Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry

Aktivitas Vasodilatasi Pembuluh Darah secara in vitro dan Uji Toksisitas Akut Minuman Fungsional Herbal Kaltim Ismail, Sjarif; Yuniati, Yuniati
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol 3 No 3 (2016): Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.477 KB) | DOI: 10.25026/jtpc.v3i3.107

Abstract

Latar belakang:  pangan fungsional dapat berupa makanan atau minuman. Pangan fungsional lebih bersifat pencegahan terhadap penyakit, sedangkan obat lebih bersifat menyembuhkan penyakit. Minuman Fungsional Herbal Kaltim (MFHK) yang diracik dari bahan-bahan tumbuhan yang ada di Kaltim telah diketahui memiliki citra rasa yang enak dan memiliki aktivitas antioksidan yang kuat tetapi belum diketahui aktivitas vasodilatasi pada pembuluh darah dan keamanan pada penggunaan akut secara oral. Tujuan: mengeksplorasi MFHK pada kontraktilitas tonus pembuluh darah secara in vitro dan keamanan pada penggunaan akut secara oral. Metode: MFHK dikeringkan lalu diuji kontraktilitas pada pembuluh darah dengan menggunakan organ terpisah aorta tikus dengan endotel, hasil dinyatakan dalam bentuk persen tonus kontraktilitas aorta. Uji toksisitas akut peroral menggunakan tikus Wistar dan mencit Balb/c jenis kelamin jantan dan betina. Hasil: pada uji kontraktilitas aorta didapatkan secara berurutan dalam persen tonus kontraktilitas aorta pada konsentrasi ekstrak MFHK 0,04 mg/mL adalah (1,02 + 1,43) % dan kontrol (3,27 + 1,00) % dengan p>0,05; pada 0,08 mg/mL didapatkan (-1,39 + 1,41) % dan (4,50 + 1,14) % dengan p<0,05; 0,16 mg/mL didapatkan (-5,36 + 1,40) % dan (8,42 + 2,00) % dengan p<0,05. Dosis tunggal ekstrak 2 g/kgBB yang diberikan secara oral tidak didapatkan kematian pada tikus dan mencit jenis kelamin jantan dan betina. Kesimpulan: ekstrak MFHK memiliki aktivitas vasodilatasi pada pembuluh darah secara in vitro dan tidak toksik pada pemberian akut secara oral. Kata kunci: Minuman Fungsional Herbal Kaltim – Vasodilatasi – Toksisitas Akut
EVALUATION OF SYNERGISTIC EFFECT OF Kaempferia galanga L. RHIZOME EXTRACTS ON THE ANTIBIOTIC ACTIVITY ANTIBIOTICS AGAINST BACTERIAL PATHOGENS Fahrinda, Almira; Ismail, Sjarif; Kosala, Khemasili; Fikriah, Ika; Yuniati, Yuniati
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol 4 No 3 (2018): Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.004 KB) | DOI: 10.25026/jtpc.v4i3.148

Abstract

Background: aromatic ginger rhizome (Kaempferia galanga L.) is a member of Zingiberaceae family, has been known to have an antibacterial effect is used for everyday cooking spices, but the synergistic effect on broad spectrum antibiotics was unknown. Objective: this research was conducted to find out the synergistic effect of Kaempferia galanga L. Rhizome extract (KGR) on some broad-spectrum antibiotics against gram positive and negative bacterial pathogens in vitro. Method: KGR was taken from farmers in Samarinda City, East Kalimantan Province, Indonesia. Extraction by maceration with ethanol solvent. Antibacterial activity test of KGR ethanol extract, antibiotic and synergistic effect using Mueller-Hinton agar, Kirby-Bauer disc diffusion method on ampicillin, cefuroxime, chloramphenicol, ciprofloxacin, and meropenem antibiotics against Staphylococcus aureus and Escherichia coli. Results were expressed in percentage increase of the inhibition zone. Statistical test with t-test, significantly different if p<0.05. Results: KGR ethanol extract showed increase the percentage of antibiotic inhibition zone, ampicillin being the highest and the weakest of ciprofloxacin in E. coli; meropenem being the highest and the weakest of ciprofloxacin in S. aureus, statistically significant different tests on antibiotic ampicillin (E. coli), meropenem and cefuroxime. Conclusion: KGR ethanol extract showed synergistic effect on antibiotic ampicillin (E. coli), meropenem and cefuroxime in S. aureus and E. coli.