Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMBELI KERIPIK MEREK MA ICIH DI LINGKUNGAN MAHASISWA UNIVERSITAS BSI BANDUNG Bagianto, Agus; Yuniati, Yuniati
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 1 No 1 (2017): Januari-April 2017
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.vol1.iss1.pp53-70

Abstract

Lahirnya keripik singkong merek ma icih dengan inovasi dan strategi pemasaran yang unik membuat keripik ma icih menjadi tren dikalangan masyarakat pada umumnya dan kalangan mahasiswa pada khususnya, dan menjadi pemicu lahirnya produk-produk serupa bahkan meniru produk merek ma icih. Maka kegiatan pemasaran yang baik dan tepat yang akan memegang peranan penting dalam menunjang kelangsungan usaha dan perkembangan perusahaan.             Perilaku konsumen merupakan salah satu dasar dalam menerapkan strategi pemasaran untuk mencapai tujuan kepuasan bagi konsumen, sehingga diharapkan dapat membawa kepada peningkatan penjualan yang berakibat langsung pada peningkatan pasar.             Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan strategi pemasaran keripik merek ma icih terhadap perilaku konsumen mahasiswa Universitas BSI Bandung Fakultas Ekonomi kelas sore melalui penerapan (kualitas, harga, distribusi dan promosi) dalam mempertahankan dan meningkatkan pasar.             Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi berganda (Multiple regresional analisis) dengan uji F dan uji T.             Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel kualitas, harga, distribusi dan promosi berpengaruh secara simultan terhadap perilaku konsumen dalam membeli keripik merek ma icih, dan secara parsial atau masing-masing variabel berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen dalam membeli keripik merek ma icih.
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI ANAK ASUH TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK ASUH DI PANTI ASUHAN KURNIA ASIH BANDUNG Bagianto, Agus; Yuniati, Yuniati
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 2 No 1 (2018): Januari=April 2018
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/jimea.vol1.iss1.pp10-29

Abstract

The research was done at Kurnia Asih Orphanage in Bandung. The cases was formulated as follow : are there the influence of leadership to ward the social welfare of the foster child and are there the influence of motivation of the foster child to ward the social welfare of  the foster child, then  are there the influence of leadership and the motivation of a  foster child as simultanously to ward the social welfare of a  foster child at Kurnia Asih Orphanage. The research  methode used descriptive analysis and the application to operate has been used by SPSS.16 with the 50 population as respondent for all  children who live in Kurnia Asih Orphanage. The data analysis technique has been used the cross tabulation statistic analysis to be seen from gender and the age of children and means one-way anova to be seen from levels of education and the status of the child. Then used the correlation analysis technique to know about correlationship degree among the research variabel and path analysis technique. The research of result that the leadership, motivation of the  foster child and sosial welfare of the foster child variable is the best category. There are the influential a significant positive the leadership (X1) toward the social welfare of a  foster child (Y) at Kurnia Asih Orphanage, has got 0,391 or 39,1%. There are the the influential a significant positive the motivation of a  foster child (X2) toward the social welfare of a  foster child (Y) at Kurnia Asih Orphanage, has got 0,413 or 41,3%. there  are the influence of leadership (X1) and the motivation of a  foster child (X2) as simultanously to ward the social welfare of a  foster child (Y) at Kurnia Asih Orphanage, has got 0,545 or 54,5%. The Conclusion from this research is proved the influential a significant positive between the leadership (X1) and the motivation of the foster child (X2) toward social welfare of the foster child (Y) at Kurnia Asih Orphanage.
PEMANFAATAN VIDEO DOKUMENTER HASIL KAJIAN PENINGGALAN SEJARAH (KPS) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH Yuniati, Yuniati
Indonesian Journal of History Education Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study: (1) To determine the video documentary PPP results can be used as a medium of learning history. (2) To know the history of education study program student class of 2011 in the documentary video Utilizing the results of KPS as a learning medium. (3) Efforts are being made to improve the course KPS department. Based on data analysis and discussion, it can be deduced as follows: Video documentary PPP results can be used as a medium of learning, whether used as an opener, the core and the enrichment of the teaching of history. Student education department of history angakatan 2011 has memanfaatakan KPS documentary video as a medium in the classroom when executing Practice Field Experience history in 2014. The Department has made every effort in order to develop and improve the field of PPP lectures become better and can achieve the goals of PPP and produce as expected.  
PEMANFATAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN JAMUR MERANG Fuadi, Anwar; Faridah, Faridah; Yuniati, Yuniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016
Publisher : LPM Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ipteks bagi masyarakat (IbM)  ini telah dilakukan dengan memanfaatkan tandan kosong  kelapa sawit (TKKS). Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) banyak di temukan di daerah dekat desa Meunasah Lhok tempat IbM ini akan dilakukan. Desa tersebut berada di  kawasan kabupaten Aceh Utara yang merupakan salah satu daerah perkebunan  sawit yang cukup banyak dan banyak menghasilkan tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Desa Meunasah Lhok berada  ± 30 km dari pabrik kelapa sawit PT. Syaukath Sejahtera di Geurugok.  Tandan  kosong kelapa sawit (TKKS) 30% - 40% berasal dari buah tandan kosong hasil pengolahan CPO di pabrik minyak kelapa sawit. Sehingga tandan kosong kelapa sawit memiliki potensi yang  cukup baik sebagai media pertumbuhan jamur merang. Tandan  kosong kelapa sawit selama ini hanya dimanfaatkan sebagian kecil sebagai bahan bakar boiler di pabrik atau dimanfaatkan sebagai pembuatan papan partikel. Namun selama ini penggunaan belum dilakukan secara maksimal tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai bahan bakar boiler maupun serat dalam pembuatan papan partikel. Oleh karena itu, IbM  ini  bertujuan memanfaatkan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai bahan  media pertumbuhan jamur. Dimana tandan kosong kelapa sawit (TKKS) mengandung selulosa yang bisa sebagai bahan pertumbuhan jamur merang dan salah satu  bahan organik tempat yang  baik untuk pertumbuhan jamur meang. TKKS telah dimanfaatkan sebagai bahan pertumbuhan jamur, Dari hasil yang di dapat jamur merang yang tumbuh dengan menggunakan TKKS lebih banyak 25% dari media dengan menggunakan jerami padi dan panen jamur merangnya lebih cepat di mana jamur merang sudah bisa panen pada hari ke 9 (Sembilan)..
Upaya Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Siswa Melalui Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan Yuniati, Yuniati; Setyowani, Ninik; Saraswati, Sinta
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 2 No 3 (2013): September 2013
Publisher : Department of Guidance and Counseling, UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di SMP Negeri 13 Semarang  yang menunjukkan adanya siswa yang memiliki kemampuan interaksi sosial yang sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberhasilan dalam meningkatkan kemampuan interaksi sosial siswa melalui bimbingan kelompok teknik permainan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Sampel penelitian adalah 10 orang siswa yang memiliki kemampuan dalam berinteraksi sosial rendah. Metode pengumpulan data menggunakan skala psikologi. Hasil uji wilcoxon diperoleh Thitung = 55,0 dan Ttabel = 8,0 berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil tersebut menunjukkan tingkat kemampuan dalam berinteraksi sosial siswa meningkat setelah memperoleh bimbingan kelompok teknik permainan. Dari hasil penelitian menunjukkan kemampuan interaksi sosial siswa sebelum memperoleh bimbingan kelompok teknik permainan 57.5% dengan kategori sedang dan setelah memperoleh bimbingan kelompok teknik permainan 76.5% dengan kategori tinggi. Perbedaan tingkat kemampuan dalam berinteraksi sosial siswa sebelum dan sesudah bimbingan kelompok teknik permainan sebesar 19%. Selain itu, siswa mengalami perkembangan perilaku yang lebih baik dilihat dari meningkatnya indikator percakapan, saling pengertian, kerjasama, keterbukaan, empati, dukungan, rasa positif, dan kesetaraan.   This study was conducted based on the phenomenon that is in SMP N 13 Semarang  indicating students who have low ability of social interaction. The purpose of this study to determine the efficacy in improving transparency in the ability of social interaction through group guidance with games techniques . This type of research is experimental research. Sample were 10 students who have low ability of social interaction. Methods of data collection using psychological scales. Wilcoxon test results obtained Tcount 55.0 > 8.0 TTable or imply Ha accepted and Ho rejected. These results indicate the level of openness in ability of social interaction increased after the technical games. These results demonstrate openness in ability of social interaction prior to the technical games 57.5% with moderate category and after group guidance with games techniques gaining 76.5% with high category. The differences of ability of social interaction before and after the group guidance with games technique by 19%. In addition, students progressing better behavior seen from the increasing indicators.  
PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP DISIPLIN GURU SMP NEGERI KABUPATEN JEPARA Yuniati, Yuniati; Yuliejantiningsih, Yovitha; Abdullah, Ghufron
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 1 (2017): APRIL
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i1.1985

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui seberapa besar pengaruh peran kepala sekolah terhadap disiplin guru (2)  mengetahui seberapa besar pengaruh iklim sekolah terhadap disiplin guru dan (3) mengetahui seberapa besar pengaruh secara bersama-sama peran kepala sekolah dan iklim sekolah terhadap Disiplin Guru SMP Negeri di Sub Rayon 02 Pecangaan Kabupaten Jepara.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru Guru SMP Negeri di Sub Rayon 02 Pecangaan Kabupaten Jepara yang berjumlah 360 orang. Sampel sebanyak 186 orang ditetapkan dengan proportional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis deskriptif, uji validitas, reliabilitas, uji normalitas data, lineritas dan uji regresi linier sederhana dan regresi ganda menggunakan program SPSS for Window Release 16.Hasil penelitian diperoleh: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan peran kepala sekolah terhadap disiplin guru yang dinyatakan dengan persamaan Y = 59,726 + 0,584 X1, kekuatan korelasi sebesar 0,810 dengan kontribusi sebesar 0,657 atau 65,7%, (2) Terdapat pengaruh  positif dan signifikan iklim sekolah terhadap disiplin guru yang dinyatakan dengan persamaan Y = 20,235 + 0,850 X2, kekuatan korelasi sebesar 0,743 dengan kontribusi sebesar 0,552 atau 55,2%, dan (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan peran kepala sekolah dan iklim sekolah secara bersama-sama terhadap disiplin guru yang dinyatakan dengan persamaan Y = 23,744 + 0,412 X1 + 0,467 X2, kekuatan korelasi sebesar 0,875 dengan kontribusi sebesar 0,766 atau 76,6%.
Budidaya Ikan Lele Dengan Metode Bioflok Pada Peternak Ikan Lele Konvesional Faridah, Faridah; Diana, Selvie; Yuniati, Yuniati
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): Februari
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v1i2.74

Abstract

Pelatihan budidaya ikan lele dilakukan kepada peternak ikan lele didesa Meunasah Lhok Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Tujuan dari pelatihan adalah untuk meningkatkan produksi ikan lele dengan menggunakan metode bioflok.  Budidaya ikan lele sistem bioflok adalah suatu sistem pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budi daya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan. Sistem bioflok ini dinilai efektif dan mampu mendongkrak produktivitas ikan lele.  Produksi ikan lele yang dihasilkan sekitar 3000 ekor dengan berat 96 – 110 kg dari bibit 4000 ekor. Metode ini juga menghasilkan bobot ikan lebih berat 20% dengan masa panen lebih cepat sekitar 20% (2,5 bulan) dari metode konvesional. 
Pelaksanaan Kebijakan DAK Non Fisik Bidang Kesehatan untuk Tenaga Kontrak Promosi Kesehatan di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sleman Tahun 2016 Yuniati, Yuniati; Trisnantoro, Laksono; Sulistyo, Dwi Handono
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.542 KB) | DOI: 10.22146/jkki.v6i3.29667

Abstract

ABSTRACTBackground : In order to support the global commitment in addressing the burden of non-communicable diseases, the government through the Ministry of Health set the one of the targets of the National Development Strategy Plan is the promotion and preventive service through the availability of health promotion personnel at the Puskesmas. To meet these needs the government issued a policy that is the Regulation of the Minister of Health No. 82 of 2015 on Technical Guidance Special Allocation Fund for Health Operational Support where one of financing is for promotive and preventive activities directed to finance one (1) contract health promotion workers. Aims : To analyze the implementation of the policy of Non-Physical Special Allocation Fund of 2016 to recruit Health Promotion Contract Workers for Puskesmas in Sumbawa and Sleman districts. Methods : A single case study study was established using Implementation Research carried out at the Health Office in Sumbawa and Sleman districts. Informants were interviewed using the Consolidated for Implementation Research (CFIR) framework as a guide in collecting and analyzing qualitative data. Result :The most dominant factor of CFIRs affecting the implementation of contract labor policies is the internal communication network, particularly the involvement of the management. Organizational needs are the reasons for implementing a policy, but this is not a major factor in the implementation of a policy. Meeting the needs of the organization is influenced by the involvement factor of the leader of the organization in this case the leadership commitment to the vision of the organization, the implementation is also influenced by the external communication network organization that is: advocacy, coordination and cooperation with cross-related sector. Conclusion : The policy of recruitment of contract workers in Sleman district was successfully implemented because the policy makers and implementers played a good role, while Sumbawa regency did not implement this policy because of the difference perception about the need of health promotion personnel between Puskesmas as implementer of policy and health department as policy maker which supervises the Puskesmas. Keyword : Implementation, outcome, DAK non-Physical policy, Contract force health promotion, Consolidated Framework for Implementation ResearchABSTRAKLatar belakang: Isu global tentang beban penyakit tidak menular menjadi salah satu dasar kebijakan nasional di bidang kesehatan. Penyakit tidak menular adalah penyebab 68% kematian di dunia dan sebagian terjadi pada negara berpenghasilan menengah ke bawah. Dalam rangka mendukung komitmen global pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menetapkan salah satu sasaran Rencana Strategi Pembangunan Nasional (RPJMN) adalah upaya pelayanan promotif dan preventif dalam rangka menurunkan kejadian penyakit tidak menular yang dalam beberapa tahun terakhir berkembang pesat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengeluarkan kebijakan yaitu Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Juknis Dana Alokasi Khusus sebagai Bantuan Operasional Kesehatan dimana salah satu pembiayaannya adalah untuk kegiatan promotif dan preventif yang diarahkan untuk membiayai satu (1) orang tenaga kontrak promosi kesehatan. Tujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan Dana Alokasi Khusus Non Fisik Tahun 2016 untuk merekrut Tenaga Kontrak Promosi Kesehatan di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sleman Metode: Penelitian studi kasus tunggal terjalin dengan strategi pendekatan menggunakan Riset Implementasi ini dilakukan di Dinas Kesehatan di Kabupaten Sumbawa yang belum melaksanakan kebijakan Tenaga Kontrak Promosi Kesehatan dan Kabupaten Sleman yang telah melaksanakanya. Informan diwawancarai dengan menggunakan kerangka kerja The Consolidated for Implementation Research (CFIR) sebagai panduan dalam pengumpulan dan analisis data kualitatif. Partisipasi aktif pembuat keputusan kebijakan baik di Pusat maupun di Daerah ikut dilibatkan selama proses penelitian berlangsung, mulai dari penentuan topik, pertanyaan penelitian sampai pada pelaksanaan penelitian. Kata kunci: Implementasi, outcome, kebijakan DAK non Fisik, Tenaga Kontrak promosi kesehatan,Consolidated Framework for Implementation Research
Aktivitas Vasodilatasi Pembuluh Darah secara in vitro dan Uji Toksisitas Akut Minuman Fungsional Herbal Kaltim Ismail, Sjarif; Yuniati, Yuniati
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol 3 No 3 (2016): Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.477 KB) | DOI: 10.25026/jtpc.v3i3.107

Abstract

Latar belakang:  pangan fungsional dapat berupa makanan atau minuman. Pangan fungsional lebih bersifat pencegahan terhadap penyakit, sedangkan obat lebih bersifat menyembuhkan penyakit. Minuman Fungsional Herbal Kaltim (MFHK) yang diracik dari bahan-bahan tumbuhan yang ada di Kaltim telah diketahui memiliki citra rasa yang enak dan memiliki aktivitas antioksidan yang kuat tetapi belum diketahui aktivitas vasodilatasi pada pembuluh darah dan keamanan pada penggunaan akut secara oral. Tujuan: mengeksplorasi MFHK pada kontraktilitas tonus pembuluh darah secara in vitro dan keamanan pada penggunaan akut secara oral. Metode: MFHK dikeringkan lalu diuji kontraktilitas pada pembuluh darah dengan menggunakan organ terpisah aorta tikus dengan endotel, hasil dinyatakan dalam bentuk persen tonus kontraktilitas aorta. Uji toksisitas akut peroral menggunakan tikus Wistar dan mencit Balb/c jenis kelamin jantan dan betina. Hasil: pada uji kontraktilitas aorta didapatkan secara berurutan dalam persen tonus kontraktilitas aorta pada konsentrasi ekstrak MFHK 0,04 mg/mL adalah (1,02 + 1,43) % dan kontrol (3,27 + 1,00) % dengan p>0,05; pada 0,08 mg/mL didapatkan (-1,39 + 1,41) % dan (4,50 + 1,14) % dengan p<0,05; 0,16 mg/mL didapatkan (-5,36 + 1,40) % dan (8,42 + 2,00) % dengan p<0,05. Dosis tunggal ekstrak 2 g/kgBB yang diberikan secara oral tidak didapatkan kematian pada tikus dan mencit jenis kelamin jantan dan betina. Kesimpulan: ekstrak MFHK memiliki aktivitas vasodilatasi pada pembuluh darah secara in vitro dan tidak toksik pada pemberian akut secara oral. Kata kunci: Minuman Fungsional Herbal Kaltim – Vasodilatasi – Toksisitas Akut
EVALUATION OF SYNERGISTIC EFFECT OF Kaempferia galanga L. RHIZOME EXTRACTS ON THE ANTIBIOTIC ACTIVITY ANTIBIOTICS AGAINST BACTERIAL PATHOGENS Fahrinda, Almira; Ismail, Sjarif; Kosala, Khemasili; Fikriah, Ika; Yuniati, Yuniati
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol 4 No 3 (2018): Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.004 KB) | DOI: 10.25026/jtpc.v4i3.148

Abstract

Background: aromatic ginger rhizome (Kaempferia galanga L.) is a member of Zingiberaceae family, has been known to have an antibacterial effect is used for everyday cooking spices, but the synergistic effect on broad spectrum antibiotics was unknown. Objective: this research was conducted to find out the synergistic effect of Kaempferia galanga L. Rhizome extract (KGR) on some broad-spectrum antibiotics against gram positive and negative bacterial pathogens in vitro. Method: KGR was taken from farmers in Samarinda City, East Kalimantan Province, Indonesia. Extraction by maceration with ethanol solvent. Antibacterial activity test of KGR ethanol extract, antibiotic and synergistic effect using Mueller-Hinton agar, Kirby-Bauer disc diffusion method on ampicillin, cefuroxime, chloramphenicol, ciprofloxacin, and meropenem antibiotics against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Results were expressed in percentage increase of the inhibition zone. Statistical test with t-test, significantly different if p<0.05. Results: KGR ethanol extract showed increase the percentage of antibiotic inhibition zone, ampicillin being the highest and the weakest of ciprofloxacin in E. coli; meropenem being the highest and the weakest of ciprofloxacin in S. aureus, statistically significant different tests on antibiotic ampicillin (E. coli), meropenem and cefuroxime. Conclusion: KGR ethanol extract showed synergistic effect on antibiotic ampicillin (E. coli), meropenem and cefuroxime in S. aureus and E. coli.