Articles

Found 28 Documents
Search

ADSORPTION OF PHENOL POLLUTANTS FROM AQUEOUS SOLUTION USING Ca-BENTONITE/CHITOSAN COMPOSITE Hariani, Poedji Loekitowati; Fatma, Fatma; Riyanti, Fahma; Ratnasari, Hesti
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 22, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Phenolic compounds areorganic pollutants that are toxic and carcinogenic.The presence of phenol in the environmentcan be adverse to humanand the environmentalsystem. One methodthat iseffective toreduce thephenolisadsorption. In this study, the adsorption of phenol in aqueous solution using Ca-bentonite/chitosan composite was investigated. Chitosan is the deacetylation product of chitin from shrimp waste. Characterization of Ca-bentonite/chitosan composite was done by using Fourier Transform Infrared (FTIR) and Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive X Ray Spectroscopy (SEM-EDX). Batch adsorption studies were performed to evaluate the effects of some parameters such as initial concentration of phenol, composite weight, pH and contact time. The results showed that FTIR spectra of Ca-bentonite/chitosan composite presented the characteristic of peak of Ca-bentonite and chitosan that confirmed the successful synthesis of composite. The SEM-EDX characterizationresultsshowedCa-bentonite surfacecoverage by chitosanand the presence ofcarbonandnitrogenelementsinCa-bentonite/chitosancompositeindicated that chitosan had bonded with bentonite. The optimum condition of adsorption of Ca-bentonite/chitosan to phenol was obtained at 125 mg.L-1 of concentration in which the weight of composite was 1.0 g, the pH of solution was 7, the contact time was 30 minutes, and the capacity of adsorption was 12.496 mg.g-1.
Pengaruh Proses Pengukusan Terhadap Daya Awet Rendang Daging Sapi yang Dikemas Julinar, Julinar; Lidya, Ester; Fatma, Fatma
Jurnal Penelitian Sains No 18 (2005)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjelasan tentang pengaruh proses pengukusan terhadap daya awet rendang daging sapi yang dikemas telah dilakukan. Produk rendang dikemas dalam plastik tahan panas dan pengukusan dilakukan selama 60 menit. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 8 taraf lama penyimpanan yaitu 0, 1, 2, 3, 7, 14, 21, 28 dan 35 hari. Analisis nilai gizi produk rendang meliputi kadar air, kadar lemak dan kadar protein. Uji organoleptik juga dilakukan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap produk rendang yang dikukus dan disimpan. Dari analisis keragaman terhadap kadar air, lemak dan protei, menunjukkan bahea perlakuan pengukusan memberikan pengaruh nyata (P<0,05), tapi berdasarkan uni beda nyata jujur (BNJ) antara setiap perlakuan sebagian besar menunjukkan perbedaan yang tidak nyata, ini menunjukkan bahwa proses pengukusan cukup baik untuk mempertahankan mutu rendang daging sapi.
Analisis Logam Fe, Zn Dan Protein pada Kecap Industri Rumah Tangga dan Kecap Indofood Fatma, Fatma; Ginting, Tjurmin; Lestari, Shinta
Jurnal Penelitian Sains No 4 (1998)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pengukuran kandungan besi, seng dan protein pada kecap industri rumah tangga merek Ayam, Ikan Mas dan sebagai pembanding juga dianalisa kecap merek Indofood. Terhadap air yang dipakai untuk merebus kacang kedelai dari kecap industri rumah tangga juga diukut kandungan logam besi dan sengnya. Kadar logam dalam kecap maupun air yang dipakai untuk merebus kacang kedelai diukur secara Spektro fotometri Serapan Atom melalui proses persiapan sampel secara destruksi basah dengan HNO3-H2SO4 dan H2O2, sedangkan penentuan protein dilakukan dengan metode semi mikro kjeddahl. Hasil penelitian untuk kecap indofood didapatkan kadar seng 4,35 ppm, besi tidak ada, protein 8,77%. Untuk kecap merek Ayam kadar besinya 28,01 ppm, Seng 44,054 dan protein 66,7%. Kecap merek Ikan Mas mengandung besi 118,45 ppm, seng 6,69 ppm dan protein 6,43%.
Penyerapan Ion Logan Zn (II) Menggunakan Batubara Lignit Asal Tanjung Enim Sumatera Selatan Fatma, Fatma; Sari, Sri Mulya; Rahmat, Addy
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 1 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai penyerapan ion logam Zn menggunakan batubara lignit asal Tanjung Enim telah dilakukan. Kondisi optimum ditentukan dengan menvariasikan 3 parameter yaitu waktu pengadukan (3, 8, 15, 30, 45, 60, 90 mnt), pH (3, 4, 5, 6, 7) dan konsentrasi ion logam Zn (15, 20, 25, 30, 35, 40, 45 ppm). Pengukuran terhadap kadar ion logam Zn setiap variasi ditentukan dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum penyerapan terhadap 20 ml larutan ion logam Zn tercapai pada waktu 60 menit, pH 5 dan konsentrasi 40 ppm. Daya serap terhadap ion logam Zn yang dihasilkan oleh adsorben pada kondisi optimum didapatkan sebesar 0,3536 mg/g.
Studi Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Penyerapan Ion Kadmium dari Limbah Pabrik Pelapis Seng Fatma, Fatma
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian penggunaan sabut kelapa sebagai material penyerap ion logam kadmium. Kondisi optimal proses penyerapan ditentukan dengan memberikan variasi ion larutan, ukuran partikel sabut, dan variasi konsentrasi ion logam. Pengukuran konsentrasi ion logam dilakukan dengan Spektrometri Serapan Atom. Hasil penelitian didapatkan penyerapan sabut kelapa optimum pada pH 5, ukuran partikel 80 mesh dan konsentrasi ion logam 20 ppm. Efisiensi penyerapan ion logam kadmium didapatkan 96,99% pada kondisi optimum, sedangkan efisiensi penyerapan untuk limbah pabrik pelapisan seng didapatkan 57,57%.
Penggunaan Koagulan Poly Alumunium Chloride (PAC) untuk Pengolahan Limbah Cair Industri Gambir Fatma, Fatma; Loekitowati, Poedji
Jurnal Penelitian Sains No 18 (2005)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian untuk mempelajari kemampuan Poly Alumunium Chloride (PAC) untuk menurunkan nilai kebutuhan oksigen kimia (KOK), total zat padat tersuspensi (TZPT) dan memperbaiki nilai pH telah dilakukan. Parameter yang ditentukan meliputi waktu kontak (0,5, 1,0, 1,5 dan 2,0 jam) dan berat PAC (5, 15, 25, 35 dan 50 mg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa KOK awal limbah PAC pada kondisi optimum yaitu waktu kontak 1,5 jam, berat PAC 50 mg dengan volume limbah gambir 50 mL, nilai KOK menjadi 282,35 mg/L dengan efektif 69,90%, TZPT 133,3 mg/L dengan efektif 88,15% sedangkan pH menjadi 6,8. 
Penggunaan Lumut (Octoblepharum Albidum Hedw) Untuk Menyerap Fenol dari Limbah Pengeboran Minyak Bumi Fatma, Fatma; Yuliasari, Nova; Yulianti Nedeak, Theresia Evy
Jurnal Penelitian Sains No 17 (2005)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penggunaan lumut (Octoblepharum albidum Hedw) untuk penyerapan fenol dari limbah pengeboran minyak bumi. Kondisi optimum proses penyerapan didapatkan dengan menvariasikan waktu kontak, berat adsorben (lumut), dan pH larutan fenol. Pengukuran konsentrasi larutan fenol dilakukan secara Spektrofotometri UV-VIS pada panjang gelombang 504 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: proses penyerapan optimum pada waktu kontak 90 menit, berat adsorben 0,25 g dan pH 7, memberikan efisiensi penyerapan sebesar 65,41%. Aplikasi kondisi optimum terhadap limbah pengeboran minyak bumi memberikan efisiensi penyerapan sebesar 65,78%.
Pengaruh Usia Sumur Bor Terhadap Pelarutan Logam Timbal dan Kadmium dari Lumpur Bekas Pengeboran Minyak Prabumulih Sumatera Selatan Fatma, Fatma; Miksusanti, Miksusanti; Syafriansyah, Agus
Jurnal Penelitian Sains No 13 (2003)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pelarutan logam timbal (Pb) dan kadmium (Cd) dari lumpur bekas pengeboran minyal di daerah Prabumulih. Lumpur yang diteliti dengan variasi usia sumur yaitu 0,5; 1; 2 dan 3 tahun. Lumpur didestruksikan dengan aquaregia untuk analisis kandungan logam Pb dan Cd, sedangkan analisis pelarutan logam dari lumpur dilakukan dengan penambahan aquadimineral pada pH 6. Pengukuran kandungan logam dalam lumpur dan kandungan logam terlarut dilakukan secara Spektrometri Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan konsentrasi Pb dan Cd dalam lumpur maupun yang terlarut seiring dengan bertambahnya usia sumur. Kadar logam Pb dan Cd dalam lumpur maupun yang terlarut dari setiap sumur bor yang diteliti sudah melewati ambang batas.
PHYSICOCHEMICAL, MICROBIOLOGY, AND SENSORY CHARACTERIZATION OF GOAT MILK KEFIR IN VARIOUS INCUBATION TIME Sulmiyati, Sulmiyati; Said, Nur Saidah; Fahrodi, Deka Uli; Malaka, Ratmawati; Fatma, Fatma
Buletin Peternakan Vol 43, No 3 (2019): BULETIN PETERNAKAN VOL. 43 (3) AUGUST 2019
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.871 KB) | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v43i3.37217

Abstract

This study aimed to analyze the characteristics of goat milk kefir based on the incubation time variations on physicochemical, microbial and organoleptic. The method used was an experimental method using a Completely Randomized Design with 3 various incubation time which were for 12 hours, 18 hours and 24 hours with five replications. Parameters measured were physicochemical characteristics (pH, lactic acid concentration, and ethanol content), microbial characteristics which as the total number of lactic acid bacteria (LAB) colonies and the organoleptic characteristics were color, aroma, taste and favorability level towards goat milk kefir. Physicochemical and microbial data were analyzed by Analysis of Variance (ANOVA) while the organoleptic data were analyzed descriptively. The results showed that the incubation time gave significantly difference effect (P<0.05) on the pH, lactic acid concentration, the total number of LAB goat milk kefir and did not significant effect on the ethanol content. The organoleptic results showed that the incubation time didn?t significant effect on color and aroma, however gave significant affects on the tastes and favorability towards goat milk kefir. It can be concluded that the best incubation time was 24 hours. The physicochemical characteristics showed the pH value at 4.16±0.089; lactic acid concentration at 0.24±0.039%; ethanol content at 0.75±0.044%. The microbiology characteristics, the total number of Lactic Acid Bacteria at 1,24x107±0,008 CFU/ml. The characteristic of organoleptic color at 3.95 (white); aroma at 4.10 (kefir scent); taste at 4.25 (poor acid) and favorability at 4.15 (like).
Evaluasi Penyelenggaraan Kegiatan TPA An-Naufal Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an di Desa Sekonjing kecamatan Tanjung Raja Ogan Ilir Fatma, Fatma; Badaruddin, Kemas
JIP Vol 2 No 1 (2016): JIP: Jurnal Ilmiah PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana tingkat perkembangan penyelenggaraan Kegiatan TPA An-Naufal serta Kemampuan Membaca Al-Qur’an Santri TPA An-Naufal di Desa Sekonjing Kecamatan Tanjung Raja Ogan Ilir. Evaluasi Penyelenggaraan Kegiatan TPA An-Naufal ini menggunakan model evaluasi CIPP. Masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah bagaimana penyelenggaraan kegiatan TPA An-Naufal, kemudian Kemampuan Membaca Al-Qur’an Santri TPA An-naufal serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penyelenggaraan kegiatan TPA An-Naufal.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan kegiatan TPA An-naufal sudah berjalan cukup baik, hal ini dapat dilihat dari sudah sesuainya landasan dan tujuan program serta tujuan pembelajaran yang akan dicapai, rasio tenaga pengajar yang sesuai dengan jumlah santri, kurikulum yang dipakai juga telah sesuai dengan yang dibuat oleh Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) setempat, aktifitas pelaksanaan pembelajaran sudah sesuai dengan jadwal, serta santri TPA An-Naufal juga telah mampu mengkuti ujian munaqosyah di Kecamatan Tanjung Raja, dan dinyatakan lulus. Adapun kemampuan membaca Al-Qur’an santri dan santriwati TPA An-Naufal berada dalam kategori cukup, yang menjadi sampel dalam penelitian ini hanya 17 santri saja, dimana 17 santri ini adalah yang telah mengaji Al-Qur’an dan Iqra’ 6, dari 17 orang santri ini Naufal yang mendapat kategori “sangat baik” yakni hanya 1 orang siswa saja atau 5,9%, yang mendapat kategori “cukup” yakni 8 santri atau 47% dari 17 santri, sementara 6 santri berada pada kategori “baik” atau 35,3 %. Santri yang terbilang “kurang baik” ada 2 orang atau 11,8 %. Adapun faktor pendukung dalam penyelenggaraan kegiatan TPA An-Naufal ini adalah tersedianya gedung belajar atas kesukarelaan kepala unit, dan adanya partisipasi orang tua santri dalam pembiayaan berlangsungnya kegiatan belajar mengajar di TPA, serta yang menjadi faktor penghambat yakni kurangnya kesejahteraan guru dan sarana prasarana yang seadanya dan terbatas.