Rahmatsyah .
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS KEKUATAN ASPAL PEN 60-70 TERMODIFIKASI DENGAN PEMANFAATAN KARET ALAM SIKLIK (CYCLIC NATURAL RUBBER) Maas Siregar, Alkhafi; ., Rahmatsyah; Parinduri, Syahril Tahir
EINSTEIN e-JOURNAL Vol 3, No 2 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v3i2.5458

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang analisis kekuatan aspal pen 60-70 termodifikasi dengan pemanfaatan karet alam siklik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan optimum aspal dengan penambahan karet alam siklik (CNR). Sampel dibuat dengan komposisi aspal dan karet alam siklik masing- masing 0, 1, 2 ,3 dan 4 phr. Karet alam digerus dan disaring dengan ukuran 100 mesh dengan ditambahkan compatibilizer Asam Akrilat dan Benzoil Peroksida. Aspal yang digunakan sebanyak 2000 gr (100 phr), karet alam siklik yang digunakan sebanyak 20 gr (1 phr), 40 gr (2 phr), 60 gr (3 phr) dan 80 gr (4 phr), Asam Akrilat 5 ml (0,25 phr) dan Benzoil Peroksida 0,336 gr (0,0045 phr). Masing-masing sampel yang digunakan telah memenuhi persyaratan sifat fisik aspal yang terdiri dari pengujian penetrasi, pengujian titik lembek, pengujian daktilitas, pengujian berat jenis dan pengujian kehilangan berat. Pada pengujian kekuatan aspal yang meliputi uji density, stability dan flow dengan kadar aspal 5,95% memiliki kekuatan maksimum dengan nilai uji density 2,418 gr/ml pada penambahan 80 gr CNR, nilai uji stability 1.331 Kgf pada penambahan 80 gr CNR, dan nilai uji flow pada aspal murni 2,50 mm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aspal dapat dimodifikasi dengan karet alam siklik (CNR), dengan kekuatan optimum aspal diperoleh pada penambahan 80 gr CNR   Kata Kunci: P60-70 Asphalt, Natural Rubber Cyclic, Acrylate Acid, Benzoyl Peroxide
MENERAPKAN MODEL KONSTRUKTIVIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA UMUM I MAHASISWA SEMESTER I JURUSAN FISIKA FMIPA UNIMED TA 2012/2013 Bakar, Abu; ., Rahmatsyah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep Fisika melalui penerapan model konstruktivis pada mahasiswa tingkat pertama bersama pada semester ganjil tahun akademik 2012/1013. Model ini dipilih sebagai salah satu upaya memperbaiki kesalahan-kesalahan konsep yang selama ini masih dirasakan bahkan sampai semester lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model konstruktivis dapat meningkatkan pemahaman konsep Fisika yang terbukti dengan perolehan skor pretes dan postes yang meningkat dari siklus I ke siklus II. Rata-rata perolehan skor hasil pretes sebesar 25,0 dengan skor terendah 8 dan tertinggi 58. Pada siklus I rata-rata perolehan skor hasil postes sebesar 34,9 dengan skor terendah 17 dan skor tertinggi sebesar 50. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan rata-rata sebesar 9,9 poin dan ditinjau dari gain rata-rata yang diperoleh sangat rendah yaitu sebesar 13. Rata-rata perolehan skor hasil pretes sebesar 13 dengan skor terendah 0 dan tertinggi 25. Rata-rata perolehan skor hasil postes sebesar 85 dengan skor terendah 50 dan skor tertinggi sebesar 100. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan yang sangat tinggi rata-rata sebesar 72 poin dan terjadi pada semua mahasiswa. Ditinjau dari gain rata-rata yang diperoleh sangat tinggi yaitu sebesar 83. Dari data yang diperoleh hasil pelaksanaan siklus II dengan kriteria minimum skor 70, hanya 4 orang mahasiswa memiliki skor dibawah 70 dan sisanya (82%) di atas 70 sehingga pembelajaran telah mencapai ketuntasan.
ANALISIS KEKUATAN ASPAL PEN 60-70 TERMODIFIKASI DENGAN PEMANFAATAN KARET ALAM SIKLIK (CYCLIC NATURAL RUBBER) Maas Siregar, Alkhafi; ., Rahmatsyah; Parinduri, Syahril Tahir
EINSTEIN Vol 3, No 2 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/einstein.v3i2.5458

Abstract

Abstrak Telah dilakukan penelitian tentang analisis kekuatan aspal pen 60-70 termodifikasi dengan pemanfaatan karet alam siklik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan optimum aspal dengan penambahan karet alam siklik (CNR). Sampel dibuat dengan komposisi aspal dan karet alam siklik masing- masing 0, 1, 2 ,3 dan 4 phr. Karet alam digerus dan disaring dengan ukuran 100 mesh dengan ditambahkan compatibilizer Asam Akrilat dan Benzoil Peroksida. Aspal yang digunakan sebanyak 2000 gr (100 phr), karet alam siklik yang digunakan sebanyak 20 gr (1 phr), 40 gr (2 phr), 60 gr (3 phr) dan 80 gr (4 phr), Asam Akrilat 5 ml (0,25 phr) dan Benzoil Peroksida 0,336 gr (0,0045 phr). Masing-masing sampel yang digunakan telah memenuhi persyaratan sifat fisik aspal yang terdiri dari pengujian penetrasi, pengujian titik lembek, pengujian daktilitas, pengujian berat jenis dan pengujian kehilangan berat. Pada pengujian kekuatan aspal yang meliputi uji density, stability dan flow dengan kadar aspal 5,95% memiliki kekuatan maksimum dengan nilai uji density 2,418 gr/ml pada penambahan 80 gr CNR, nilai uji stability 1.331 Kgf pada penambahan 80 gr CNR, dan nilai uji flow pada aspal murni 2,50 mm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aspal dapat dimodifikasi dengan karet alam siklik (CNR), dengan kekuatan optimum aspal diperoleh pada penambahan 80 gr CNR   Kata Kunci: P60-70 Asphalt, Natural Rubber Cyclic, Acrylate Acid, Benzoyl Peroxide
MENERAPKAN MODEL KONSTRUKTIVIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA UMUM I MAHASISWA SEMESTER I JURUSAN FISIKA FMIPA UNIMED TA 2012/2013 Bakar, Abu; ., Rahmatsyah
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v1i2.3188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep Fisika melalui penerapan model konstruktivis pada mahasiswa tingkat pertama bersama pada semester ganjil tahun akademik 2012/1013. Model ini dipilih sebagai salah satu upaya memperbaiki kesalahan-kesalahan konsep yang selama ini masih dirasakan bahkan sampai semester lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model konstruktivis dapat meningkatkan pemahaman konsep Fisika yang terbukti dengan perolehan skor pretes dan postes yang meningkat dari siklus I ke siklus II. Rata-rata perolehan skor hasil pretes sebesar 25,0 dengan skor terendah 8 dan tertinggi 58. Pada siklus I rata-rata perolehan skor hasil postes sebesar 34,9 dengan skor terendah 17 dan skor tertinggi sebesar 50. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan rata-rata sebesar 9,9 poin dan ditinjau dari gain rata-rata yang diperoleh sangat rendah yaitu sebesar 13. Rata-rata perolehan skor hasil pretes sebesar 13 dengan skor terendah 0 dan tertinggi 25. Rata-rata perolehan skor hasil postes sebesar 85 dengan skor terendah 50 dan skor tertinggi sebesar 100. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan yang sangat tinggi rata-rata sebesar 72 poin dan terjadi pada semua mahasiswa. Ditinjau dari gain rata-rata yang diperoleh sangat tinggi yaitu sebesar 83. Dari data yang diperoleh hasil pelaksanaan siklus II dengan kriteria minimum skor 70, hanya 4 orang mahasiswa memiliki skor dibawah 70 dan sisanya (82%) di atas 70 sehingga pembelajaran telah mencapai ketuntasan.
RANCANG BANGUN AKUARIUM TERUMBU KARANG BERBASIS MULTI SENSOR Juliani, Rita; ., Rahmatsyah; Situmorang, Rappel
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 12, No 1 (2012): MARET 2012
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian rancang bangun akuarium terumbukarang berbasis multi sensor pada KDBK Fisika Bumi dengan payungpenelitian Marine Geophysics atau Fisika Kelautan. Tujuan peneiitianadalah merancang akuarium terumbu karang berbasis sensor padapengkondisian temperatur dan cahaya, membuat sistem kerja sensoriemperatur dan cahaya pada akuarium terumbu karang. Target yangdiperoleh dihasilkannya sebuah akuarium terumbu karang dengan sistempemfilteran bawah dan sensor temperatur dengan kedalaman. Metode yangdigunakan adalah merancangan akuarium terumbu karang dengan ukuran 150 cm x 80 cm x 70 cm dengan ketebalan kaca 12 mm dilengkapi sistempemfilteran bawah dengan ukuran 120 cm x 26 cm x 45 cm dengan tebalkaca 5 mm bibagi menjadi tiga bak uniuk menjaga kondisi air akuariumlebih bersih. Sensor temperatur dilengkapi dengan motor penggerak denganmenggunakan mikrokontrol Atmega 8535 dengan IC regulator 7805dilengkapi sensor Lm 35 Dz. Untuk menentukan intensitas cahayadigunakan lux meter. Akuarium dan sensor yang dirancang diuji cobasistem kerjanya.Hasil yang diperoleh akuarium terumbu. karang dilengkapi dengan sensortemperatur dan kedalaman serta cahaya mampu menompang massa air laui,karang jahe dan batu karang pada dasar ukuarium serta ierumbu karang. Sensor iemperatur mengukur tenzperatur air dalam akuarium dengan hasilsemakin jauh dari permukaan air temperatur semakin meningkai. Sensorcahaya mengukur besar intensitas cahaya pada akuarium ierumbu karang pada waktu pagi, siang dan sore hari dengan besar intensitas cahayamasing-masing adalah 342 Cd, 378 Cd dan 344 Cd.
POLA PENENTUAN PARAMETER KERUSAKAN TERUMBU KARANG DI DAERAH SIBOLGA Juliani, Rita; ., Rahmatsyah
JURNAL PENELITIAN SAINTIKA Vol 11, No 1 (2011): MARET 2011
Publisher : JURNAL PENELITIAN SAINTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekhasan  perairan  Sibolga tidak  terlepas  dari  biota  laut  yang  kaya  akan  terumbu  karang,  merupakan tempat  hidup  ikan-ikan  laut.  Namun  terumbu  karang  dalam  bencana  karena  terumbu  karang  di  dunia terancam  punah  oleh  overfishing,  polusi  dan  perubahan  iklim.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk menentukan  pola  DO.  pola  konduktivitas,  pola  suhu  dan  pola  pH  air  laut  di  pesisir  pantai Sibolga.Sampel  penelitian diambil sebanyak  I 1  titik  yang  menyebar di  pesisir pantai  Sibolga.  Sampel yang  diambil  kernudian  diuji  dan  dianalisis kemudian  dibandingkan  dengan  baku  mutu  air  laut  untuk wisata  bahari  tahun  2004.  Pengujian  sampel  dilaksanakan  di  Laboratorium  Fisika  dan  laboratorium BTKLPPM.  Hasil  pola  pengukuran  DO  yang  diperoleh  6,0  -  15,1  mg/I  dengan  rata-rata  10  mg/I dengan  nilai  baku  rnutu  air laut  untuk  wisata  bahari  >  5  mg/I  .  DO  berbanding terbalik  dengan  BOD nya.  Konduktivitas  ber  ni lai  36,50  - 43,90  mS/cm,  dengan  rata-rata  41,84  mS/cm.  Salinitas  berkisar 19, I - 40,6 0/00  dengan  rata-rata  23,3  0/00  .  Perairan  Indonesia memi liki salinitas 30 - 35 0/00, untuk karang  salinitas  bernilai  25  -  45  0/00  .  Secara  keseluruhan  salinitas  pesisir  pantai  Sibolga  rendah sehingga  baik  untuk  kehidupan  terumbu  karang.Suhu  pesisir  pantai  Sibolga  berkisar.28,9  - 29,9  OC atau  rata-rata  29.5  OC.  Menurut  standar  baku  mutu  air  laut  untuk  biota  laut  adalah  35  OC.  Air  laut  di pesisir pantai  Sibolga masih  di  bawah  baku  mutu air  laut untuk  biota.  pH  daerah  pesisir pantai  Sibolga diperoleh  8,6 - 8.8 dengan  rata-rata  8,7. Nilai pH  baku  mutu  air  laut untuk wisata bahari  berkisar 7,0 - 8,5.  Untuk perikanan  pH  berkisar 6 - 8,5. pH  di  suatu  perairan  normal  berkisar 6,0- 9,0.  Pantai  pesisir Sibolga  terkategori  diatas  nilai  ambang  batas  tapi  masih  tennasuk  dalarn  kategori  perairan  normal. Nilai  kecerahan  berkisar  97  -  183  cm  dengan  rata-rata  131,6 cm  dan  tidak  terlihat  tarnpak  dasar terumbu  karang  hidup. Nilai baku  mutu  air laut untuk wisata  bahari  adalah  > 6 m,  sehingga  air laut di pesisir  pantai  Sibolga  termasuk  daerah  yang  tercemar.  Air  laut  pesisir  Sibolga  hampir  setengah beraroma bau terutama di  grid 2. 3, 8, 9 dan  10 sedangkan  lapisan minyak ada  pada  grid 6 dan  grid 7.