Articles

Found 7 Documents
Search

PERBANDINGAN DEFORMASI DAN TEGANGAN SISA PADA SOCKET-WELD DAN BUTT-WELD MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Nugroho, Dimas Prasetyo; Yulianto, Totok
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v1i1.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deformasi dan tegangan sisa pada sambungan pipa-flange dengan variasi sambungan socket-weld, butt-weld dan urutan pengelasan untuk material stainless steel. Penelitian dilakukan dengan pendekatan numerik. Validasi hasil dilakukan dengan dengan hasil percobaan yang dilakukan oleh Xiangyang Lu untuk validasi struktur dan percobaan S. Murugan untuk validasi termal. Hasil variasi sambungan dan urutan pengelasan yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa pada sambungan socket-weld (urutan pengelasan loncat) memiliki nilai tegangan sisa lebih besar dibandingkan sambungan butt-weld (urutan pengelasan loncat), sedangkan deformasi yang terjadi sambungan pada socket-weld (urutan pengelasan loncat) memiliki nilai yang lebih kecil dibandingkan sambungan butt-weld (urutan pengelasan loncat).
KAJIAN PENENTUAN GETARAN SISTEM PROPULSI KAPAL PATROLI DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Putranto, Teguh; Imron, Asjhar; Yulianto, Totok
Jurnal Kelautan Nasional Vol 13, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Pusat Riset Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.559 KB) | DOI: 10.15578/jkn.v13i2.6659

Abstract

Kapal patroli adalah salah satu kapal perang berkecepatan tinggi yang digunakan untuk melakukan operasi militer dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah maritim suatu negara. Kapal patroli tidak hanya mampu beroperasi sesuai dengan targetnya tetapi juga perlu diperhatikan juga faktor kenyamanan dan keselamatan awak kapalnya. Sebelum kapal dibangun, penentuan desain dan konstruksi kapal patroli menjadi tahap yang sangat penting karena kapal cepat sering terjadi persoalan terhadap getaran kapal yang diakibatkan sistem propulsi. Penelitian ini akan mengkaji tentang metode numerik untuk menganalisa getaran sistem propulsi kapal. Finite Element Method (FEM) merupakan salah satu metode numerik untuk menyelesaikan persamaan diferensial parsial dengan cara membagi model menjadi elemen-elemen. Pemodelan numerik dilakukan pada sistem propulsi dan sebagian dari badan kapal. Untuk memulai simulasi, kondisi batas ditentukan berdasarkan posisi sekat ceruk buritan, sekat pada strut, transom, center girder, dan side girder. Setelah simulasi selesai, frekuensi alami pada mode shape 1 - 5 didapatkan sebesar 26,26; 35,68; 44,23; 90,62; 97,66 Hz secara berurutan. Frekuensi eksitasi propeller pada kecepatan dinas didapatkan sebesar 54,93 Hz dimana fungsi dari rotasi propeller dan jumlah daunnya. Frekuensi 26,26 dan 35,68 Hz (mode shape 1 dan 2) mengalami getaran ke arah lateral sedangkan frekuensi 44,23 Hz (mode shape 3) mengalami getaran ke arah vertikal. Sistem propulsi akan beresiko mengalami resonansi pada mode shape 3 ketika beroperasi pada kecepatan 25 knot.
Pendidikan Inklusif: Konsep Dasar, Ruang Lingkup, Dan Pembelajaran Yulianto, Totok
Jurnal Kependidikan Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Kelompok Kajian Pendidikan Ikatan Alumni IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.84 KB) | DOI: 10.24090/jk.v6i2.1698

Abstract

Inclusive education provides educational services based on the variation of learners potential in an educational institution. This service is very suitable for children with special needs that has unique individual characteristics. The implementation of inclusive education is currently not aligned with national schooling systems that tend to implement a standardized service system. The term of standard service is the equal treatments for each individual and the learning completeness with the benchmarks of the national standard. In relation to the condition of children with special needs, who has various limitations and learning needs, the implementation of inclusive education requires curriculum modification, learning strategy, learning assessment system and school management in accordance with the needs for children with special needs.
ANALISIS KEKUATAN SHAFT PROPELLER KAPAL RESCUE 40 METER DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Yulianto, Totok; Ariesta, Rizky Chandra
Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Vol 16, No 3 (2019): Oktober
Publisher : Department of Naval Architecture - Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.185 KB) | DOI: 10.14710/kapal.v16i3.23572

Abstract

Dalam mendesain sebuah diameter poros propeller disyaratkan untuk mempertimbangkan kekuatannya. Ukuran  diameter poros yang memenuhi kriteria kekuatan ditentukan sesuai persyaratan standar klasifikasi yang digunakan. Tujuan pada penelitian ini adalah menganalisis kekuatan poros dengan diameter 95 mm pada kapal rescue 40 meter menggunakan Metode Elemen Hingga (MEH). Tahapan analisis pemodelan geometri pada software finite elemen analysis (FEA) adalah pembuatan geometri poros, penentuan kondisi batas, pembebanan, pendiskritasian elemen, dan analisis tegangan yang terjadi pada poros. Tegangan ditimbulkan akibat dari putaran mesin, berat dan tumpuan pada setiap support pada poros. Tegangan dibandingkan dengan aturan Biro Klasifikasi Indonesia Volume III Rules for Machinery Installations untuk membandingkan nilai diameter desain poros dengan tegangan yang diambil dari nilai safety factor pada setiap daerah poros. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan nilai tegangan geser maksimum terjadi pada poros dengan nilai 88 MPa dengan tegangan yang diijinkan adalah 102.9 MPa. Sedangkan tegangan von Mises maksimum yang terjadi adalah sebesar 152.3 MPa dengan tegangan yang dijinkan adalah sebesar 205.8 MPa. Maka material AISI 304 dengan diameter 95 mm memenuhi tegangan yang diijinkan oleh klasifikasi.
ANALISIS KEKUATAN TANGKI CNG DITINJAU DENGAN MATERIAL LOGAM LAPIS KOMPOSIT PADA KAPAL PENGANGKUT COMPRESSED NATURAL GAS Firmansah, Aulia; Yulianto, Totok
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v2i1.2479

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan analisa perbandingan pada kekuatan pressure vessel compressed natural gas. Pressure vessel yang digunakan yaitu tipe satu dan tipe tiga, tipe satu adalah tabung menggunakan material logam yaitu Carbon Steel SA 516 Grade 70 dan Aluminium Alloy T6-6061. Pada tabung tipe tiga material menggunakan Aluminium Alloy T6-6061 dengan lapisan Komposit (Carbon Fibre ? Epoxy) pada seluruh tabung (full wrapped). Sudut orientasi serat yang digunakan 54.73560 dan terdiri dari 4 lapis komposit yang membungkus aluminium. Variasi yang dilakukan pada tebal komposit yaitu 25% komposit, 50% komposit, dan 75% komposit. Pressure vessel mendapat perlakuan internal pressure sebesar 125 bar dan temperatur -300C. Analisa dilakukan dengan dua metode yaitu dengan perhitungan manual dan software finite element method (NASTRAN 2010). Dari hasil perhitungan tersebut tabung tipe satu dengan material logam terbukti aman karena memenuhi dari faktor keamanan yang ditentukan tetapi pressure vessel sangat berat. Pada tabung tipe tiga lamina dengan komposisi 75% komposit dan 50% komposit dinyatakan aman karena memenuhi dari kriteria tegangan maksimum. Sedangkan pada komposisi 25% komposit lamina mengalami kegagalan yang disebabkan terlalu rendahnya lapisan komposit. Dari keseluruhan hasil perhitungan dan analisa didapatkan komposisi ideal pressure vessel yaitu 75% komposit dan 25% aluminium dari tebal keseluruhan sehingga menghasilkan tegangan yang sangat kecil dan memiliki berat yang paling ringan.
Pengendalian Biaya dan Waktu Proyek Gedung SMK Dwija Bhakti Jombang Dengan Menggunakan Metode Earned Value Purnomo, Agus; Nugroho, Meriana Wahyu; Yulianto, Totok
JURNAL TECNOSCIENZA Vol 4 No 1 (2019): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.531 KB)

Abstract

AbstrakProyek pembangunan gedung lantai 3 SMK Dwija Bhakti Jombang membutuhkan suatu manajemen proyek mulai dari fase awal hingga fase akhir. Konsep metode earned value merupakan pengendalian proyek yang menitik beratkan pada masalah waktu dan biaya. Konsep metode earned value menyajikan tiga dimensi yaitu penyelesaian fisik dari proyek (the percent complete) yang mencerminkan rencana penyerapan biaya (budgeted cost), biaya aktual yang sudah dikeluarkan atau yang disebut dengan actual cost serta apa yang didapatkan dari biaya yang sudah dikeluarkan atau yang disebut nilai hasil (earned value).Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengevaluasi kinerja waktu dan biaya. Berdasarkan perhitungan total minggu ke-1 sampai dengan minggu ke-17didapatkan nilai BCWS sebesar Rp. 1.575.581.000,-; Nilai total BCWP pada minggu ke-1 sampai minggu ke-16 didapatkan sebesar Rp. 1.298.295.000,-; Nilai total ACWP pada minggu ke-1 sampai minggu ke-16 didapatkan sebesar Rp. 1.325.784.000,-; Pada akhir masa peninjauan yaitu pada minggu ke-16 didapatkan nilai Estimate At Completion (EAC) proyek sebesar Rp. 1.582.187.356,-; nilai tersebut lebih dari biaya total secara keseluruhan pada minggu ke-16 sebesar Rp.1.552.086.992,-; dapat diartikan bahwa proyek tersebut mengalami kerugian. Estimasi waktu penyelesaian proyek Estimate To Completion (ETC) adalah 143 hari yang berarti proyek akan selesai lebih lama 23 hari dari waktu yang telah direncanakan 120 hari. Kata kunci: waktu, biaya, nilai hasil AbstractThe third floor building construction project of Vocational High School 3 of Dwija Bhakti Jombang needs a management project starting from the first phase up to the last phase. The earned value method concept is a project control emphasizing on the time and cost. This concept presents three dimensions, such as the physical completion of the project (the percent complete) reflecting the budgeted cost, actual cost having been used and what is got from the used cost usually called as earned value. This research has a purpose to evaluate the performance of time and cost. Based on the total calculation of week 1 up to week 17, BCWS got was Rp. 1.575.581.000,-;. The total total BCWP in week 1 up to week 16 was Rp. 1.298.295.000,-; Meanwhile the total ACWP in week 1 upto week 16 was Rp. 1.325.784.000,-;. In the end of review period or in the 16th week, the Estimate At Completion (EAC) of project was Rp. 1.582.187.356,-, which was higher than the total cost in week 16 that was Rp.1.552.086.992,-;. Thus, it can be said that this project suffered a financial loss. Then, the Estimate To Completion (ETC) of the project was 143 days which means that the project will finish 23 days longer than the planned time which is 120 days. Keywords: time, cost, earned value
Analisis Kebutuhan Ruang Parkir Sepeda Motor Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang Rusdiana, Dimas Katon; Nugroho, Meriana Wahyu; Yulianto, Totok
JURNAL TECNOSCIENZA Vol 4 No 1 (2019): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.819 KB)

Abstract

AbstrakDengan dibukanya fakultas dan program studi baru oleh Universitas Hasyim Asy?ari Tebuireng Jombang pada tahun 2013, maka akan menambah jumlah populasi orang yang beraktivitas di Universitas Hasyim Asy?ari Tebuireng Jombang, dengan bertambahnya jumlah populasi maka bertambah pula jumlah pengguna kendaraan khususnya sepeda motor. Maka Universitas Hasyim Asy?ari Tebuireng perlu menambah fasilitas pendukung kegiatan akademik dan tata guna lahan khususnya kebutuhan ruang parkir. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu adanya identifikasi masalah kebutuhan ruang parkir khususnya sepeda motor di Universitas Hasyim Asy?ari Tebuireng Jombang, kemudian dapat dianalisa dan dapat memberikan pemecahan masalah tentang tata guna lahan pada sektor parkir yang efektif dan dapat memenuhi angka kebutuhan ruang parkir di Universitas Hasyim Asy?ari Tebuireng Jombang . Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan rumus Z dengan kondisi karakteristik di lapangan . Data diambil secara langsung di lapangan kemudian dimasukan pada formulir penelitian, data yang diperoleh kemudian dijadikan tabel pada aplikasi komputer, kemudian dilakukan olah data untuk mengetahui kondisi karakteristik parkir dan Satuan Ruang Parkir yang dibutuhkan. Kemudian dapat ditentukan angka kebutuhan ruang parkir di Universitas Hasyim Asy?ari Tebuireng Jombang. Kebutuhan ruang parkir khususnya sepeda motor di Universitas Hasyim Asy?ari Tebuireng Jombang sebesar 668SRP berdasarkan pendekatan rumus Z, dan kapasitas pakir yang dimiliki sebesar 804 SRP, namun setelah diproyeksikan dengan asumsi pengguna kendaraan dianggap sama dengan jumlah populasi saat ini, kemudian dilakukan proyeksi hingga tahun 2024 Kebutuhan ruang parkir Universitas Hasyim Asy?ari Tebuireng sebesar 828 SRP. Kata kunci: Kebutuhan Ruang Parkir, Satuan Ruang Parkir, Universitas Hasyim Asy?ar   AbstractHasyim Asy?ari University opened new faculties and departments in 2013 so that the number of people doing activities in Hasyim Asy?ari University also increased as well as the number of the motorcycle riders. Hasyim Asy?ari University needs to add the facilities supporting academic activity and the land use especially parking area. Based on that problem, it is needed to identify parking area need especially for motorcycle in University of Hasyim Asy?ari of Tebuireng Jombang, in order to be analyzed and can give solution to the land use for the efective parking area and can fulfill the number of parking area need in University of Hasyim Asy?ari of Tebuireng Jombang. This research used Z formula method with the charateristics of condition in the field. Data was directly taken from the field and then written in the research form. The data got was written in the form of table in computer application and analyzed to know characteristics of condition of parking and parking area demand in University of Hasyim Asy?ari of Tebuireng Jombang. . The need of parking area for motorcycle in University of Hasyim Asy?ari of Tebuireng Jombang was 668 SRP based on formula Zapproach and the capacity of parking owned was 804 SRP. After being projected with the assumption if the number of motorcycle riders are the same as the number of nowdays, and then projected up to 2024, the parking area need in University of Hasyim Asy?ari of Tebuireng Jombang is 828 SRP. Keywords: Parking Area Demand, Parking Area Unit, University of Hasyim Asy?ariTebuireng.