Articles

Found 11 Documents
Search

RANCANG BANGUN APLIKASI E-COMMERCE PRODUK DESA BINAAN FAKULTAS TEKNIK ULM KECAMATAN CEMPAKA BANJARBARU Sari, Yuslena; Khatimi, Husnul; Alkaff, Muhammad; Baskara, Andreyan Rizky; Maulida, Muti?a; Halimah, Halimah; Qamaria, Nurul
Buletin Profesi Insinyur Vol 2, No 2 (2019): Buletin Profesi Insinyur
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.13 KB) | DOI: 10.20527/bpi.v2i2.45

Abstract

Desa Cempaka yang terletak di Banjarbaru Kalimantan Selatan merupakan desa pengrajin sasirangan dan produk-produk kerajinan lainnya. Banyak masyarakat yang berdatangan kesana untuk membeli kain sasirangan maupun produk buatan tangan lainnya karena dikenal dengan kualitasnya yang bagus. Tetapi dalam pengelolaan jual beli di Desa Cempaka, pembeli harus datang langsung ke tempat untuk melihat barang dan melakukan proses transaksi jual beli. Hal ini akan memakan waktu untuk pembeli dan bisa menyebabkan kurangnya minat pembeli untuk kerajinan di Desa Cempaka Banjarbaru. Dengan berkembangnya teknologi informasi saat ini banyak aplikasi yang membuat Online Shop untuk lebih mudah melakukan jual ? beli dan menghemat waktu tanpa datang langsung ke toko yang kita inginkan. Perkembangan bisnis menggunakan Online Shop pun semakin meningkat seiring dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan internet. Untuk itu kami membuat aplikasi Online Shop untuk memfasilitasi kerajinan yang ada di Desa Cempaka Banjarbaru. Penelitian ini mengaplikasikan metode waterfall dalam pengembangan sistemnya. Metode waterfall dipilih karena system ini akan berkelanjutan seiring dengan perkembangan bisnis di Desa Cempaka Banjarbaru. Tujuan dari penelitian adalah untuk mempermudah masyarakat yang ingin membeli produk kerajinan di desa cempaka sehingga dapat meningkatkan penjualan produk kerajinan dari Desa Cempaka.Kata kunci : online shop, waterfall, bisnis, Cempaka
Analisa Pengaruh Mobilitas Node Terhadap Kualitas Layanan Voice Call Pada Jaringan UMTS Alkaff, Muhammad; Djanali, Supeno; Ciptaningtyas, Henning Titi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.898 KB)

Abstract

Abstrak IMS (IP Multimedia Subsystem) adalah bagian dari spesifikasi UMTS (Universal Mobile Telecomunication System) sesuai dengan release 5 dan 6. Telah banyak dilakukan penelitian tentang kinerja IMS namun umumnya dilakukan pada node UE (User Equipment) yang stationary. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh mobilitas UE terhadap kualitas layanan pada jaringan UMTS Release 5/6. Selain itu, juga akan dilakukan perbandingan pada kecepatan yang berbeda-beda untuk meneliti pengaruh perbedaan kecepatan tersebut terhadap kualitas layanan pada jaringan UMTS. Hasil uji coba menunjukkan, seiring dengan meningkatnya kondisi traffic, UE dengan kecepatan yang rendah mendapatkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan UE dengan kecepatan yang tinggi. Selain itu, pengaruh mobilitas UE menjadi semakin besar dengan bertambahnya kecepatan yang digunakan oleh UE. Secara umum, skenario dengan callee mobile mendapatkan hasil yang lebih baik seiring dengan bertambahnya kecepatan dan meningkatnya kondisi trafik. Kata kunci: IMS, Kecepatan, Mobilitas, UMTS Abstract IMS (IP Multimedia Subsystem) is a part of the specification of UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) according to the release 5 and 6. Has done a lot of research on the performance of IMS but is generally performed on the UE node (User Equipment) that stationary. This study aimed to investigate the effect of mobility on the quality of service in the EU UMTS Release 5/6. In addition, comparisons will also be performed at different speeds to examine the effect of the speed difference to the quality of service in UMTS networks. Experimental results show, along with the increasing traffic conditions, the EU with a low speed get better results when compared to the EU with a high speed . In addition, the influence of EU mobility becomes larger with increasing speed used by the EU. In general, the scenario with mobile callee get better results with increasing speed and increasing traffic conditions. Keywords: IMS, Speed​​, Mobility, UMTS
Prediksi Jumlah Kejadian Titik Api Melalui Pendekatan Deret Waktu Menggunakan Model Seasonal Arima Alkaff, Muhammad; Yulianto, Nandang Eko
Jurnal ELTIKOM : Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.689 KB) | DOI: 10.31961/eltikom.v3i2.122

Abstract

Kebakaran hutan merupakan permasalahan yang hampir setiap tahun terjadi di Indonesia terutama di pulau Sumatera dan Kalimantan. Umumnya kejadian kebakaran hutan di Indonesia terjadi pada lahan gambut, hal ini dikarenakan pada musim kemarau, lahan gambut akan menjadi sangat kering sampai kedalaman tertentu sehingga akan mudah terbakar. Upaya menanggulangi kebakaran hutan telah dilakukan melalui pemantauan titik api melalui satelit, hal ini telah dilakukan oleh NASA (National Aeronautics and Space Administration) dengan satelit Terra dan Aqua melalui instrument MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer). Data yang didapatkan dari satelit tersebut mulai dari tahun 2001 sampai dengan 2018 kemudian diproses menjadi jumlah kejadian titik api perbulan yang selanjutnya dianalisa dengan pendekatan deret waktu menggunakan model Seasonal ARIMA (Auto Regressive Integrated Moving Average). Hal ini dilakukan untuk mengetahui korelasi jumlah kejadian titik api yang terjadi dengan jumlah kejadian titik api pada waktu sebelumnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model ARIMA (1,0,1)x(1,0,1,12) adalah model terbaik untuk melakukan prediksi jumlah titik api dengan nilai RMSE sebesar 5.85.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN MEUBEL (STUDI KASUS: CV. FAJAR INDAH AMUNTAI) Windarsyah; Alkaff, Muhammad
Jurnal Teknologi Informasi Universitas Lambung Mangkurat (JTIULM) Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.07 KB)

Abstract

One of the media information that is widely used by some companies today is desktop-based information systems where an application is expected to help facilitate in resolving a problem. Furniture Fajar Indah Amuntai in managing goods data, pricing and reporting the results of the transaction is still using paper media or notebook in storing such data, however, when there are changes in prices of goods then the data is written back in a new book, so the time and cost of wasted writing and buying new books. To identify the needs of the system in this study using data flow trending analysis. From the information obtained by the analysis conducted inputs, outputs and system processes that are expected, which is a facility operator to manipulate data, manipulate data items, records every sales transaction, it can display and print the report. With the analysis results can be obtained interface design is more user friendly and easy to use.  
Pemanfaatan Wireless Sensor Network Berbasis Internet Of Things Untuk Monitoring Lahan Gambut Jarak Jauh Elfirman, Muhammad Ziki; Alkaff, Muhammad
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 13, No 1 (2018): Volume 13, Issue 1 February 2018
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.741 KB) | DOI: 10.30872/jim.v13i1.861

Abstract

Lahan gambut di Indonesia tersebar di beberapa pulau, yaitu Kalimantan, Sumatera dan Papua. Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi yang memiliki lahan sawah dan lahan gambut terbesar di Indonesia, yaitu sekitar 250.000 hektar yang tersebar di beberapa kabupaten. Ada banyak manfaat dari lahan gambut, dua manfaat utamanya adalah kemampuan menyimpan sejumlah besar karbon dan kemampuan untuk menyimpan air hingga 13 kali beratnya. Sayangnya, lahan gambut setiap tahunnya mengalami penurunan, baik dari segi ukuran maupun kualitasnya. Upaya pemulihan telah dilakukan oleh pemerintah dan juga pengamat lingkungan baik Nasional maupun Internasional. Meski begitu, kondisi lahan gambut masih belum bagus. Banyak kendala yang dihadapi seperti luas lahan dan sulitnya lokasi menyebabkan biaya yang dibutuhkan untuk melakukan pengawasan dan pemeliharaan lahan gambut cukup tinggi. Untuk mengembalikan ratusan ribu lahan gambut dibutuhkan triliunan rupiah. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk melestarikan lahan gambut adalah dengan pemantauan lahan gambut secara langsung dan teratur. Khususnya pada musim kemarau, lokasi lahan gambut awal dengan potensi kebakaran bisa dideteksi. Penelitian ini mengusulkan penggunaan Wireless Sensor Network (WSN) berbasis Internet of Things (IoT) untuk pemantauan lahan gambut terpencil. Dalam perkembangannya, diharapkan penelitian ini dapat menghasilkan prototipe peralatan pemantauan nirkabel untuk pemantauan lahan basah terutama lahan gambut.
Analisa Pengaruh Mobilitas Node Terhadap Kualitas Layanan Voice Call Pada Jaringan UMTS Alkaff, Muhammad; Djanali, Supeno; Ciptaningtyas, Henning Titi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1, No 1: April 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.898 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201411103

Abstract

Abstrak IMS (IP Multimedia Subsystem) adalah bagian dari spesifikasi UMTS (Universal Mobile Telecomunication System) sesuai dengan release 5 dan 6. Telah banyak dilakukan penelitian tentang kinerja IMS namun umumnya dilakukan pada node UE (User Equipment) yang stationary. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh mobilitas UE terhadap kualitas layanan pada jaringan UMTS Release 5/6. Selain itu, juga akan dilakukan perbandingan pada kecepatan yang berbeda-beda untuk meneliti pengaruh perbedaan kecepatan tersebut terhadap kualitas layanan pada jaringan UMTS. Hasil uji coba menunjukkan, seiring dengan meningkatnya kondisi traffic, UE dengan kecepatan yang rendah mendapatkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan UE dengan kecepatan yang tinggi. Selain itu, pengaruh mobilitas UE menjadi semakin besar dengan bertambahnya kecepatan yang digunakan oleh UE. Secara umum, skenario dengan callee mobile mendapatkan hasil yang lebih baik seiring dengan bertambahnya kecepatan dan meningkatnya kondisi trafik. Kata kunci: IMS, Kecepatan, Mobilitas, UMTS Abstract IMS (IP Multimedia Subsystem) is a part of the specification of UMTS (Universal Mobile Telecommunications System) according to the release 5 and 6. Has done a lot of research on the performance of IMS but is generally performed on the UE node (User Equipment) that stationary. This study aimed to investigate the effect of mobility on the quality of service in the EU UMTS Release 5/6. In addition, comparisons will also be performed at different speeds to examine the effect of the speed difference to the quality of service in UMTS networks. Experimental results show, along with the increasing traffic conditions, the EU with a low speed get better results when compared to the EU with a high speed . In addition, the influence of EU mobility becomes larger with increasing speed used by the EU. In general, the scenario with mobile callee get better results with increasing speed and increasing traffic conditions. Keywords: IMS, Speed​​, Mobility, UMTS
Business Process Reengineering of Sustainable Teak Forest at Agroforestry Industry Alkaff, Muhammad; Marimin, Marimin; Arkeman, Yandra; Sukardi, Sukardi; Purnomo, Herry
INTERNATIONAL RESEARCH JOURNAL OF BUSINESS STUDIES Vol 9, No 3 (2016): December 2016 - March 2017
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.375 KB)

Abstract

Penerapan Generalized Regression Neural Networks untuk Memprediksi Produksi Padi Terhadap Perubahan Iklim Alkaff, Muhammad; Sari, Yuslena
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 2, No 2: December 2017
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.176 KB) | DOI: 10.31544/jtera.v2.i2.2017.117-124

Abstract

Padi sebagai bahan makanan pokok utama bagi masyarakat Indonesia merupakan tanaman pangan yang rentan terhadap perubahan iklim. Pendataan dan perhitungan ramalan hasil produksi padi sangat diperlukan untuk mendukung kebijakan yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan terhadap produksi padi di Kabupaten Barito Kuala sebagai kabupaten penghasil padi terbesar di Kalimantan Selatan dengan menggunakan data iklim sebagai input. Data iklim yang digunakan berasal dari Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, sedangkan sebagai data output adalah data produksi padi dari Badan Pusat Statistika (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan untuk melakukan peramalan produksi padi adalah Generalized Regression Neural Networks (GRNN). Dari hasil pengujian didapatkan nilai Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 0,296 dengan menggunakan parameter smoothness bernilai 1. 
Optimasi Penjadwalan Mata Kuliah Menggunakan Metode Algoritma Genetika dengan Teknik Tournament Selection Sari, Yuslena; Alkaff, Muhammad; Wijaya, Eka Setya; Soraya, Syarifah; Kartikasari, Dany Primanita
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 6, No 1: Februari 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3621.855 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.2019611262

Abstract

AbstrakBagi sebuah perguruan tinggi, penjadwalan perkuliahan merupakan suatu kegiatan yang sangat penting   untuk   dapat   terlaksananya   proses belajar mengajar   yang   baik.  Dimana   dalam   proses  belajar mengajar dapat dilakukan oleh semua pihak yang terkait, bukan hanya bagi dosen yang mengajar, tetapi juga bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah. Dalam penyusunan jadwal, ada beberapa variabel yang mempengaruhi yaitu: ruangan yang tersedia, jumlah mata kuliah yang diselenggarakan, waktu yang ada dan ketersediaan dosen yang mengajar. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah merancang suatu sistem yang dapat membuat atau menyusun   jadwal    perkulihaan    secara  teroptimasi. Metode dalam proses pembuatan jadwal perkuliahan secara otomatis pada penelitian ini menggunakan metode algoritma genetika dengan teknik seleksi turnamen. hasil pengujian sistem dapat memberikan kemudahan dan kecepatan kepada user atau Program Studi Teknologi Informasi dalam proses pembuatan atau penyusunan jadwal untuk    perkuliahan,    yaitu hanya diperlukan waktu sekitar 14,7 menit dibandingkan dengan proses manual yang memerlukan waktu sekitar 2 (dua) hari.AbstractFor a college, the university course timetabling is is an activity that’s very important for the implementation of good teaching and learning process. In  teaching  and  learning  process  can be done    by    all    related    parties,   not    only    for Lecturers who teach, but also for students who take the course. In the preparation of the schedule, there are several variables that affect the: the available space, the number of courses held, the time available and the availability of lecturers  who  teach. Therefore, the  purpose  of this research is to design a system that can create or arrange optimization schedule optimally. Methods in the process of making university course   timetabling   automatically   in   this study using genetic algorithm method with tournament selection.
Uji Validasi Skor ARISCAT dalam Memprediksi Komplikasi Paru Pascaoperasi di RS Rujukan Tersier di Indonesia Alkaff, Muhammad; Pitoyo, Ceva Wicaksono; Heriwardito, Aldy; Koesnoe, Sukamto
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Internal Medicine Department, Faculty of Medicine Universitas Indonesia-RSCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jpdi.v6i1.225

Abstract

Pendahuluan. Terdapat beberapa instrumen model skor preoperatif yang dapat membantu menilai risiko komplikasi paru pascaoperasi dan diperkirakan ARISCAT merupakan instrumen yang sederhana, memiliki performa yang baik, namun penggunaannya belum luas. Model skor ini belum divalidasi di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk menilai kemampuan diskriminasi dan kalibrasi skor ARISCAT dalam memprediksi komplikasi paru pascaoperasi pada pasien di RS rujukan tersier di Indonesia.Metode. Penelitian ini adalah kohort retrospektif yang bertujuan untuk menilai kemampuan prediksi skor ARISCAT pada populasi Indonesia. Penelitian ini melibatkan subjek yang menjalani operasi di RSUPN Cipto Mangunkusumo sepanjang tahun 2017. Variabel yang diteliti meliputi usia, saturasi oksigen, riwayat infeksi paru, anemia, jenis pembedahan, durasi operasi, pembedahan darurat, dan kejadian PPC yang terjadi dalam 30 hari pascaoperasi. Validasi eksternal skor ARISCAT dilakukan dengan menilai kemampuan diskriminasi dan kalibrasi. Diskriminasi dinilai dengan area under the curve (AUC) dan kalibrasi dinilai dengan uji Hosmer-Lemeshow dan plot kalibrasi.Hasil. Dari total 428 subjek yang diteliti, kami dapatkan insiden PPC sebesar 32%. Kemampuan diskriminasi menunjukkan nilai AUC sebesar 88,2% (IK 95%; 84,1-92,2%). Kemampuan kalibrasi pada uji Hosmer-Lemeshow menunjukkan nilai  p=0,052 dan plot kalibrasi menunjukkan koefisien r=0,968.Simpulan. Skor ARISCAT memiliki kemampuan diskriminasi dan kalibrasi yang baik pada pasien yang menjalani operasi di RSCM. Kata Kunci: Postoperative Pulmonary Complications, Skor ARISCAT, Validasi eksternal Validation of ARISCAT Model Score to Predict Postoperative Pulmonary Complications in Tertiary Referral Hospital in IndonesiaIntroduction. There are several prediction model score instruments that can help to assess pulmonary preoperative evaluation and it is believed that ARISCAT model score is very simple to do and have good performance, but not widely used. This score has not been yet validated in Indonesia. This study aimed to assess the performance of discrimination and calibration of ARISCAT score in predicting postoperative pulmonary complication who underwent surgery in a tertiary referral hospital in Indonesia.Methods. A retrospective cohort study was conducted to assess the external validation of ARISCAT scores in the Indonesian population. This study involved patients underwent surgery at Cipto Mangunkusumo Hospital in 2017. Several variables were collected such as age, oxygen saturation, history of pulmonary infection, anemia, type of surgery, duration of operation, emergency surgery, and PPC that observed within 30 days after surgery. Discrimination was assessed by the area under the curve (AUC). Calibration was assessed by the Hosmer-Lemeshow test and calibration plot.Results. Of 428 patients studied, PPC was observed in 32% of patients. Discrimination of ARISCAT score was shown by AUC value of 88.2% (CI 95%; 84.1-92.2%). Hosmer-Lemeshow test showed p=0.052 and calibration plot revealed coefficient r=0.968.Conclusion. ARISCAT model score has good discrimination and calibration performance and can be applied in the Indonesian population.