p-Index From 2015 - 2020
12.452
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AGROLAND MEDIA LITBANG SULTENG Jurnal FISIP : Administrasi & Kebijakan Publik MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan Tahkim POSITRON Jurnal INSANIA Jurnal Agrista C H E M I C A Jurnal Imajinasi Jurnal Mentari Jurnal Pendidikan Indonesia AGROTEKBIS PELANGI PENDIDIKAN Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Pendidikan Matematika KURVA S JURNAL MAHASISWA Lentera Pendidikan Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan AL-AHKAM Jurnal Sosioteknologi Journal of Humanity Jurnal Matoa EMITTER International Journal of Engineering Technology Jurnal Sains dan Teknologi Pangan JURNAL ILMIAH PETERNAKAN HALU OLEO (JIPHO) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan ELT Echo JURNAL BIOLOGI INDONESIA Journal of English Literacy Education Jurnal Bhinneka Tunggal Ika Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) JAKPP : Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik The Journal of Educational Development Jurnal Kebijakan Ekonomi Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) INOVTEK POLBENG Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik SENTIA 2016 Matrik : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika, dan Rekayasa Komputer Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan International Journal of Public Budgeting, Accounting and Finance Ecosystem Jurnal Permukiman INTEK: Jurnal Penelitian Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi Journal of English Education Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Islam JTIM : Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia EL-Ghiroh JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) EPI International Journal of Engineering Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP) Edification Journal SABILARRASYAD JINOTEP (Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran): Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran MANAGERE : Indonesian Journal of Educational Management khabar J-REaLL Jurnal Bimas Islam OVOZOA Journal of Animal Reproduction Tangible Journal
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VB SD NEGERI 147 PEKANBARU Yunus, Muhammad; Noviana, Eddy; Lazim N, Lazim N
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan VOL 6 : EDISI 1 JANUARI-JUNI 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research is motivated by the low social science learning outcomes of students in class V B SD Negeri 147 Pekanbaru. Of the 35 students only 16 students reached the minimum completeness criteria (KKM), while the average score obtained by students was 69.86. Based on this emerging problem, the researchers conducted the study by applying a cooperative learning type pair check model. The purpose of this study is to improve social studies learning outcomes by applying a cooperative learning model type pair check. This research is a classroom action research (PTK) conducted in class V SD Negeri 147 Pekanbaru with 36 research subjects. The results showed that in the first cycle of meeting I the percentage of average teacher activity was 58%, the second meeting was 79%. While in the second cycle of meeting I the percentage of the average teacher activity was 83%, the second meeting the percentage was 87%. And in the first cycle of the first meeting the percentage of teacher activity was 54%, the second meeting was 70%. Whereas in the second cycle of the first meeting the average percentage was 83%, the second meeting of the student activities was 91. In addition to the basic score the average score of the students was 69.86 increasing to 73.57 in the first cycle, and increasing again to 78.14 in cycle II. Based on the results of the above research, it can be concluded that the application of the cooperative learning model type pair check can improve social studies learning outcomes of fifth grade students of SD Negeri 147 Pekanbaru.Key Words: Cooperative Learning Model Pair Check Type, Social Studies Learning Outcomes
APLIKASI PUPUK HAYATI MIKROBAT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANAMAN PADI DESA BULU ALLAPORENGE KABUPATEN BONE Jamil, Hatta; Zainal, Zainal; Yunus, Muhammad; Baharuddin, Baharuddin; Tuwo, Mustika
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.234 KB) | DOI: 10.20956/jal.v11i1.9311

Abstract

Rice is the main commodity for most agricultural communities in Indonesia and is still main food ingredient needed by around 90% of Indonesian population. Rice production in South Sulawesi varies greatly between 3 to 7 tons per hectare of dry un-husked rice in normal season conditions. Condition of food crops in Bone District is supported by paddy fields in several districts. Bone District is area with the largest rice production in South Sulawesi. The use of biological fertilizers needs to be developed in an effort to reduce the use of synthetic chemicals. Application of biological fertilizer becomes an excellent complement, because in addition to increasing soil fertility it also spurs plant growth. Application of Mikrobat biofertilizers is carried out on rice plantations located in Bulu Allaporenge Village, Bengo Sub-District, Bone District. Process of giving Mikrobat fertilizer is carried out 15-20 DAPs (days after planting). Treatment of Mikrobat biofertilizers at a dose of 1 liter per hectare at a ratio of 1: 100. The results of application of Mikrobat biofertilizer technology have a significant effect on plant height, panicle length, number of grain per panicle and weight of 1000 grains. While variable number of tillers and percentage of empty grains had no significant effect. The response of farmers is very high to apply biofertilizer technology on rice plantations because farmers immediately see the appearance of good plant growth compared to controls (without the application of microbial fertilizer).
EKSPLORASI PADI GOGO LOKAL DI KABUPATEN BANGGAI EKSPLORASI PADI GOGO LOKAL DI KABUPATEN BANGGAI Muhammad Salim, Saleh; Flora, Pasaru; Yunus, Muhammad
MEDIA LITBANG SULTENG Vol 2, No 1 (2009)
Publisher : MEDIA LITBANG SULTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.118 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengevaluasi keragaman dan kemiripan karakter vegetatif dan generatif padi gogo di Kabupaten Banggai. Penelitian ini yang meliputi  kegiatan menanam padi gogo dari hasil ekplorasi, kegiatan uji karakter morfologi, kegiatan analisis cluster, kegiatan identifikasi padi gogo dengan cara isozim. Uji karasterisasi morfologi menggunakan analisis  cluster skala 1,5 diperoleh delapan varietas padi gogo yang memiliki karakter berbeda satu sama lainnya. Tampak satu varietas yang membentuk garis lurus yang menunjukan tidak terdapat hubungan kekerabatan dengan varietas lainnya yaitu varietas ”Superwin” yang mengelompok sendiri (terpisah) dengan padi gogo lainnya. Keragaman pita enzim EST terlihat bahwa varietas Sunggul Manohong, varietas Laleha, varietas Talate, dan varietas Tano memiliki penampilan keragaman pita enzim EST yang sama, namun berbeda dengan varietas Superwin,varietas Habo, varietas Salampati, varietas Superwin,varietas Habo,varietas Salampati, ketiganya menunjukan perbedaan. Dengan demikian terdapat empat kelompok dari varietas tersebut
The Capacity Building of Local Government in Sanjai village, Sinjai Regency Yunus, Muhammad; Sani, Kiki Rasmala
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 33, No. 2, Year 2017 [Accredited by Ristekdikti]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v33i2.2190

Abstract

Capacity building of human resources is needed in order to improve the effectiveness, efficiency, and responsiveness of village government performance. Based on this view, this study  to analyze the strengthening of village government capacity in relation to the implementation of Village Law No. 6 of 2014 in Sinjai District Especially in Sanjai Village. This research uses the qualitative method. Data collection techniques are conducted with in-depth and open interviews, direct observation or observation in the field as well as a review of the relevant written documents. The results of the research indicate that strengthening the capacity of the village government should still be met in terms of recruitment, working conditions, leadership, organizational culture, and managerial structure. Ongoing training and active participation from village government to attend training undertaken by the district government are a contributing factor to strengthening the capacity of the Sanjai Village government. In addition to supporting factors, it is found inhibiting factors such as low participation of the community and inactive role of village institutions.  
PERBEDAAN MAHASISWA PENERIMA BIDIK MISI DAN NON BIDIK MISI TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR (STUDI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI) Yunus, Muhammad; Arifin, Zainal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.305 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan prestasi belajar mahasiswa penerima bidik misi dan non bidik misi, dan 2) Faktor yang menyebabkan perbedaan prestasi pelajar mahasiswa penerima bidik misi dan non bidik misi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tipe deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 16 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa pendidikan sosiologi angkatan 2015 dan 2016. penerima beasiswa bidik misi dan non bidik misi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perbedaan prestasi belajar mahasiswa penerima bidik misi dan non bidik misi, yaitu IPK mahasiswa bidik misi lebih baik di bandingkan IPK mahasiswa non bidik misi lebih aktif dalam perkuliahan dan pengerjaan tugas, (2) Faktor yang menyebabkan perbedaan prestasi belajar mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi dan non bidikmisi yaitu faktor dari dalam meliputi minat, motivasi dan intelegensi sedangkan faktor dari luar meliputi lingkungan tempat tinggal, keluarga dan pergaulan.
Pemanfaatan Fungi Mikoriza Arbuskular Spesifik Lokasi dan Pupuk Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit pada Tanah Ultisol terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Yunus, Muhammad; Syafruddin, Syafruddin; Syamsuddin, Syamsuddin
Jurnal Agrista Vol 20, No 3 (2016): Volume 20 Nomor 3 Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.772 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan fungi mikoriza arbuskular (FMA) spesifik lokasi dan pupuk kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS) serta interaksi antara FMA dan kompos TKKS pada tanah Ultisol terhadap pertumbuhan tanaman kelapa sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Alur Tani II Kecamatan Tamiang Hulu Kabupaten Aceh Tamiang, Penelitian berlangsung dari Bulan Juni  2015 sampai dengan Mei 2016. Lokasi penelitian memiliki jenis tanah Ultisol.  Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial  dengan 3 ulangan, ada dua faktor yang diteliti yaitu fungi mikoriza arbuskular (FMA) spesifik lokasi dan pupuk kompos tandan kosong kelapa sawit (TKKS).  Faktor dosis FMA spesifik lokasi terdiri empat taraf yaitu: 0, 50, 100 dan 150 g/tan dan faktor dosis pupuk kompos TKKS yang terdiri dari  tiga taraf yaitu : 30, 40 dan 50 kg/tan. Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah pelepah daun, diameter batang, serapan unsur hara N, P dan K, jumlah spora dan kolonisasi akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis FMA spesifik lokasi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah pelepah daun, diameter batang, serapan unsur hara N, P dan K dan akar terkolonisasi, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah spora. Pemberian dosis pupuk kompos TKKS mempengaruhi tinggi tanaman, jumlah pelepah daun, serapan unsur hara N dan jumlah spora, tetapi tidak berpengaruh terhadap diameter batang, serapan hara P dan K dan kolonisasi akar. Tidak terdapaat interaksi antara pemberian dosis FMA spesifik lokasi dan pupuk kompos TKKS terhadap semua parameter pengaamatanUtilization of Location-Specific Arbuscular Mycorrhizal Fungi and Oil Palm Empty Fruit Brunch Compost in Ultisol on the Growth of Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq)Abstract: The aim of this research is to determine the effect of location-specific arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) and oil palm empty fruit bunch compost (OPEFB) as well as the interaction between AMF and OPEFB compost in ultisol on the growth of oil palm. The experiment was carried out at Alur Tani II Village, Tamiang Hulu District, Aceh Tamiang Regency, from June 2015 to May 2016. The soil of the location was ultisol. The research design used was randomized block design (RBD) with a 4 x 3 factorial design with three replications. There were two tested factors: First, location-specific AMF dose (F), consisting of F0 = 0 g/plant, F1 = 50 g/plant, F2 = 100 g/plant, F3 = 150 g/plant; second, OPEFB compost dose (K), consisting of K1 = 30 kg/plant, K2 = 40 kg/plant, K3 = 50 kg/plant. The observed variables were plant height, number of fronds, trunk diameter, N, P and K nutrients absorption, number of spores, and root colonization. The research findings indicated that the location-specific AMF doses did not have any significant effect on plant height, number of fronds, trunk diameter, N, P and K nutrients absorption, and root colonized roots, though it did significantly affect the number of spores. The OPEFB compost doses affected plant height, number of fronds, N absorption, and number of spores but did not influence trunk diameter, P and K absorption, and root colonization. There was no interaction between the location-specific AMF and OPEFB compost doses on every observed parameter.
Karakterisasi Sensor Kekentalan Oli Berbasis Serat Optik Plastik Menggunakan Metode Back Scattering Yunus, Muhammad; Arifin, A.
POSITRON Vol 8, No 1 (2018): May Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.155 KB) | DOI: 10.26418/positron.v8i1.24108

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penentuan karakterisasi sensor kekentalan oli berbasis serat optik plastik. Sensor ini dibuat dengan cara memposisikan dua buah serat optik (transmitter dan receiver) tercelup ke dalam sampel oli yang diposisikan sejajar dan tegak lurus terhadap permukaan oli menggunakan metode hamburan balik (back scattering) pada sistem sensor serat optik intrinsik. Cahaya LED ditransmisikan melalui serat optik transmitter dan akan mengalami back scattering di dalam sampel oli kemudian diteruskan oleh serat optik receiver menuju fotodetektor dan akan terbaca pada OPM dan komputer. Penentuan karakteristik sensor kekentalan oli menggunakan variasi jarak dan panjang kupasan sensor serat optik dengan cladding dan tanpa cladding. Pengukuran terbaik diperoleh pada panjang kupasan 3 cm tanpa cladding menghasilkan nilai range16,427 nWatt, sensitivitas 0,205 nWatt/mPa.s, dan resolusi 4,870 mPa.s. Metode ini efektif dan efisien digunakan sebagai sensor kekentalan oli dengan sensitivitas dan resolusi yang baik.
PELATIHAN KURIKULUM 2013 UNTUK GURU SD DI SD ISLAM AL FATIH KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA KALIMANTAN SELATAN Yunus, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP) Vol 2, No 01 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT (JPM-IKP)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v2i01.263

Abstract

Satu dari cara mencapai tujuan pendidikan diperlukanlah pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran  berupa kurikulum. Kurikulum 2013 (K13) adalah kurikulum yang secara resmi pada tahun 2014 menggantikan pendahulunya yaitu Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Pada tahun 2018 pemerintah mencanangkan seluruh sekolah wajib menerapkan K13 dari tingkat dasar sampai lanjutan. Kenyataannya masih ada sekolah yang belum menerapkan kurikulum 2013 ini dikarenakan belum adanya sosialisasi dan pelatihan terkait kurikulum 2013. Satu di antaranya adalah Sekolah Dasar Islam Al Fatih di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan yang belum menerapkan K13 dan masih memakai KTSP sebagai kurikulumnya. Permasalahan yang dihadapi adalah minimnya pengetahuan tentang K13 karena  belum adanya sosialisasi dan pelatihan K13. Beranjak dari masalah tersebut tim pengabdian masyarakat melakukan kegiatan pelatihan K13 yang bertujuan untuk mengenalkan dan memahamkan penerapan K13. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ceramah, diskusi, dan pendampingan. Setelah mengikuti pelatihan guru mendapatkan pemahaman tentang K13 di tingkat sekolah dasar dan mampu membuat perangkat pembelajaran yang sesuai dengan K13.Kata kunci: pelatihan, kurikulum 2013, guru SDOne of the ways to achieve educational goals is a guideline for implementing learning activities in the form of curriculum. 2013 Curriculum (K13) is a curriculum that officially in 2014 replaced its predecessor, the Education Unit Level Curriculum (KTSP). In 2018 the government proclaims that all schools are required to apply K13 from elementary to advanced levels. In fact there are still schools that have not implemented the 2013 curriculum because there is no socialization and training related to the 2013 curriculum. One of them is Al Fatih Islamic Primary School in Barito Kuala District, South Kalimantan, which has not implemented K13 and still uses KTSP as its curriculum. The problem faced is the lack of knowledge about K13 due to the lack of K13 socialization and training. Moving on from this problem the community service team conducted K13 training activities aimed at introducing and understanding the application of K13. The method used in this study is lecture, discussion, and mentoring. After attending thetraining the teacher gets an understanding of K13 at the elementary school level and is able to make learning devices that are in accordance with K13.Keywords: training, 2013 curriculum, elementary school teacher
POTRET KEHIDUPAN MASYARAKAT MISKIN DI DAERAH PERKOTAAN (Studi Kasus di Gampong Pineung Kota Banda Aceh) Yunus, Muhammad
Mentari: Majalah Ilmiah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potret kehidupan masyarakat miskin yang ada di daerah perkotaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, jenis studi kasus. Studi kasus dalam penelitian ini menggunakan studi kasus pada satu Gampong yang ada di Kota Banda Aceh. Hasil penilitian menunjukkan bahwa kemiskinan masih melanda kehidupan masyarakat diperkotaan. Masyarakat perkotaan masih memperlihat potret kehidupan yang masih belum layak; masih ada rumah masyarakat yang kurang layak huni, masih ada keluarga yang belum mampu memenuhi kebutuhan primer dan sekunder, masih ada masyarakat menetap yang pendapatan perkapita dibawah UMR Kota Banda Aceh, masih banyak penduduknya bekerja sebagai buruh, tukang, yang pekerjaan tidak didasarkan keahlian. Kondisi masyarakat miskin yang ada ternyata dikarenakan masih banyak penduduk asli atau pribumi yang masih dikatogorikan miskin, yang disebabkan oleh rendahnya jenjang pendidikan, kemampuan dan keterampilan yang belum dapat dijadikan sebagai modal untuk memperbaiki kehidupannya. Kata kunci: protret masyarakat miskin, daerah perkotaaan
STRATEGI PENGENTASAN KEMISKINAN DI DAERAH PERKOTAAN (Studi Kasus di Gampong Pineung Kota Banda Aceh) Yunus, Muhammad
Mentari Vol 16, No 3 (2013)
Publisher : Mentari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengentasan kemiskinan di daerah perkotaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripstif yang berjenis Studi kasus, yaitu studi  kasus pada Gampong Pineung, Kota  Banda Aceh. Hasil penilitian menunjukkan bahwa strategi pengentasan kemiskinan di gampong Pineung dilakukan dengan empat cara yaitu: Pertama, menciptakan kesadaran warga masyarakat untuk peduli terhadap program pengentasan kemiskinan melalui program pembangunan gampong. Kedua, adanya keterlibatan masyarakat dalam pengentasan kemiskinan antara lain dengan adanya upaya masyarakat yang berkemampuan tinggi untuk memberikan modal usaha secara mandiri kepada masyarakat miskin. Ketiga, aparatur gampong meningkatkan kesadaran masyarakat dan mensosialisasikan program pengentasan kemiskinan melalui pentingnya membayar zakat. Keempat, aparatur gampong mengajak semua komponen masyarakat untuk mendukung dan membantu untuk melakukan pengentasan kemiskinan dengan mengupayakan suksesnya program pemerintah.   Kata kunci: strategi, pengentasan kemiskinan, daerah perkotaaan
Co-Authors Juliansyah, Akbar -, Sudding A. Arifin, A. Abdillah Abdillah Achmad Selamet Aku Addinul Islam, Muhammad Agus Pribadi, Agus Agus Wedi, Agus Amirullah Amirullah Andari, Kadek Dewi Wahyuni Andari, Kadek Dewi Wahyuni Andi Imran, Andi Anwari, M Ridha Arikarani, Yesi Aris Nanda, Aris Arzian, Rony Astriana Napirah Baharuddin Baharuddin Baroya, Mushlihatun Baroya, Mushlihatun Candra Wijaya, Candra Dewi, Ratni Diem, Chuzaimah D Dyah Susilowati Eddy Noviana Erna Hayati, Erna Eva Misfah Bayuni, Eva Misfah Fadlin Hadini, Fadlin Farid BDR, Muh. Fatimah . Fiftinova Fiftinova, Fiftinova Firdaus, Mutia Hajri Takriyuddin, Hajri Haning, Mohamad Thahir Hanum Nst, Rosida Hari Setiono, Hari Hartanto, Arief Hasbie, Neno Fitriyani Hasrat Arief Saleh, Hasrat Arief Hayatudin, Amrullah Herlambang Setiadi Hermanto Hermanto Himawan Himawan IMAM MUSTOFA Iman Ridwan, Iman Imran Imran Insani, Auliya Ismail Petrus Jamil, Hatta Joko Prasetiyono Juanda, Al Jusmanto, Jusmanto Karina Mayasari La Ode Muh. Idrus Hamid B., La Ode Muh. Idrus LA TAMBA, LA Lazim N, Lazim N Liwaul, Jopang M. Nasir Basyah, M. Nasir Merina Pratiwi Mollah, Abdul Molo, Hasanuddin Muhammad Daud Muhammad Ruswandi Djalal Mustika Tuwo, Mustika Nara, Nurdin Nasir, Burhanudin Ngimadudin, Ngimadudin Pahrul Irfan, Pahrul Pasaru Flora Pratama, Mudafiq Riyan Pudji Srianto Qurrotul Ayun, Qurrotul Rahmawati, Nur Laili Rizky Raudah Raudah Rauf, Irwan Rimayanti Rimayanti Ristiani, Widya Aulia Rojak, Encep Abdul Rosmiati Rosmiati Rudi Rudi Rudiansyah Rudiansyah, Rudiansyah Rusdi, Hikmah Sahana, Willi Saleh Muhammad Salim Sani, Kiki Rasmala Saraswati, Diah Dwihning Satria Hamdani, Fahmi Fatwa Rosyadi Sefna Rismen Septiani, Eka Septiani, Merta Shahabuddin Shahabuddin Shofia, Gusti Khairina Siska Lis Sulistiani Siti Nisrima, Siti Soegiyanto Ks Sri Wahyuni Sribianti, Irma Sugiarti Sugiarti Suprayogi, Tri Wahyu Surahman Nur, Surahman Suriyati, Suriyati Syafruddin Syafruddin Syahdinar, Zahrin F. Syahdinar, Zharin F Syakir, Akhmad Syam, Hamdani M Syamsuddin Syamsuddin Tami, Gusti Rian Tarmiji ., Tarmiji Tintin Suhartini Tri Puji Priyatno Ubaidillah Ubaidillah Umar, Ismurijal Wahidin, Teuku Raja Widodo, Khoirun Joko Zaenal Abidin Zainal Arifin Zainal Zainal Zulihar Mukmin, Zulihar Zulkifli Matondang