Articles

Found 14 Documents
Search

Uji Efek Antihiperlipidemia Ekstrak Etanol Batang Tumbuhan Bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) pada Mencit Jantan Galur Balb-C Wahyuni, W; Sahidin, S; Rustam HN, Muhammad; Malaka, Muhammad Hajrul; Yusuf, Muhammad Ilyas; Poko, Feny Riskiana
Pharmauho Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.692 KB)

Abstract

Hiperlipidemia adalah penyakit kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar kolesterol total, LDL (Low Density Lipoprotein), trigliserida, dan penurunan kadar HDL (High Density Lipoprotein) di dalam darah, serta penyebab terjadinya aterosklerosis dan penyakit jantung koroner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antihiperlipidemia dari ekstrak etanol batang tanaman bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) pada mencit jantan galur Balb-C. Sebanyak 42 ekor mencit jantan galur Balb-C dibagi secara acak ke dalam enam kelompok yaitu kelompok kontrol normal, kelompok kontrol induksi MDLT, kelompok kontrol dosis I, dosis II, dosis III dan kelompok pembanding (simvastatin). Kelompok kontrol normal hanya diberikan makanan standar (pellet). Kelompok kontrol induksi MDLT, dosis I, dosis II, dosis III, dan pembanding (simvastatin) diberikan Makanan Diet Lemak Tinggi (kuning telur 80%, sukrosa 15%, lemak sapi 5% dan PTU 25 mg/ml). Setelah 2 minggu pemberian, ditambahkan berturut-turut Na-CMC 0,5% ekstrak dengan dosis 1,36 mg/gBB, 4,09 mg/gBB, 7,28 mg/gBB, dan simvastatin 0,1 mg/gBB pada kelompok kontrol dosis I, dosis II, dosis III dan kelompok pembanding (simvastatin). Setelah 1 minggu perlakuan, dilakukan pengambilan darah pada vena aorta dan penetapan kadar kolesterol total, kadar trigliserida, kadar HDL dan kadar LDL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang tanaman bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) memiliki efek antihiperlipidemia pada dosis 4,09 mg/gBB ditinjau dari penurunan kadar kolesterol total, kadar trigliserida, peningkatan kadar HDL dan dosis III 7,28 mg/gBB ditinjau dari penurunan kadar LDL.Kata kunci: bambu-bambu, Polygonum, HDL, LDL, hiperlipidemia, fitosterol
Desain Model Pembelajaran “Garuda” di Prodi S1 Pendidikan Matematika (suatu implementasi pembelajaran SKA dalam mendukung pelaksanaan KBK Prodi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pekalongan) Yusuf, Muhammad Ilyas
Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pekalongan Vol 1, No 1 (2013): Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Edisi Januari 2013
Publisher : Delta Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to help the matheatics department of teacher’s training and education Faculty of pekalongan University in applying the competence based curiculum the writer designed a teaching method based on SCL, constructivism, and andragogy in May the 1st 2011. This model was named GARUDA which was the softened form of goal setting, andragogy, responsible for the job, understand the material, diciplinary learning and achive learning. The main objective of GARUDA was to make the learners able to master each competence stated in each lecture, so that they can be human investment and not merely human capital.
UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL BUAH WUALAE (ETLINGERA ELATIOR (JACK) R. M. SMITH) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI ORGAN JANTUNG TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) Jabbar, Asriullah; Wahyuni, W; Yusuf, Muhammad Ilyas; Helmia, Wa Ode Nia; Sahidin, I
Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): Pharmauho
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/pharmauho.v5i2.10167

Abstract

Buah wualae (Etlingera elatior (Jack) R. M. Smith) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan terpenoid yang berkhasiat sebagai antioksidan, antibakteri, dan imunomodulator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui batas keamanan dari ekstrak yang ditinjau dari nilai LD50 dan pengaruhnya terhadap histopatologi organ jantung, paru-paru dan limpa tikus. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang dilakukan dengan metode Reed-Munch menggunakan 28 ekor tikus yang dibagi ke dalam 4 kelompok perlakuan. Kelompok kontrol diberi NaCMC 0,5% dan kelompok perlakuan diberi ekstrak dosis 500 mg/kg BB; 5000 mg/kg BB; dan15000 mg/kg BB. Rute pemberian yang digunakan adalah rute oral. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah nilai LD50, gejala toksik yang timbul sampai tikus mati, dan perubahan bobot tikus, serta pemeriksaan histopatologi organ jantung. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai LD50 ekstrak etanol buah wualae adalah 8.649,679 mg/kg BB (kategori praktis tidak toksik). Pemeriksaan histopatologi organ jantung pada dosis 500 mg/kg BB, 5000 mg/kg Bb dan 15000 mg/kg BB menunjukkan gejala nekrosis.Kata kunci: Etlingera, wualae, hispatologi, organ, kongesti, nekrosis
EFEK IMUNOMODULATOR EKSTRAK ETANOL SPONS XESTOSPONGIA SP. TERHADAP AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG PADA MENCIT JANTAN GALUR BALB/C Fristiohady, Adryan; Wahyuni, Wahyuni; Malik, Fadhliyah; Leorita, Mesi; Yusuf, Muhammad Ilyas; Febriansyah, Hendra; Sahidin, Sahidin
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol 5 No 01 (2019): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.327 KB) | DOI: 10.35311/jmpi.v5i01.38

Abstract

Imunomodulator merupakan bahan yang dapat mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun. Spons Xestospongia Sp. diduga mengandung senyawa-senyawa aktif yang berperan sebagai agen imunomodulator. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. terhadap aktivitas fagositosis makrofag. Sebanyak dua puluh empat ekor mencit jantan galur Balb/C umur 2-3 bulan dengan berat badan 20-30 gram dibagi ke dalam 6 kelompok. Kelompok pertama mendapat pemberian ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. 100 mg/kgBB, kelompok kedua mendapat pemberian ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. 200 mg/kgBB, kelompok ketiga mendapat pemberian ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. 300 mg/kgBB dan kelompok keempat mendapat pemberian ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. 400 mg/kgBB. Kelompok kontrol positif mendapat ekstrak Phyllanthus niruri Linn. (Stimuno®) 0,13 mg/gBB dan kelompok kontrol negatif mendapatkan Na-CMC 0,5%. Ekstrak diberikan secara peroral sejak hari pertama hingga ketujuh. Pada hari kedelapan masing-masing mencit diinjeksikan bakteri Staphylococcus aureus (SA) 0,5 mL secara intra peritoneal. Aktivitas sel makrofag dihitung dari apusan cairan peritoneum mencit. Peningkatan dosis ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. meningkatkan jumlah aktivitas fagositosis makrofag dari 24,25 % (Na-CMC), 34,25% (100 mg/kgBB), 47,00% (200 mg/kgBB), 59,50 % (300 mg/kgBB) dan 62,75% (400 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol Spons Xestospongia Sp. memiliki potensi sebagai imunomodulator pada dosis 300 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB dengan efektivitas yang tidak berbeda bermakna dengan kontrol positif (Stimuno®) dalam meningkatkan aktivitas fagositosis sel makrofag berdasarkan hasil uji statistik post hoc TUKEY (sig. > 0,05).
UJI EFEK ANTIDIABETIK EKSTRAK DAUN ANDONG (CORDYLINE FRUTICOSA L. A. CHEVAL) MUS MUSCULUS YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOSIN Parawansah, Parawansah; Giatna, Sifak; Yusuf, Muhammad Ilyas
MEDULA Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.599 KB) | DOI: 10.33772/medula.v2i2.2545

Abstract

The plant andong leaf is a medicinal plant that has not been widely used and contains phenolic, flavonoids,tanins and saponins has many benefits, one of which lower blood glucose levels. This study aim to look at the effects of decrease in blood glucose levels in  mice that induced by STZs. The method used was experimental research design is RAL with treatment variations leaf extracts 15%, 30% and 45%, glibenclamid as positive control and Na. CMC negative control. The results were analyzed by ANOVA and continued with Duncan. The results showed that there is a very real difference in the treatment given, andong leaf extracts concentrations is themost effective extracts 15% with the average is 17,67 mg/dL on the hour to three.Key words : Leaf andong, antidiabetic, Mus musculus, streptozotocin.
PENGARUH EKSTRAK LABU SIAM (SECHIUM EDULE (JACQ.) SWARTZ) TERHADAP WAKTU KOAGULASI PADA MUS MUSCULUS Nuralifah, Nuralifah; Wahid, Wa Ode Tika Ertia; Yusuf, Muhammad Ilyas
MEDULA Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.014 KB) | DOI: 10.33772/medula.v2i2.2546

Abstract

Chayote (Sechium edule (Jacq.) Swartz) is a type of vegetable that contains most of the calcium, the calcium in the blood which stimulates the release of thromboplastin phospholipid that will catalyze changes that have not been activated prothrombin into thrombin active. The purpose of this study was to prove the existance fromthe effect of squash extracts against coagulation time in mice. This study is experimental, which is divided into 5 treatment consisted of 3 repetitions. Extracts of squash as the test material is made a concentration of 100 mg / kg, 200 mg / kg, and 300 mg / kg. Observations made by looking fibrin threads formed on the fracture capillary tube ± for 2-6 minutes after exiting the first blood. The study was conducted in the laboratory of Pharmacology Bina Husada Kendari. Statistical analysis of the results obtained from the ANOVA showed that extracts of squash has an effective effect with 15.33 seconds at a concentration of 300 mg / kg. Results of ANOVA and LSD test showed extracts of squash has an effect on coagulation time significantly.Keywords: coagulation time, extract of squash, Sechium edule (Jacq.) Swartz
PENINGKATAN IMUNITAS NON SPESIFIK (INNATE IMMUNITY) MENCIT Balb/C YANG DIBERI EKSTRAK ETANOL DAUN TUMBUHAN GALING (Cayratia trifolia L. Domin) ENHANCEMENT OF NON SPECIFIC IMMUNITY (INNATE IMMUNITY) MICE Balb/C GIVEN ETHANOL EXTRACT OF GALING PLANT (Cayratia trifolia L. Domin) Yusuf, Muhammad Ilyas; Firdayanti, .; Wahyuni, .
Medical Sains Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Medical Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.859 KB) | DOI: 10.1234/ms.v3i2.55

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang efek imunomodulator ekstrak etanol daun galing (Cayratia trifolia L. Domin.) terhadap daya fagositosis makrofag mencit jantan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek imunomodulator ekstrak etanol daun galing terhadap peningkatan aktivitas fagositosis sel makrofag mencit jantan. Ekstrak uji dibuat dengan dua variasi dosis 400 mg/kgBB dan 500 mg/kgBB. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa semua pemberian perlakuan dosis ekstrak memberikan hasil yang baik terhadap peningkatan akivitas fagositosis sel makrofag, persen aktivitas sel makrofag tertinggi ditunjukkan pada pemberian dosis ekstak 500 mg/kgBB yaitu sebesar 65, 4%, dibandingkan dengan peningkatan aktivitas sel pada dosis 400mg/kgBB dan kontrol positif dengan masing-masing memiliki persen aktivitas sel sebesar 55, 4% dan 60, 5%. Sedangkan nilai aktivitas sel terendah ditunjukkan pada kelompok kontrol negatif (NaCMC) dengan persen aktivitas sel sebesar 37, 8%. Hasil analisis data statistik (ANOVA) menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun galing (C. trifolia L. Domin.) dapat meningkatkan imunitas non spesifik (p0,05).
Aktivitas Anti Jamur Ekstrak Purifikasi Daun Galing (Cayratia trifolia L. Domin) Terhadap Jamur Candida albicans Jabbar, Asriullah; Yusuf, Muhammad Ilyas; Irman, Irman; Yuli, Asri
Pharmauho Vol 4, No 1 (2018): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.072 KB)

Abstract

Galing (Cayratia trifolia L.Domin) merupakan tumbuhan yang sering digunakan sebagai obat keputihan, kandungan dari tumbuhanini adalah asam hidrisinat, delphinidin, flavonoid, alkaloid, fitosterol, saponin dan tanin. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui aktivitas antijamur dari purifikasi ekstrak daun galing terhadap Candida albicans dan untuk mengetahui konsentrasiefektif ekstrak terpurifikasi daun galing sebagai antijamur C. albicans. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental,dengan desain RAL (Rancangan Acak Lengkap). Ekstrak terpurifikasi daun galing dibuat dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%,kemudian ini dilakukan pengujian antijamur dengan metode cylinder cup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakterpurifikasi daun galing memiliki aktivitas antijamur yakni konsentrasi 10% memiliki rata - rata zona hambat 9 mm, konsentrasi20% memiliki rata-rata zona hambat 11 mm, konsentrasi 30% memiliki rata-rata zona hambat 15,6 mm. Berdasarkam uji statistikANOVA, terlihat bahwa Fhitung (98,2) > Ftabel (3,48) yang berarti perlakuan yang diuji memberikan hasil yang signifikan terhadappertumbuhan jamur C. albicans. Untuk uji lanjut BNT menunjukkan hasil konsentrasi 30% memiliki aktivitas antijamur C. albicanspaling efektif.Kata kunci: antijamur, Candida albicans, daun galing, purifikasi, zona hambat
Uji Toksisitas Akut dan Gambaran Histopatologi Hepar Mencit yang Diberi Ekstrak Terpurifikasi Daun Galing (Cayratia trifolia L. Domin) Yusuf, Muhammad Ilyas; Wulaisfan, Randa; Haswika, Haswika; Wahyuni, W
Pharmauho Vol 4, No 1 (2018): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.726 KB)

Abstract

Daun galing memiliki manfaat sebagai antidiabetik, hepatoprotektor, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, meningkatkan kekebalan tubuh, sebagai antioksidan, antivirus, antibakteri dan antikanker. Keamanan adalah suatu syarat penting yang harus dimiliki suatu obat, oleh karena itu perlu dilakukan uji untuk mengetahui keamanan pemanfaatan daun galing perlu diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui LD50  ekstrak terpurifikasi daun galing  dan mengetahui gambaran histopatologi hepar mencit setelah pemberian ekstrak terfurifikasi daun galing. Penelitian ini adalah penelitian ekperimental, dengan rancangan  Post test only controlled group design yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan, terdiri dari kelompok kontrol negatif yang diberi Na CMC 0,5% , kelompok perlakuan yang diberi ekstrak terpurifikasi daun galing 50 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, 5.000 mg/kgBB dan 50.000 mg/kgBB, tiap kelompok perlakuan yang terdiri atas 4 ekor mencit . Hasil penelitian menunjukkan ekstrak terpurifikasi daun galing bersifat sangat toksik berdasarkan klasifikasi toksisitas dengan nilai LD50  499,9 mg/kgBB, dengan gambaran histopatologi hepar mencit pada kelompok perlakuan ekstrak dosis 5.000 dan 50.000 (mg/kgBB) menunjukkan adanya kerusakan sel hepar, sedangkan pada kelompok perlakuan dosis 50, 500 (mg/kgBB) dan kontrol negatif tidak mengalami kerusakan (nekrisis) sel hepar. Kata Kunci: Daun galing, purifikasi, histopatologi hepar, toksisitas, mencit
Uji Efek Antihiperlipidemia Ekstrak Etanol Batang Tumbuhan Bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) pada Mencit Jantan Galur Balb-C Wahyuni, Wahyuni; Sahidin, Sahidin; Rustam HN, Muhammad; Malaka, Muhammad Hajrul; Yusuf, Muhammad Ilyas; Poko, Feny Rizkia
Pharmauho Vol 4, No 2 (2018): Pharmauho
Publisher : Pharmauho

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.735 KB)

Abstract

Abstrak Hiperlipidemia adalah penyakit kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar kolesterol total, LDL (Low Density Lipoprotein), trigliserida, dan penurunan kadar HDL (High Density Lipoprotein) di dalam darah, serta penyebab terjadinya aterosklerosis dan penyakit jantung koroner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antihiperlipidemia dari ekstrak etanol batang tanaman bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) pada mencit jantan galur Balb-C. Sebanyak 42 ekor mencit jantan galur Balb-C dibagi secara acak ke dalam enam kelompok yaitu kelompok kontrol normal, kelompok kontrol induksi MDLT, kelompok kontrol dosis I, dosis II, dosis III dan kelompok pembanding (simvastatin). Kelompok kontrol normal hanya diberikan makanan standar (pellet). Kelompok kontrol induksi MDLT, dosis I, dosis II, dosis III, dan pembanding (simvastatin) diberikan Makanan Diet Lemak Tinggi (kuning telur 80%, sukrosa 15%, lemak sapi 5% dan PTU 25 mg/ml). Setelah 2 minggu pemberian, ditambahkan berturut-turut Na-CMC 0,5% ekstrak dengan dosis 1,36 mg/gBB, 4,09 mg/gBB, 7,28 mg/gBB, dan simvastatin 0,1 mg/gBB pada kelompok kontrol dosis I, dosis II, dosis III dan kelompok pembanding (simvastatin). Setelah 1 minggu perlakuan, dilakukan pengambilan darah pada vena aorta dan penetapan kadar kolesterol total, kadar trigliserida, kadar HDL dan kadar LDL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang tanaman bambu-bambu (Polygonum pulchrum Blume) memiliki efek antihiperlipidemia pada dosis 4,09 mg/gBB ditinjau dari penurunan kadar kolesterol total, kadar trigliserida, peningkatan kadar HDL dan dosis III 7,28 mg/gBB ditinjau dari penurunan kadar LDL.Kata kunci: Bambu-bambu, HDL, LDL, hiperlipidemia, mencit.