Anisa Zairina
Faculty of Forestry, Malang Institute of Agriculture

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Penyebaran Harian Dan Karakteristik Tumbuhan Pakan Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis R.) Di Hutan Rakyat Ambender, Pamekasan, Madura Zairina, Anisa; Yanuwiadi, Bagyo; Indriyani, Serafinah
Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.336 KB)

Abstract

Abstrak Primata merupakan salah satu fauna arboreal di hutan yang memiliki arti penting dalam kehidupan alam. Keberadan primata sangat penting artinya dalam regenerasi hutan tropik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penyebaran harian, populasi, serta identifikasi jenis tumbuhan pendukung terutama sebagai pakan M. fascicularis. Pengamatan penyebaran dan populasi  monyet dilakukan di kawasan hutan rakyat yang terletak di desa Ambender Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Pemetaan penyebaran harian dan daerah edar dilakukan dengan menggunakan peta dengan plotting area aktivitas harian M. fascicularis. Estimasi populasi monyet dilakukan dengan metode terkonsentrasi di lima titik pengamatan. Parameter yang diamati dalam estimasi populasi adalah jumlah, struktur umur, jenis kelamin, dan arah pergerakannya. Penentuan jenis makanan monyet dilakukan dengan metode focal animal sampling yaitu mengamati satu individu dalam jangka waktu tertentu. Proporsi tumbuhan pendukung dilakukan dengan metode kuadrat dan dihitung proporsinya terhadap seluruh tumbuhan yang ada. Identifikasi jenis tumbuhan dilakukan secara langsung di lapangan dan jika tidak memungkinkan dibuat herbarium dan diidentifikasi di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan monyet melakukan penyebaran harian dengan pola tertentu. Terdapat beberapa jenis tumbuhan yang menjadi pilihan M. fascicularis sebagai pakannya. Diantaranya terdapat sekitar 22 tumbuhan hutan yang teridentifikasi dan diketahui dipilih oleh M. fascicularis sebagai pakannya, jenis tumbuhan tersebut antara lain duwek (Syzygium cumini), nyato (Palaquium eriocalyx), kalak (Uvaria purpurea), polai (Alstonia scholaris), kendal (Cordia gantamensis), dan sanek (Capparis acuminata).   Kata Kunci: M. fascicularis, Pola penyebaran, Karakteristik tumbuhan pakan
The Refugia Attract Arthropods in a Paddy Field in Malang, East Java, Indonesia Leksono, Amin Setyo; Batoro, Jati; Zairina, Anisa
Research Journal of Life Science Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.182 KB) | DOI: 10.21776/ub.rjls.2018.005.02.2

Abstract

A study on the effect of refugia areas to attract on Arthropods has been done in a semi-organic paddy field in Malang, from March to June 2017. The arthropod was measured by abundance, diversity and composition variables. Arthropod observations were performed on 6 plots of 1 m2 each, consisting of 3 plots on the side near the Refugia area (treatment) and 3 plots on the opposite side (control). The refugia areas consisted of plants as follows chili (Capsicum frutescens), the wild cosmos (Cosmos caudatus), the long beans (Vigna unguiculata), and Marigold (Tagetes erecta). The visual encounter surveys method was conducted for 15 minutes on each plot. There were 2249 individuals of Arthropod observed visually in the study sites. This study showed that of the abundance (mean ± SE) of Arthropod visitors was lower in plots adjacent to refugia areas (treatment) (33.7± 2.63), than that far from Refugia area (control) (38.33 ± 2.54); while the taxa richness and diversity was higher found in treatment plots. The species richness in the treatment plots (12.2 ± 0.70) was higher than that in control (9.70 ± 0.51). The diversity of Arthropod visitors in the treatment plots (2.10 ± 0.07) was also higher than that in control (1.71 ± 0.07). Proportion of predator in the treatment plots was almost twice higher (33.14) that in the control plots (17.65); while that of herbivore was vice versa. This meant the refugia areas have attracted more predators. The composition of Arthropod visitors was remarkable affected by treatment. The abundance of common predator families such as Coccinellidae, Coenagrionidae and Oxyopidae were higher in treatment plots.