Novi Catur Muspita
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PROSES DAN DAMPAK PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI PERDESAAN PADA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Kasus di Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar) Muspita, Novi Catur; Hidayat, Kliwon; Yuliati, Yayuk
Habitat Vol 25, No 3 (2014)
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencapaian kesejahteraan rakyat atau negara tidak pernah terpisah dari masalah  kemiskinan. Jumlah penduduk miskin di Indonesia  bulan Maret 2013, mencapai 28,07 juta orang (11,37 persen), di daerah perkotaan adalah 8,39 persen, sementara penduduk miskin di daerah perdesaan sebesar 14,32 persen. (BPS 2013). Untuk mengurangi kemiskinan Indonesia bersama bangsa-bangsa dunia ikut menandatangani Millenium Developmeny Goals (MDG’s) agenda besar pembangunan di seluruh dunia terdiri dari 8 butir,  urutan nomor satu dan prioritas : (1) Eradicate Extreme Poverty And Hunger (Pemberantasan kemiskinan dan Kelaparan Ekstrim). Tujuan penelitian: (1) mendeskripsikan bentuk kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, (2) mendeskripsikan proses pelaksanaan  Program PNPM Mandiri Perdesaan, (3) mendeskripsikan dampak Program PNPM Mandiri Perdesaan (4) mendeskripsikan makna Program PNPM Mandiri Perdesaan. Metode Penelitian adalah penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. (1) Kegiatan pilihan open menu dan close menu, (2) Pelaksanaan Program PNPM dimulai sosialisasi awal, pemetaan potensi, perencanaan, dan pelaksanaan program,  serta evaluasi program (3) Dampak Positif Program: Pemanfaatan waktu, pemanfaatan  teknologi, Kesejahteraan sosial meningkat,  transportasi,  dan pendidikan, (4) Makna Program bagi  perempuan  membantu meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan ekonomi. Program PNPM Mandiri Perdesaan telah membantu meningkatkan pemberdayaan masyarakat secara ekonomi dan membantu memajukan pembangunan desa. Kata kunci: Proses dan dampak, Pemberdayaan, Program PNPM mandiri, dan Desa Dayu Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar
PERAN MODAL SOSIAL UNTUK MENGEMBANGKAN MARKETING PRODUK TELKOMSEL di Telkomsel Distribution Center (TDC) Wlingi) Muspita, Novi Catur
Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Vol 4 No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3651.615 KB) | DOI: 10.35457/translitera.v4i1.348

Abstract

Modal sosial menjadi perlu dan penting untuk pengembangan marketing produk Telkomsel di Telkomsel Distribution Center (TDC) Wlingi .Memetakan modal  pemasaran adalah suatu yang sangat utama bagi institusi yang mana untuk meraih target yang direncanakan. Memetakan rencana marketing menjadi pondasi bagi kontinuitas suatu institusi dalam melayani customer baik dibidang jasa maupun barang pada ujungnya adalah memdapatkan laba. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan peran modal sosial untuk mengembangkan pemasaran yang diterapkan oleh Telkomsel, (2) Untuk mendeskripsikan  hambatan-hambatan Telkomsel Distribution Center. (TDC) wlingi. Metode penelitian adalah kualitatif. Kesimpulannya adalah modal sosial sangat utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada customer sesuai model 4P yaitu place (tempat), product (produk), price (harga) dan promotion (promosi).   menerapkan strategi pemasaran menghadapi macm-macam hambatan seperti protes dari pelanggan, kurang lebarnya jaringan BTS, persaingan pihak kompetitor dan lain sebagainya
GAYA KEPEMIMPINAN DI KANTOR BINA ARTHA CABANG SRENGAT KABUPATEN BLITAR UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KINERJA KARYAWAN Muspita, Novi Catur
Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Vol 5 No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.75 KB) | DOI: 10.35457/translitera.v5i1.358

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak pernah lepas dari kehidupan berorganisasi, karena pada kodratnya manusia merupakan makhluk sosial yang cenderung untuk selalu hidup bermasyarakat. Salah satunya adalah upaya dalam peningkatan sumber daya manusia dalam perusahaan atau organisasi.  Lembaga keuangan syariah, mendasarkan dirinya pada operasional syariah yang diturunkan dalam ekonomi Islam. Hasil Penelitian adalah: (1) Kepemimpinan demokratis merupakan gaya kepemimpinan yang diterapkan di Kantor Bina Artha Cabang Srengat  berupaya Berusaha menyelaraskan kepentingan dan tujuan pribadi dengan kepentingan organisasi, (2) Senang menerima saran, pendapat dan kritik dari bawahannya, Mentorelir bawahan yang membuat kesalahan dengan memberikanpendidikan kepada bawahan untuk tidak mengulangi kesalahan , Lebih menitikberatkan kerjasama dalam mencapai tujuan . (3) Selain itu semua terselip sebuah program yaitu koin telat dimulai bulan Juni . Koin telat ini merupakan program , jam masuk kantor itu 08.00 apabila salah satu karyawan telat datang kantor dengan aturan per 30 menit mlaumpaui jam 08.00 akan membayar sebesar Rp.2500 , dan utuk kepala cabang sendiri dendanya 2 X lipat dari karyawan . Hal ini digunkana untuk mengingkatkan tingkat kedisiplinan karyawan dan sudah banyak perubahan dari karyawan .  saran : Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja pegawai sesuai kriteria kinerja yang telah diterapkan , selalu melakukan inovasi – inovasi untuk menyesuaikan dengan problem dilapangan juga selain itu factor perkembangan teknologi, Agar gaya kepemimpinan di Kantor Bina Artha Cabang Srengat berdampak positif bagi peningkatan kinerja pegawai, maka kepemimpinan kepala Kantor Bina Artha Cabang Srengat perlu diberdayakan.