Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH METODE LATIHAN PUKULAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN BULUTANGKIS ATLET TINGKAT PEMULA Yuliawan, Dhedhy; Sugiyanto, FX
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 2: September 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.577 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh antara metode drill dan metode strokes terhadap keterampilan bermain bulutangkis atlet tingkat pemula, (2) perbedaan pening-katan keterampilan bermain bulutangkis antar atlet yang memiliki kelincahan tinggi dan kelincahan rendah, (3) interaksi antara metode latihan dan kelincahan terhadap keterampilan bermain bulutangkis atlet tingkat pemula. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah atletklub PB. Manunggal, PB. Natura dan PB. Surya Mataram yang berjumlah 46 atlet. Besarnya sampel yang diambil sebanyak 24 atlet. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan Uji t dan ANAVA. Hasil penelitian sebagai berikut: (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara metode drill dan metode strokes terhadap peningkatan keterampilan bermain bulutangkis, (2) ada perbedaan keterampilan bermain bulutangkis atlet pemula yang memiliki kelincahan tinggi dan kelincahan rendah, (3) tidak ada interaksi antara metode latihan dan kelincahan terhadap keterampilan bermain bulutangkis atlet tingkat pemula. Kata Kunci: metode drill, metode strokes, kelincahan, bulutangkis
Pembentukan Karakter Anak Dengan Jiwa Sportif Melalui Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Yuliawan, Dhedhy
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.98 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v2i1.661

Abstract

Pelaksanaan pendidikan karakter di Indonesia saat ini dirasakan belum optimal. Bahkan situasi pendidikan di Indonesia yang belum ideal menjadi motivasi pokok dalam mengimplementasikan pendidikan karakter. Pendidikan karakter dapat dilakukan bersamaan dengan kegiatan belajar mengajar yang diintegrasikan dalam setiap mata pelajaran termasuk penjas dan olahraga. Dalam penjas dan olahraga banyak terkandung nilai-nilai karakter seperti sportifitas, kejujuran, keberanian, kerja keras, pengendalian diri, tanggung jawab, kerjasama, keadilan, dan kebijaksanaan, menghargai lawan dan sebagainya yang dapat diintegrasikan dalam aktivitas gerak  dan dalam berbagai bentuk permainan. Pendidikan karakter dapat dibentuk salah satunya melalui pendidikan jasmani dan olahraga (gymnastics), melalui aktivitas motorik yang dilakukan secara terus-menerus, sehingga menjadi kebiasaan. Pendidikan jasmani dan olahraga memiliki peran penting dan andil besar dalam mewujudkan tercapainya tujuan pendidikan nasional yang menunjang pendidikan karakter bangsa. Pendidikan jasmani disajikan di sekolah yang memiliki tujuan; kognitif, psikomotor dan afektif. Pembentukan karakter anak adalah melalui pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan anak diniasakan hidup sportif. Dalam pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan anak dituntut untuk melakukan tanggung jawab, jujur, kerja sama, dan toleransi. Pengembangan karakter akan terlaksana dengan pembiasaan yang dilakukan dalam pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Selain dalam pendidikan formal olahraga juga mampu memberikan penanaman jiwa sportifitas dimana jiwa sportifitas tersebut membangun karakter yang sportif. Mengakui kekalahan, menghormati lawan, menegakkan fair play dan mampu memberikan penghargaan atas dirinya sendiri dan orang lain.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DENGAN KETEPATAN SMASH PENUH DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS Yuliawan, Dhedhy
Motion: Journal Research of Physical Education Vol 8 No 1 (2017): Motion: Jurnal Research Physical Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.494 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan dengan ketepatan smash penuh dalam permainan bulutangkis.Populasi sebanyak 27 anak latih di PB Lestari dan PB Arjuna. Sampel yang digunakan berjumlah 18 anak latih (10 anak latih di PB Lestari, dan 8 anak latih di PB Arjuna) dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Pengambilan data dengan instrument berupa push up berkontinyu untuk pengukuran otot lengan, goniometer untuk pengukuran kelentukan pergelangan tangan, dan tes smash yang disusunTohar untuk pengukuran ketepatan smash penuh. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi dan korelasi, baik secara sederhana maupun ganda, melalui uji prasyarat homogenitas, normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat hubungan yang tidak signifikan antara kekuatan otot lengan dengan ketepatan smash penuh dengan korelasi sederhana sebesar 0.309, dan korelasi parsial adalah sebesar 0.520, (2) terdapat hubungan yang tidak signifikan antara kelentukan pergelangan tangan dengan ketepatan smash penuh dengan korelasi sederhana sebesar 2.558, dan korelasi parsial adalah sebesar 2.111, dan (3) terdapat hubungan yang tidak signifikan secara bersama-sama antara kekuatan otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan dengan ketepatan smash penuh sebesar 3.259. Hal ini dikarenakan dalam smash yang dibutuhkan adalah power lengan, dan untuk dapat memukul dengan tepat dibutuhkan perkiraan yang baik dari mata melihat dan tangan memukul (koordinasi mata-tangan).
BULUTANGKIS SEBAGAI SALAH SATU WADAH PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER KEPADA ANAK Yuliawan, Dhedhy; Firdaus, Mokhammad
Motion: Journal Research of Physical Education Vol 9 No 2 (2018): Motion: Jurnal Research Physical Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.247 KB)

Abstract

Pendidikan karakter menjadi salah satu tujuan bangsa yang termuat pada lembaga pendidikan. Pendidikan non formal menjadi salah satu wadah untuk menanamkan pendiikan karakter. Pendidikan non formal adalah pendidikan yang berada diluar sekolah yang diharapkan dapat memberikan nilai-nilai karakter yang baik. Melalui Perkumpulan Bulutangkis yang menjadi salah satu wadah dalam endidikan non formal diharapkan menanamkan karakter dalam proses pelaksanaannya. Melihat animo masyarakat tentang olahraga bulutangkis menjadi salah satu cara untuk memberikan pendidikan karakter lewat perkumpulan bulutangkis. Sehingga melalui Perkumpulan bulutangkis yang terdapat di Indonesia dapat menanamkan karakter pada anak. Sehingga anak bermain bulutangkis tidak hanya sebagai hiburan namun secara tidak langsung dapat ditanamkan pendidikan karakter ketika bermain bulutangkis
The analysis of physical conditions of Puslatkot athletes of Kediri city for "Kediri Emas" in porprov 2019 Herpandika, Reo Prasetiyo; Yuliawan, Dhedhy; Rizky, Muhammad Yanuar
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 5 No 2 (2019): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.406 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v5i2.13758

Abstract

This study based on the problems that occurred in the Training Center (Puslatkot) of Kediri City in preparing the athletes for East Java Province Sports Week (Porprov) 2019. Lack of data on the athletes' physical condition became an important issue in implementing the training programs, besides, the condition of the athletes which was poorly monitored caused the progression of the practice principle that would not be applied. This study aimed at finding out the athletes' physical condition which became a basis for trainers' evaluation in determining the training program. This study used descriptive quantitative research methods in which the survey was as a research approach. The instrument used was a physical condition test created by a team from UN PGRI Kediri with 54 athletes as research samples chosen by using a random sampling technique. The results of the study of the overall physical condition of Puslatkot athletes showed that 28% was in the excellent criteria, 31% was in the good criteria, 17% was in the medium criteria, 24% was in the poor criteria, and 0% was in the very poor criteria. It could be concluded that the physical condition of Puslatkot athletes of Kediri City was included in the good criteria with a percentage of 31%.
Pelatihan Massage Kebugaran Sebagai Media untuk Menciptakan Peluang Usaha Bagi Remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek Junaidi, Slamet; Hanief, Yulingga Nanda; Rizky, Muhammad Yanuar; Zawawi, M. Anis; Weda, Weda; Firdaus, Moh; Burstiando, Rizki; Putra, Rendhitya Prima; Yuliawan, Dhedhy; Kurniawan, Wing Prasetyawan; Setyawan, Irwan
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.45 KB)

Abstract

  Massage adalah salah satu perawatan tubuh dengan menggunakan kedua tangan pada bagian telapak tangan maupun jari-jari tangan. Dengan massage dapat memberikan manfaat berupa relaksasi, mengurangi nyeri, memperbaiki organ tubuh, dan memelihara kebugaran. Dengan mendapatkan massage/pijat diyakini peredaran darah akan semakin lancar, badan semakin relaks, tubuh lebih bugar dan berpengaruh pada peningkatan kesehatan. Terampil massage dapat membuka usaha baru yang akan memperbaiki kesejahteraan secara materi. Karena keberadaan seorang masseur/masseus sekarang sangat diperlukan, apalagi dalam olahraga. Tidak sedikit setiap klub sepak bola memiliki masseur/masseus yang handal dan para masseur/masseus menerima gaji besar. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan massage sebagai media untuk menciptakan peluan usaha bagi remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek. Sasaran dalam pelatihan ini ditujukan pada remaja yang tergabung pada Karang Taruna Desa Ngulankulon. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode pemetaan social, sosialisasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan program dan monitoring dan evaluasi. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan berlangsung, diperoleh beberapa hasil positif diantaranya: 1) Peserta menunjukkan antusias yang tinggi. Hal ini disebabkan karena memang selama ini jarang ada kegiatan pelatihan yang berkaitan tentang massage atau pijat, dan 2) Para peserta aktif bertanya dan menceritakan berbagai pengalaman mengalami cedera. Peserta juga kooperatif dalam melakukan praktek massage secara bergantian. Kesimpulan dalam pelatihan ini adalah dengan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada remaja serta menumbuhkan semangat berwirausaha dibidang jasa sebagai pendongkrak tingkat perekonomian masyarakat karang taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek.