Articles

Perancangan Sistem Kontrol Temperatur dan Kelembaban Tanah pada Rumah Kaca Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Al-Farzaq, Ayu Afifah; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.2.113-118.2017

Abstract

Telah dilakukan perancangan sistem kontrol temperatur dan kelembaban tanah pada rumah kaca berbasis mikrokontroler Arduino Uno. Sensor yang dipakai dalam penelitian ini yaitu sensor LM35 dan Soil Moisture YL-69 sebagai pendeteksi temperatur dan kelembaban tanah. Temperatur dan kelembaban yang terdeteksi ditampilkan pada LCD 2x16 karakter. Sistem kontrol menggunakan kontrol on/off untuk menghidup-matikan relai yang terhubung pada lampu pijar  sebagai sumber panas, kipas sebagai pendingin dan pompa air untuk mengalirkan air pada penyiraman. Nilai temperatur yang diinginkan diatur dengan push button dan ditampilkan pada LCD. Uji akhir alat memperlihatkan bahwa alat ini mampu mengontrol temperatur dan kelembaban tanah di dalam rumah kaca. Rentang temperatur dan kelembaban tanah yang diuji berturut-turut adalah antara 27oC-31oC dan 10%-50%.Kata kunci: Rumah kaca, kontrol on/off, LM35, Soil Moisture YL-69, Arduino Uno
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Ulat Dalam Buah Mangga Menggunakan Sensor Ultrasonik Indrianti, Mei Suci; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.336-341.2019

Abstract

Telah dihasilkan alat pendeteksi ulat dalam buah manggamenggunakan sensor ultrasonik HC-SR04. Alat yang dikendalikan mikrokontroler dalam modul Arduino Unoini dibuat untuk membantu masyarakat mengetahui ada tidaknya ulat dalam buah mangga yang akan dibeli atau dimakan, dan memudahkan eksportir dalam mensortir buah mangga yang hendak diekspor. Modul sensor ultrasonik HC-SR04bekerja berdasarkan prinsip lamanya waktu perambatan gelombang ultrasonik sejak dipancarkan oleh transmitter hingga diterima kembali oleh receiver pada modul yang sama akibat pemantulan oleh objek. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tegangan keluaran sensor lebih besar ketika mendeteksi buah yang berulat (yaitu diatas 30 mV) daripada buah tak-berulat (di bawah 30 mV). Hal ini terjadi karena buah yang berulat memiliki struktur dalam yang lebih lunak atau berongga sehingga gelombang ultrasonik dapat menembus lebih dalam, mengakibatkan waktu perambatan gelombang menjadi lebih lama dibandingkan pada buah yang tak-berulat. Hasil pengujian juga memperlihatkan bahwa pendeteksian paling efektif terjadi ketika detektor berjarak6 cm, detektor dapat mendeteksi keberadaan ulat pada salah satu sisi mangga dengan keakuratan alat sebesar 84,6%. Detektor ini dilengkapi LCD dan buzzer yang akan menginformasikan ada-tidaknya ulat dalam buah mangga.Kata Kunci : detektor, mangga, ulat buah, ultrasonik
Rancang Bangun Sistem Pendeteksian Dini Tanah Longsor Berbasis SMS Diana, Gita Okta; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.1.20-25.2019

Abstract

Suatu sistem peringatan dini tanah longsor berbasis SMS telah dirancang-bangun untuk mendeteksi dan menginformasikan kepada masyarakat lokasi tanah longsor. Metode yang digunakan adalah metode penginderaan berat dengan sistem sensor terdiri dari sensor jarak VL53L00X (objek pantul berupa cermin) dan pegas (dengan panjang 9 cm, diameter 2 cm dan konstanta pegas 62,39 N/m). Ketika terjadi pergeseran tanah dalam arah bidang gelinciran, ujung atas pegas akan tertekan oleh gaya berat bidang tanah yang bergeser sehingga jarak objek pantul dengan sensor semakin dekat. Akibatnya, jarak yang dideteksi sensor semakin besar. Hasil uji menunjukkan bahwa prototype mampu mendeteksi pergeseran tanah permukaan dalam rentang 1 hingga 7 cm. Selain itu, sistem ini juga mampu mengirim SMS untuk status siaga II (pergeseran tanah sebesar 2,39 cm), siaga III (3,17 cm), dan bahaya (4,11 cm; bunyi alarm).Kata kunci : sistem peringatan dini, tanah longsor, sensor jarak VL53L0X, pegas, SMS
Rancang Bangun Sistem Pemadam Kebakaran Otomatis dan Dinamis Berbasis Mikrokontroler Rahayu, Nola Sari; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.3.290-295.2017

Abstract

Telah dilakukan rancang bangun prototipe sistem pemadam kebakaran otomatis dan dinamis berbasis modul mikrokontroler Arduino Uno. Sumber api (berupa lilin) dideteksi menggunakan dua sensor temperatur IC LM35 yang dapat digerakkan melingkar horizontal oleh motor stepper berdasarkan program yang ditanamkan di mikrokontroller. Kedua sensor dipasang bersebelahan dengan sudut pisah 45°.Temperatur acuan yang telah ditetapkan sebagai indikator kebakaran adalah 50 ?. Jika sensor pertama mendeteksi temperatur 50 ? maka sistem sensor akan bergerak ke arah sumber panas dalam arah dari sensor kedua ke sensor pertama, dan sebaliknya. Ketika sistem sensor ini telah berada tepat di dekat sumber api, mikrokontroler mengaktifkan saklar pompa air untuk menyemprotkan air. Prototipe ruangan yang dibangun berukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm. Sistem yang dirancang mampu menyiramkan air hingga ketitik sumber api yang berada hingga 18 cm di atas lantai ruangan simulasi. Kata kunci : Arduino Uno, temperatur, sensor LM35
RANCANG BANGUN SISTEM BERBASIS SENSOR PASSIVE INFRARED UNTUK MENDETEKSI MANUSIA YANG TERKUBUR DI BAWAH RERUNTUHAN PASCA GEMPABUMI Suhartinah, Rima; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.45-52.2020

Abstract

Telah dirancang suatu alat pendeteksi keberadaan manusia dalam reruntuhan bangunan akibat gempabumi dengan menggunakan sensor Passive Infrared (PIR) HC-SR501. Sistem bekerja berdasarkan prinsip penginderaan radiasi infrared yang dipancarkan objek. Radiasi infrared yang dindera sensor PIR HC-SR501 diubah menjadi sinyal listrik. Sinyal kemudian diolah mikrokontroler yang ada di modul Arduino Uno R3 dengan bahasa pemrograman IDE Arduino. Hasilnya berupa pengaktifan buzzer sebagai alarm dan peringatan berupa tulisan ?Infrared detected Any Human? pada LCD (liquid crystal display) ketika ada manusia dideteksi. Alat berupa tongkat akan dimasukkan pada celah-celah bangunan yang runtuh untuk mengetahui posisi korban dalam reruntuhan. Hal ini dapat mengurangi risiko korban meninggal akibat evakuasi korban dengan alat berat. Berdasarkan pengujian terhadap alat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa alat dapat mendeteksi korban yang bergerak dengan rentang jarak manusia ke sensor adalah 1 m hingga 7 m. Pendeteksi manusia yang tidak bergerak hanya bisa sejauh 30 cm, besar sudut deteksinya 60°, lebar celah minimum yang dapat dideteksi adalah 1,5 cm. Sensor juga tidak dapat mendeteksi manusia apabila ada material yang menghalangi sensor, hal ini dipengaruhi oleh ketebalan dan jenis penghalang. Selain itu, sensor juga dapat mendeteksi objek selain manusia tapi dalam jangkauan jarak yang lebih pendek. It has been designed a detection tool of human existence in ruins of building due to earthquake by using sensor PIR (Passive Infrared) HC-SR501. The system works based on the principle of sensing infrared radiation emitted by the object. The infrared radiation of the HC-SR501 PIR sensor is converted into an electrical signal. The signal is processed by the microcontroller in the Arduino Uno R3 module with the Arduino IDE programming language. The result is the activation of the buzzer as an alarm and notifying by writing ?Infrared Detected Any Human? on LCD (liquid crystal Display) when human detected by sensor. The form of a stick, it will be inserted in the gaps of the collapsed building to determine the victim's position in the ruins. This is hopefully be able redusing the risk of death victims due to victim evacuation with heavy equipment. Based on the testing of the equipment, it can be concluded that the tool can detect a moving victim with a human distance range to the sensor is 1 m to 7 m.Detecting a man who does not move is only 30 cm, the large of detection angle is 600, the minimum slit width that can be detected is 1.5 cm. It can?t detect human when sensor is cover by thing, it is influenced by thickness and type of barrier. It can also detect other object than human but within a shorter range of distances. 
RANCANG BANGUN PENDETEKSI BEBAN BERLEBIH PADA TAS RANSEL SEKOLAH BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN SENSOR LOAD CELL Putri, Femilia; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.9.1.134-141.2020

Abstract

Telah dirancang alat pendeteksi beban berlebih pada tas ransel berbasis Arduino Uno dengan sensor load cell dengan kapasitas maksimum 5 kg. Mikrokontroler pada Arduino Uno R3 akan memproses data dengan menggunakan bahasa pemograman Arduino IDE. Input dari sistem adalah berat badan yang diinput dari keypad dan beban tas yang diukur langsung oleh sensor load cell. Sensor load cell akan mengalami perubahan resistansi saat diberi beban. Selanjutnya perubahan resistansi dikonversi ke tegangan oleh modul HX711. Tegangan kemudian diubah menjadi massa yang ditampilkan pada LCD (Liquid Crystal Display). Ketika beban tas melebihi berat 10% dari massa pengguna maka LCD akan menampilkan keterangan ?Beban Berlebih? dan buzzer akan berbunyi sebagai peringatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat yang dirancang memiliki akurasi sebesar 99,79% dibandingkan dengan timbangan digital. Nilai tersebut diperoleh dengan kondisi beban yang diberikan bervariasi dari 500 g sampai 5000 g. Overload detector for backpack based on Arduino Uno with load cell sensor has been designed with a maximum capacity of 5 kg. The microcontroller on Arduino Uno R3 will process data using the Arduino IDE programming language. The input of the system is the weight input from the keypad and the bag load which is measured directly by the load cell sensor. Load cell sensors will experience resistance changes when under load. Then the change in resistance is converted to voltage by the HX711 module. The voltage is then converted to the mass displayed on the LCD (Liquid Crystal Display). When the bag load exceeds the weight of 10% of the mass of the user, the LCD will display the statement "Beban Berlebih" and the buzzer will sound as a warning. The results showed that the system designed had an accuracy of 99.79% compared to digital scales. This value is obtained with the given load conditions varying from 500 g to 5000 g.
Rancang Bangun Sistem Pegontrolan Temperatur dan Waktu untuk Proses Heat Treatment Fitri, Sari Widya; Harmadi, Harmadi; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.3.283-289.2017

Abstract

Telah dirancang sistem pengontrolan temperatur dan waktu otomatis menggunakan sensor termokopel tipe-k untuk proses heat treatment. Proses heat treatment dipengaruhi oleh beberapa parameter diantaranya temperatur, laju pemanasan, dan waktu tahan (holding time). Pengaturan temperatur dan laju pemanasan dilakukan dengan mengatur daya elemen pemanas menggunakan rangkaian driver optotriac (TRIAC BT139 dan optocoupler MOC3021). Pengontrolan waktu tahan dilakukan dengan menggunakan  timer sebagai pencacah waktu digital. Temperatur dan waktu sistem diatur user melalui keypad 4x4 sebagai setpoint kemudian data ditampilkan pada LCD karakter 2x16. Pada penelitian ini dilakukan pengujian sensitivitas sensor, pengujian temperatur maksimum dan waktu tahan maksimum sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tegangan keluaran sensor termokopel tipe-k sebanding dengan temperatur dengan sensitivitas 0.041 mV/oC. Temperatur maksimum sistem pengontrolan heat treatment adalah sebesar 188 oC dengan waktu tahan maksimum 5 jam. Kata kunci: heat treatment, holding time, optotriac, termokopel tipe-k
PERANCANGAN ALAT UKUR TDS (TOTAL DISSOLVED SOLID) AIR DENGAN SENSOR KONDUKTIVITAS SECARA REAL TIME Zamora, Ronaldi; Harmadi, Harmadi; Wildian, Wildian
Sainstek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.643 KB) | DOI: 10.31958/js.v7i1.120

Abstract

An experiment was done to design of conductivity sensor for real time measurement of TDS (Total Dissolved Solid) in water. The instrument system incluedes hardware and software systems. The hardware system consist conductivity sensor, microcontroller arduino uno, and a PC. While the software system covers the procces and making on display measurement result based on LabVIEW. TDS information is displayed in the form of digital, analog and graph in real time. Another advantage of this measurement system is that the TDS data can be stored in file format xlxs. The measurement data is done by comparing the system is designed with a standard measuring instrument that is TDS EZDO E 7200. The data obtained through measurement errors were analyzed using the theory and methods of the graph. Based on the analysis conducted found the output voltage of the conductivity sensor rises with the increase in water with a sensitivity of  0,924 mV/ppm. The instrument of TDS measurement data has an accuracy rate of 97.17 %Keyword: microcontroller, water, TDS, LabVIEW
Rancang Bangun Alat Monitoring Detak Jantung Pasien Rumah Sakit dengan Sistem Telemetri Berbasis Ardiuno UNO R3 Mardiansah, Mardiansah; Wildian, Wildian
Jurnal Fisika Unand Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.8.4.355-361.2019

Abstract

Telah dirancang bangun alat pemantau detak jantung pada pasien rumah sakit menggunakan sistem telemetri. Sistem telemetri terdiri dari dua unit yaitu transmitter dan receiver.Unit transmitter terdiri dari rangkaian pulse sensor, transceiver nRF24L01+ dan Arduino UNO R3 yang berfungsi untuk mendeteksi detak jantung melalui ujung jari manusia dan mengirim data hasil deteksi ke unit receiver. Unit receiver terdiri dari transceiver nRF24L01+, Arduino UNO R3, LCD dan buzzer yang berfungsi sebagai penerima dan penampil data yang dikirim oleh unit transmitter. Buzzer berfungsi sebagai tanda peringatan jika terdeteksi detak jantung yang tidak normal. Dari hasil karakterisasi sensor detak jantung diketahui jarak sensor dengan luxmeter terhadap intensitas cahaya memiliki fungsi transfernya = 189,91 e-0,162x dan koefisien determinasi R2 = 0,9588. Pengukuran detak jantung pada lima orang sampeldenganusia antara 21 ? 25 tahun diperoleh nilai rata-rata error alat yang dibuat adalah sebesar 0,85 %. Sistem monitoring dapat berfungsi dengan baik dimana data detak jantung dapat dikirim dengan jarak transmisi maksimum sejauh 5 m serta buzzer dapat berbunyi.Kata kunci :ardiuno UNO R3, luxmeter, pulse sensor,transceiver nRF24L01+.
Rancang Bangun Shaking Water Bath Berbasis Mikrokontroler ATmega16 Husni, Khairiati; Wildian, Wildian; Yusfi, Meqorry
Jurnal Fisika Unand Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.1.9-16.2017

Abstract

Shaking water bath berbasis mikrokontroler ATmega16 telah dirancang-bangun. Shaking water bath terdiri dari alat shaking dan water bath. Water bath digunakan untuk memanaskan sampel dalam air pada suatu temperatur konstan. Air dipanaskan oleh elemen pemanas dan temperaturnya diindera oleh sensor temperatur LM35. Temperatur air dipertahankan sesuai dengan rentang yang diinginkan. Elemen pemanas dikendalikan dalam modus on-off dengan menghidup-matikan relai. Alat shaking water bath menggunakan motor mesin cuci 220 V untuk menguncang-guncang (shaking). Laju motor diatur secara manual dengan sebuah potensiometer pada rangkaian pengendali. Nilai temperatur air dan lama waktu pemanasan yang diinginkan dimasukan melalui keypad dan ditampilkan pada LCD. Uji akhir alat memperlihatkan bahwa alat ini mampu mengendalikan temperatur air yang diinginkan dalam lebarrentang (span) optimal sebesar 10 C. Alat mampu beroperasi paling lama sekitar 30 menit sebelum motor mengalami kelebihan panas yang menyebabkan putarannya melambat. Kata kunci: shaking water bath, modus on-off, LM35, mikrokontroler