Articles

Found 29 Documents
Search

STRUKTUR DAN SIFAT OPTIK LAPISAN TIPIS TiO2 (TITANIUM OKSIDA) YANG DIHASILKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEKTRODEPOSISI Agustina, Elsa; Dahlan, Dahyunir; -, Syukri
Jurnal Fisika Unand Vol 2, No 3: Juli 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.2.3.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan elektrodeposisi lapisan tipis TiO2 di atas substrat ITO (Indium Tin Oxide) dengan menggunakan larutan elektrolit TiCl4 (Titanium (IV) klorida) dan katalis H3BO3 (Boric Acid).  Didapatkan hasil karakterisasi XRD pada lapisan tipis TiO2  yang dideposisi menggunakan 1.5M TiCl4 tanpa menggunakan katalis H3BO3 berada dalam fase anatese sedangkan lapisan tipis TiO2 yang dideposisi menggunakan 1.5M TiCl4 dengan menggunakan katalis H3BO3 berada dalam fase rutile.  Spektrum UV-Vis menunjukkan lapisan tipis TiO2 dalam fase anatase memiliki energi gap sebesar 3,25 eV sedangkan dalam fase rutile memiliki energi gap sebesar 3,7 eV.  Hasil karaktarisasi SEM menunjukkan bahwa elektrodeposisi lapisan tipis TiO2 menghasilkan morfologi permukaan yang lebih halus pada sampel tanpa menggunakan katalis dibandingkan dengan elektrodeposisi sampel yang menggunakan katalis..  Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka deposisi lapisan tipis TiO2 ini dapat dijadikan acuan untuk pemanfaatan pada aplikasi sel surya DSSC.
RANCANG BANGUN ALAT PEMBANGKIT ARUS PULSA BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535 UNTUK PROSES ELEKTRODEPOSISI Devega, Moresa; -, Wildian; Dahlan, Dahyunir
Jurnal Fisika Unand Vol 4, No 3: Juli 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.4.3.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan rancang-bangun alat pembangkit arus pulsa berbasis mikrokontroler ATmega8535 untuk proses elektrodeposisi. Alat ini dapat membangkitkan arus pulsa dengan rentang waktu on dan off selama 1 ms (satu milidetik). Pada sistem elektrodeposisi yang diuji dengan menggunakan tegangan catu 5 V, resistor (10 ?, 50 ?, dan 100 ?), dan larutan CuSO4 dapat diperoleh rentang nilai arus yang mengalir antara 0,76 mA (minimum) dan 1,32 mA (maksimum). Penambahan program untuk menampilkan tegangan terminal pada LCD menyebabkan nilai Ton yang terbaca pada osiloskop menyimpang (error)  sebesar 21 ms cukup signifikan dan bersifat sistematik.Kata Kunci : pembangkit arus pulsa, mikrokontroler, relay, keypad, dan LCDAbstractA design of pulse current generator device based on microcontroller ATmega8535 for electro-deposition process has been conducted. The device can generate pulse current with the on and off periods as long as 1 ms (one millisecond) each. At the system of electrodeposition with using a power supply of 5 V, resistors (10 ?, 50 ?, and 100 ?), and  a CuSO4 solution, then the current flowing in the electro-deposition system is between 0.76 mA (minimum) and 1.32 mA (maximum). The program added to display terminal voltage of the power supply on LCD causes the value of Ton read on the oscilloscope to become error as big as 21 ms (twenty millisecond) significantly and systematically.Keywords : pulse current generator, microcontroller, relay, keypad, and LCD
Pengaruh Pemanasan dan Ethylen Glycol pada Elektrodeposisi Lapisan Tipis Magnetite menggunakan Continue Direct Current Tebriani, Sylvina; Syukri, Syukri; Dahlan, Dahyunir
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.683 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i2.844

Abstract

Telah berhasil dilakukan penumbuhan lapisan tipis magnetite (Fe3O4) di atas substrat Indium Tin Oxide (ITO) dengan metode elektrodeposisi (ED), menggunakan Continue Direct Current (CDC). Karakterisasi XRD menunjukkan bahwa proses pemanasan sangat mempengaruhi terbentuknya lapisan tipis magnetite. Magnetite terdeposisi dengan struktur FCC dengan ukuran kristal 32,617 nm sampai 185,521 nm, dibawah kontrol konsentrasi surfaktan terhadap pelarutnya. Parameter deposisi optimum adalah ukuran kristal dan permukaan yang lebih halus. Parameter kisi masing-masing sampel adalah 8,313 , 8,365 , 8,354 , 8,351 , sedikit lebih rendah dari nilai standar 8.375 (JCPDS # 01-088-0315). Sedangkan jarak antar bidang kristal yang diperoleh berada pada kisaran 2,507 sampai dengan 2,522 . Hasil karakterisasi SEM menunjukkan bahwa magnetite tersebar merata di atas substrat ITO. Tiga sampel (K,O,P) terdeposisi dalam bentuk agregat dari kristal magnetite. Sedangkan sampel Q terdeposisi dalam bentuk lapisan.
Analisis Pola dan Ukuran Bulir Spekel menggunakan LSI (Laser Speckle Imaging) pada Lapisan Tipis TiO2 Muchlian, Meli; Dahlan, Dahyunir; Harmadi, Harmadi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.561 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i2.840

Abstract

Metoda LSI telah menghasilkan citra pola spekel sampel lapisan tipis TiO2. Analisis pola spekel dan ukuran bulir spekel program pencitraan autokorelasi Matlab 7 digunakan untuk melihat perubahan yang terjadi pada sampel lapisan tipis TiO2 akibat pengaruh variasi suhu pemanasan (100, 150 dan 200C). Ukuran bulir spekel lapisan tipis TiO2 semakin meningkat akibat kenaikan suhu pemanasan pada jumlah pelapisan yang sama. Hasil olah pola spekel memperlihatkan ukuran bulir spekel terkecil yang dapat hitung adalah 45 μm dan bulir lapisan tipis TiO2 tersebar semakin merata akibat penambahan suhu pemanasan.
Karakterisasi Fasa dan Kapasitansi Elektroda Kayu Karet yang Dielektrodeposisi Menggunakan CuSO4 untuk Aplikasi Elektroda Superkapasitor Wijaya, Debby Herianto; Dahlan, Dahyunir
Jurnal Fisika Unand Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.1.78-84.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang elektroda karbon dari kayu karet yang dielektrodeposisi dengan variasi tegangan 2,5 dan 5,0 volt menggunakan larutan elektrolit CuSO4 untuk aplikasi superkapasitor. Elektroda karbon dikarakterisasi dengan menggunakan XRD dan LCR meter.  Karakterisasi XRD bertujuan untuk mengetahui fasa senyawa yang terdapat pada elektroda karbon.  Karakterisasi menggunakan LCR meter digunakan untuk mengukur nilai kapasitansi  elektroda karbon.Dari hasil XRD, sampel yang di elektrodeposisi dengan tegangan 2,5 volt mempunyai 4 fasa senyawa, yaitu Cu2O, CuO, Cu dan C dan sampel  yang di elektrodeposisi dengan tegangan  5,0 volt mempunyai 5 fasa senyawa, yaitu NaNO3, Cu2O, CuO, Cu, dan C. Dari pengukuran kapasitansi menggunakan LCR meter dengan frekuensi 100 Hz, 120 Hz, dan 1000 Hz didapatkan hasil bahwa nilai kapasitansi yang tertinggi terdapat pada sampel yang di elektrodeposisi dengan tegangan 5,0 volt sebesar 7,21 x 10-5 F.Kata kunci : elektroda karbon, elektrodeposisi, CuSO4, superkapasitor
Pengaruh Doping Palladium (Pd) Terhadap Lapisan TiO2 dengan Metoda LPD untuk Applikasi Fotoanoda Sel Surya DSSC Dahlan, Dahyunir; Dwipanur P.U, Andhika; Firmawati, Nini; Umar, Akrajas Ali
Jurnal Ilmu Fisika Vol 11, No 1 (2019): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.11.1.13-17.2019

Abstract

Lapisan TiO2 yang didoping Pd dengan metode deposisi fase cair (Liquid Phase Deposition, LPD) telah dilakukan. Adapun tujuan sintesis lapisan tersebut adalah untuk mendapatkan lapisan yang terdiri dari nanoplate yang akan diaplikasikan untuk fotoanoda sel surya. Sebagai larutan prekursor digunakan 0,5 M (NH4)2TiF6 dengan variasi doping Pd adalah 0; 6.25; 12.50; 25,00 dan 50,00 mM. Penumbuhan lapisan dilakukan pada suhu 900°C selama 9 jam. Didapatkan berturut-turut energi gap adalah 3,20, 3,25, 3,18, 3,16, dan 3,10 eV. Karakterisasi FESEM menunjukkan bahwa lapisan yang dihasilkan terdiri dari partikel berbentuk nanoplate yang tersebar merata di permukaan substrat ITO. Luas nanoplate yang dihasilkan di bawah 100 μm2 dengan ketebalan beberapa nanameter. Karakterisasi I-V menunjukkan bahwa lapisan TiO2 yang didoping oleh Pd sangat berpotensi sebagai photoanode untuk elektroda sel surya DSSC (Dye Sensitized Solar Cell).Kata kunci:TiO2, Pd, DSSC, LPD, fotoanoda
PENGARUH BEBERAPA JENIS DYE ORGANIK TERHADAP EFISIENSI SEL SURYA DYE SENSITIZED SOLAR CELL Dahlan, Dahyunir; Fahyuan, Helga Dwi
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 15, No 2: JANUARI 2014
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jsmi.2014.15.2.4359

Abstract

PENGARUH BEBERAPA JENIS DYE ORGANIK TERHADAP EFISIENSI SEL SURYA DYE SENSITIZED SOLAR CELL. Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh beberapa jenis dye organik, yaitu; dye dari kelopak bunga rosella, kulit buah manggis dan daging buah terung belanda terhadap efisiensi sel surya Dye Sensitized Solar Cell (DSC). DSC dibuat dengan menggunakan lapisan tipis TiO2  yang di sintesis dari prekursor TiCl4 dan methanol dengan penambahan CTAB. Lapisan TiO2 dianalisis menggunakan X-Ray Diffractometer (XRD) dan Scanning Electron Microscope (SEM), dimana diperoleh fase dominan adalah anatase dengan ukuran kristal rata-rata 29,15 nm. Karakteristik I-V menunjukkan bahwa efisiensi pada penggunaan cahaya 300 lux terhadap dye dari kelopak bunga rosella, kulit buah manggis dan daging buah terung belanda berturut-turut adalah 1,67; 2,65; dan 1,12.
ELEKTRODEPOSISI LARUTAN CuSO4 PADA ELEKTRODA KAYU KARET Dahlan, Dahyunir
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2880.012 KB)

Abstract

Telah dilakukan proses elektrodeposisi pada elektroda kayu karet untuk aplikasi elektroda superkapasitor. Kayu karet dipotong, dikarbonasi dan dipanaskan sehingga menjadi pelet. Pelet kayu karet dibuat berukuran diameter 1 cm2 dengan tebal 2 mm. Proses elektrodeposisi dilakukan terhadap larutan 0,5 M CuSO4 menggunakan tegangan 2,5V dan 5V selama 2 menit pada suhu kamar. Karakterisasi SEM menunjukkan bahwa elektrodeposisi Cu telah terjadi pada katoda. Partikel Cu tampak tumbuh mengisi rongga elektroda kayu karet. Sehingga pori menjadi semakin kecil dan luas permukaan spesifik semakin bertambah. Elektrodeposisi dengan menggunakan tegangan 5V, menghasilkan pori yang lebih banyak dan lebih halus pada elektroda kayu karet. Analisis EDX juga menyatakan bahwa partikel Cu telah dihasilkan meskipun dalam kadar persentase yang masih rendah. Katakunci: elektrodeposisi, kayu karet, Cu, elektroda, superkapasitor
Pengaruh Konsentrasi SiO2 dalam Komposit TiO2-SiO2 sebagai Lapisan Swabersih pada Katun Tekstil Zairawati, Oktaviani; Dahlan, Dahyunir
Jurnal Fisika Unand Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.240-245.2018

Abstract

Telah dilakukan pembuatan lapisan swabersih dari komposit TiO2-SiO2 di permukaan katun tekstil menggunakan metode dip-spin coating. Bahan yang digunakan berupa TiO2 dan SiO2 serbuk. Variasi TiO2-SiO2 yaitu 0,5; 1; 1,5; 2; 2,5;3. TiO2-SiO2 yang telah dibuat dilarutkan sebanyak 1% (b/v). Sebelum dicampurkan dengan larutan TiO2-SiO2, katun disterilkan dan direndam dalam asam asetat glasial yang berfungsi sebagai cross linking agent selama 15 menit. Katun terlapis TiO2-SiO2 diuji menggunakan larutan noda asam palmitat 15 ppm serta disinari selama 12 jam dibawah lampu UV. Absorban awal dan absorban akhir noda dihitung menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Sampel yang telah dibuat dikarakterisasi menggunakan mikroskop optik, XRD dan SEM. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persentase pengurangan noda asam palmitat tertinggi dan terendah adalah 91,34% untuk penambahan 1,5 g SiO2 dan 3,80% untuk penambahan 3 g SiO2. Gambar dari mikroskop optik memperlihatkan lapisan TiO2-SiO2 pada katun mengalami peningkatan ketransparanan seiring meningkatnya penambahan komposisi SiO2. Morfologi katun terlapis TiO2-SiO2 dapat terlihat lebih jelas menggunakan SEM, dimana penambahan 1,5 gr SiO2 memiliki lapisan yang lebih tebal dan terjadi aglomerasi pada permukaan katun dibandingkan penambahan 3 g SiO2. Berdasarkan hasil XRD penambahan SiO2 mengakibatkan puncak TiO2 tertutupi.Kata kunci: lapisan swabersih, cross lingking agent, asam asetat glasial, asam palmitat
Pengaruh Waktu Annealing Fotoanoda TiO2 terhadap Efisiensi Dye Sensitized Solar Cells (DSSC) Fiqrian, Khudbatul; Dahlan, Dahyunir
Jurnal Fisika Unand Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.2.138-143.2018

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh waktu annealing fotoanoda TiO2 terhadap efisiensi Dye Sensitized Solar Cells (DSSC). Fotoanoda DSSC dibuat dalam bentuk lapisan TiO2. Pembuatan lapisan TiO2 diawali dengan pencampuran bahan borid acid dan amoniumhexaflourotitanate yang kemudian ditumbuhkan menggunakan metode Liquid Phase Deposition (LPD) selama 15 jam di atas permukaan substrat kaca Indium doped Tin Oxide (ITO). Lapisan TiO2 yang telah tumbuh kemudian di annealing menggunakan furnace. Waktu annealing divariasikan 1 jam, 3 jam, 5 jam, 7 jam, 9 jam dan 11 jam. Temperatur annealing yang digunakan sebesar 450 ?C. Lapisan TiO2 yang terbentuk dikarakterisasi menggunakan I-V dan UV-VIS. Karakterisasi I-V menunjukan bahwa nilai efisiensi tertinggi 3,48% padaVoc 0,65 volt dan Jsc 17,62 mA/cm2 dimiliki oleh sampel dengan waktu annealing 7 jam. Life time tertinggi sebesar 14,92?s dimiliki oleh sampel dengan waktu annealing 5 jam. Celah pita energi yang didapatkan dari karakterisasi UV-VIS sebesar 3,20 eV ? 3,23 eV, sesuai dengan celah pita energi lapisan TiO2 pada fase anatase. Kata kunci : DSSC, efisiensi, fotoanoda, lapisan TiO2,waktu annealing