Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan

KONSTRUKSI MODEL MANAJEMEN MUTU SYARIAH DALAM PENGELOLAAN ZAKAT DI BAZNAS PROVINSI JAMBI Zaki, Muhammad; Nuruddin, Amiur; Siregar, Saparuddin
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 6 No 2 (2019): (OKTOBER 2019)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat sebagai suatu kewajiban yang mendasar, memiliki penggunaan tertentu menurut ukuran yang telah diatur oleh syariat. Selain memiliki tujuan ibadah, zakat juga bertujuan untuk merealisasikan fungsi-fungsi sosial dan ekonomi dalam masyarakat Islam. Revitalisasi manajerial lembaga zakat ke arah yang lebih baik dan memenuhi standar manajemen mutu menjadi sangat penting, agar mendapat kepercayaan dari publik dan tercapainya tujuan pensyariatan zakat, dan juga harus berdasarkan pada nilai-nilai dan bingkai syariah (comply to syariah principles). Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi model manajemen mutu bagi BAZNAS Provinsi Jambi berdasarkan pada nilai-nilai syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan kepustakaan. Data yang digunakan dalam kajian ini merupakan data sekunder dalam bentuk literatur dan dokumentasi, yang kemudian dianalisa melalui metode deskriptif. Konstruksi model ini diperlukan dalam rangka membangun, mengembangkan dan memantapkan keberadaan ilmu ekonomi Islam, terutama dalam bidang manajemen melalui penelitian yang terus menerus.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI UMUM BERBASIS MULTIKULTURALISME Zaki, Muhammad
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 2 No 1 (2015): (April 2015)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Immoralitas yang berlangsung kian intensif bersamaan dengan mandulnyapendidikan agama di sekolah maupun di perguruan tinggi. Fenomena pendidikan agamaini merupakan cerminan problem hidup keberagamaan di tanah air yang telah terjebak kedalam formalisme agama semata. Pemerintah merasa puas dengan mensyaratkan agamasebagai kurikulum wajib di semua jenjang pendidikan. Guru agama ataun dosen merasapuas sudah mengajarkan materi pelajaran agama sesuai dengan tuntutan kurikulum.Peserta didik merasa sudah beragama dengan menghafal materi pelajaran agama. Agamakehilangan spirit transendensinya yang telah terlanjur terbungkus oleh baju formalitasnya.Masyarakat Indonesia yang multi kultur merupakan konsekuensi logis adanya beberapamacam komunitas agama, kepercayaan dan budaya dengan segala kelebihannya, dengansedikit perbedaan konsepsi mengenai dunia, suatu sistem arti, nilai, bentuk organisasisosial, sejarah, adat serta kebiasaan. Kenyataan ini seharusnya membawa nilai-nilai positifbagi kehidupan berbangsa dan bernegara namun di lain pihak tidak jarang kenyataan inimenimbulkan bencana bahkan lebih jauh dapat menjadi ancaman bagi integrasi bangsayang telah dengan susah payah diperjuangkan oleh para pendiri republik ini.Kata kunci: Perguruan Tinggi Umum, Pendidikan Agama Islam, Pemerintah,Demokrasi, Multikulturalisme.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI UMUM BERBASIS MULTIKULTURALISME Zaki, Muhammad
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 2 No 1 (2015): (April 2015)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Immoralitas yang berlangsung kian intensif bersamaan dengan mandulnyapendidikan agama di sekolah maupun di perguruan tinggi. Fenomena pendidikan agamaini merupakan cerminan problem hidup keberagamaan di tanah air yang telah terjebak kedalam formalisme agama semata. Pemerintah merasa puas dengan mensyaratkan agamasebagai kurikulum wajib di semua jenjang pendidikan. Guru agama ataun dosen merasapuas sudah mengajarkan materi pelajaran agama sesuai dengan tuntutan kurikulum.Peserta didik merasa sudah beragama dengan menghafal materi pelajaran agama. Agamakehilangan spirit transendensinya yang telah terlanjur terbungkus oleh baju formalitasnya.Masyarakat Indonesia yang multi kultur merupakan konsekuensi logis adanya beberapamacam komunitas agama, kepercayaan dan budaya dengan segala kelebihannya, dengansedikit perbedaan konsepsi mengenai dunia, suatu sistem arti, nilai, bentuk organisasisosial, sejarah, adat serta kebiasaan. Kenyataan ini seharusnya membawa nilai-nilai positifbagi kehidupan berbangsa dan bernegara namun di lain pihak tidak jarang kenyataan inimenimbulkan bencana bahkan lebih jauh dapat menjadi ancaman bagi integrasi bangsayang telah dengan susah payah diperjuangkan oleh para pendiri republik ini.Kata kunci: Perguruan Tinggi Umum, Pendidikan Agama Islam, Pemerintah,Demokrasi, Multikulturalisme.
Konstruksi Model Manajemen Mutu Syariah Dalam Pengelolaan Zakat di Baznas Provinsi Jambi Zaki, Muhammad; Nuruddin, Amiur; Siregar, Saparuddin
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 6 No 2 (2019): (OKTOBER 2019)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.625 KB)

Abstract

Zakat sebagai suatu kewajiban yang mendasar, memiliki penggunaan tertentu menurut ukuran yang telah diatur oleh syariat. Selain memiliki tujuan ibadah, zakat juga bertujuan untuk merealisasikan fungsi-fungsi sosial dan ekonomi dalam masyarakat Islam. Revitalisasi manajerial lembaga zakat ke arah yang lebih baik dan memenuhi standar manajemen mutu menjadi sangat penting, agar mendapat kepercayaan dari publik dan tercapainya tujuan pensyariatan zakat, dan juga harus berdasarkan pada nilai-nilai dan bingkai syariah (comply to syariah principles). Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi model manajemen mutu bagi BAZNAS Provinsi Jambi berdasarkan pada nilai-nilai syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan kepustakaan. Data yang digunakan dalam kajian ini merupakan data sekunder dalam bentuk literatur dan dokumentasi, yang kemudian dianalisa melalui metode deskriptif. Konstruksi model ini diperlukan dalam rangka membangun, mengembangkan dan memantapkan keberadaan ilmu ekonomi Islam, terutama dalam bidang manajemen melalui penelitian yang terus menerus.