Articles

USULAN STRATEGI PEMASARAN KERIPIK RIKI BERDASARKAN PREFERENSI DAN PERSEPSI KONSUMEN Astuti, Novi Tri; Yuniar, Yuniar; Novirani, Dwi
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.651 KB)

Abstract

bertambah sehingga membuat banyak bermunculan produk keripik pedas lainnya. Hal tersebut mendorong ?Riki? untuk membuat strategi pemasaran, ?Riki? harus mengetahui preferensi, persepsi dari pelanggan dan karakteristik konsumen. Data preferensi yang dibutuhkan yaitu atribut yang dipentingkan oleh konsumen dan data peringkat setiap merek yang digunakan. Kemudian data persepsi yang dibutuhkan adalah data tingkat persamaan dari merek yang dibandingkan. Atribut yang digunakan merupakan turunan dari konsep bauran pemasaran (4P), yaitu product, price, promotion dan place.  Pengolahan data preferensi dan data persepsi dibantu oleh program Multidimensional Scaling, tujuannya yaitu untuk melihat atribut yang diungguli oleh produk dan untuk mengetahui pesaing terdekat dari ?Riki? dengan melihat peta perseptual. Pengolahan data karakteristik konsumen dibantu dengan menggunakan program cross tabulation, untuk melihat perbandingan presentase dengan merek yang sering dibeli. Setelah melakukan pengumpulan dan pengolahan data maka akan didapatkan usulan strategi pemasaran berdasarkan bauran pemasaran (4P). Usulan strategi pemasaran diharapkan untuk dapat meningkatkan profit perusahaan. Kata Kunci: Preferensi, Persepsi, Multidimensional Scaling ABSTRACT Consumer demand for the product spicy chips Becoming increasingly so make many emerging products other spicy chips. It encourages "Riki" to review make development Marketing strategy, "Riki" need to know preferences, perception from the customer and the characteristics consumer. Preference data needed that attribute That necessitated Posted ranking data any consumer and brand used. Then the data perception the data is needed rate equation of brand that compared. The attributes used are derived from Concept Marketing Mix (4P) product, price, promotion and place. Preferences data processing and data perception assisted posted Multidimensional Scaling Program, its purpose is to review seeing attributes surpassed posted products and for a review of its closest competitor knowing From "Riki" Seeing map with perceptually. data processing characteristics assisted with consumer using cross tabulation program, to review the percentage comparison with seeing brand frequently purchased. The taxable income of collecting and processing data would then be obtained Marketing strategy development proposals based Marketing Mix (4P). Marketing strategy is expected to increase its profit. Keywords: Preference, Perception, Multidimensional Scaling
USULAN PERBAIKAN DAN PENINGKATAN KUALITAS JASA PELAYANAN TAMAN BACAAN MENGGUNAKAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE MATRIX Wahyuni, Cherliyana Trie; Yuniar, Yuniar; Desrianty, Arie
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.934 KB)

Abstract

Pelayanan jasa merupakan cara efektif dan mendasar dalam bisnis jasa suatu perusahaan. Penelitian ini membahas penilaian layanan jasa di suatu taman bacaan. Penilaian dilakukan dengan mengisi kuesioner dan datanya dihitung Nilai Indeks Kinerja (NIK) kepentingan dan kepuasan. Hasil NIK dipeta posisikan menggunakan IPM yang terbagi dalam 4 kuadran. Pemetaan IPM dianalisis untuk menentukan usulan perbaikan terhadap 9 variabel yang kurang memuaskan. Variabel-variabel tersebut diantaranya tingkat pencahayaan rendah, tidak adanya daftar novel dan majalah, dll. Usulan perbaikan, diantaranya penambahan lampu penerangan, pembuatan daftar novel dan majalah, dan lain-lainnya. Kata Kunci: Pelayanan Jasa, Kepuasan Pelanggan, Importance Performance Matrix.   ABSTRACT Service is the fundamental and effective way in business services. This study discusses the assessment of services a public library. The assessment is carried out by filling in the questionnaire by respondents and the data calculated the value of the index performance (NIK) importance and satisfaction. The result of NIK in map position using the method of IPM which is divided into 4 quadrants. The position of IPM analyzed for improvements to the 9 variables that proved less satisfying. These variables include indoor lighting levels are low, the absence of a list of novels and magazines, and others. For the proposed improvements, including the addition of flashing light, making a list of novels and magazines, and others. Keywords: Service, Customer  Satisfaction, Importance Performance Matrix.
USULAN STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BERDASARKAN HASIL ANALISIS PENGUKURAN OBJECTIVE MATRIX (OMAX) PADA DEPARTEMEN PRODUKSI TRANSFORMER Silalahi, Lendy Alferi; Rispianda, Rispianda; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.258 KB)

Abstract

Pertumbuhan jumlah permintaan dan tuntutan menjaga kualitas produk tetap baik menjadi tantangan bagi PT. XYZ untuk bersaing di dunia manufaktur. Untuk itu diperlukan pengukuran produktivitas produksi dan usulan strategi peningkatan produktivitas di masa yang akan datang. Model pengukuran produktivitas di PT. XYZ menggunakan model Objective Matrix (OMAX) dengan kriteria produktivitas yang diukur yaitu rasio utilitas jam kerja, konsumsi energi listrik, utilitas tenaga kerja, rasio produk cacat, rasio produk baik, dan rasio kerusakan mesin. Pengukuran Objective Matrix (OMAX) menunjukkan rasio 1 (utilitas jam kerja) adalah kriteria produktivitas yang nilainya dominan berada dibawah standar. Rasio tersebut akan dianalisis menggunakan Logic Tree Diagram untuk mendapatkan usulan strategi peningkatan produktivitas.   Kata kunci: Produktivitas, Indeks Performansi, Objective Matrix (OMAX) ABSTRACT Growth in the number of requests and the demands of maintaining good product quality remains a challenge for PT. XYZ to compete in the world of manufacturing. It is necessary for the production and productivity measures proposed in the strategy of increased productivity future. Productivity measurement models in the PT. XYZ uses the model Objective Matrix (OMAX) with criteria that measured productivity is the ratio of hours worked utilities, electrical energy consumption, utility workers, defective product ratio, the ratio of good products, and the ratio of engine damage. Objective Measurement Matrix (OMAX) shows the ratio of 1 (utility work hours) is the dominant criterion value productivity is below standard. The ratio will be analyzed using the Logic Tree Diagram for the proposed strategy to get an increase in productivity.   Keywords: Productivity, Index of performance, Objective Matrix (OMAX)
STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DI LANTAI PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE OBJECTIVE MATRIX AVIANDA, DEA; Yuniati, Yoanita; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.846 KB)

Abstract

PT. Agronesia BMC merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan susu, yang menginginkan terjadi peningkatan produktivitas. Tidak adanya pengukuran sistematis untuk meningkatkan produktivitas di lantai produksi membuat target produksi perusahaan tahun 2012 tidak tercapai untuk kategori produk milk cup. Pengukuran produktivitas dilakukan dengan menggunakan metode objective matrix (OMAX). Kriteria produktivitas diukur dari tingkat efisiensi dan efektivitas penggunaan tenaga kerja, mesin, dan energi dengan membandingkan 6 rasio produktivitas. Berdasarkan hasil perhitungan OMAX, nilai rasio terendah adalah rasio 5 yaitu total produk yang dihasilkan terhadap pemakaian energi listrik. Analisis pada rasio 5 dilakukan dengan menggunakan metode fault tree analysis (FTA) untuk mendapatkan rekomendasi strategi peningkatan produktivitas.   Kata kunci: Produktivitas, OMAX, indikator performansi, FTA ABSTRACT PT. Agronesia BMC is a company engaged in the field of milk processing, and they want to increase the productivity. The absence of systematic measurement, to improve productivity on the production floor, to make the target company's production in 2012 was not achieved, for the category cup milk products. Productivity measurement could be done by using The Objective Method Matrix (OMAX). Productivity criteria measured from the level of efficiency and effectiveness of the use of labor, machines, and energy by comparing 6 ratio productivity. Based on OMAC calculations, the lowest ratio is the 5th ratio, which is the total products produced with the use of electrical energy. Analysis of the 5th ratio were calculated by using The Fault Tree Analysis (FTA) to get a recommendation strategy of productivity improvement. Keywords: Productivity, OMAX, indicators of performance, FTA
USULAN PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN JASA PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY (SERVQUAL) DI LBPP LIA MARTADINATA KOTA BANDUNG Nugraha, Luthfi; Yuniar, Yuniar; Harsono, Ambar
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.067 KB)

Abstract

LBPP LIA Martadinata harus mampu menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan jasa agar mampu bersaing dengan lembaga-lembaga pendidikan bahasa inggris lainnya. Service Quality (SERVQUAL) merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan jasa berdasarkan analisis terhadap 5 Gap. Kuesioner penelitian terdiri dari 20 atribut kualitas pelayanan yang diturunkan berdasarkan 5 dimensi pokok kualitas jasa (Zeithaml, et al, 1990). Hasil perhitungan menunjukan bahwa terdapat 20 atribut pelayanan jasa bernilai negatif pada Gap 5. Terdapat masing-masing 10 atribut yang ditemukan bernilai negatif pada perhitungan Gap 1 dan Gap 3, yang merupakan penyebab terjadinya Gap 5 bernilai negatif. Selain itu terdapat pula 3 atribut yang telah dijanjikan dan dikomunikasikan secara eksternal oleh lembaga, bernilai negatif pada perhitungan Gap 4. Kata kunci: Pendidikan Bahasa Inggris, Kualitas Pelayanan, SERVQUAL, Gap   ABSTRACT LBPP LIA Martadinata should be able to maintain and improve the quality of services in order to compete with the other english educational institutions. Service quality (SERVQUAL) is one of methods that can be used to improve the quality of services based on an analysis of the Gap 5. The questionnaire consisted of 20 attributes of service quality are derived based on the 5 key dimensions of service quality(Zeithaml, et al, 1990). Calculation shows that there are 20 attributes of services is negative in the Gap 5. There are 10 attributes each of which has a negative value in the calculation of the Gap 1 and Gap 3 which is the cause of the Gap 5 is negative. In addition, there are also 3 attributes that have been promised and communicated externally by the agency, is negative in the calculation of the Gap 4. Keywords: Education of English Language, Quality Service, SERVQUAL, Gap
Evaluasi Atas Sistem Produksi Dalam Hubungannya Dengan Efektivitas Operasi Studi Kasus pada PT. Goodyear Indonesia, Tbk Edison, Edison; Yuniar, Yuniar
Jurnal Ilmiah Ranggagading (JIR) Vol 9, No 2 (2009): Jurnal Ilmiah Ranggagading
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal of this research is to evaluate production system applied by manufacture company in producing tires to reach effective operation. This research used descriptive qualitative data. The result o the evaluation shows that PT Goodyear Indonesia Tbk. has determined standard cost in carryng out the project effectively. The effectiveness of work accomplishment depends on how the work accomplishment has met a demand by yielding tires of good quality and sucure produced by high technology for drivers and passengers in Indonesia. Key words: Production system Operational effectiveness
RANCANGAN MEJA DAPUR MULTIFUNGSI MENGGUNAKAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Anggraeni, Mutiara; Desrianty, Arie; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 1, No 2 (2013): Edisi Kedua
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.914 KB)

Abstract

Rancangan produk yang berkualitas adalah rancangan yang dibuat berdasarkan fungsi dasar produk yang disesuaikan dengan kualitas, kapasitas dan penampilan yang memuaskan konsumen, serta nilai tambahan yang dapat menunjang dan menarik keinginan konsumen seperti gaya dan variansi warna pada produk. Keterbatasan lahan membangun rumah menyebabkan ruang untuk dapur terbatas. Untuk itu dibutuhkan meja dapur multifungsi untuk menampung peralatan dapur. Pengguna dapur menginginkan produk yang fleksibel dalam penggunaan dan penyimpanannya dengan melihat kenyamanan pengguna dapur. Meja dapur dirancang dengan beberapa fungsi dengan metode Quality Function Deployment (QFD) yang merupakan sebuah metode perancangan yang langsung melibatkan konsumen. Meja dapur berguna untuk menaruh peralatan dan melakukan berbagai kegiatan. Meja dapur yang dihasilkan berguna untuk menaruh peralatan dan melakukan berbagai kegiatan kemudian memiliki kelebihan dapat dibawa jika berpergian dan pada saat pindah rumah dan memiliki beberapa posisi dengan berbagai fungsi dan kegiatan. Kata Kunci : Perancangan Meja Dapur Multifungsi, Quality Function Deployment ABSTRACT The design of a quality product is a design that is based on the basic functions of products tailored to the quality, capacity and performance to satisfy the consumer, as well as the additional value that can support and attract consumer desires such as style and color variance in the product. A limitation of land to build a house has limited space for the kitchen. That requires a multifunctional kitchen table to accommodate kitchen appliances. Kitchen users want products that are flexible in use and storage by looking at the user's convenience kitchen. The kitchen table is designed with multiple functions by using Quality Function Deployment (QFD), which is a design method that directly engages consumers. The kitchen table is useful to put equipment and perform various activities. The kitchen table is generated useful to put equipment and perform a variety of activities and then have the advantage to be taken if it is traveling and when moving house and have some positions with a variety of functions and activities. Keyword : Design multifunctional kitchen table, Quality Function Deployment
ANALISIS TINGKAT KELELAHAN DAN KANTUK PADA PENGEMUDI BUS X BERDASARKAN METODE OBJEKTIF DAN SUBJEKTIF Juliatara, Birditha; Desrianty, Arie; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 3, No 4 (2015): Edisi Keduabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.3 KB)

Abstract

Mengemudi merupakan pekerjaan yang monoton apabila dilakukan secara terus menerus. Pekerjaan monoton akan memicu timbulnya kelelahan dan kantuk. Kelelahan dan kantuk merupakan faktor pemicu human error yang akan mengakibatkan resiko kecelakaan. Oleh karena itu perlu adanya pengukuran tingkat kelelahan dan pengukuran tingkat kantuk pada pengemudi agar dapat meminimasi terjadinya human error dan resiko kecelakaan. Pengukuran dilakukan dengan metode Elektroensefalograf (EEG) untuk pengukuran secara objektif dan metode Visual Analog Scale (VAS) untuk pengukuran secara subjektif. Hasil pengukuran menunjukan bahwa adanya kelelahan yang dialami beberapa pengemudi akibat adanya beban fisik maupun mental sebelum mengemudi dan kantuk yang dirasakan akibat jam kerja yang berlebih sehingga kurangnya waktu tidur.   Kata kunci: ergonomi, fisiologi kerja, kelelahan, kantuk   ABSTRACT Driving is a monotonous job when done continuously. Monotonous job will trigger the onset of fatigue and sleepiness. Fatigue and sleepiness is a trigger factor human error that will result in the risk of accidents. Hence the need for the measurement of the degree of fatigue and sleepiness level measurements on the driver to be able to manage the occurrence of human error and the risk of accidents. The measurement is done with the method Elektroensefalograf (EEG) for the measurement objectively and method of Visual Analog Scale (VAS) for the measurement of subjectively. The results of the measurements showed that the presence of fatigue that plagued some drivers due to physical or mental burden before driving and sleepiness a perceived due to excess hours of work so that lack of sleep time. Keywords: ergonomic, physiology of work, fatigue, sleepiness
USULAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK DONAT MADU BERDASARKAN PREFERENSI DAN PERSEPSI KONSUMEN Nosika, Egiyardi; Rukmi, Hendang Setyo; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 4, No 2 (2016): Edisi Keempatbelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.73 KB)

Abstract

Donat Madu merupakan merek donat yang terkenal di Kota Cimahi. Agar dapat memenangkan persaingan maka Toko Donat Madu harus merancang dan menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar dapat menarik konsumen baru sehingga dapat meningkatkan penjualan. Penelitian ini dilakukan berdasarkan taktik bauran pemasaran 7P yang menghasilkan atribut-atribut kue donat yang dipentingkan konsumen dalam membeli donat yang diolah dengan alat bantu multidimensional scaling proxcal. Hasil dari multidimensional scaling proxcal adalah peta persepsi untuk mengetahui pesaing terdekat Donat Madu berdasarkan persepsi konsumen yaitu donat Coffe n Friends. Selanjutnya menggunakan alat bantu multidimensional scaling alscal yang menghasilkan peta preferensi untuk mengetahui kekuatan atribut Donat Madu dibandingkan pesaingnya berdasarkan preferensi konsumen. Donat Madu unggul pada atribut variasi rasa, variasi harga, kesesuaian harga dengan kualitas, produk mudah ditemukan dan logo halal. Kata Kunci: Donat Madu, Taktik Bauran Pemasaran 7P, Multidimensional Scaling, Perceptual Map. ABSTRACT Donat Madu is a well-known doughnuts brand in Cimahi. To reach the higher selling rate, Donat Madu store should be plan and make the right marketing strategy to get the more consumer that will develop higher profit for the store.  The research was conducted based on the point of marketing strategy 7P that will result the doughnuts attributes which is the consumers priority to buy the item using multidimensional scaling proxcal tools. As a result of multidimensional scaling proxcal there?s a perceptual consumers map to know the closest competitor of Donat Madu based on consumer perception that is Coffe n Friends. The next step is using multidimensional scaling alscal tools that generate preference map to know the Donat Madu attributes strength, compare to it competitor based on consumer preference Donat Madu has more strength in variation of flavors, price range, the sustainability between the price and the quality, easy to find anywhere and also has the halal certificate. Keywords: Donat Madu, Marketing Mix 7P, Multidimensional Scalling, Perceptual map.
ANALISIS TINGKAT STRES DAN KANTUK MASINIS DAERAH OPERASIONAL II BANDUNG Putro, Pamor Nugraha Dwi; Wahyuning, Caecilia Sri; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 3, No 1 (2015): Edisi Kesembilan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.96 KB)

Abstract

Dalam melakukan pekerjaan sebagai masinis, rasa stres dapat dirasakan masinis  baik yang masih pemula dan berpengalaman sekalipun, tetapi tidak semua penyebab stres pada semua masinis sama. Rasa kantuk dan stres diduga menjadi penyebab utama masinis mengalami human error.Makalah ini membahas hubungan tingkat stress dan kantuk untuk masinis daerah operasional II bandung dari berbagai tahapan (Junior, menengah, senior). Pengerjaan dilakukan dengan melakukan observasi untuk setiap masinis mulai dari sebelum, saat, hingga akhir dinasan dengan kesamaan jalur, jam kerja, dan kondisi lingkungan kerja. pengukuran tingkat stress dilakukan secara subjektif dan objektif. Pengukuran secara subjektif menggunakan alat cocoro meter dan objektif menggunakan NIOSH General Job Stress Questionnaire. Sedangkan tingkat kantuk dilihat secara subjektif dengan menggunakan karolisnka Sleepines Scale(KSS)  dan Epworth Sleepines Scale (ESS). Hasil yang didapat adalah hubungan tingkat stress dan kantuk dan pemicu stress untuk setiap tahapan masinis memiliki perbedaan yang signifikan.   Kata kunci: Stres, Kantuk, NIOSH, karolisnka Sleepines Scale(KSS), Epworth Sleepines Scale (ESS). ABSTRACT In doing the work as a machinist, a sense of stress can be felt good machinist who are beginners and experienced, but not all of the causes of stress at all the same machinist. Drowsiness and stress is thought to be the main cause of human error machinist experience.This paper discusses the relationship of the level of stress and sleepiness for machinist operational area II duo of various stages (junior, intermediate, senior). The work done by observation for each machinist from before, while, until the end of the work with similarity of path, working hours, and working conditions. stress level measurement is done subjectively and objectively. Subjective measurements using the tool cocoro meters and objectively using NIOSH General Job Stress Questionnaire. While the degree of subjective sleepiness seen using karolisnka Sleepines Scale (KSS) and Epworth Sleepines Scale (ESS). The result is a relationship between the level of stress and sleepiness and stressors for each stage machinist has a significant difference. Keywords: Stress, Sleepiness, NIOSH, karolisnka Sleepines Scale (KSS), Epworth Sleepines Scale (ESS)
Co-Authors Abu Bakar Ade Kurniawan Afdal Afdal, Afdal Afifah, Hikmatun AFRIZAL ZULKARNAINI Ahmad Ilman AJI SETYO PRAWITO Alex Desrianty Alex Saleh Ambar Harsono Anisa Novirasari Arida Murti Martikasari, Arida Murti Arie Desrianty Arief Rachmansyah BASHAR, KHAERUL Birditha Juliatara, Birditha Busmin Gurning Caecilia Sri Wahyuning Cherliyana Trie Wahyuni DEA AVIANDA Diki Guspriyadi DISMAWATI, DISMAWATI Dwi Novirani Edison Edison Edwin Syalli Siregar Egiyardi Nosika, Egiyardi Endang Tri Wahyuni Erick Rachman Adiprawira Ezi Rezia Adha Fachmi Fachrudin Fajri Ilham Farisa Azhari Taryana, Farisa Azhari FITRA KRISTIYONO Ghea Aditya Putra, Ghea Aditya GITA PERMATA LIANSARI Hadi Luqman Hakim, Hadi Luqman Helda R Zen Hendang Setyo Rukmi Hendro Prassetiyo Indah Wigati Irvan Samsu, Irvan KHOIRIYAH, ULFA Kiki Rizki Amir Roehan Lakrisman S Mardika, Lakrisman S Lauditta Irianti Lendy Alferi Silalahi Lisye Fitria Luthfi Nugraha Mardalena Mardalena Marwa, Atikah Mila Julyani Hernama Miranty Siti Astuty Muhammad Faris, Muhammad Munalisa, Reni Mutiara Anggraeni NISYA ALDILLA HARIZA PUTRI Novi Tri Astuti Nur Annisa Nurfathia Rahmayani, Nurfathia Nurul Hidayat Aprilita Palito Tasuka, Palito Pamor Nugraha Dwi Putro Pandu Hari Respati Periadnadi Periadnadi Rahmad Afandi Ratna Puspitaningsih Rispianda Rispianda RIZKY ABDISOBAR RRP. Megahati Saepul Rohman Sartika Sartika Sinar, T. Silvana SONI SUPRIATNA Sugih Arijanto SYAFAAT SUGIATMAJAYA Syarah Rizkia Feriaty, Syarah Rizkia Ulil Albab, Ulil Vanny Pratiwi Wahyu Iskandar Wijayanti, Maria Siswi Yanti Helianty Yanty Helianty Yoanita Yuniati Zulfi Nur Utama, Zulfi Nur