Articles

Found 36 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM DISTRIBUSI HASIL PRODUKSI OBAT UNTUK MENJAMIN KUALITAS DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PELANGGAN Salim, Turki; Yusup, Muhamad; Sukamto, Dewi Listiani
Journal CERITA Vol 6 No 1 (2020): JOURNAL CERITA
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.554 KB)

Abstract

Pharmaceutical companies in Indonesia that are engaged in manufacturing currently continue to develop, they process medicinal ingredients into pharmaceuticals, such as tablets, syrup, capsules and others. At present the distribution and production management system of drugs is still semi-computerized, because it still uses Ms. Excel, which can cause file-to-file buildup, besides that it is possible that the data will be lost or damaged, and when searching for data, it takes a long time. To overcome this need to be built a system to process the drug distribution and production management system, to help companies more easily access drug data to computerized travel documents, so as to increase the effectiveness and time efficiency, and get maximum work results and data accuracy in data input in the relevant section. It certainly can be found with various methods that use penuls, starting from the use of uml to provide an overview of system design, then MySql as a data processing application in thedatabase, as a programming language using php.
MODEL PENILAIAN KINERJA DOSEN MENGGUNAKAN METODE SAW (STUDI KASUS STIKES YATSI TANGERANG) Yusup, Muhamad; Aryani, Diah; Andriyanto, Laurentius
Journal of Innovation and Future Technology (IFTECH) Vol 1 No 1 (2019): Vol.1, No.1, Februari 2019
Publisher : LPPM Unbaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Every certain period of time, the STIKes Yatsi Tangerang carry out a performance evaluation oflecturers to assess the performance of lecturers, determine the best lecturers, and improve the quality ofeducation. Because lecturers are an important component in leading quality universities. The existence ofquality educators is an absolute requirement for the presence of quality education systems and practices. Theabsence of a system that can assist in assessing the performance of lecturers and the lack of competencystandards for evaluating lecturer performance is a problem that exists in the running system at STIKes Yatsi inassessing the performance of lecturers. To overcome this problem, a decision support system was designed toassist in the process of evaluating the performance of lecturers using the Simple Additive Weighting (SAW)method. The SAW method is the simplest and most widely used method. This method is also the easiest to use,because it has an algorithm that is not too complicated. The SAW method is often also known as the weightedsum method. The basic concept of the SAW method is to find a weighted sum of performance ratings on eachalternative on all attributes. In this study the system design tools use the Unified Modeling Language (UML).The final result of this research is that the SAW method is expected to be able to overcome the problems inevaluating the performance of lecturers at the STIKes Yatsi Tangerang.
Implementasi Sistem Online Jadwal Rencana Studi (OJRS+) pada Perguruan Tinggi Raharja Aisyah, Euis Siti Nur; Yusup, Muhamad; Wahyani, Sri
Proceedings Konferensi Nasional Sistem dan Informatika (KNS&I) 2015
Publisher : Proceedings Konferensi Nasional Sistem dan Informatika (KNS&I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.693 KB)

Abstract

Analisa OJRS+, desain OJRS+, dan pengujian OJRS+ adalah bagian dari pengembangan sistem dimuat dalam Renstra Manajemen Perguruan Tinggi Raharja Tahun 2014/2015 sebagai bagian dari layanan IT kampus untuk meningkatkan layanan penjadwalan perkuliahan yang diakses secara luas. Adapun fungsi OJRS+ ini melayani kebutuhan batal tambah mahasiswa secara online, informasi KST (Kartu Studi Tetap) dan KSTF (Kartu Studi Tetap Final). Penelitian ini dilakukan dalam 3 tahap, yaitu tahap analisis, tahap desain dan tahap pengujian dan implementasi. Tahapan analisa dilakukan dengan menganalisa secara keseluruhan terhadap sistem OOJRS lama, permasalahan yang ditemui antara lain proses generate dan delivery, time out expired, waktu proses dan server hang, kelas bentrok, kuota kelas, akses lokal dan antrian panjang, jadwal dosen, dan database. Pada tahapan desain ditampilkan dalam bentuk class diagram dan prototipe sistem OJRS+. Serta tahapan uji coba dan implementasi ini dilakukan selama 3 bulan, terdapat 10 target uji coba yang ditentukan sebagai landasan keberhasilan pada proses pengujian sistem, dan hasilnya10 target tersebut dapat dicapai 100%. Sehingga sistem OJRS+ ini layak untuk diimplementasikan sebagai bagian dari asset Perguruan Tinggi.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS OPEN-ENDED PROBLEM PADA MATERI SEGIEMPAT KELAS VII Apertha, Fanny Khairul Putri; Zulkardi, Zulkardi; Yusup, Muhamad
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.832 KB) | DOI: 10.22342/jpm.12.2.4318.47-62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis open-ended problem yang valid dan praktis serta untuk mengetahui efek potensialnya terhadap hasil belajar peserta didik pada materi segiempat kelas VII. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research). Subjek penelitiannnya adalah peserta didik kelas VII.5 SMP Negeri 18 Palembang Indonesia,  sebanyak 30 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah walkthrough, dokumentasi, wawancara, dan tes soal open-ended. Hasil analisis data dapat disimpulkan, bahwa: (1)Penelitian ini menghasilkan LKPD berbasis open-ended problem pada materi segiempat yang valid dan praktis. (2)LKPD yang telah dikembangkan memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu LKPD yang telah dikembangkan ini dapat digunakan oleh peserta didik.
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI LEMBAR KERJA SISWA (LKS) INTERAKTIF BERBASIS KOMPUTER DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG Yusup, Muhamad
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.862 KB) | DOI: 10.22342/jpm.4.2.816.

Abstract

Penggunaan media LKS interaktif berbasis komputer, akan membantu peserta didik dalam pembelajaran matematika. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) Interaktif  berbasis Komputer dapat meningkatkan prestasi belajar tentang persamaan garis singgung, fungsi naik, fungsi turun dan titik stasioner dengan jenis-jenisnya, siswa kelas X1 IPA Plus-02 SMA Muhammadiyah 1 Palembang.Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan prestasi belajar tentang persamaan garis singgung,  fungsi naik, fungsi turun dan titik stasioner dengan jenis-jenisnya, siswa kelas X1 IPA Plus-02 SMA Muhammadiyah 1 Palembang.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah kelas XI IPA Plus-02 SMA Muhammadiyah 1 Palembang semester genap (dua) tahun pelajaran 2008/2009 sebanyak 30 orang. Dalam pelaksanaannya terdiri dari dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam dua kali siklus tindakan, penggunaan LKS Interaktif berbasis komputer dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X1 IPA Plus-02 SMA Muhammadiyah 1 Palembang semester genap (dua) tahun pelajaran 2008/2009. Peningkatan ini terjadi pada nilai rata-rata 6,33 pada siklus I menjadi 6,90 pada siklus II. Ketuntasan belajar dengan KKM yang ditetapkan 75 % juga meningkat, pada siklus I ketuntasan 73,33 % menjadi 76,67 %  pada siklus II. Respon siswa terhadap penggunaan LKS Interaktif pada pembelajaran matematika adalah baik. Dari hasil penelitian ini dalam pembelajaran matematika guru diharapkan menggunakan strategi pembelajaran yang bervariatif, inovatif dan memanfaatkan teknologi sehingga menerapkan pembelajaran berbasis komputer.
PENERAPAN ARSITEKTUR THREE-TIER TERHADAP OPTIMALISASI KEAMANAN DISTRIBUTED DATABASE Rahardja, Untung; Yusup, Muhamad; Prasetiyani, Eko
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan laju perkembangannya yang semakin pesat mendorongadanya perkembangan tingkat keamanan pada distributed database. Tingkat keamanan tersebut ditinjau dariberbagai tier, baik pada Application Tier, Database Tier, maupun Network Tier. Namun penerapan keamanansistem database server saat ini baru sebatas pada Application Tier saja, misalnya penerapan hak akses userdengan IP Token, IP Address, Mac Address serta Global Password Management (GPM) pada server RME.Untuk keamanan Network Tier sudah diatur melalui router, tetapi keamanan dari Database Tier belum disentuhdengan baik. Saat ini Server RME masih menggunakan konsep Two-Tier, yaitu antara Database Tier danApplication Tier masih berada dalam satu server, menggunakan Windows Authentication sebagai hak akses userpada sisi database. Sehingga penerapan tersebut tentunya sangat rentan terhadap keamanan distributeddatabase, dimana perintah-perintah SQL yang dijalankan oleh user sulit untuk dikendalikan karena belumditerapkannya User Mapping dan Server Roles pada database. Dari permasalahan tersebut maka server RMEdengan konsep Two-Tier perlu dioptimalkan karena dapat memberikan dampak yang cukup signifikan terhadapkeberlangsungan 4 (empat) pilar IT E-learning di lingkungan Perguruan Tinggi Raharja. Untuk mengatasi haltersebut maka dibutuhkan suatu konsep Three-Tier yang diterapkan pada server iRME. Dengan menggunakanThree-Tier, memungkinkan adanya pemisahan secara fisik antara Database Tier dan Application Tier padaserver yang berbeda sehingga diharapkan dapat meningkatkan keamanan pada sisi database server. Arsitekturini memiliki potensi untuk diterapkan backup server jika Application Tier mengalami masalah, memungkinkanjuga diterapkan mirroring pada server iRME sebagai pengembangan lanjutan. Dapat disimpulkan bahwadengan konsep Three-Tier ini dapat menjadi sebuah solusi terkini dalam meningkatkan keamanan distributeddatabase di lingkungan Perguruan Tinggi Raharja.Kata Kunci: three-tier, client/server, irme
REPRESENTASI PEMASARAN MELALUI MAJALAH MINI MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Yusup, Muhamad; Rais, Nurlaila Suci Rahayu; Sari, Yunita Kartika
Journal CERITA Vol 4 No 1 (2018): JOURNAL CERITA
Publisher : UNIVERSITAS RAHARJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.63 KB)

Abstract

Writing this article made to modern society who want program market products easier, efficient, effective and practical, in search for a information and obtained a products, the community generally maximize a means of communication equipped the internet, with the progress communications device equipped internet facilities, the community spoiled by forms application supported under the internet, through technological progress media instagram so provided facilities in the form of display visualizations interesting, easy to remember and easy to use. The method in use very simple, using just electronic devices such as pc computer, smartphone, and tablet ordinary use a day in day by modern society, because the device easy access it with visualization display features a feature provided. Through the instagram, held in public offering find the kind of product products, get reference style fashion, kinds of food, locations to visited tourism, forms of information actual and factual can be found.
Media Audio Visual Menggunakan Videoscribe Sebagai Penyajian Informasi Pembelajaran Pada Kelas Sistem Operasi Yusup, Muhamad; Aini, Qurotul; Pertiwi, Komala Dwi
Technomedia Journal Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : iLearning Journal Center (iJC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.312 KB) | DOI: 10.33050/tmj.v1i1.8

Abstract

Dalam proses belajar mengajar, diperlukannya konten materi sebagai bahan ajar perkuliahan. Konten materi tersebut tentunya harus jelas dan mudah dipahami supaya mahasiswa dapat mengerti konten materi yang dipelajari itu. Materi yang dijelaskan pun bentuk atau formatnya bisa berupa format slide materi dengan menggunakan power point atau drive serta berupa format media video pembelajaran. Media yang biasa digunakan untuk memperlancar komunikasi proses belajar mengajar disebut dengan media pembelajaran. Namun masih kurang optimalnya dalam proses video pembelajaran tersebut. Dalam melakukan penelitian ini didapatkan 3 permasalahan yang terjadi. Hal yang diterapkan ini merupakan pembuatan video pembelajaran sebagai penyajian informasi serta merupakan inovasi pembelajaran kelas sistem operasi pada program iLearning plus. Serta dibuatnya gaya kerangka pemikiran dalam penelitian yang digunakan untuk model penelitian korelasi. Untuk hal ini dilakukan 10 literature review perihal media audio visual menggunakan videoscribe di setiap universitas, sekolah atau pendidikan lainnya. Diimplementasikan video pembelajaran pada kelas sistem operasi program iLearning Plus. Setelah adanya video pembelajaran berupa media audio visual sebagai penyajian informasi pembelajaran serta mempermudah mahasiswa untuk memahami dan mendalami materi yang telah disampaikan. Kata kunci: Videoscribe, Media Audio Visual, Video Pembelajaran In the process of teaching and learning, the need for creative content as lectures teaching materials. The creative content must be clear and easy to understand so that students can understand the content of  the  materials studied. The material described any form or format can be in the form of a slide format material using a power point or drive as well as the form of instructional video media formats. Media used to facilitate communication with the teaching and learning process called learning media. But  still  less  than  optimal  in  the  process  of  learning  videos.  In  conducting  this  study,  the  three problems that occur. It is applied is an instructional video creation as the presentation of information and increase the effectiveness of classroom learning operating system on program iLearning plus. As well as the style made in the research framework  used to model the correlation study. For this was done 10 literature review concerning the audio-visual media using videoscribe in every university, school  or  othereducation.  Implemented  instructional  video  in  class  operating  system  program iLearning Plus. After the video lessons in the form of audio-visual media is expected to increase the effectiveness of learning and easier for students to understand and explore the material that was submitted. Keywords: Videoscribe, Media Audio Visual, Video Learning
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS PONDOK PESANTREN DARUSSYIFA AL-FITHROH YASPIDA SUKABUMI Yusup, Muhamad; Abdurakhman, Omon; Fauziah, R Siti Pupu
TADBIR MUWAHHID Vol 2, No 1 (2018): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.322 KB) | DOI: 10.30997/jtm.v2i1.1084

Abstract

Pendidikan karekter bukan hanya berhubungan dengan benar atau  salah, tetapi bagaimana menanamkan kebiasaan (habituation) dalam kehidupan sehari-hari, sehingga santri memiliki  kesadaran, kepekaan, kepedulian, dan komitmen untuk menerapkan kebijakan dalam kehidupannya. Tujuan dari penelitian ini adalah agar dapat mengetahui cara melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian pendidikan karakter agar dapat teraplikasikan dengan baik dan benar serta tepat sasaran. Data yang dikumpulkan dengan metode etnografi  yakni dengan  menggali informasi lewat wawancara atau kuesioner kepada para santri. Hasil temuan menunjukkan bahwa pendidikan karakter di Pondok Pesantren Salafiyah Darussyifa Al-Fithroh Yaspida Sukabumi minim dalam  pengaplikasiannya. Hal tersebut ditandai dengan kurang disiplinnya para santri dalam pembelajaran, peribadahan, tampilan, dan pergaulan. Maka seharusnya diadakan pembaharuan terhadap pembinaan kepada para organisasi kepesantrenan sebagai penggerak kedisiplinan santri. manajemen pendidikan karakter pesantren adalah bagaimana membangun kedisiplinan dalam empat aspek kehidupan santri yaitu tampilan, pembelajaran, peribadahan, dan pergaulan yang semuannya akan menjadi kunci keberhasilan dan kesuksesan.Kata kunci: manajemen, pendidikan karakter, pondok pesantren. MANAGEMENT OF CHARACTER EDUCATION BASED ON BOARDING SCHOOL DARUSSYIFA AL-FITHROH YASPIDA SUKABUMIABSTRACTCharacter education has meaning high of moral education, because character education is not only concerned with the problem of right or wrong, but how to instill habits (habituation) about the good things in life, so that students have an awareness, sensitivity, and high understanding, as well as the awareness and commitment to implement policies in everyday life. The purpose of this research is to be able to know how to do the planning, deploy, and evaluating character education to be well applied properly and targeted data collected by the ethnographic method approach taken by digging through interviews or questionnaires to the students. The findings show that the management of character education in schools is not maximized in its application. It is characterized by the lack of discipline of the students in learning, worship, and social views. Therefore, the holding of the renewal of the guidance to the organization uniquely Islamic boarding school as the driving discipline students. This research resulted in the conclusion that the management of schools character education is how to build discipline in students four aspects of life that view, learning, worship, and association that all of them will be the key to success.
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS PONDOK PESANTREN DARUSSYIFA AL-FITHROH YASPIDA SUKABUMI Yusup, Muhamad; Abdurakhman, Omon; Fauziah, R Siti Pupu
TADBIR MUWAHHID Vol 2, No 1 (2018): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.322 KB) | DOI: 10.30997/jtm.v2i1.1084

Abstract

Pendidikan karekter bukan hanya berhubungan dengan benar atau  salah, tetapi bagaimana menanamkan kebiasaan (habituation) dalam kehidupan sehari-hari, sehingga santri memiliki  kesadaran, kepekaan, kepedulian, dan komitmen untuk menerapkan kebijakan dalam kehidupannya. Tujuan dari penelitian ini adalah agar dapat mengetahui cara melakukan perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian pendidikan karakter agar dapat teraplikasikan dengan baik dan benar serta tepat sasaran. Data yang dikumpulkan dengan metode etnografi  yakni dengan  menggali informasi lewat wawancara atau kuesioner kepada para santri. Hasil temuan menunjukkan bahwa pendidikan karakter di Pondok Pesantren Salafiyah Darussyifa Al-Fithroh Yaspida Sukabumi minim dalam  pengaplikasiannya. Hal tersebut ditandai dengan kurang disiplinnya para santri dalam pembelajaran, peribadahan, tampilan, dan pergaulan. Maka seharusnya diadakan pembaharuan terhadap pembinaan kepada para organisasi kepesantrenan sebagai penggerak kedisiplinan santri. manajemen pendidikan karakter pesantren adalah bagaimana membangun kedisiplinan dalam empat aspek kehidupan santri yaitu tampilan, pembelajaran, peribadahan, dan pergaulan yang semuannya akan menjadi kunci keberhasilan dan kesuksesan.Kata kunci: manajemen, pendidikan karakter, pondok pesantren. MANAGEMENT OF CHARACTER EDUCATION BASED ON BOARDING SCHOOL DARUSSYIFA AL-FITHROH YASPIDA SUKABUMIABSTRACTCharacter education has meaning high of moral education, because character education is not only concerned with the problem of right or wrong, but how to instill habits (habituation) about the good things in life, so that students have an awareness, sensitivity, and high understanding, as well as the awareness and commitment to implement policies in everyday life. The purpose of this research is to be able to know how to do the planning, deploy, and evaluating character education to be well applied properly and targeted data collected by the ethnographic method approach taken by digging through interviews or questionnaires to the students. The findings show that the management of character education in schools is not maximized in its application. It is characterized by the lack of discipline of the students in learning, worship, and social views. Therefore, the holding of the renewal of the guidance to the organization uniquely Islamic boarding school as the driving discipline students. This research resulted in the conclusion that the management of schools character education is how to build discipline in students four aspects of life that view, learning, worship, and association that all of them will be the key to success.