Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Model Komunikasi Kesehatan melalui Penyebaran Informasi Jaminan Kesehatan Masyarakat Jawa Barat Rahmat, Agus; Perbawasari, Susi; Zubair, Feliza; Koswara, Aang
Jurnal Penelitian Komunikasi Vol 17, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Komunikasi Vol. 17 No. 1 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.805 KB)

Abstract

Setiap perilaku berlandas pada pengetahuan, oleh karena itu untuk keberhasilan program Jaminan Kesehatan Masyarakat yang dilakukan pemerintah untuk masyarakat kurang mampu mempersyaratkan dilakukannya komunikasi atau sosialisasi atas program tersebut, melalui berbagai saluran yang ada. Bagaimana model komunikasi kesehatan yang diimplementasikan pemerintah dalam menyebarkan informasi Jamkesmas khususnya di wilayah Jawa Barat ? Tujuan penelitian ini adalah mengetahui arah aliran informasi yang terjadi dalam sosialisasi program Jaminan Kesehatan Masyarakat, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan multistage cluster sampling, jumlah responden 180 orang. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi yan bersifat antarpribadi dengan para opinion leaders formal sebagai saluran utama masyarakat kurang mampu dalam memeroleh informasi. Ini berarti bahwa publik target untuk penguatan atau keberhasilan sosialisasi Jaminan Kesehatan Masyarakat adalah opinion leaders seperti ketua Rukun Warga ataupun Rukun Tetangga serta kader.
MESSAGE PLATFORM ATRIBUT SIGER LAMPUNG DI DALAM KEBHINEKAAN MULTIKULTUR Hidayat, Dasrun; Kuswarno, Engkus; Zubair, Feliza; Hafiar, Hanny
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.852 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v5i1.9481

Abstract

Penelitian ini fokus pada pengelolaan keberagaman dan kebinekaan di tengah masyarakat Lampung yang multikultur. Aspek yang dikaji yakni pesan komunikasi dan negosiasi nilai keragaman untuk mencapai kebbinekaan yang terdapat pada makna Siger. Menggunakan studi kasus dengan paradigma konstruktivis, penelitian ini menemukan bahwa bentuk Siger sebagai lambang kebesaran gelar yang dimiliki masyarakat adat Saibatin Lampung. Siger dengan 7 lekukan menggambarkan tentang posisi, perang dan tanggung jawab setiap gelar atau Juluk Adok. Lekukan pertama berukuran paling tinggi, artinya posisi paling depan menggambarkan posisi gelar tertinggi. Lekukan berikutnya dengan ukuran semakin pendek artinya posisi gelar yang berada di bawah posisi gelar sebelumnya dan seterusnya. Adat Saibatin mempunyai 7 gelar dengan pembagian dua wilayah Ke-Bandandakhan dan Ke-Sebatinan. Ke-Bandakhan terdiri dari gelar Sultan, Pangikhan, Dalom/Batin, Khaja, Khadin, Minak dan Kimas. Ke-Sebatinan meliputi gelar Dalom/Batin, Khaja, Khadin, Minak, Kimas, Mas, dan Layang. Message Platform yang ada pada atribut siger menonjolkan tentang identitas budaya yang menghasilkan integrasi budaya melalui pernikahan antar suku yang harus dikelola oleh setiap penerima gelar. Tanggung jawab untuk mengelola keberagaman adat istiadat di tengah kebinekaan masyarakat multikultur. Reputasi bahwa masyarakat Lampung ramah dan terbuka menjadi salah satu faktor perekat keberagaman menjadi kebinekaan.
Kearifan Lokal Ulun Lampung Kajian PR Budaya Melalui Pendekatan Etnografi PR Hidayat, Dasrun; Kuswarno, Engkus; Zubair, Feliza; Hafiar, Hanny
J-IKA Vol 4, No 1 (2017): JURNAL J-IKA
Publisher : J-IKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKArtikel ini fokus pada ritual mupakat adat prosesi pemberian gelar atau Juluk Adok. Aspek-aspek yang dikaji meliputi simbol pada sistem dan status pernikahan sebagai gerbang pemberian gelar. Simbol sistem dan status pernikahan yakni simbol atribut adat yang digunakan pada prosesi pemberian gelar. Simbol tersebut terdiri dari simbol Mupakat Kamar, Mupakat Pandia Paku Sakha dan Mupakat Balak sebagai pedoman prosesi pemberian gelar. Penelitian dilaksanakan di Desa Banjar Negeri Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus Lampung. Penelitian ini menggunakan studi Etnografi PR yang berfokus pada perilaku komunikasi Jakhu Suku sebagai PR Budaya. Penelitian bersifat kualitatif dengan paradigma konstruktivis. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan melibatkan delapan informan perangkat adat. Hasil penelitian menemukan bahwa mupakat adat menjadi simbolisasi ritual pemberian gelar. Simbolisasi meliputi Mupakat Kamar, Mupakat Pandia Paku Sakha dan Mupakat Balak. Mupakat adat terjadi secara khas dan berulang sehingga membangun Pola Kerja Jakhu Suku pada prosesi mupakat adat pemberian gelar. Kata kunci: PR Budaya, Kearifan Lokal, Pola Mupakat Adat. ABSTRACTThis article focuses on the traditional mupakat rituals of giving title procession named juluk adok. These aspects are examined include the symbol on the system and the status of marriage as a gate of giving title. Symbols on the system is the custom attributes symbols used in giving title procession. The symbol consists of Mupakat Kamar symbols, Mupakat Pandia Paku Sakha, and Mupakat Balak as guidelines for giving title procession. The research was conducted in the village of Banjar Negeri in District Gunung Alip Tanggamus Lampung. This study used Ethnographic PR studies that focus on Jakhu Suku’s communication behavior as a Culture PR. The research is qualitative with the constructivist paradigm. The technique of collecting data through observation and interviews with eight informants of custom devices. The study found that traditional mupakat become a symbolization of giving title ritual. Symbolization includes Mupakat Kamar, Mupakat Pandia Paku Sakha, and Mupakat Balak. Traditional mupakat be typically and repeatedly so as to build a work pattern of Jakhu Suku in traditional mupakat of giving title procession. Keywords: Culture-PR, Local Wisdom, Traditional Mupakat Pattern.
PEMAHAMAN PENGUSAHA DALAM PENERAPAN CSR OLEH PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKASA, TBK. DI CITEUREUP BOGOR Zubair, Feliza
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.047 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v3i1.7394

Abstract

CSR adalah tanggung jawab sosial perusahaan dimana melalui kegiatan ini, perusahaan berusaha membinainteraksi dengan lingkungan untuk menciptakan saling pengertian dan saling memiliki. Salah satunya PT.Indocement Tunggal Prakasa, Tbk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latarbelakang PT. IndocementTunggal Prakasa, Tbk. melakukan pendekatan etis melalui reklamasi budidaya tanaman jarak (EnergyCrops) pada lahan bekas galian tambang, mengetahui pemaknaan pengusaha terhadap penerapan CSR olehPT. Indocement Tunggal Prakasa, Tbk di Citeureup Bogor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalahkualitatif, dengan paradigma konstruktivisme, dan jenis studi adalah Studi Kasus. Subjek Penelitian adalahpimpinan departmen CSR dan PT. Indocement Tunggal Prakasa, Tbk. di Palimanan Cirebon dan di CiteureupBogor yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasilangsung, serta analisis dokumen. Program-program yang dilaksanakan dalam upaya pengembangan EnergiCrops adalah melakukan revitalisasi dan reklamasi pada lahan marginal dan lahan bekas penambangandengan tanaman Jarak Pagar, Kemiri Sunan, Nyamplung, King Grass, Sorgum, yang dapat diolah menjadibiofluel dan berbagai tanaman “keras” seperti pohon Jati, pohon Jinjing yang dapat mengembalikan haratanah (menyuburkan). Upaya lain adalah melakukan berbagai inovasi agar dapat memaksimalkan penggunaanenergi alternatif terutama sebagai pengganti batubara. Biofluel yang ramah lingkungan akan dapat mengurangiberbagai dampak buruk akibat operasional perusahaan pertambangan seperti berkurangnya polusi, emisidan dampak lainya. Dengan program ini diharapakan masyarakat dapat teredukasi utntuk ikut memeliharalingkungan berkelanjutan. 
THE IPPAR MODEL SEBAGAI KOMPONEN ETNOGRAFI PR PADA KAJIAN PUBLIC RELATIONS BERBASIS BUDAYA Hidayat, Dasrun; Kuswarno, Engkus; Zubair, Feliza; Hafiar, Hanny
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 15, No 1 (2017): Januari
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengenalkan sekaligus menawarkan hasil temuan penelitian tentang komponen perilaku komunikasi PR berbasis budaya. Komponen terdiri dari aspek Insight-Program Strategic- Program Implementation-Action and Reputation atau disingkat menjadi The IPPAR Model. Komponen perilaku komunikasi PR merupakan transformasi hasil temuan lapangan atau originalitas data tentang pola perilaku Jakhu Suku pada ritual pemberian gelar. Pola perilaku meliputi tahapan pekhsiapan (persiapan), khencana (perencanaan), lestakhi (pelaksanaan), penghengok (dukungan) dan penghanggum (kepercayaan). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada keterkaitan antara temuan pola perilaku Jakhu Suku dengan konsepsi Public Relations dan budaya sehingga komponen The IPPAR Model dapat dikategorikan sebagai komponen Etnografi PR. Metodologi yang fokus pada perilaku komunikasi PR berbasis budaya. Dipaparkan tentang konsep, konstruk, prinsip dasar, serta cara kerja penelitian. Metodologi Etnografi PR dapat diterapkan pada konteks lembaga PR profit dan nonprofit. Kajian PR berbasis budaya pada konteks PR perusahaan, PR Pemerintahan, dan PR Non Pemerintahan.
Strategi Komunikasi Publik Dalam Membangun Pemahaman Mahasiswa Terhadap Penerapan PTNBH Zubair, Feliza; Dewi, Retasari; Kadarisman, Ade
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.757 KB) | DOI: 10.14421/pjk.v11i2.1328

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi publik yang dilakukan oleh Humas Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam membangun pemahaman mahasiswa IPB terhadap penerapan PTNBH. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Wawancara mendalam dilakukan kepada Kabid Humas IPB dan Ketua Bem IPB, observasi dan studi pustaka .Teori yang digunakan adalah Kontruksi Atas Realitas, teori Stakeholder, teori  Relationship Management dan konsep Komunikasi Publik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pihak IPB mengkonstruksi esensi dari PTNBH yaitu otonomi, keleluasaan dalam penyelenggaraan rumah tangganya untuk menghasilkan pendidikan yang bermutu, ke dalam program-program yang dapat mendukung kemajuan mahasiswa. IPB dapat membangun hubungan menejerial yang alamiah dengan mahasiswa. Penelitian ini menunjukan bahwa strategi komunikasi publik yang dilakukan lembaga dapat membentuk kesepahaman dalam upaya menjaga relasi yang saling menguntungkan antara pengelola atau menejemen IPB/PTNBH dengan mahasiswa.  Kata kunci:  PTNBH, Strategi, Komunikasi publik, Otonomi  The purpose of the research is to analyse the strategy of public communication implemented by Institut Pertanian Bogor (IPB) in developing comprehension of its students towards PTNBH implementation. Method used is qualitative with case study approach. Deep interview is done with Public Relations Head of IPB and Head of BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa or Students Executive Board). In addition, this research involves observation and literature study. Theories used in this research are social construct of reality, stakeholder theory, relationship management, and public communication. Result shows that IPB has constructed the PTNBH’s essence of autonomy, freedom in managing its own administration of high quality education, programs in supporting students’ activities. IPB has the capabilities of developing a natural managerial connection with its students. The result also shows that public communication strategy implemented by institution would be able to create understanding and beneficial relationship between administrator/management of IPB and its students.  Keywords: PTNBH, Strategy, Public communication, Autonomy.
Negosiasi Citra Budaya Masyarakat Multikultural Hidayat, Dasrun; Kuswarno, Engkus; Zubair, Feliza; Hafiar, Hanny
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2017): Januari 2017
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.708 KB)

Abstract

Image of Lampung as a wonderful Indonesia culture with Sang Bumi Khua Jukhai slogan is an interesting phenomenon. Slogan as an object of study has a meaning that can be negotiated any time. Sang Bumi Khua Jukhai means Lampung is a land with two-doors: indigenous and non-indigenous. This study analyzses negotiation of cultural image of multicultural society in Tanah Siger from Lampung slogan “Sang Bumi Khua Jukhai” using a case study method. The research shows that Lampung culture is multiculturally complex. The appeal of Siger land culture can be found through meanings of Sang Bumi Khua Jukhai slogan. This meaning is internalized in individual behavior such as open, friendly (Nemui-Nyimah), sociable (Nengah Nyampokh), helpful (Sakai Sambayan), to be trusted (Juluk Adok) and dignity (Piil Pusenggikhi). These values become track record of citizens’ reputation of Lampung. Reputation also became capital of local government in introducing Lampung city (city branding). City branding has been done through cultural image negotiations including “insight” analysis of situation, creating and introducing slogan, implementing and maintaining the existing value in the message as well as evaluating or monitoring platform slogan.
KAJIAN PUBLIC RELATIONS BUDAYA DALAM KEGIATAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT BADUY (Studi Etnografi Komunikasi tentang aktivitas Internal dan External Relations oleh Jaro Pamarentah pada masyarakat Kanekes Luar, di Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Jawa Barat) Zubair, Feliza; Mariana, Dede; Sjoraida, Diah Fatma
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.443 KB)

Abstract

Masyarakat Baduy dikenal dengan keteguhan menjaga adat istiadat warisan leluhur sehingga sampai saat ini kehidupan mereka tidak banyak dipengaruhi budaya luar, terutama bagi penduduk Baduy Dalam. Kata tabu membuat mereka berhasil memelihara tradisi buhun dengan sepenuh hati, komitmen yang luar biasa dalam menjunjung tinggi kearifan lokal. Penelitian ini merupakan kajian Public Relations Budaya yaitu bagian dari konteks budaya yang berlangsung di masyarakat, khususnya di masyarakat adat misalnya peran dan fungsi PR yang dijlankan oleh sistem kelompok masyarakat adat untuk mendapatkan dukungan pihak internal maupun external. Istilah PR Budaya antara lain dilakukan oleh Greig Leicthy dalam bahasannya tentang“The Culturual Tribes of Public Relations”. Salah satunya adalah peran Jaro Pamarentah pada Suku Baduy. . Jaro Pamarentah secara adat bertugas sebagai penghubung antara masyarakat adat Kanekes dengan pemerintah nasional, yang dalam tugasnya dibantu oleh pangiwa, carik, dan kokolot lembur atau tetua kampong.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Internal Relations Jaro Pamarentah pada masyarakat Kanekes Luar di Kabupaten Lebak Provinsi Banten Jawa Barat; Untuk mengetahui kegiatan Eksternal Relations Jaro Pamarentah pada masyarakat Kanekes Luar di Kabupaten Lebak Provinsi Banten Jawa Barat; Untuk mengetahui proses PR Budaya dalam kegiatan Jaro Pamarentah pada masyarakat Kanekes Luar di Kabupaten Lebak Provinsi Banten Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode etnografi, menurut Suwardi Endaswara (2006) adalah untuk mendeskripsikan kebudayaan sebagaimana adanya. Artinya, dalam penelitan ini peneliti mendeskripsikan bagaimana kegiatan internal dan eksternal PR serta proses PR Budaya yang dilaksanakan oleh Jaro Pamarentah.Tehnik kajian berupa observasi dan studi pustaka. Hasil kajian menunjukan bahwa peran Jaro Pamarentah sebagai PR masyarakat Baduy adalah lebih dominan pada kegiatan eksternal, karena urusan internal dilaksanakan oleh Puun. Adapun Jaro Pamarentah secara adat berperan sebagai penghubung antara masyarakat adat Kanekes dengan pemerintah nasional, yang dalam tugasnya dibantu oleh pangiwa, carik, dan kokolot lembur atau tetua kampong. Kata Kunci: PR Budaya, Jaro Pamarentah, Internal Relations,Eksternal Relations
Proses Strategi Pull Marketing Public Relations Planter Craft Hardisty, Reinatya Ghaida; Zubair, Feliza; Budiana, Heru Ryanto
J-IKA Vol 5, No 1 (2018): JURNAL J-IKA
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.944 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Proses Strategi Pull Marketing Public Relations Planter Craft”. Topik yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengenai proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi strategi pull marketing public relations Planter Craft dalam upaya mengenalkan Boneka Lumut yang telah dilakukan selama dua tahun namun belum memberikan hasil yang diinginkan. Penentuan sumber data yang dilakukan oleh penulis yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis data kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, studi kepustakaan, dan penelusuran data online. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan (planning) strategi pull dilakukan Planter Craft dengan menentukan tujuan, publik kunci, dan pesan mengenai produk. Pada tahap pelaksanaan (executing), Planter Craft mengimplementasikan strategi pull dengan aspek komunikasi berupa penggunaan media sosial, bazaar, dan workshop pembuatan Boneka Lumut. Evaluasi strategi pull yang dilakukan Planter Craft dilihat dari dua hal yaitu pengetahuan konsumen yang mengunjungi gerai pada bazar dan jumlah like dan komentar di Instagram. Kata Kunci: Marketing Public relations, pull strategy, planning, executing, evaluation ABSTRACT The title of this research is “The Process of Pull Strategy Marketing Public relations by Planter Craft”. The topic raised in this research is about the planning, implementation, and evaluation process of pull marketing public relations strategy by Planter Craft in an effort to introduce Boneka Lumut that has been done for two years but has not given the desired result. The data source in this research is obtained by using purposive sampling technique. The method used for this research is descriptive study with qualitative data type. The data collection was held through interviews, observation, literature study, and online data searching The results showed that the planning of pull strategy that was conducted by Planter Caft is done by setting a goal, key publics, dan messages about the product. In the executing phase, Planter Craft implement the pull strategy by focusing on communication aspect such as the use of social media, bazaar and crafting Boneka Lumut workshop. The evaluation phase was done by observing the knowledge of stand visitors in bazaar and the amount of like and comment on Instagram. Keywords: Marketing Public relations, pull strategy, planning, executing, evaluatio
ANALISIS WACANA ISU PENDIRIAN PT. JLO DI MEDIA ONLINE DAN TREATMENT MEDIA RELATIONS PT. JASA MARGA Widawati, Icha Bella; Zubair, Feliza; Priyatna, Centurion C.
EDUTECH Vol 16, No 1 (2017): JEJARING PENDIDIKAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v16i1.7109

Abstract

Abstract. discourse Analysis of Coverage in the Online Media Liputan6.com. Regarding to Establishment Issue of New Subsidiary PT. Jasa Layanan Operasi ( PT . JLO ). The research is about coverage analysis to see the implementatiom issue management through me-dia relations activations at online media by Jasa Marga?s Public Relations Officer. This study aims to determine the discourse analysis of coverage regarding to establishment issue of new subsidiary PT. JLO in the online media and to see how Jasa Marga?s public relations of-ficer exercises issue management through media relations activations to handle the issues. Using the discourse analysis method with Halliday model of analysis. The results showed that the discourse in the news are based on fact that really happened. News content is served with a different point of view and very objective. The Media shows its position as a netral posi-tion between two sides of subjects, objective, and reporting the truth to the public. it shows that media relations activations is not bring much influence to the emerging issues and nega-tive news in the media. The conclusion of this study is the coverage was experiencing news balance between negative tone and positive tone after PRO did the media relations activations. But does not eliminate the negative news regarding the issue of the establish-ment of a subsidiary JLO.Abstrak. artikel ini merupakan sebuah analisis wacana pemberitaan di Media Online Liputan6.com mengenai Isu Pendirian Anak Usaha Baru PT. Jasa Layanan Operasi (PT. JLO) serta melihat Implementasi Manajemen Isu Melalui Media Relations pada Media Online yang Dilakukan Oleh Humas Jasa Marga dengan. Penelitian ini bertujuan untuk menge-tahui analisis wacana dari Informasi pemberitaan mengenai isu pendirian anak usaha baru Jasa Marga, PT. Jasa Layanan Operasi (JLO) di media online Liputan6.com dan melihat bagaimana manajemen isu melalui kegiatan media relations dilakukan untuk mengatasi isu pendirian PT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis wacana dengan model dari M.A.K. Halliday. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana dalam beri-ta berisikan fakta ? fakta yang benar terjadi, walaupun dengan tone yang berbeda-beda, positif-negatif-netral. Konten berita yang disajikan dari media online ini memiliki sudut pandang yang berbeda ? beda dan objektif. Media menunjukkan posisinya sebagai posisi yang netral, ob-jektif, dan pelapor kebenaran kepada khalayak, sehingga menunjukkan upaya media relations yang dilakukan oleh humas Jasa Marga tidak begitu membawa pengaruh banyak terhadap berkembangnya isu dan pemberitaan negatif yang dimuat. Kesimpulan dari penelitian ini ada-lah pemberitaan mengalami keseimbangan tone antara positif dan negatif setelah dilakukannya upaya media relations, namun tidak menghilangkan pemberitaan negatif mengenai isu pendirian anak usaha JLO.