Reni Zulfitri
Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Riau, Pekanbaru, Riau, 28131

Published : 28 Documents
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP KUALITAS NYERI PASIEN KANKER PAYUDARA DENGAN KEMOTERAPI DI RSUD ARIFIN ACHMAD Kurniawan, Didi; Zulfitri, Reni; Dewi, Ari Pristiana
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 1 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.026 KB) | DOI: 10.30652/jni.v10i1.7877

Abstract

Nyeri merupakan keluhan paling sering terjadi pada pasien kanker. Nyeri pada kanker payudara terjadi karena kerusakan ujung-ujung saraf reseptor akibat adanya peradangan atau terjepit oleh pembengkakan. Penanganan nyeri kanker membutuhkan terapi non farmakologis yang efisien dan mudah diterapkan, salah satunya yaitu Progresive Muscle Relaxation (PMR). Penelitian pre-ekperimental ini menggunaan desain one group pre test - post test. Sampel penelitian ini adalah pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di ruang Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau periode perawatan bulan Januari sampai Maret 2019 sebanyak 20 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data diperoleh secara langsung dari responden dengan menggunakan alat ukur Comparative Pain Scale (CPS). Analisis data melalui dua tahapan, yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji t-dependen. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata skala nyeri kanker payudara sebelum diberikan intervensi adalah 6,50 dan nilai rata-rata sesudah diberikan intervensi adalah 1,35. Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa t = 17,596 dan p-value = 0,001 sehingga terdapat pengaruh intervensi PMR terhadap kualitas nyeri kanker payudara dengan kemoterapi. PMR disarankan dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri yang dialami pasien kanker payudara
EKSPLORASI DUKUNGAN HOLISTIK KELUARGA DALAM PERAWATAN HIPERTENSI PADA LANJUT USIA: “ASPEK GENDER” DI KOMUNITAS MELAYU RIAU KOTA PEKANBARU, INDONESIA Zulfitri, Reni; Afrizal, Afrizal; Hardisman, Hardisman; Djafri, Defriman
Jurnal Ners Indonesia Vol 7, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.547 KB) | DOI: 10.30652/jni.v7i2.6903

Abstract

Keluarga merupakan support system utama bagi lansia penyakit kronis. Dukungan yang diberikan harus bersifat holistik (aspek fisik, spikososial, maupun spiritual) oleh anggota keluarga laki-laki maupun perempuan, sehingga mencegah terjadinya caregiver burden pada salah satu anggota keluarga. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi gambaran dukungan holistik yang diberikan anggota keluarga laki-laki dan perempuan dalam perawatan hipertensi pada lansia. Menggunakan Mixed methods (metode kuantitatif dan kualitatif) dengan desain survey deskriptif dan studi fenomenologi. Lokasi penelitian adalah di komunitas Melayu Riau Kota Pekanbaru (Kecamatan Rumbai Pesisir, Senapelan, dan Lima Puluh). Jumlah sampel sebanyak 110 keluarga atau 220 orang (anggota keluarga jenis kelamin laki-laki dan perempuan) sesuai kriteria inklusi melalui teknik purposive sampling. Mayoritas dukungan holistik keluarga bersifat negatif (56,4%), Mayoritas partisipasi positif dalam perawatan hipertensi pada lansia dilakukan oleh perempuan (56,4%) dibandingkan laki-laki (20%). Laki-laki berpartisipasi jika perempuan meminta tolong. Mayoritas dukungan aspek biologis yang tidak fokus pada perawatan hipertensi lansia yang diberikan oleh anggota keluarga perempuan (49,1%) maupun laki-laki (30,9%). Mayoritas dukungan instrumental diberikan oleh anggota keluarga (perempuan: 64,5%, laki-laki: 28,2%). Hasil uji Chi Square, menunjukkan ada perbedaan antara dukungan holistik yang diberikan oleh laki-laki dengan perempuan dalam perawatan hipertensi pada lansia (p value = 0,001). Dukungan holistik keluarga dalam perawatan hipertensi pada lansia masih rendah, mayoritas diberikan oleh perempuan. Kerjasama yang positif antara anggota keluarga laki-laki dan perempuan dalam merawat lansia hipertensi di rumah mempengaruhi kualitas dukungan kepada lansia hipertensi.
PENGALAMAN SUAMI BERSUKU MELAYU DALAM MENDAMPINGI ISTRI BERSALIN Elfina, Elisia; Dewi, Ari Pristiana; Zulfitri, Reni
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.8 KB) | DOI: 10.30652/jni.v9i2.7866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman suami bersuku Melayu dalam mendampingi istri bersalin. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang dilakukan di Puskesmas Kuok Kabupaten Kampar Kecamatan Kuok, yang melibatkan 4 partisipan. Partisipan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara semi-struktur dengan pedoman wawancara. Hasil penelitian menemukan ada 4 tema yaitu: (1) perasaan suami saat mendampingi istri bersalin yaitu perasaan positif  (senang, terharu dan bahagia) dan perasaan negatif (cemas, takut, deg-degan dan sedih), (2) cara suami mengatasi perubahan psikologi saat mendampingi istri bersalin yaitu denganmelakukan teknik relaksasi nafas dalam dan kegiatan spiritual seperti berserah diri, berdoa dan berzikir dengan yang Maha Kuasa,(3) dukungan suami saat mendampingi istri bersalin terdiri dari dukungan fisik yaitu memegang tangan, mengelus rambut, kepala, perut dan memijit punggung istrinya dan dukungan informatif yaitu motivasi berupa kata-kata semangat, berzikir dan istighfar menyebut nama Allah, (4) alasan suami mendampingi istri selama proses persalinan karena adanya keinginan dan kesadaran dari diri pasrtisipan itu sendiri seperti memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk mendampingi saat persalinan. Hasil penelitian ini diharapkan agar para suami selalu mendampingi istri selama proses persalinan karena dukungan yang diberikan oleh suami dapat memberikan kenyamanan pada istri saat bersalin
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI LANSIA Sartika, Novia; Zulfitri, Reni; Novayelinda, Riri
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.371 KB) | DOI: 10.30652/jni.v2i1.6947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi lansia (faktor sosial ekonomi, faktor penurunan fisiologis/fungsi tubuh dan faktor kesejahteraan psikologis/ Psychological well-being). Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru terhadap 84 lansia dengan menggunakan teknik cluster sampling dan proportional sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dengan 29 pertanyaan yang dikembangkan oleh peneliti serta pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara faktor sosial ekonomi terhadap status gizi lansia dengan derajat kemaknaan 0,05 diperoleh p<0,05 yaitu 0,033. Akan tetapi tidak ada pengaruh yang signifikan antara faktor penurunan fisiologis/ fungsi tubuh (p>0,05) dan faktor kesejahteraan psikologis (Psychological well-being) terhadap status gizi lansia (p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bagi puskesmas dan keluarga tetap meningkatkan upaya-upaya peningkatan status gizi lansia sehingga dapat mendukung tercapainya derajat kesehatan yang optimal pada lansia
PEMBERDAYAAN KELUARGA SADAR HIPERTENSI (GADARSI) DALAM PENINGKATAN GAYA HIDUP SEHAT PENDERITA HIPERTENSI Zulfitri, Reni; Indriati, Ganis; Amir, Yufitriana; Nauli, Fathra Annis
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 2 (2019): MARET 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.32 KB) | DOI: 10.30652/jni.v9i2.7870

Abstract

Hipertensi adalah salah satu jenis penyakit tidak menular yang bersifat kronis, berlangsung sepanjang hayat dan bersifat silent killer, dengan angka prevalensi yang sangat tinggi khususnya pada usia dewasa dan lansia. Oleh karena itu, penting sekali peran keluarga dalam mencegah terjadinya komplikasi akibat kondisi hipertensi yang tidak terkontrol melalui gaya hidup sehat sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan keluarga terhadap gaya hidup sehat penderita hipertensi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir, dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang dengan teknik purposive sampling. Desain penelitian ini adalah Quasi eksperiman. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan gaya hidup sehat sebesar: 91,08% (Pre test: 31,4% dan post test: 60%) dan hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh pemberdayaan keluarga terhadap gaya hidup sehat penderita hipertensi dengan p value: 0,025. Dengan demikian penting sekali upaya pemberdayaan keluarga dalam meningkatkan gaya hidup sehat penderita hipertensi di rumah.
HUBUNGAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG HIPERTENSI DENGAN PERILAKU LANSIA MENGONTROL KESEHATANNYA DI RUMAH Zulfitri, Reni
Jurnal Ners Indonesia Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.634 KB) | DOI: 10.30652/jni.v1i1.6933

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan lansia tentang hipertensi dengan perilaku lansia mengontrol kesehatannya di rumah di wilayah kerja Puskesmas Melur Pekanbaru. Desain yang digunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 78 responden dengan menggunakan metode random sampling dengan teknik multistage cluster sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan p value = 1,000 (p value > 0,05), artinya tidak terdapat hubungan antara pengetahuan lansia tentang hipertensi dengan perilaku lansia dalam mengontrol kesehatannya di rumah. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor pengetahuan tidak menjadi faktor yang berhubungan dengan perilaku sehat lansia. Oleh karena itu, perlu meneliti faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku sehat lansia dengan penyakit kronis, seperti: dukungan sosial, pengalaman hidup, pola koping, serta peran petugas kesehatan
KONSEP DIRI DAN GAYA HIDUP LANSIA YANG MENGALAMI PENYAKIT KRONIS DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) KHUSNUL KHOTIMAH PEKANBARU Zulfitri, Reni
Jurnal Ners Indonesia Vol 1, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.663 KB) | DOI: 10.30652/jni.v1i2.636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan gaya hidup lansia yang mengalami penyakitkronis di Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul Khotimah Pekanbaru. Desain yang digunakan deskriptif korelasi denganpendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh lansia dengan penyakit kronis yang memenuhi kriteriainklusi (total sampling), yaitu sebanyak 30 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square. Hasil penelitiandidapatkan p value = 0,02 (p value > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsep diri dengan gayahidup lansia yang mengalami penyakit kronis di panti sosial tresna wredha Khusnul Khotimah Pekanbaru. Kesimpulan hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa status konsep diri lansia mempengaruhi pembentukan gaya hidup sehat lansia khususnyapada lansia dengan penyakit kronis. Oleh karena itu diharapkan kepada petugas panti dan petugas kesehatan yang ada dilingkungan panti dapat memfasilitasi dan mendukung berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan status konsep diri lansiakearah positif.
GAMBARAN PELAKSANAAN FUNGSI PERAWATAN KESEHATAN KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RUMBAI Zulfitri, Reni; ', Agrina; ', Herlina
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.444 KB) | DOI: 10.30652/jni.v2i2.2020

Abstract

The purpose of this research is to describe the family health care functions in the working area of Rumbai Public Health Center.The design used in this study was a descriptive exploratory. The number of samples in this study were 541 families who met theinclusion criteria by using multistage random sampling technique. The instrument applied was a questionnaire that has beendeclared valid and reliable. The results showed the number of families that could perform the family health care functions wasalmost the same compared to the number of families that could not. 51% families were carrying out the functions of familyhealth care. Thus, it is important for public health center nurses to educate families about health so that families can implementfamily health care functions at home, in order to reach an optimal degree of family health.Key word: family, functions, health care, health
HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA Syafarilla, Iluas; Zulfitri, Reni; Wahyuni, Sri
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.399 KB) | DOI: 10.30652/jni.v2i1.6946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dengan kejadian ISPA pada balita. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Labuhbaru Barat Pekanbaru terhadap 90 keluarga yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dengan 13 pertanyaan yang dikembangkan oleh peneliti. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dengan kejadian ISPA pada balita dengan derajat kemaknaan 0,05 diperoleh p > 0,05 yaitu 0,123. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah keluarga yang mempunyai sosial ekonomi tinggi dan mempunyai balita yang sering mengalami ISPA sebesar 30,6%, sedangkan keluarga yang mempunyai sosial ekonomi rendah dan mempunyai balita yang sering mengalami ISPA sebesar 48,8%. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bagi puskesmas dan keluarga tetap meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan tingkat pertama (mencegah penyakit), tingkat kedua (pengobatan) dan tingkat ketiga (mencegah terjadinya keparahan) khususnya yang berhubungan dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
EFEKTIFITAS PEMBERIAN AROMA TERAPI LAVENDER DALAM MENURUNKAN RASA MUAL DAN MUNTAH PADA PASIEN HIPEREMESIS GRAVIDARUM Pratiwi, Ratih; Misrawati, Misrawati; Zulfitri, Reni
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.175 KB) | DOI: 10.30652/jni.v2i1.6949

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauhmana efektivitas pemberian aroma terapi dalam menurunkan mual dan muntah pada pasien dengan hiperemesis gravidarum. Metode penelitian adalah kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest - posttest with control group. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Eria Bunda Pekanbaru terhadap 20 orang pasien yang didiagnosa dengan hiperemesis gravidarum, yaitu 10 orang pasien kelompok kontrol dan 10 orang lagi sebagai kelompok intervensi. Analisis yang digunakan adalah dependent dan independent sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penurunan secara bermakna terhadap penurunan mual muntah pada kelompok intervensi setelah pemberian aroma terapi (p value< 0,05). Hasil penelitian ini merekomendasikan pemberian aroma terapi untuk dijadikan salah satu intervensi keperawatan dalam menurunkan maul dan muntah pada pasien yang dirawat dengan hiperemesis gravidarum.