Articles

Found 33 Documents
Search

Pembelajaran PBL Berbantuan Lab-Vir Melalui Lesson Study dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Fisika Umum Universitas Papua yusuf, irfan; widyaningsih, sri wahyu
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v6i2.1194

Abstract

Salah satu kendala utama pelaksanaan perkuliahan fisika umum di Universitas Papua adalah kurangnya sarana dan prasarana pelaksanan praktikum terutama pada materi fisika yang abstrak seperti materi fisika modern. Salah satu strategi yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah menerapkan pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Laboratorium Virtual (Lab-Vir) melalui kegaiatan Lesson Study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas pembelajaran melalui penerapan PBL berbantuan media Lab-Vir melalui kegiatan Lesson Study pada mata kuliah fisika umum di Universitas Papua. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui tahapan kegiatan Lesson Study. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan rekaman video selama open class berlangsung. Data dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif. Kegiatan Lesson Study meliputi tiga tahap rangkaian kegiatan siklus yaitu Perencanaan (Plan), Pelaksanaan (Do), dan Refleksi (See). Dalam tahap Plan dilakukan diskusi bersama dengan tim dosen untuk mengembangkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Chapter Disign, dan Lesson Plan. Pada tahapan Do dilakukan pembelajaran oleh dosen model berdasar RPS yang telah disusun. Dalam tahapan See dilakukan refleksi untuk mengkaji pelaksanaan pembelajaran yang telah dilakukan oleh dosen model guna mengungkap kelemahan dan kelebihan untuk ditindak lanjuti pada pembelajaran selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas, kerjasama, dan hasil belajar mahasiswa dalam pembelajaran meningkat serta suasana pembelajaran menjadi lebih hidup. Olehnya itu dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran PBL berbantuan media Lab-Vir melalui kegiatan Lesson Study dapat meningkatkan kualitas pembelajaran mata kuliah fisika umum dibanding sebelumnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Handayani, Triastuti; Mujasam, Mujasam; Widyaningsih, Sri Wahyu; Yusuf, Irfan
Jurnal Curricula Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Kopertis Wilayah X (Sumbar, Riau, Jambi, dan Riau Kepulauan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.245 KB) | DOI: 10.22216/jcc.2017.v2i1.1543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan mendiskripsikan hasil belajar dan mengukur perbedaan yang signifikan hasil belajar kognitif antara peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dengan menggunakan model konvensional di SMP PGRI Salawati Kabupaten Sorong. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan The Matching Only Posttest Control Group Design dengan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan instrumen penelitian menggunakan tes kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tes hasil belajar kognitif pada kelas eksperimen sebesar 63,58, sedangkan kelas kontrol 51,79. Hasil pengolahan data menggunakan Independent Sample t-test, dengan signifikansi α = 5% diperoleh thitung = 4,160. Nilai ttabel=1,677 sehingga thitung > ttabel yang berarti H0 ditolak sehingga disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar kognitif antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS LABORATORIUM VIRTUAL TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN PERSEPSI MAHASISWA Yusuf, Irfan; Widyaningsih, Sri Wahyu
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i1.4378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran fisika berbasis media laboratorium virtual, Keterampilan Proses Sains (KPS), dan persepsi mahasiswa pada mata kuliah fisika dasar. Metode penelitian menggunakan pre-eksperimental design dan teknik purposive sample digunakan untuk memilih sampel yaitu kelas pendidikan fisika dan pendidikan matematika Universitas Papua. Instrumen dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dan penilaian KPS serta angket persepsi mahasiswa yang dinilai di akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan persentase KPS yang diobservasi selama perkuliahan 86,4% ± SD 12,7 meliputi aspek keterampilan menggunakan alat, mengambil data, dan mengkomunikasikan hasil kegiatan. KPS berdasarkan hasil analisis lembar kerja mahasiswa diperoleh 77,5% ± SD 5,9 meliputi keterampilan merumuskan masalah, menyatakan praduga sementara, mengidentifikasi variabel, mengungkapkan pengertian variabel, mengklasifikasi data, menginterpretasikan data, memformulasikan model, menghubungkan antar data, dan menarik kesimpulan. KPS keseluruhan yaitu 81,95% atau kategori sangat baik. Sedangkan persepsi mahasiswa yaitu 78,53% ± SD 4,9 menunjukkan bahwa mahasiswa sangat setuju terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan.This study aims to determine the learning application of physics based virtual laboratory, Science Process Skills (SPS), and the perception of students on basic physics course. The research method using pre-experimental design and purposive sample technique used to select sample of physics and mathematics education classes at the University of Papua. Instruments in this research are observation sheet and SPS assessment and student perception questionnaire which assessed at the end of learning. The results showed the percentage of SPS were observed during the lecture 86.4% ± SD 12.7 covering aspects of skills using the tool, retrieve data, and communicate the results of activities. SPS is based on the analysis worksheet students obtained 77.5% ± SD 5.9 includes the skills to formulate the problem, stating the presumption whilst, identifying variables, expressing understanding of variables, classifying the data, interpret the data, formulate a model, linking between data and draw conclusions. SPS students is 81.95% or category very well. While the perception of students that is 78.53% ± SD 4.9 indicates that the student could not agree on the learning undertaken. 
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HIGHER ORDER THINKING SKILLS PESERTA DIDIK Royantoro, Febry; Mujasam, Mujasam; Yusuf, Irfan; Widyaningsih, Sri Wahyu
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 3 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v6i3.5436

Abstract

Higher Order Thinking Skills (HOTS) sangat diperlukan oleh peserta didik guna meningkatkan kemampuannya dalam mengatasi masalah pembelajaran. Hasil observasi menunjukkan bahwa masih banyak peserta didik di SMA Negeri 1 Manokwari yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep fisika yang menurut mereka rumit. Salah satu model pembelajaran yang dapat melatih kemampuan berpikir peserta didik atau HOTS melalui penyelesaian masalah yaitu Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis apakah terdapat pengaruh yang signifikan HOTS peserta didik yang diajar menggunakan model PBL dengan yang diajar menggunakan model konvensional. Metode yang digunakan yaitu Quasi Eksperimental dengan Non Equivalent Control Group Design. Teknik purposive sampling digunakan dalam pemilihan sampel yaitu Kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 24 orang dan kelas XI IPA 5 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 32 orang. Hasil analisis uji prasyarat diperoleh bahwa data nilai HOTS peserta didik tidak terdistribusi normal dan tidak homogen sehingga dilakukan uji non parametrik wilcoxon. Nilai rata-rata HOTS peserta didik pada kelas eksperimen dan kontrol ditinjau dari aspek kognitif menganalisis 35,6 dan 32,6, mengevaluasi 60,8 dan 63,3, serta mengkreasi 32,3 dan 16,9. Nilai signifikansi uji wilcoxon sebesar 0,000 (sig 2-tailed < 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan HOTS peserta didik yang diajar menggunakan model PBL dengan yang diajar menggunakan model konvensional. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL berpengaruh terhadap HOTS peserta didik. Higher Order Thinking Skills (HOTS) is needed by students to improve their ability to overcome learning problems. The results of the observation show that there were still many students in SMA Negeri 1 Manokwari who have difficulties in understanding the concept of physics which they think is complicated. One learning model that can train students' thinking skills or HOTS through problem solving is Problem Based Learning (PBL). The purpose of this study was to analyze whether there was a significant influence of HOTS students that were taught using PBL models with those taught using conventional models. The method used was Quasi-Experimental with Non-Equivalent Control Group Design. The purposive sampling technique was used in the selection of samples, namely Class XI Science 2 as an experimental class totalling 24 people and class XI IPA 5 as a control class totalling 32 people. The results of the prerequisite test analysis showed that the HOTS valuesof students were not normally distributed and were not homogeneous so that the non parametric test of Wilcoxon was carried out. The average score of HOTS of students in the experimental and control classes viewed from the cognitive aspect analyzed 35.6 and 32.6, evaluated 60.8 and 63.3, and created 32.3 and 16.9. Wilcoxon tested significance value was 0,000 (sig 2-tailed <0,05) which shows that there was a significant influence of HOTS students that were taught using PBL models with those taught using conventional models. It can be concluded that PBL learning models affect HOTS students.
AKTIVITAS DAN PERSEPSI PESERTA DIDIK DALAM IMPLEMENTASI LABORATORIUM VIRTUAL PADA MATERI FISIKA MODERN DI SMA Azis, Aisyah; Yusuf, Irfan
Berkala Fisika Indonesia Vol 5, No 2: July 2013
Publisher : Pasca Sarjana Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.219 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui aktivitas dan persepsi peserta didik yang diajar dengan pembelajaran berbasis laboratorium virtual pada materi Fisika Modern. Jenis penelitian adalah pra-eksperimen, dan sampel populasi berupa peserta didik kelas XII IPA SMA Tut Wuri Handayani, Makassar, Sulawesi Selatan, sebanyak 14 orang. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran berada di atas 80% dari setiap kriteria yaitu memperhatikan demonstrasi, mencari konsep, melakukan perhitungan, latihan, mengkategorikan, menjelaskan konsep, mempresentasikan, dan mengkreasikan proses. Persentase persepsi peserta didik adalah 91,03%, yang menunjukkan bahwa peserta didik sangat setuju terhadap pembelajaran yang dilakukan.
PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL PADA MATA KULIAH EKSPERIMEN FISIKA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA UNIVERSITAS PAPUA Yusuf, Irfan; Widyaningsih, Sri Wahyu
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.101 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat6164582017

Abstract

Media Laboratorium Virtual (Lab-Vir) merupakan salah satu solusi keterbatasan sarana dan prasarana laboratorium. Melalui kegiatan laboratorium, berbagai keterampilan dapat dikembangkan salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan media Lab-Vir terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah eksperimen fisika di Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Papua. Media Lab-Vir yang digunakan terdiri dari materi percobaan fisika modern meliputi penentuan nisbah e per m, tetes minyak millikan, dan aktivitas zat radioaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksplanasi hubungan asosiatif kausal antarvariabel. Subjek penelitian terdiri atas 11 orang mahasiswa yang memprogram mata kuliah eksperimen fisika pada semester genap 2015/2016. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kerja mahasiswa yang memuat indikator keterampilan berpikir kritis yaitu mengklasifikasi, mengasumsi, memprediksi, menghipotesis, menganalisis, menyimpulkan dan mengevaluasi serta angket penilaian pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang diisi oleh mahasiswa pada akhir pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh rata-rata persentase keterampilan berpikir kritis mahasiswa 70,2% ± SD 11,1 atau berada pada kategori baik dan penilaian terhadap pembelajaran menggunakan media Lab-Vir diperoleh persentase 81,63% ± SD 6,59 atau berada pada kategori sangat baik. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji Somers' d diperoleh nilai d=0,763, p=0,000 yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan Lab-Vir dengan keterampilan berpikir kritis mahasiswa.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA Purnomo, Bambang Edi; Sinon, Iriwi L.S.; Yusuf, Irfan; Widyaningsih, Sri Wahyu
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.832 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat6164572017

Abstract

Masalah penelitian ini adalah rendahnya partisipasi dan prestasi belajar fisika peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar fisika peserta didik. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIA 1 SMA Negeri 01 Manokwari semester 1 tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana aktivitas setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Metode pemecahan masalah yang digunakan adalah penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) pada pelajaran fisika. Instrumen penelitian menggunakan tes prestasi belajar, lembar angket partisipasi, lembar observasi partisipasi, angket respon peserta didik, lembar observasi guru dan catatan lapangan. Pelaksanaan penelitian secara kolaboratif dengan melibatkan 2 guru fisika. Seorang guru bertindak sebagai pelaksana tindakan dan seorang guru lagi bertindak sebagai pengamat aktivitas guru dan aktivitas peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I diperoleh rata-rata skor partisipasi 3,07, dan rata-rata skor prestasi belajar fisika 59,70 dengan persentase klasikal 20%. Siklus II dengan rata-rata skor partisipasi 3,11, dan rata-rata skor prestasi belajar 80,79 dengan persentasi klasikal 77%. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan partisipasi dan ketuntasan secara klasikal. Dengan demikian penelitian tindakan kelas dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar fisika peserta didik.
Implemantasi Pembelajaran Kurikulum 2013 Berbasis Multimedia Interaktif pada Pokok Bahasan Listrik Magnet terhadap Aktivitas, Persepsi, dan Hasil Belajar Peserta Didik di SMA Tut Wuri Handayani Makassar (Halaman 62 s.d. 65) -, Fatima; Yusuf, Irfan; Bancong, Hartono
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 53 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.049 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24392

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik multimedia interaktif berdasarkan Kurikulum 2013,  akivitas, persepsi, dan hasil belajar Fisika peserta didik pada pokok bahasan listrik dan magnet. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XII IPA SMA Tut Wuri Handayani Makassar yang berjumlah 18 orang. Penelitian ini menggunakan pre ekperimental design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif materi listrik magnet diperoleh hasil valid dan reliabel, perangkat pembelajaran Kurikulum 2013 berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dibuat diperoleh hasil yang valid dan reliabel. Akivitas peserta didik di atas 80 %, hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan mampu mengaktifkan peserta didik. Persepsi peserta didik setelah dilakukan pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada pokok bahasan listrik magnet di atas 80 %, hal ini menunjukkan bahwa peserta didik mengikuti dengan dengan baik pembelajaran yang dilakukan. Hasil belajar peserta didik setelah dilakukan pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada pokok bahasan listrik magnet berada pada katagori baik.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODERN BERBASIS MEDIA LABORATORIUM VIRTUAL BERDASARKAN PARADIGMA PEMBELAJARAN ABAD 21 DAN KURIKULUM 2013 Yusuf, Irfan; Widyaningsih, Sri Wahyu; Purwati, Dewi
Pancaran Pendidikan Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Pancaran Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.803 KB)

Abstract

Abstract. A research has been conducted to develop media and physics learning device of Modern Physics based on virtual laboratory. Paradigm of 21st century learning and the curriculum 2013. Subject is class XII IPA SMA Tut Wuri Handayani Makassar at academic year 2013/2014. The development procedure followed the four-D models. Results showed (1) virtual laboratory were valid and reliable; (2) learning tools in the form of Lesson Plan, Students Textbook, and Students Worksheet, (3) activity learners above 80%, of the activity of each criterion are: observing , asking , try/collect data , associate , and communicate. This indicating that learning was able to activate the learners. (4) The percentage of learners perceptions above 90% indicates very amenable to learning is done. Activities and perceptions of learners shows that media-based learning virtual laboratory practical and effective. Key words: Activities, Curriculum 2013, Virtual Laboratory, and Perception
PENERAPAN PEMBELAJARAN LISTRIK DINAMIS MODEL KOOPERATIF TIPE STAD MENGGUNAKAN PENDEKATAN CTLDENGAN INTEGRASI NILAI-NILAI KARAKTER TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Widyaningsih, Sri Wahyu; Yusuf, Irfan
Pancaran Pendidikan Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Pancaran Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.07 KB)

Abstract

Abstract.This study aims to determine the activities and learning outcomes of students who are taught by a model of cooperative STAD using CTL approach on dynamic electrical material. The type of pre-experimental study with a sample of the population are students of class XI SMAN Tugumulyo of 40 people. Results showed activity learners during the learning process gained an average of 82.1% which is at the very good category on several criteria according to which the CTL component modeling, inquiry, constructivism, questioning, learning community, authenticassessment and reflection. On average cognitive achievement of students is 72.6, affective (character behavior) 61.7 (good), psychomotor 85.7 (very good).Thus, after following the dynamic electrical material of learning STAD cooperative models using CTL approach to the integration of the values of character, the study of students on cognitive and psychomotor have achieved mastery and affective well in both categories, as well as the behavior of characters includes discipline, hard work, independent, curious, honest, and cooperate seen increased in every lesson. Key Words: STAD,CTL, character, activities and learning outcomes