Articles

SPESIALISASI DAN SEKTOR POTENSIAL DI KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2011-2015 Zakaria, Zakaria
JURNAL EKOMBIS Vol 4 No 1 (2018) April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.777 KB) | DOI: 10.35308/ekombis.v4i1.1342

Abstract

The main aims of this observation are to examine specialized and the issues of base sector for the economy in Aceh Besar during period 2010-2015. The analysis methods applied in this study are Shift Share Analysis, Shift Share Modification Esteban Marquillas and Location Quotient. The Results of the study analysis known that were transformation of economic structure from primary sector to secondary sector in Aceh Besar. While the contribution of of secondary sector, primary sector and then tersier sector which had contributed to PDRB in Aceh besar continually. The base sector which is based on shift share analysis and location quotient analysis are including retail trading sector; repair of motor, transportation and storage sector. Agriculture, forestry and fishing sectors are not include to this sector which has comparative advantages, even though the contribution of economic structure of Aceh Besar is still dominated of those sectors. It shows such sectors are not really being a priority issue to be a main agricultural central for the district government.The district government of Aceh Besar is expected to be more notice and promote the sector tertier such as retail trading sector; repair of motor, transportation and dtorage sector. Agriculture, forestry and fishing, and also accommodation and infrastructures. For those who have the authority is also expected to be more notice and develop economic sectors which are belonging to Aceh. This issues can be solved through potentiality policy for extend economic sector.                   Keywords: Structural Economic, Spesialized Sector, Base Sector
PROFIL DAN SENSITIVITAS PROTEIN ALERGEN IKAN TONGKOL (THUNNUS ALBACARES) SEBAGAI REAGEN SKIN PRICK TEST (SPT) Chalid, Sri Yadial; Syah, Dahrul; Giriwono, Puspo Edi; Rungkat, Fransiska; Zakaria, Zakaria
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 5, No. 1, May 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Syarif Hidayatullah State Islamic Uni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v5i1.9678

Abstract

Ikan tongkol merupakan salah satu produk laut penyebab alergi makanan. Gejala klinis reaksi alergi makanan adalah gatal, bentol, bengkak, sesak nafas, batuk, dan yang terparah adalah syok anafilaksis. Pengobatan dan pencegahan alergi makanan yang terbaik adalah menghindari konsumsi penyebab alergi. Menghindari konsumsi suatu makanan sebaiknya berdasarkan uji alergi seperti Skin Prick Test (SPT). SPT dilakukan menggunakan reagen SPT yang dicukitkan pada lapisan epidermis kulit lengan bagian volar. Reagen alergen pada penelitian ini merupakan protein ikan tongkol yang berasal dari laut Indonesia dan diekstrak dengan buffer fosfat, Profil ekstrak protein menggunakan elektroforesis dan immunoblotting untuk menentukan protein allergen. Sebanyak 15 pita protein terdeteksi pada ekstrak ikan tongkol yaitu protein dengan berat molekul antara 17 sampai 152 kDa. Potensi alergenik terdapat pada pita protein dengan berat molekul antara 12 sampai 50 kDa. Reagen SPT ikan tongkol mempunyai sensitivitas sebesar 81.8% dan spesifitas 100% sehingga disimpulkan bahwa reagen ekstrak ikan tongkol dapat digunakan sebagai reagen skin prick test Kata kunci: Alergi, protein, tongkol, gejala klinis, skin prick test   Tuna fish is one of the marine products that can cause allergic. Clinical symptoms of allergic are a bump, swelling, shortness of breath, coughing and anaphylactic shock is the worst symptom. The best medication and treatment is avoiding the consumption of food that could cause allergy. Avoiding consumption of food should be based on an allergy test such as a Skin Prick Test (SPT). SPT using reagent which is applied on the skin of the forearm between the wrist and elbow. The reagent for SPT is a protein solution of tuna which was extracted by phosphate buffer then protein profile was detected using electrophoresis. Immunoblotting was done to determine the molecular weight of the allergen protein. Fifteen protein bands were detected on tuna fish extract; the molecular weight of the protein was obtained between 17 to 152 kDa. Protein allergenic are molecules that have protein bands with a molecular weight between 12 and 50 kDa. Tuna fish extract solution for SPT had a sensitivity is 81.8%, and specificity is 100%, it was concluded that tuna fish reagent could be used as SPT reagent. Keywords: Allergen, protein, tuna fish, skin prick test.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL TAMBAK IKAN KERAPU SUNU DI KECAMATAN BUNGURAN BARAT KABUPATEN NATUNA ZAKARIA, ZAKARIA; Yusra, Abdul Hamid A.; Imelda, Imelda
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finasial tambak ikan kerapu sunu di Kecamatan Bunguran Barat Kabupaten Natuna. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani ikan yang menjadi pengusaha budidaya ikan kerapu di Kabupaten Kecamatan Bunguran Barat Natuna dengan jumlah 30 Orang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, kuisioner, dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian Analisis Kelayakan Finansial Ikan Kerapu Kecamatan Bunguran Kabupaten Natuna menunjukan nilai rata-rata NPV usaha perikanan ikan kerapu sebesar Rp.16.462.976.32 bernilai positif, sehingga membuktikan bahwa usaha penangkapan ikan ini layak diteruskan. Rata-rata nilai IRR usaha ikan kerapu sebesar 38% nilai tersebut lebih besar dari discount factor 12 % sehingga usaha perikanan ini layak untuk diteruskan. Nilai B/C ratio rata-rata pada usaha ikan kerapu sebesar 2,20, nilai tersebut lebih besar dari satu sehingga usaha keramba kerapu layak diusahakan Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan usaha ikan kerapu di Kecamatan Bunguran Barat layak untuk diusahakan.
EVALUATION NUTRITION OF CINCALOK IN SUNGAI KAKAP VILLAGESUNGAI KAKAP DISTRICTS zakaria, zakaria
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EVALUASI GIZI CINCALOK DI DESA SUNGAI KAKAP KECAMATAN SUNGAI KAKAPZakaria(1), Sulvi Purwayantie(2), Lucky Hartanti(2)(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura                                                          ABSTRAK        Cincalok merupakan salah satu produk hasil fermentasi rebon yang sudah cukup terkenal di Kalimantan Barat dan makanan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil gizi yang terdapat pada produk cincalokyang ada di desa sungai kakap kecamatan sungai kakap. Desain penelitian ini menggunakan metode survey kemudian analisis inidilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Faktor perlakuan yang diuji adalah periode pembuatan cincalok dimana produksi dalam 1 bulan (I, II, III) diulang sebanyak 5 kali. Data yang di ukur: analisis proksimat (kadar air, abu, protein, lemak dan karbohidrat) dan kharakteristik total asam serta total garam. Hasil penelitian menunjukkan: kadar air 49,57 % - 53,10 %, kadar abu 10,22 % - 10,47 %, kadar protein 18,18 % - 19,26 %, kadar lemak 3,84 % - 4,20 %, kadar karbohidrat  16,56 % - 20,69 %, total asam 0,49 % - 0,65 %, total garam 9,59 % - 10,19 %.           Kata kunci : Cincalok, Gizi, Rebon. EVALUATION NUTRITION OF CINCALOK IN SUNGAI KAKAP VILLAGESUNGAI KAKAP DISTRICTS Zakaria(1), Sulvi Purwayantie(2), Lucky Hartanti(2)(1) Students of Faculty of Agriculture and (2) Lecturer of the Faculty of AgricultureUniversity Tanjungpura ABSTRACT Cincalok is the one of fermented rebon product which is quite famous traditional food in West Kalimantan.This study aims to determine the nutritional profile in the product cincalok that exist in the Sungai kakap village sungai kakap district. The design of this study using the method of analysis conducted in the Laboratory of Agricultural Products Technology Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura Pontianak.The treatment factor tested was the period of manufacture of cincalok where production in 1 month (I, II, III) was repeated 5 times.Proximate analysis (moisture content, ash, protein, fat and carohydrate) and total acid and total salt characteristics were measured. The results showed: water content 49.57 % - 53.10  %, ash 10.22 % - 10.47 %, protein 18.18 % - 19.26 %, fat 3.84 % - 4.20 %, carbohydrates 16.56 % - 20.69 %, total acids 0.49 % - 0.65 %, total salt 9.59 % - 10.19 %. Keywords: Cincalok, Nutrition, Rebon.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI BERBASIS CBT DENGAN SOFTWARE ISPRING QUIZMAKER PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA Zakaria, Zakaria; Hadiarti, Dini; Fadhilah, Raudhatul
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 5, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v5i2.16709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian menggunakan software iSpring QuizMaker pada materi kesetimbangan kimia kelas XI di SMA Negeri 9 Pontianak. Adapun tahap pengembangan instrumen penilaian dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengum­pulan data awal; perencanaan; pembuatan produk awal; uji coba awal; perbaikan produk awal; uji coba lapangan, dan perbaikan produk operasional. Hasil analisis menunjukan bahwa instrumen penilaian yang dikembangkan mempunyai nilai hasil validasi sebesar 1 yang terkategori sangat tinggi. Diperoleh nilai r11 sebesar 1,05 yang menunjukkan instrumen hasil pengembangan reliabel dengan kategori sangat tinggi. Kepraktisan ditunjukkan oleh respon positif guru sebesar 82,5% dan siswa sebesar 72,5% yang terkategori sangat kuat. Keefektifan ditunjukkan oleh persentase ketuntasan siswa sebesar 76,9 %,. Berdasarkan analisis kualitas tes, soal diberi tingkat kesulitan berdasarkan proporsi soal yang dibuat. Soal mampu membedakan peserta didik yang sudah menguasai dengan peserta didik yang belum menguasai indeks daya beda pada rentang 0,20? DB? 0,40.
KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI JAHE (ZINGIBER OFFICINALE, L) TERHADAP TOTAL PENDAPATAN KELUARGA DI KECAMATAN IDI TUNONG KABUPATEN ACEH TIMUR irwandi, irwandi; jamil, muhammad; zakaria, zakaria
Jurnal Penelitian Agrisamudra Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.473 KB) | DOI: 10.33059/jpas.v4i1.264

Abstract

Petani dalam menjalankan usahatani berharap mendapatkan pendapatan dari usahatani yang dijalankannya, terutama pada usahatani jahe, disamping itu petani juga melakukan kegiatan lainnya di luar usahatani tanaman jahe dalam rangka memperbesar pendapatan keluarga petani, hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga petani yang menjadi tanggung jawab ppetani sebagai kepala keluarga di rumah tangga. Petani sebagai manajer usahatani berupaya untuk mendapatkan pendapatan dari hasil pengelolaan usahataninya dan dari usaha lainya di luar usahatani. Perhitungan kontribusi pendapatan dari usahatani jahe dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tanaman jahe mampu memberikan kontribusi pendapatan terhadap total pendapatan keluarga petani di daerah penelitian. Apabila angka kontribusi pendapatan yang diperoleh tinggi menunjukkan usahatani sangat baik dijadikan sebagai salah satu komoditi usahatani dalam rangka peningkatan total pendapatan keluarga petani. Untuk menjawab pertanyaan ini, petani sebelum mengambil tindakan untuk menanamkan modalnya dibidang usahatani ini, maksudnya nilam, tentu petani harus terlebih dahulu dapat mencari masukan dari berbagai pihak agar usahatani yang dijalankan benar-benar dapat memberikan angka kontribusi yang positif bagi petani sebagai pengelola usahatani. Pendapatan yang diperoleh petani akan digunakan untuk berbagai keperluan terutama keperluan biaya produksi usahatani untuk periode musim tanam berikutnya, selebihnya baru digunakan untuk kebutuhan keluarga dan ditabung untuk keperluan dimasa yang akan datang. Hasil perhitungan kontribusi diperoleh angka sebesar 62,69 persen, hal ini menunjukkan bahwa kontribusi pendapatan usahatani jahe terhadap total pendapatan keluarga yaituÃ?  > 50%, yang berarti kontribusi dikatagorikan tinggi. Ã? 
EVALUATION OF AC-BC MIXTURES STABILITY AND FLOW VALUES ON THE USE OF ANALOG AND DIGITAL MARSHALL TEST EQUIPMENT Sulistyono, Sonya; Badriani, Ririn Endah; Zakaria, Zakaria
Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan Vol 1 No 02 (2017): JURNAL REKAYASA SIPIL DAN LINGKUNGAN
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.517 KB) | DOI: 10.19184/jrsl.v1i02.6035

Abstract

Marshall test-equipment is used to determine the stability of the flow and MQ of AC-BC pavement. It can be an analog and a digital test-equipment. Analog test-equipment reading the data manually dependens on the operator skills. While the digital test equipment uses a computer system produces maximum data with minimum operator. The research is conducted based on a mixture SNI 06-2489-1991 AC-BC with five variation of asphalt content. The presumptions of the test result of Marshall characteristic are found out as: the direct observation-analogue gets the stability (kg) = 1490.49; Flow (mm) = 4.48; MQ (kg / mm) = 335.55. The visualization analogue gets the stability (kg) = 1482.91; Flow (mm) = 4.44; MQ (kg / mm) = 336.48. The digital test-equipment gets the stability (kg) 1508.36; Flow (mm) = 4.42; MQ (kg / mm) = 342.93. Based on the three different analysis evenly show that there are no different significantly from the test result by using the direct observation-analogue, the visualization analogue, and the digital Marshall test-equipment. Alat uji Marshall digunakan untuk mengetahui stabilitas terhadap kelelehan plastis (flow) dan MQ dari lapis perkerasan AC-BC. Tipe alat pengujian Marshall dapat berupa analog dan digital. Alat uji analog dengan pembacaan data manual sangat bergantung pada ketrampilan operator. Alat uji digital menggunakan sistem komputer, sehingga menghasilkan data maksimum dengan operator minimum. Penelitian dilaksanakan berdasarkan SNI 06-2489-1991 pada campuran AC-BC dengan lima variasi  kadar aspal. Hasil pengujian didapatkan nilai rata-rata alat uji analog pengamatan langsung: stabilitas (kg) = 1490,49; Flow (mm) = 4,48; MQ (kg/mm) = 335,55. Alat uji analog pengamatan perekaman video: stabilitas (kg) = 1482,91; Flow (mm) = 4,44; MQ (kg/mm) = 336,48. untuk alat uji digital menghasilkan stabilitas (kg) = 1508,36; Flow (mm) = 4,42; MQ (kg/mm) = 342,93. Berdasarkan analisa perbedaan tiga rata-rata menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan hasil pengujian menggunakan alat uji Marshall analog pengamatan langsung, perekaman video dan digital.
EVALUASI GIZI CINCALOK DI DESA SUNGAI KAKAP KECAMATAN SUNGAI KAKAP zakaria, zakaria; purwayanti, sulvi; hartanti, lucky
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

        Cincalok merupakan salah satu produk hasil fermentasi rebon yang sudah cukup terkenal di Kalimantan Barat dan makanan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil gizi yang terdapat pada produk cincalok yang ada di desa sungai kakap kecamatan sungai kakap. Desain penelitian ini menggunakan metode survey kemudian analisis ini dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Faktor perlakuan yang diuji adalah periode pembuatan cincalokdimana produksi dalam 1 bulan (I, II, III) diulang sebanyak 5 kali. Data yang di ukur: analisis proksimat (kadar air, abu, protein, lemak dan karbohidrat) dan kharakteristik total asam serta total garam. Hasil penelitian menunjukkan: kadar air   49,57 % - 53,10 %, kadar abu 10,22 % - 10,47 %, kadar protein 18,18 % - 19,26 %, kadar lemak 3,84 % - 4,20 %, kadar karbohidrat  16,56 % - 20,69 %, total asam 0,49 % - 0,65 %, total garam 9,59 % - 10,19 %.           Kata kunci : Cincalok, Gizi, Rebon.
KANDUNGAN ZAT GIZI PRODUK SERBUK MINUMAN INSTAN RUMPUT GANDUM SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN Irmayanti, Irmayanti; Saifuddin, Saifuddin; Zakaria, Zakaria
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 11, No 1: MARET 2015
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.696 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v11i1.508

Abstract

Rumput gandum dikenal sebagai bahan baku untuk minuman kesehatan karena mengandung vitamin, zat gizi lainnya dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan zat gizi pada produk serbuk minuman instan rumput gandum sehingga dapat menyediakan informasi tentang komposisi zat gizi pada produk. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan analisis laboratorium. Produk serbuk minuman instan ini dihasilkan dari kristalisasi filtrat rumput gandum dengan penambahan gula. Penelitian ini menggunakan 3 formula produk, yaitu formula 1 dengan penambahan gula 15%, formula 2 dengan penambahan gula 20% dan formula 3 dengan penambahan gula 25%. Hasil penelitian menujukkan kandungan gizi makro ketiga formula yang terdiri dari 9,13±11,02 gram karbohidrat; 0,50±0,72 gram protein; 0,05±0,09 gram lemak, dan energi sebesar 40,21±46,53 kkal, sedangkan zat gizi mikro terdiri dari 5,9±6,2 mg vitamin C; 0,30±0,53 mg besi, 2,84±6,65 mg magnesium; 105±135 mg kalium dan 6,1±7,8 mg natrium. Berdasarkan kandungan zat gizinya maka dapat disimpulkan bahwa formula 1 merupakan formula terbaik.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP KUANTITAS DAN KUALITAS AIR SUSU IBU (ASI) PADAIBU MENYUSUI BAYI 0-6 BULAN Zakaria, Zakaria; Hadju, Veni; As'ad, Suryani; Bahar, Burhanuddin
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 12, No 3: SEPTEMBER 2016
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.801 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v12i3.1077

Abstract

Daun kelor mengandung berbagai macam zat gizi serta sumber fitokemikal. Rendahnya gizi mikro yang dikonsumsi ibu menyusui akan memengaruhi kemampuan untuk menyediakan ASI dengan kandungan gizi mikro yang cukup untuk pertumbuhan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek dari ekstrak daun kelor terhadap kuantitas dan kualitas ASI pada ibu menyusui. Penelitian ini adalah double blind randomized kontroled design dan dilaksanakan di Kabupaten Maros. Subjek adalah ibu menyusui setelah seminggu melahirkan dan dibagi kedalam dua kelompok. Kelompok pertama menerima ekstrak daun kelor (EK) dua kali dua kapsul, 800mg/kapsul, (kelompok EK, n=35) dan kelompok lainnya menerima tepung daun kelor (TE) dengan dosis yang sama (kelompok TE, n=35). Kuantitas dan kualitas ASI diukur sebelum dan sesudah 3 bulan diintervensi. Diukur menggunakan metode Byerley sedangkan kualitas dinilai melalui pengukuran zat besi, vitamin C, dan vitamin E. Ana- lisis statistik menggunakan uji t sampel berpasangan dan bebas. Kuantitas ASI meningkat pada kedua kelompok EK (397±118 menjadi 661±158, p=0,001) dan TK (449±129 to 600±120, p=0,001). Peningkatan kuantitas ASI berbeda signifikan antara kelompok EK dan TK (masing-masing 263±41 vs. 151±9, p=0,40). Kadar besi, vitamin C dan vitamin E tidak berubah sebelum dan sesudah intervensi pada kedua kelompok (p>0,05). Pemberian EK dan TE dapat meningkatkan volume ASI, peningkatan volume ASI lebih tinggi pada kelompok yang mendapat EK dibanding TK, tetapi tidak berpengaruh terhadap kualitas ASI (besi, vitamin C dan vitamin E).
Co-Authors Abdul Hamid A. Yusra Adela, Fernanda Putra Afrijawidiya, Afrijawidiya Afrina, Deni Agusmiati, Agusmiati Ahmad Sabri, Said Amiruddin Amiruddin Amrusi Amrusi Arifin, Adil Arvianita, Venny As'ad, Suryani Asbar, ramlan Asmaul Husna Burhanuddin Bahar Candra, Dapid DAHRUL SYAH Dani, Ahmad Dedi Satria Delfita, Usna Djuwita, Puspa Djuwita, Puspa Dwi Puspa Indriani, Dwi Puspa Eddy Gunawan, Eddy EDWAR EDWAR Efrina, Median Eriza, Eriza Fadhilah, Raudhatul Fadloli, Fadloli Firdaus, Firdaus Firdaus, Firdaus Firmansyah, Riza Agung Hadiarti, Dini Hairil Anwar Hanifa Marisa Hayati, Zahratul Hidayat, M.Aziz Imelda Imelda Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Irwandi Irwandi Izhar, Munawir Jonsa, Alimas Juarsa, Osa Kusuma, Didharianti Laisah, Laisah Liasrawati, Liasrawati Lucky Hartanti, Lucky Mardiana, Sri Markos Markos, Markos Mirzan, Mirzan Moehamad Ridhwan, Moehamad Muhammad JAMIL Muhammad Zarlis, Muhammad munaja rahma Musfiana, Musfiana Mustamin Mustamin Mutalib, Bambang Abdul Nasir Nasir Nurlela Nurlela Pakhri, Asmaruddin Pakhri, Asmarudin Prabowo, Yulianto Agung purwayanti, sulvi Puspo Edi Giriwono Rambat Nur Sasongko Ririn Endah Badriani, Ririn Endah Rohiat, Rohiat Rohiat, Rohiat Rosmini Rosmini Royani, Rani Rungkat, Fransiska Safnil, Safnil Saifuddin Saifuddin Saifullah Saifullah Sarmila, Sarmila Sembiring, Rahmat Widia Serlinda, Serlinda Setyawati, Yulis SIHITE, WIDYA ROSA Soekamto, Nunuk Hariani Soekamto, Nunuk Hariani Soemantri, Manap Sonya Sulistyono, Sonya Sri Yadial Chalid Sucipno, Sucipno Suhartini, Tri Sukmawati Sukmawati Sumitr, Fitria i Supriyatna, Wawan Suraiya, Nana syah, Yana Maolana syah, Yana Maolana Syaiful Anwar Taryanti, Wachidah Yuliana Taufik Hidayat Teuku Zulham, Teuku Vellayati Hajad, Vellayati Veni Hadju Yuslinaini Yuslinaini, Yuslinaini yustikarini, andi dian rezki