  Key words: capital expenditure, pad, balance funds, silpa, panel data regression analysis
DETEKSI ILUSI FISKAL PADA KEUANGAN DAERAH KABUPATEN/KOTA DI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2008-2013 Calvin, Yesdi Christian; Yuliana, Lia
Jurnal Ilmiah Widya Vol 4 No 3 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Widya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.504 KB)

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan otonomi daerah sudah lebih dari satu dekade, namun belum mampu membuat daerah mandiri secara finansial. Ketidakmampuan daerah secara finansial memunculkan banyak perilaku tidak wajar pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan. Transfer seperti dana perimbangan menimbulkan ketergantungan keuangan daerah terhadap pusat, tidak hanya dari segi jumlah tetapi juga perilaku belanja daerah yang menyesuaikan pada besarnya transfer. Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi dengan Indeks Kapasitas Fiskal paling rendah yang berarti kemampuan keuangannya paling rendah di Indonesia. Ilusi Fiskal hipotesis Flypaper Effect yang mengatakan bahwa peningkatan belanja daerah cenderung lebih distimulasi oleh peningkatan penerimaan dana transfer daripada peningkatan pendapatan asli daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberadaan Ilusi Fiskal hipotesis Flypaper Effect pada keuangan daerah Kabupaten/Kota di NTT. Penelitian menggunakan metode eksplanasi. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan Regresi Data Panel. Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan persamaan regresi yang dihasilkan, elastisitas Belanja Daerah terhadap Transfer Tidak Bersyarat (TTB) lebih besar daripada terhadap Pendapatan Asli Daerah. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya Ilusi Fiskal hipotesis Flypaper Effect pada keuangan Kabupaten/Kota di NTT. Kata Kunci: ilusi fiskal, belanja, TTB, PAD, regresi data panel. Abstract: The implementation of regional autonomy has been implemented more than a decade, but has not been able to make the region self-sufficient financially. The inability of the financial area gave rise to a lot of unnatural behavior of local government in financial management. Equalization fund transfer as a financial dependence raises the area towards the Centre government, not only in terms of the number of shopping behavior but also the area that adjusts on the magnitude of the transfer. East Nusa Tenggara (NTT) is the province with the lowest Fiscal Capacity Index which means the lowest financial capability in Indonesia. Fiscal illusion Flypaper Effect hypothesis which says that an increase in shopping areas tend to be more stimulated by the increased acceptance of funds transfer than original income increase in the area. The purpose of this research is to know the existence of Fiscal Illusion hypothesis Flypaper Effect on regional financial district/town in NTT. The method used empirical research. The processing techniques and data analysis using Regression Data Panel. It can be concluded that based on the resulting regression equation, the elasticity of regional expenditure on Transfer Unconditional (TTB) is greater than against region income. These conditions indicate the existence of Fiscal Illusion Hypothesis flypaper on the financial districts / municipalities in NTT. Keywords: fiscal illusion, shopping, TTB, PAD, panel data regression.