Darmiyati Zuchdi
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

LANDASAN FILOSOFIS BUKU DUNIA KATA KARYA M. FAUZIL ADHIM Hardi, Rahmat Sulhan; Zuchdi, Darmiyati
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 5, No 1: Januari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v5i1.1675

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan landassan filsafat pendidikan dari buku keterampilan menulis yang berjudul Dunia Kata karya M. Fauzil Adhim. Penelitian ini menggunakan analisis konten inferensial. Prosedur dalam penelitian ini antara lain: pengadaan data, reduksi data, inferensi, dan analisis data. Sumber data penelitian ini adalah buku Dunia Kata karya M. Fauzil Adhim. Validitas data menggunakan validitas semantis sedangkan reliabilitas menggunakan test retest reliabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa buku Dunia Kata karya M. Fauzil Adhim berlandaskan filsafat idealisme, pragmatisme, esensialisme, perenislisme,dan humanisme religius. Hal ini didasarkan pada isi buku yang didominasi pentingnya ide atau niat dalam menulis untuk beribadah kepada Tuhan Yang Mahaesa dan menjadikan para pembaca buku ini untuk menulis hal-hal yang dapat bermanfaat untuk orang lain. Penulis juga mengajak pembaca untuk belajar menulis dari orang-orang terdahulu yang telah berjuang dalam menulis sehingga dapat sukses menulis.Tulisan yang dihasilkan tidaklah hanya bagus semata, akan tetapi memiliki kebermanfaatan dan dapat mengubah hidup orang lain menjadi lebih baik.Abstract: The purpose of this research is to find the foundation of educational philosophy from the writing skills book entitled Dunia Kata by M. Fauzil Adhim. This research uses inferential content analysis. The procedures in this study include: data procurement, data reduction, inference, and data analysis. The source of this research data is the book Dunia Kata by M. Fauzil Adhim. Data validity uses semantic validity while reliability uses retest reliability testing. Fauzil Adhim is based on philosophies of idealism, pragmatism, essentialism, perenislism, and religious humanists. This is based on the contents of the book that discusses ideas or intentions in writing to worship God Almighty and makes the readers of this book to write things that can be useful for others. The writer also invites the reader to learn to write from people who have struggled to write so that they can write successfully. Writers who produce only good, will support usefulness and change others for the better.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN IPS DENGAN STRATEGI PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER KEMANDIRIAN DAN KEPEDULIAN SISWA Rosardi, Raras Gistha; Zuchdi, Darmiyati
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.635 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan yang siginifikan pada hasil belajar kognitif, kemandirian dan kepedulian antara siswa yang mengikuti pembelajaran IPS dengan strategi Pemecahan Masalah dan strategi pembelajaran Konvensional dan menguji keefektifan strategi Pemecahan Masalah untuk meningkatkan hasil belajar kognitif, kemandirian dan kepedulian siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah semua siswa SMP Muhammadiyah 2 Depok, Sleman DIY. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling untuk menentukan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik  Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) pada α = 0,05. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. 1) Strategi pembelajaran Pemecahan Masalah dan strategi pembelajaran Konvensional menunjukkan perbedaan hasil belajar kognitif, kemandirian dan kepedulian secara bersama-sama. 2) Strategi pembelajaran Pemecahan Masalah dan strategi pembelajaran Konvensional menunjukkan perbedaan terhadap hasil belajar kognitif. 3) Strategi pembelajaran Pemecahan Masalah dan strategi pembelajaran Konvensional menunjukkan perbedaan terhadap nilai kemandirian. 4) Strategi pembelajaran Pemecahan Masalah dan strategi pembelajaran Konvensional menunjukkan perbedaan terhadap nilai kepedulian.Kata Kunci : strategi pembelajaran Pemecahan Masalah, hasil belajar koginitif, kemandirian, kepedulian.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEGIATAN MENDONGENG DI TK ABA KARANGDUWUR DAN TK MASYITHOH PETANAHAN KEBUMEN Fitriyyah, Di’amah; Zuchdi, Darmiyati
LingTera Vol 1, No 1: Mei 2014
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.13 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) nilai-nilai karakter dalam dongeng, (2) penyampaian dongeng oleh guru, dan (3) nilai-nilai karakter yang berpengaruh dalam kehidupan seha-ri-hari siswa. Penelitian kualitatif naturalistik, pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian (1) nilai-nilai karakter yang muncul dalam dongeng yaitu nilai religius, jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, gemar membaca, tanggung jawab, toleran-si, demokratis, cinta damai, bersahabat/komunikatif, peduli lingkungan, dan peduli sosial. (2) penyampaian dongeng yaitu dengan membacakan dongeng dari buku, bercerita langsung tanpa alat peraga, bercerita dengan alat peraga. Penceritaan dengan menirukan gaya tokoh, menirukan bunyi-bunyi tokoh, dan menyisipi dongeng dengan nyanyian, diakhiri dengan ayat Quran, Hadis, atau pepa-tah Arab. (3) Nilai karakter yang berpengaruh pada siswa yaitu nilai religius, jujur, disiplin, kerja keras, mandiri, rasa ingin tahu, tanggung jawab, cinta damai, bersahabat/komunikatif, peduli lingkung-an, dan peduli sosial. Kata Kunci: pendidikan karakter, kegiatan mendongeng
UJI KETERBACAAN WACANA PADA BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS V SD NEGERI DI KECAMATAN WONOGIRI Widyaningsih, Nina; Zuchdi, Darmiyati
LingTera Vol 2, No 2: Oktober 2015
Publisher : LingTera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.561 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterbacaan wacana dalam buku teks BSE bahasa Indonesia, mendeskripsikan tingkat keterbacaan wacana dalam buku teks NONBSE, dan mendeskripsikan perbedaan tingkat keterbacaan wacana antara buku teks BSE dengan buku teks NONBSE setelah diukur dengan alat ukur uji keterbacaan teknik cloze. Jenis penelitian ini adalah penelitian analisis konten. Menggunakan populasi dan sampel buku dan sekolah. Teknik pengumpulan data dengan mengerjakan lembar jawab tes cloze secara objektif. Teknik analisis data dengan mengoreksi lembar tes cloze. Hasil penelitian ini: (1) persentase rerata skor keterbacaan BSE 1 57,60% dan persentase rerata skor keterbacaan BSE 2 59,64%; (2) persentase rerata skor keterbacaan NONBSE 56,55%; (3) hasil uji keterbacaan wacana pada buku BSE dan NONBSE menunjukkan sama-sama menunjukkan presentase yang berada pada kategori instruksional. Kata Kunci: keterbacaan wacana, teknik cloze   THE READABILITY DISCOURSES IN INDONESIAN LANGUAGE TEXTBOOKS GRADE V OF PUBLIC ELEMENTARY SCHOOLS IN WONOGIRI DISTRICT Abstract This study aims to describe the readability levels of the discourses in electronic school books (ESBs) of the Indonesian language, to describe the readability levels of the discourses in non-electronic school books (NONESBs), and to describe the difference in the readability levels of the discourses between ESBs and NONESBs after they are assessed by the cloze technique as a readability measurement instrument. The type of study was a content analysis. The research population and sample of the book and school.. The data were collected by asking respondents to do the cloze test objectively. They were analyzed by checking the cloze test sheet in accordance with the answer keys for further analysis. The results of the study are as follows. (1) on the ESB 1 produced an average readability score percentage of 57, 60% and on the ESB 2 produced an average readability score percentage of 59, 64%. (2) on the NONESB an average readability score percentage of 56.55%. (3) The result of the readability test of the discourses both on ESBs and NONESB showed the same precentage in the category of instructional. Keywords: readability of discourses, cloze technique
KEEFEKTIFAN METODE KOMPREHENSIF UNTUK PENGEMBANGAN NILAI NASIONALISME DALAM PEMBELAJARAN PPKn DI SMPIT ABU BAKAR YOGYAKARTA Ulfah, Nufikha; Zuchdi, Darmiyati
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 2, No 2 (2015): September
Publisher : Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.655 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pada pemahaman nilai nasionalisme siswa yang mengikuti pembelajaran PPKn dengan metode komprehensif dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional; (2) perbedaan pada sikap terhadap nilai nasionalisme siswa yang mengikuti pembelajaran PPKn dengan metode komprehensif dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional; dan (3) keefektifan metode komprehensif untuk pengembangan nilai nasionalisme (pemahaman dan sikap terhadap nilai nasionalisme) dibandingkan dengan metode konvensional. Penelitian ini merupakanpenelitian quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian siswa kelas VIII, sampel dipilih dengan teknik random sampling (kelas eksperimen dan kelas kontrol). Teknik pengumpulan data menggunakan tes, nontes, dan observasi. Teknik analisis data menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman nilai nasionalisme siswa kelas eksperimen (metode komprehensif) dan kelas kontrol (metode konvensional); (2) terdapat perbedaan sikap terhadap nilai nasionalisme siswa kelas eksperimen (metode komprehensif) dan siswa kelas kontrol (metode konvensional); dan (3) metode komprehensif lebih efektif untuk pengembangan nilai nasionalisme (pemahaman dan sikap terhadap nilai nasionalisme).
PENGEMBANGAN BUKU TEKS PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NONSASTRA BERBASIS PENDEKATAN PROSES Yuniar, Mustika Suci; Zuchdi, Darmiyati
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v18i1.12150

Abstract

This research aimed to: (1) develop nonfiction texts of writing learning textbook based on process approach for the eleventh grade of senior high school; (2) find out the quality of nonfiction texts of writing learning textbook based on process approach that has been developed; and (3) find out the effectiveness of nonfiction texts writing learning textbook based on process approach for the eleventh grade of senior high school. This research is research and development that refers to research and development model of Borg & Gall. The development design included: (1) information collecting; (2) product development; (3) product testing; and (4) product revisions. Before the tryout, the textbook were validated by material and graphic experts, and practitioners. The data were collected using an interview guide, questionnaires, observation sheets, and test. The interview data in the infomation collecting stage and observation data in the implementation of the product were analyzed using the qualitative descriptive technique. The questionnaires data were analyzed using five scale score conversion. The t-test with a significance level of 0.05 was used to find out the effectiveness of the textbook.  The research finding revealed that the textbook which had been developed considered good with the percentage of quality 83.34% based on the questionnaire results analysis by the material and graphic experts, practitioner’s opinion, and student’s responses to the developed textbook.  Thus, it can be concluded that the nonfiction texts writing learning textbook based on process approach for the eleventh grade of senior high school was effectively used in nonfiction texts writing instruction.
Aktualisasi pendidikan karakter berbasis kultur sekolah dalam pembelajaran IPS di SMP Rosyad, Ali Miftakhu; Zuchdi, Darmiyati
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 1 (2018): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.435 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i1.14925

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi(1) perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pendidikan karakter berbasis kultur sekolah dalam pembelajaran IPS, dan (2) peran kultur sekolah dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekola, guru, dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) pada proses perencanaan sekolah memiliki program pengembangan kultur sekolah untuk mengimplementasikan  nilai-nilai karakter siswa yang diaktualisasikan melalui kegiatan pembelajaran; (2) pada proses pelaksanaan pendidikan karakter diaktualisasikan dengan memberi keteladanan, menegur, memberi tahu, memberi sangsi, dan memberi tugas melalui pendekatan dan metode yang komprehensif; (3) berdasarkan hasil penilaian menunjukan bahwa nilai-nilai karakter yang telah diaktualisasikan dengan baik dalam perilaku sehari-hari siswa di SMP N2 Juntinyuat  adalah demokrasi, religius, kerja sama, peduli sosial, rasa hormat, dan tanggung jawab; dan (4) peran kultur sekolah meliputi tiga aspek pokok yaitu persepsi mengenai suasana sekolah, perilaku murid, dan kepemimpinan kepala sekolah.Kata kunci: pendidikan karakter, kultur sekolah, pembelajaran IPS. THE ACTUALIZATION OF CHARACTER EDUCATION BASED ON SCHOOL CULTURE IN SOCIAL STUDIES LEARNING IN JUNIOR HIGH SCHOOLAbstractThe article written is aimed to identify (1)planing, implementing, and assessing the character education based on school culture in social studies learning, and (2) the role of school culture in character education. The study was pursued the case study. The subjects were the principal, teachers, and students. The results showed that (1) in the process of planning the school has the development program of school culture to implement student character values which actualized through  learning activities; (2) in the implementation of character education actualized by giving good example, admonition, notification, punishment, and task; (3) based on assessing result showed that  the character values that have been actualized in the daily behavior of the students of SMP N2 Juntinyuat are democracy values, religious, cooperation, social care, respect/honor, and responsible; and (4) the role of school culture was described in three main aspects, those are the perception of school atmosphere, the behavior of the student, and management of headmaster.Keywords: character education, school culture, and social studies learning 
Aktualisasi nilai-nilai multikultural di SMA Taruna Nusantara Magelang Sari, Maesa Nila; Zuchdi, Darmiyati
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2018): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i2.16373

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui: (1) karakteristik nilai-nilai multikultural dan pentingnya aktualisasi nilai-nilai multikultural di SMA Taruna Nusantara; (2) proses internalisasi, aktualisasi, dan evaluasi aktualisasi nilai-nilai multikultural di SMA Taruna Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif naturalistik. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, analisis dokumen, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan, mereduksi, dan menyajikan data serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) nilai-nilai multikultural di SMA Taruna Nusantara terdiri atas nilai pluralisme, solidaritas, toleran, demokratis, kesetaraan, dan kepedulian; (2) nilai-nilai multikultural diaktualisasikan untuk menciptakan kehidupan harmonis; (3) nilai-nilai multikultural diinternalisasikan secara langsung dan tidak langsung; (4) aktualisasi nilai-nilai multikultural dilakukan peserta didik dengan menunjukkan sikap dan perilaku yang sesuai dengan Perdupsis dan PUDD serta dijadikan kebiasaan; dan 5) evaluasi aktualisasi nilai-nilai multikultural dilakukan dengan refleksi diri, sistem reward dan punishment, penilaian dalam rapor, dan buku saku.Kata kunci: internalisasi, aktualisasi nilai, sikap dan perilaku, karakter, nilai-nilai multikultural MULTICULTURAL VALUE ACTUALIZATION IN TARUNA NUSANTARA MAGELANG HIGH SCHOOLAbstractThis article is aimed to know: (1) the characteristics of multicultural values and the importance of actualization of multicultural values in SMA Taruna Nusantara; (2) the process of internalization, actualization, and evaluation of actualization of multicultural values in SMA Taruna Nusantara. This research used naturalistic qualitative method. The data collection was done by observation, interview, document analysis, and documentation. The data analysis was done by collecting, reducing, and presenting data and drawing conclusions. The results showed that: 1) multicultural values in SMA Taruna Nusantara consisted of pluralism, solidarity, tolerance, democratic, equality, and caring values; (2) the multicultural values are actualized to create a harmonious life; (3) multicultural values are internalized directly and indirectly; (4) the actualization of multicultural values of the students done by showing attitudes and behaviors in accordance with Perdupsis and PUDD and made a habit; and 5) evaluation of actualization of multicultural values carried out by self-reflection, reward and punishment system, assessment in report cards, and pocket book.Keywords: internalization, actualization of values, attitudes and behavior, character, multicultural values
PENDIDIKAN MORAL ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS Kusumawati, Intan; Zuchdi, Darmiyati
Academy of Education Journal Vol 10 No 01 (2019): Academy of Education Journal
Publisher : FKIP UCY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.779 KB)

Abstract

Early childhood moral education through constructivist approaches focuses on implementing daily practices that are appropriate to the development of children from birth. Through a constructivist approach, the purpose of this study is to find out the development of children in all areas of the curriculum and all domains of development, both physical and moral. The goal of early childhood moral education is through a constructivist approach so that later children become independent students. In learning using a constructivist approach gives children the opportunity to learn about moral issues and behavior in real experience. Children build moral understanding through the social interactions they experience. Constructivist teachers facilitate children in the classroom so students can be directly involved in resolving conflicts or problems experienced by students in class, making decisions and social issues. The constructivist teacher builds children's interests and goals in building children's reasoning, children's experiments and encouraging children to be able to cooperate among all class members. The results of this study that the constructivist approach taken in the classroom makes children able to be autonomous and can make decisions, children can play games in groups through cooperation, and can conduct discussions or social and moral deliberations.
KEEFEKTIFAN MODEL TGT DAN JIGSAW DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PEMBELAJARANEKONOMI SMA NEGERI DI SLEMAN Hariyanto, Agus; Zuchdi, Darmiyati
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 3, No 2 (2016): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.567 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v3i2.7906

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguji: (1) keefektifan model Teams Games Tournament (TGT)  dan model  Jigsaw dengan pendekatan saintifik, (2)  membandingkan keefektifan model TGT  dan Jigsaw dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran ekonomi SMA Negeri di Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest postest non equivalent group design.  Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri di Kabupaten Sleman. Hasil penelitian sebagai berikut: 1) Model TGT dan Jigsaw dengan pendekatan saintifik efektif  meningkatkan hasil belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. 2) Ada perbedaan keefektifan signifikan antara model TGT dan Jigsaw. Model Jigsaw mempunyai jumlah indeks gain score ranah kognitif, afektif, dan psikomotoriklebih tinggi dibandingkan TGT. Model TGT mempunyai gain score lebih tinggi dibandingkan dengan Jigsaw untuk hasil belajar ranah kognitif. Model Jigsaw mempunyai gain score lebih tinggi dibandingkan dengan TGT untuk hasil belajar ranah afektif. Model TGT dan Jigsaw menunjukkan gain score yang sama  untuk hasil belajar ranah psikomotorik.THE EFECTIVENESS OF THE TGT AND JIGSAW MODELS USING THESCIENTIFIK APPROACHIN ECONOMICS LEARNINGAT STATE SHSs IN SLEMAN AbstractThis study aims to test: (1) the effectiveness of the Teams Games Tournament (TGT)  and Jigsaw modelsusing  the scientific approach. (2) tocompare the effectiveness of the TGT and Jigsaw models using the scientific approach in economics learning at state SHSs in Sleman Regency. This was a quasi-experimental study pretest postest non equivalent group design employing the pretest-posttest design. The research population comprised Grade X students of state SHSs in Sleman Regency. The results of the study are as follows. 1) The TGT and the Jigsaw modelswhich are implemented using the scientific approach effectivelyimproves the learning outcome in the cognitive, affective, and psychomotoric domains. 2) There isa significant difference in terms of effectiveness between the two models. Jigsaw model is generates a higher gain score than TGT that was indicated by results of the sum of index gain score cognitive,  affective, and psychomotoric aspects learning outcomes. The TGT learning model generates a higher gain score than the Jigsaw for the cognitive domain. The Jigsaw model, however, produces a higher gain score than the TGT  for the affective domain. Compared to the Jigsaw model, the TGT learning model shows an equal gain score for the psychomotoric domain.