M. Nasir Yusuf
Universitas IBA Bayumi Palembang

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI PADA SUBTEMA GERAK DAN GAYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 16 BANDA ACEH AB, Suid; Yusuf, M. Nasir; ,, Nurhayati
Jurnal Pesona Dasar Vol 3, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhi penggunaan metode inkuiri terhadap hasil belajar pada subtema gerak dan gaya di SDN 16 Banda Aceh. Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan metode inkuiri terhadap hasil belajar pada subtema gerak dan gaya di SDN 16 Banda Aceh dan juga metode inkuiri lebih baik dibanding metode konvensional. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, sedangkan jenis penelitian murni. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 16 Banda Aceh yang berjumlah 61 siswa. Sampel dari penelitian ini adalah kelas eksperimen berjumlah 31 siswa dan kelas kontrol berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes yang berbentuk pilihan ganda yang berjumlah 20 soal. Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen adalah 80,97 dan kelas kontrol adalah 72,32. Setelah data terkumpul, diolah dan dianalisis dengan menggunakan statistik uji-t, pada taraf signifikan  = 0,05. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis yakni terima H0 jika . Maka dari hasil data yang telah diolah, diketahui bahwa  Sehingga H0 ditolak, artinya terdapat pengaruh penggunaan metode inkuiri terhadap hasil belajar pada subtema gerak dan gaya di SDN 16 Banda Aceh.
EVALUASI STATUS GIZI DAN PRESTASI BELAJAR PADA MURID SEKOLAH DASAR NEGERI SAMAR KILANG KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Mayasari, Diana; Yusuf, M. Nasir; Amir, Nyak
Jurnal Pesona Dasar Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi status gizi dan prestasi belajar pada murid Sekolah Dasar Negeri Samar KilangKabupaten Bener Meriahtahun pelajaran 2012/2013, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah murid kelas IV (Empat), V (Lima), dan VI (Enam) dengan jumlah murid sebanyak 38 (47,5%) orang murid laki-laki, 42 (52,5%) murid perempuan, dengan jumlah keseluruhannya adalah sebanyak 80 orang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan statistik Deskriptif/Deduktif. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa: (1) Presentase status gizi 38 orang (47,5%) murid yang mengalami kategori status gizi kurus dan 42 orang (52,5%) murid yang status gizinya normal dengan nilai rata-rata adalah 18,57 dan termasuk kedalam kategori baik/normal. (2) Tingkat prestasi belajar 36 orang (45%) murid yang berkategori cukup dan 44 orang (55%) yang berkategori baik dengan nilai rata-rata adalah 7,06 dan termasuk kedalam kategori baik.
PERBANDINGAN HASIL UJIAN NASIONAL ANTARA SEKOLAH DASAR YANG MENGGUNAKAN KTSP DENGAN SEKOLAH DASAR YANG MENGGUNAKAN KURIKULUM 2013 DI KECAMATAN WIH PESAM KABUPATEN BENER MERIAH Mirawati, Mirawati; yusuf, M. Nasir; Safiah, Intan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar No 4 (2017): JJURNAL ILMIAH PGSD
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.385 KB)

Abstract

Ujian nasional merupakan pengukuran kemampuan potensi siswa terhadap mata pelajaran tertentu setelah mengikuti pembelajaran di sekolah dengan berpedoman pada kurikulum. Namun terkait pelaksanaan UN tahun 2016 sekolah dasar di Kecamatan Wih Pesam Bener Meriah menggunakan dua kurikulum yang berbeda padahal untuk soal UN 2016 seluruh sekolah sama. Sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian yang berjudul “perbandingan hasil ujian nasional antara sekolah dasar yang menggunakan KTSP dengan sekolah dasar Yang menggunakan kurikulum 2013 di kecamatan Wih Pesam kabupaten Bener Meriah”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan hasil ujian nasional antara sekolah yang menggunakan KTSP dengan sekolah yang menggunakan K-13, dan apakan hasil ujian nasional sekolah yang menggunakan K-13 lebih baik dari sekolah  yang menggunakan KTSP. Penelitian ini bertujuan mengungkap hasil ujian nasional sekolah yang menggunakan KTSP dengan sekolah yang menggunakan K-13.Hipotesis dalam penelitian ini yaitu terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil ujian nasional kedua kurikulum yang berbeda.            Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil ujian nasional tahun 2016 yang diambil dari kedua sekolah. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Data yang diperoleh dari sekolah diolah menggunakan rumus “t” untuk uji beda.          Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh  sebesar -2,86154 dan  sebesar 2,000. Dengan demikian disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil ujian nasional antara sekolah yang menggunakan KTSP dengan sekolah yang menggunakan  K-13. Dan hasil ujian nasional sekolah  yang menggunakan KTSP lebih baik dari hasil ujian nasional sekolah yang menggunakan K-13
IMPLEMENTASI TATA TERTIB SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI GUE GAJAH ACEH BESAR Berutu, Elvi Yati; Ely, Rosma; Yusuf, M. Nasir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2018): jurnal ilmiah pgsd
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.429 KB)

Abstract

Tata tertib merupakan suatu aturan dalam mendisiplinkan siswa di sekolah. Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimanakah  implementasi  tata tertib dalam membentuk kedisiplinan siswa di Sekolah Dasar Negeri Gue Gajah Aceh Besar. Bertujuan untuk mengetahui implementasi tata tertib sekolah dalam membentuk kedisiplinan siswa Sekolah Dasar  Negeri Gue Gajah Aceh Besar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan observasi dan wawancara. Observasi dilakukan kepada 28 orang yang dipilih secara random dan wawancara dilakukan kepada enam  orang guru .  Penelitian ini di lakukan di Sekolah Dasar Negeri Gue Gajah Aceh Besar.  Data di olah dan dianalisis dengan cara mereduksi data, model data (data display), penarikan/verifikasi kesimpulan dan persentase. Hasil analisis data menunjukan bahwa sekolah ini sudah menerapkan tata tertib yang harus di patuhi oleh siswa,tetapi baru sebagian siswa yang mematuhi peraturan tata tertib sekolah dengan baik, namun masih kelihatan siswa yang kurang mematuhi tata tertib sekolah. Dari hasil pengolahan data simpulan penelitian ini adalah bahwa implementasi tata tertib sekolah Gue Gajah Aceh Besar menunjukkan 66% termasuk dalam kategori cukup  sedangkan kedisiplinan 37% termasuk kategori kurang. 
KENDALA GURU DALAM MELAKSANAKAN PENILAIAN PORTOFOLIO PADA KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR NEGERI 69 BANDA ACEH Nisrina., Nisrina; Israwati., Israwati; Yusuf, M. Nasir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2018): jurnal ilmiah pgsd
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.797 KB)

Abstract

Salah satu teknik penilaian autentik dalam kurikulum 2013 adalah penilaian portofolio, yang merupakan teknik penilaian dengan cara menilai hasil karya siswa berupa kumpulan tugas yang dihasilkan siswa.Melaksanakan penilaian portofolio adalah banyak menyita waktu dikarenakan guru harus terlebih dahulu membuat kriteria/rubrik penilaian sesuai dengan tugas portofolio, dan siswa tidak secara cepat memahami tugas-tugas pottofolio serta banyak siswa yang tidak membawa bahan-bahan untuk tugas portofolio sehingga menjadi hambatan dalam penilaian . kemudian ada guru yang belum sepenuhnya mengerti tentang penilaian portofolio sehingga penilaian portofolio jadi jarang dilaksanakan. Dan solusi yang dilakukan guru harus bisa mengatur waktu dan mempersiapkan diri dalam menerapkan konsep penilaian sesuai kurikulum 2013, dengan mengikuti pelatihan dan mempelajari buku pedoman tentang K-13 sehingga implementasinya sesuai seperti yang diharapkan.
UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN PRAMUKA DI SD NEGERI 20 BANDA ACEH Ajirna., Ajirna; yusuf, M. Nasir; Hasan, Hasmiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2018): jurnal ilmiah pgsd
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.669 KB)

Abstract

Pendidikan pramuka salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang hadir sebagai wahana dalam pembentukan karakter siswa, namun banyak kejadian yang terlihat tentang kurang baiknya karakter dan moral peserta didik di lingkungan sekolah seperti tidak mengikuti latihan pramuka, mengganggu teman ketika latihan, tidak bertanggung jawab, kurang disiplin dan kurangnya pengetahuan tentang pentingya pendidikan karakter. Sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian dengan “Upaya Pembentukan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Pramuka di SD Negeri 20 Banda Aceh”. Bagaimanakah upaya pembentukan karakter siswa melalui kegiatan pramuka. tujuan mengetahui upaya pembentukan karakter siswa melalui kegiatan pramuka di SD Negeri 20 Banda Aceh.Yang menjadi subjek adalah siswa-siswa dan guru yang mengikuti  kepramukaan di SD Negeri 20 Banda Aceh, terdiri dari  2 orang Pembina pramuka dan 15 anggota pramuka yang diambil secara purposive. Pendekatan kualitatif dan jenis penelitian bersifat deskriptif. Untuk memperoleh data, peneliti melakukan pengamatan lansung dan tanya jawab. Data yang diperoleh dianalisis dengan tiga tahapan, pengumpulan data, pemaparan data dan penarikan kesimpulan.     Berdasarkan pengumpulan data, ditemukan pembina pramuka melakukan upaya tertentu dalam membentuk karakter siswa diantaranya yaitu dengan cara mengadakan kegiatan latihan rutin setiap hari sabtu, mengajarkan berbagai permainan yang menarik dan menyenangkan kemudian melaksanakan kegiatan perkemahan setiap semester. Dari hasil penelitian dapat dikatakan bahwa upaya yang dilaksanakan pembina pramuka sudah baik yaitu dengan pembiasaan, pemberian contoh teladan, penugasan dan nasehat-nasehat. 
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU SEKOLAH DASAR PADA GUGUS 4 KECAMATAN TIMANG GAJAH KABUPATEN BENER MERIAH Susanto, Rahmat; yusuf, M. Nasir; Syafrina, Alfiati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2018): jurnal ilmiah pgsd
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.946 KB)

Abstract

Kepala Sekolah merupakan pemimpin yang sangat menentukan keberhasilan kinerja guru. Peneliti mengungkapkan Upaya  Kepala Sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan Guru Sekolah Dasar pada gugus 4 Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Rumusan penelitian adalah bagaimana Upaya Kepala  Sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan Guru Sekolah Dasar pada gugus4UPTD Kecamatan Timang Gajah dalam Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah?. Tujuan peneliti adapun mengetahui upaya Kepala Sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan Guru Sekolah Dasar pada gugus 4 UPTD Kecamatan Timang Gajah dalam Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah.Pengamatan dilaksanakan dengan Pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sample peneliti terdiri dari 7 kepala sekolah yang berada didalam gugus 4 Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. cara pengambilan sampel dilakukan dengan wawancara dan observasi. Untuk mengolah sampel menggunakan pengumpulan data Reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi.Data penelitian ini bersumber dari kepala-kepala sekolah yang berada pada gugus 4. Berdasarkan hasil analisis data, setiap kepala sekolah memiliki strategi dalam meningkatkan kedisiplinan guru, salah satunya dengan cara memberikan peringatan kepada guru yang tidak disiplin dan kepala sekolah juga memberikan motivasi untuk menumbuhkan kedisiplinan pendidik.Simpulan peneliti iniKepala Sekolah untuk menaikan kedisiplinan pendidik denganmemberikan motivasi untuk pendidik dalam setiap kesempatan, melaksanakan penegakan kedisiplinan dan memberikan penghargaan, memberikan sanksi kepada guru yang tidak disiplin, memberikan contoh dalam meningkatkan kedisiplinan guru. 
PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SD NEGERI 1 BANDA ACEH Diana, Eva; yusuf, M. Nasir; Syafrina, Alfiati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2018): JIM VOL 3 NO 4 OKTOBER 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.811 KB)

Abstract

pengkajian ini berjudul “Pelaksanaan Tindakan Ekstrakurikuler Praja Muda Karana di SD Negeri 1 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam Pengkajian ini adalah bagaimana pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SD Negeri 1 Banda Aceh, apakah kendala dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Praja Muda Karana di SD negeri 1 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan Untuk mendeskripsikan pelaksanaan tindakan tambahan kegiatan praja muda karana di SD Negeri 1 Banda Aceh,  untuk mendeskripsikan kendala dalam pelaksanaan kegiatan ektrakurikuler di SD Negeri 1 Banda Aceh.Ancangan dalam pengkajian ini menggunakan strategi kualitatif. Subjek pengkajian adalah 1 guru olahraga ,1 orang Pembina pramuka dan 5 siswa yang terdapat di SD Negeri 1 Banda Aceh. Cara penghimpunan bukti lewat cara pemantauan dan Tanya jawab. Bukti penyelidikan dengan memakai degradasi bukti, penyampaian bukti dan mengantraktifkan pendapat.Hasil pengkajian ini menyingkapkan bahwa penyelenggaraan acara  ekstrakurikuler praja muda karana di SD Negeri 1 Banda Aceh sudah terlaksana dengan baik. SD Negeri 1 Banda Aceh memiliki pengelolaan tahunan dan acara mingguan yang menjadi agenda rutin. Kegiatan ekstrakurikuler pramuka ini di harapkan berupaya membangun kepribadian dan watak pada pelajar. Kendala yang dihadapi  dalam acara kegiatan ekstrakurikuler praja muda karana di karenakan pengembanan tidak sesuai  dengan acara agenda sekolah, terdapat beberapa orang tua atau wali pelajar yang tidak mengizinkan anaknya mengikuti praja muda karana. Terlaksananya acara praja muda karana ini di akibatkan oleh beberapa anasir, di antaranya memiliki agenda, menyediakan alat infrastruktur, dukungan orang tua,dan sekolah juga menyediakan anggaran yang berasal dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA HIPERAKTIF DI KELAS II SD NEGERI 20 BANDA ACEH Ulfah, Novia; Monawati., Monawati; Yusuf, M. Nasir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2018): JIM VOL 3 NO 4 OKTOBER 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.036 KB)

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah “(1) Bagaimana kemampuan berhitung siswa yang memiliki perilaku hiperaktif di kelas II SD Negeri 20 Banda Aceh? (2) Adakah pengaruh perilaku hiperaktif terhadap kemampuan berhitung?. Penelitian ini bertujuan untuk  (1) mengetahui bagaimana kemampuan berhitung yang terjadi pada anak yang memiliki perilaku hiperaktif. (2) mengetahui bagaimana pengaruh perilaku hiperaktif terhadap kemampuan berhitung anak.            Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di SDN 20 Banda Aceh dengan subjek 3 siswa yang merupakan anak hiperaktif.            Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Pengolahan data menggunakan rumus deskriptif persentase. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kemampuan berhitung siswa yang memiliki perilaku hiperaktif berada pada kategori baik. Perilaku hiperaktif tidak mempengaruhi kemampuan berhitung siswa. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai tes kemampuan berhitung siswa yang hiperaktif dan non-hiperaktif. Dimana siswa yang memiliki perilaku hiperaktif berada pada kategori baik dengan perolehan rata-rata 74,67. Sedangkan siswa yang non-hiperaktif berada pada kategori cukup dengan perolehan rata-rata 69,71.
PERBEDAAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DAN TIDAK MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DI SD NEGERI LAMREUNG ACEH BESAR susanti, susanti; Bukhari, Bukhari; Yusuf, M. Nasir
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2019): jurnal ilmiah mahasiswa pgsd
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan membaca permulaan siswa kelas II dengan menggunakan media gambar dan tidak menggunakan media gambar dan bagaimana perbedaan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II dengan menggunakan media gambar dan tidak menggunakan media gambar. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan membaca permulaan siswa kelas II dengan menggunakan media gambar dan tidak menggunakan media gambar, untuk mengetahui bagaimana perbedaan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II dengan menggunakan media gambar dan tidak menggunakan media gambar adalah di SD Negeri Lamreung. Pendekatan dalam penilitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SD Negeri Lamreung.  Sampel dalam penelitian ini adalah 26 siswa di kelas IIa dan 23 siswa di kelas IIb. Teknik yang dilakukan dalam pengumpulan data yaitu melalui observasi dan tes.Berdasarkan hasil penelitian ini dilihat dari hasil observasi yang didapat terhadap guru yang mengajar, maka dari tahapan-tahapan criteria pelaksanaan pembelajaran di kelas IIa, guru melaksanakan sepenuhnya dari tahapan-tahapan pembelajaran dengan baik tetapi pada kegiatan inti masih terdapat kekurangan guru tidak menggunakan media gambar sehingga tujuan pembelajaran kurang tercapai. Sedangkan observasi terhadap guru kelas IIb, guru melaksanakan tahapan-tahapan pembelajaran dengan baik dan menggunakan media gambar sehingga pembelajaran yang diberikan dapat tercapai sesuai dengan apa yang diharapkan. Maka hasil dari data yang telah diolah, diketahui bahwa t hitung ttabel = -1,15 2,02, maka H0 ditolakdan H1 diterima, artinya bahwa kemampuan membaca permulaan siswa menggunakan media gambar lebih baik dibandingkan dengan yang tidak menggunakan media gambar di kelasII SD Negeri Lamreung Aceh Besar.