Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH EKSPOR-IMPOR KOMODITAS PANGAN UTAMA DAN LIBERALISASI PERDAGANGAN TERHADAP NERACA PERDAGANGAN INDONESIA Yusuf, Yusuf; Widyastutik, Widyastutik
Jurnal Manajemen & Agribisnis Vol. 4 No. 1 (2007): Vol. 4 No. 1 Maret 2007
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8940.875 KB) | DOI: 10.17358/jma.4.1.46-56

Abstract

Peran utama sub sektor tanaman pangan adalah pemenuhan kebutuhan pokok penduduk Indonesia. Berdasarkan data BPS sebagian besar pangan masih diimpor dari luar negeri, akibatnya neraca perdagangan produk pangan Indonesia selalu mengalami defisit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekspor-impor komoditas pangan utama terhadap neraca perdagangan non-migas Indonesia dan menganalisis pengaruh liberalisasi perdagangan komoditas pangan terhadap neraca perdagangan non-migas Indonesia. Dalam penelitian ini metode analisa yang digunakan adalah erorr correction model (ECM) dan data yang digunakan adalah data time series triwulanan dari tahun 1993 sampai 2005 dengan tahun dasar 1996. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa ekspor, impor dan liberalisasi perdagangan komoditas pangan berpengaruh negatif terhadap neraca perdagangan Indonesia baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.
METODE BRAISTORMING TERTULIS: TEKNIK CURAH PENDAPAT DENGAN MEMAKSIMALKAN KETERLIBATAN SEMUA PESERTA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN Yusuf, Yusuf; Trisiana, Anita
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.awpm.2019.3.2.3365

Abstract

Metode Brainstorming dikenal juga dengan metode curah pendapat atau sumbang saran. Hanya saja brainstorming kali ini dialakukan dengan cara tertulis. Tidak secara lisan. Berbeda dengan diskusi, dimana gagasan dari seseorang dapat ditanggapi (didukung, dilengkapi, dikurangi, atau tidak disepakati) oleh peserta lain, pada penggunaan metode Brainstorming pendapat orang lain tidak untuk ditanggapi. Metode ini berdasarkan pendapat bahwa sekelompok manusia dapat mengajukan usul lebih banyak dari anggotanya masing-masing. Dalam metode ini disajikan sebuah soal. Lalu para peserta diajak untuk mengajukan _dea pa pun mengenai soal itu, tidak peduli seaneh apapun ide itu. Ide-ide yang aneh tidak ditolak secara apriori, tetapi dianalisis, disintesis dan dievaluasi. Boleh jadi pemecahan yang tidak terduga yang akhirnya muncul?. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Brainstorming adalah suatu bentuk diskusi dimana peserta didorong untuk menyatakan gagasan, pendapat, informasi, pengetahuan, pengalaman serta ide-ide mengenai suatu masalah tanpa adanya penilaian dari pesertalain. Hanya saja brainstorming yang dicoba dikenalkan adalah dengan cara tertulis. Tujuan penggunaan metode Brainstorming ialah ?menguras habis segala sesuatu yang dipikirkan oleh peserta didik dalam menggapi masalah yang dilontarkan kepadanya?. Agar tujuan dalam penerapan metode Brainstorming dapat tercapai maka perlu adanya aturan yang diperhatikan. Hal ini dimaksudkan agar metode Brainstorming dapat berjalan dengan efektif dan efisien sehingga tujuan yang diharapkan dapat terealisasi.
PERANCANGAN SISTEM PENGATURAN SUHU CAIRAN DENGAN METODE KONTROL FUZZY PADA DISPENSER KOPI INSTAN OTOMATIS Yusuf, Yusuf; Triwiyatno, Aris; Setiyono, Budi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.6.3.247-253

Abstract

 Industri kopi yang semakin berkembang, maka semakin banyak juga teknologi yang dipakai didalamnya. Sudah banyak digunakan berbagai mesin kopi dari yang manual sampai full automatic. Pada mesin kopi  automatic yang biasa dijumpai di minimarket masih menggunakan sistem kontrol konvensional sehingga masih memakan banyak waktu dalam prosesnya. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem pada mesin kopi otomatis untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal. Pada penelitian ini merancang sebuah sistem kontrol suhu pada dispenser kopi instan otomatis menggunakan kontrol fuzzy yang dapat menghasilkan respon sistem untuk memenuhi kriteria performansi yang diinginkan. Sistem ini menggunakan dua buah heater masing-masing untuk kopi dan creamer. Proses pengontrolan heater menggunakan modul dimmer yang didalamnya terdapat rangkaian pengendali tegangan AC yang berfungsi untuk mengendalikan tegangan pada masing-masing pemanas. Alat dispenser kopi instan otomatis juga dapat memproses otomasi level menggunakan ball valve. Pengujian sistem pemanas menggunakan kontrol fuzzy yang diberi setpoint berbeda. Setelah dilakukan pengujian, respon sistem yang menghasilkan nilai waktu stabil terkecil adalah sistem yang menggunakan kontrol fuzzy dengan suhu 80oC. Sistem ini dapat memanaskan kopi dan creamer pada suhu awal 30oC dan suhu akhir 80oC . Waktu stabil pada respon sistem ini adalah 514,3 detik . Error pada respon sistem ini adalah 2,2oC suhu akhir.
HUBUNGAN LINGKUNGAN SOSIAL DAN KOMUNIKASI SOSIAL DENGAN PENGAMALAN PANCASILA SILA PERSATUAN INDONESIA PADA KARANG TARUNA DI DESA PULOSARI KECAMATAN KEBAKKRAMAT KABUPATEN KARANGANYAR Sari, Erlita Kharisma; Supeni, Siti; Yusuf, Yusuf
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 8, No 2 (2019): GLOBAL CITIZEN : December 2019, 5 Articles, Pages 1- 40
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v7i2.3373

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara lingkungan sosial dan komunikasi sosial dengan pengamalan sila Persatuan Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat pada anggota karang taruna di Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota karang taruna di Desa Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar, dengan jumlah total anggota aktif dari 11 karang taruna berjumlah 715 anggota. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berjumlah 70 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment dan analisis korelasi ganda. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan: 1) Hasil analisis data mengenai hubungan antara lingkungan sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia diperoleh nilai r hitung yaitu rxy1 = 0,482 > r tabel = 0,235. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa: ?Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia Karang Taruna di Desa Pulosari? terbukti kebenarannya. 2) Hasil analisis data mengenai hubungan antara komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia diperoleh nilai r hitung yaitu rxy2 = 0,501 > r tabel = 0,235. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa: ?Terdapat hubungan yang positif dan meyakinkan antara komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia pada Karang Taruna di Desa Pulosari? terbukti kebenarannya. 3) Hasil analisis data mengenai hubungan antara lingkungan sosial dan komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia diperoleh nilai F hitung yaitu = 30,500 > F tabel = 3,134, dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa : ?Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara lingkungan sosial dan komunikasi sosial dengan pengamalan Sila Persatuan Indonesia pada Karang Taruna di Desa Pulosari? terbukti kebenarannya.Kata Kunci: Lingkungan Sosial, Komunikasi Sosial, Pengamalan Pancasila Sila Persatuan Indonesia ABSTRACTThe research aims at finding out the relationship between social environment and social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle  ?Persatuan Indonesia? on Karang Taruna at Pulosari Village, Kebakkramat, Karanganyar. The method of research is correlational study. The population is the members of karang taruna at Pulosari village, Kebakkramat, Karanganyar who are 715 members of 11 karang taruna groups. The sample used is 70 people. The sample teachnique used is simple random sampling. The techniques in collecting data used questionnaire and documentation. The techniques in analyzing the data employed testing correlation product moment and double correlation analysis. Besed on the analysis, there are some conclusion: (1) the result of data analysis about the relationship social environment and social communication with the implementation of 3nd Pancasila principle obtained Fcount  rxy1 = 0,482 > r tabel = 0,235. Thus, the hypothesis stating that there is positive and significant correlation between social environment with the implementation of 3rd Pancasila principle ?Persatuan Indonesia? on Karang Taruna at Pulosari village is evidently true. (2) the result of data analysis about the social communication with the  implementation of 3rd Pancasilsa principle ?Persatuan Indonesia? obtained rcount that rxy2 = 0,501 > r tabel = 0,235. Thus the hypothesis stating that there is positive and convictive correlation between social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle ?Persatuan Indonesia? on karang taruna at Pulosari village is evidently true. (3) the result of data analysis about the relationship between social environment and social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle ?Persatuan Indonesia? on Karang Taruna at Pulosari village obtained fcount is 30.500 > Ftabel is 3.134; therefore the hypothesis stating that there is positive and significant relationship between social environment and social communication with the implementation of 3rd Pancasila principle ?Persatuan Indonesia? on Karang Taruna at Pulosari village is evidently true. 
PEMANFAATAN PANGAN LOKAL DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR: Pengolahan Pangan Lokal Menjadi Tepung, Analisis Usaha dan Implikasi Kebijakannya Yusuf, Yusuf
Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 17, No 1 (2015): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/agritech.v17i1.1344

Abstract

Nusa Tenggara Timur (NTT) province identically with the dry land that had the potential of local food diversity both of tubers, cereal and fruits groups. Food processing based on local food, especially the tubers are still very limited in NTT. The objectives of this studi are (1) to determine the physico chemical characteristics of modified cassava flour (mocaf), sweet potato flour and corn flour, (2) to determine the financial feasibility of mocaf, sweet potato flour and corn flour in Timor Tengah Selatan regency, NTT. Introduction approach of processing through the understanding and skills of processing of mocaf, sweet potato flour and corn flour in two women farmers groups (KWT), namely KWT Suka Maju Ajaobaki Village Mollo Utara District and KWT Hetven Kesetnana village Mollo Selatan District, Timor Tengah Selatan regency. Introductions of processing technology has been done after optimization of the processing in the Laboratory of BPTP NTT. The results showed that the local food such as cassava, sweet potato and corn can be processed into flour so can increase the added value and increase the competitiveness of local food. Local food flour can be used as a wheat flour substitute in food processing. Flouring effort of mocaf, sweet potatoes and corn had been managed efficiently indicated by revenue cost ratio (RCR) value is more than 1.00.
PENGARUH IKATAN SOSIAL TERHADAP LOYALITAS NASABAH DENGAN KEPERCAYAAN NASABAH SEBAGAI VARIABEL MODERASI Juharsah, Juharsah; Yusuf, Yusuf; Hartini, Hartini
Creative Research Management Journal Vol 1 No 2 (2018): CRMJ
Publisher : FAKULTAS EKONOMI PRODI MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.59 KB)

Abstract

The present research intends to identify and analyze the effects of social bonding on customers loyalty, and analyze the effects of social bonding on customers loyalty with customer trust as a moderating variable. Population is the all customer product deposit of the Bank Sultra Branch Konawe, with a total sample of 100 respondents. Respondents were taken by convenience sampling method. Data is obtained by the questionnaire method. The data is then analyzed by structural equation modeling method using AMOS software version 24.0. Results reveal that; Social bonding  has a significant effect on customer loyalty; and customer trust moderates the effect of social bonding on customer loyalty, with a position as a quasi moderator.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN PELAYANAN DENGAN KEPUASAN SISWA Yusuf, Yusuf
JMSP (Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Vol 2, No 1 (2017): Vol. 2 No. 1 November 2017
Publisher : JMSP (Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.315 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah dengan kepuasan siswa (2) hubungan antara pelayanan dengan kepuasan siswa, (3) hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah dan pelayanan secara bersama-sama dengan kepuasan siswa. Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode kuantitatif dengan teknik survey korelasional. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik multi stage random sampling.Responden dalam penelitian ini adalah Siswa-siswi SMA Negeri yang berada diKabupaten Berau dengan populasi sebanyak 3486 siswa/i dan sampel sebanyak 171 siswa/i. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan kepala sekolahdengan Kepuasan siswa. Kedua, terdapat hubungan yang signifikan antara pelayanan dengan kepuasan siswa. Ketiga, terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan kepala sekolahdan pelayanan secara bersama-sama dengan kepuasan siswa.DOI: https://doi.org/10.17977/um025v2i12017p001
Analisis Efisiensi Produksi dan Pemasaran Jambu Mete di Kabupaten Flores Timur Yusuf, Yusuf; Masyhuri, Masyhuri; Maksum, M
Agro Ekonomi Vol 6, No 1 (1999): JUNI 1999
Publisher : Department of Agricultural Socio-Economics Faculty of Agriculture Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3255.526 KB) | DOI: 10.22146/jae.23804

Abstract

Cashew fruit (Anacardium Occidentale.L) is one of important annual industrial plants. The commodity is very prospective in international market.
PERANAN KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR BAGIAN HUKUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KUTAI BARAT Yusuf, Yusuf
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.533 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2374

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan kepemimpinan dengan disiplin kerja pada Kantor Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat.Dari hasil perhitungan bahwa Kepemimpinan yang terjadi di lingkungan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat belum mampu menumbuhkan kesadaran pegawai di bawahnya dalam disiplin bekerja.  Hal ini disebabkan masih adanya pandangan sebagian besar pegawai bahwa kedisiplinan yang dijalankan oleh para pimpinan belum dapat dicontoh, dalam arti disiplin yang dijalankan hanya karena ada kepentingan takut dengan pimpinan yang di atasnya.Masih rendahnya disiplin kerja sebagian besar pegawai menyebabkan banyak pekerjaan yang tertunda dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.Kepemimpinan yang diharapkan oleh setiap orang yang ada di lingkungan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat adalah kepemimpinan transaksional dan trnasformasional yaitu mengharapkan pemimpin yang memiliki pengaruh kuat, berwibawa, konsisten dan mau mengerti kebutuhan bawahan. Sebagaimana diungkapkan oleh L.M. Berry, (1998: 130) bahwa mengembangkan konsep kepemimpinan transformasional dan transaksional berlandaskan pada pendapat Maslow mengenai hirarki kebutuhan manusia.  Keterkaitan tersebut dapat dipahami dengan gagasan bahwa kebutuhan karyawan yang lebih rendah, seperti kebutuhan fisiologis dan rasa aman hanya dapat dipenuhi melalui praktik gaya kepemimpinan transaksional. Sebaliknya, P. Bycio et al (1995: 112) mengemukakan bahwa kebutuhan yang lebih tinggi, seperti harga diri dan aktualisasi diri, hanya dapat dipenuhi melalui praktik gaya kepemimpinan transformasional. Sebaliknya, kepemimpinan otoriter umumnya kurang disukai oleh bawahan, walaupun kepemimpinan otoriter adakalanya diperlukan untuk mendukung pencapaian suatu target tertentu dari pekerjaan.  Hal ini tergambar dari pendapat responden yang memposisikan kepemimpinan otoriter pada posisi ketiga dari dua tipe kepemimpinan sebelumnya (traksaksional dan transformasional).Karena sikap dan perilaku pimpinan menjadi ukuran pegawai dalam menjalankan tugasnya, maka kedisiplinan tidak dapat tumbuh dengan sendirinya tanpa motivasi yang datang dari luar.  Kalaupun kesadaran untuk disiplin datang dari dalam dirinya tentu ada motif-motif tertentu yang menjadikannya demikian, misalnya keinginan untuk meraih suatu prestasi tertentu.Disiplin kerja di lingkungan Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat tidak dapat berjalan normal bila kedisiplinan yang ditanamkan tidak diimbangi penghargaan (reward) yang sepadan.  Penghargaan yang dimaksud dapat berupa: penempatan yang sesuai, pemberian insentif hingga promosi jabatan.  Karena itu, untuk menciptakan lingkungan kerja yang disiplin tidak cukup hanya himbauan, pemberian sanksi, atau teguran semata namun juga motivasi untuk menumbuhkan kesadaran mengapa orang perlu melakukan hal tersebut.
STUDI NUMERIK PENGARUH TRANVERSE PITCH TERHADAP KARAKTERISTIK ALIRAN DAN PERPINDAHAN PANAS PADA SUSUNAN PIPA TIPE STAGGERED Yusuf, Yusuf
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 1 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 1 - 2018
Publisher : INOVTEK POLBENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.837 KB)

Abstract

Karakteristik aliran dan perpindahan panas fluida terhadap silinder sirkular dengan pola tertentu sering digunakan dalam berbagai cabang teknologi moderen saat ini. Aplikasi praktisnya banyak digunakan pada dunia industri seperti menentukan desain susunan pipa pada sistem alat penukar panas. Besarnya nilai perindahan panas saat aliran fluida melintasi silinder sirkular yang ditunjukkan dengan parameter Nusselt number, baik itu Nusselt number lokal (NuФ) maupun Nusselt number rata-rata. Perpindahan panas konveksi paksa pada silinder sirkular tipe staggered menggunakan 3 variasi bilangan Reynolds  (ReD) yaitu 80; 200; 5000 sedangkan transverse pitch 1.5D; 2D. Temperatur inlet fluida masuk shell 350 K dan temperatur tube 300 K, dimodelkan dengan Gambit 2.4.6 dan disimulasikan menggunakan Fluent 6.3.26 dengan model turbulen k-w SST 2D steady-Flow untuk memperoleh data yang berhubungan dengan profile kecepatan dan distribusi temperatur. Dari hasil simulasi ini didapatkan visualisasi kontur kecepatan, temperatur dan distribusi Nusselt number. Terjadi peningkatan perpindahan panas dengan menurunnya tranverse picth (ST). Pada ReD 200, terjadi penurunan nilai Nusselt number rata-rata di row ketiga dan keempat sedangkan pada ReD 5000 nilai Nusselt number rata-rata pada row kedua, ketiga dan keempat terus mengalami peningkatan.