Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Citra, Kepercayaan Dan Kepuasan Terhadap Loyalitas Mahasiswa Sistem Informasi Dengan Pendekatan Path Analisys Nurfaizal, Yusmedi; Pinilih, Muliasari
Jurnal Informatika Vol 3, No 3 (2015): Vol 3 No 3 2015
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.366 KB) | DOI: 10.36987/informatika.v3i3.222

Abstract

In the era of globalization, the system plays a very important information. By masteringtechnology and information, constitute one of the capital to be winners in the global competition. Theimportance of students in the loyalty marketing no doubt. Universities are expecting can retain customersin the long term, even if perhaps forever. Customers who have loyalty will feel an emotional bond withthe organization, with an emotiona bond to make customers loyal and encourage them to continue doingbusiness with the organization and make recommendations. A loyal student who will be a very valuableasset for the college. Students who are loyal will provide feedback to the organization. Efforts to buildcompetitiveness for a college absolutely must be done in order to maintain existence. Some of the stepsthat need to be prepared among other things, enhance the image, trust, satisfaction and loyalty ofstudents. Given the importance of image, trust, satisfaction and customer loyalty will require an analysisof the image, trust and satisfaction to loyalty student information system with the approach path analisys,so it can be used by universities to increase loyalty to students. The results showed that image, trust andsatisfaction has a significant positive effect on loyalty student information system.
PERILAKU TECHNOPRENEUR MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA: TINJAUAN PADA SELF-SUFFICIENCY Nurfaizal, Yusmedi
Fokus Bisnis Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Fokus Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.461 KB)

Abstract

Sebuah pendekatan pendidikan baru untuk pembangunan berkelanjutan yang muncul dalam literatur kewirausahaan. Artikel ini menyesuaikan teori perilaku yang direncanakan untuk memeriksa sikap terhadap bentuk kewirausahaanyang dilakukan mahasiswa. Artikel ini bertujuan menilai perilaku technopreneur mahasiswa teknik informatika dari self-suffiency serta untuk mengetahui korelasi antara karakteristik demografi dengan self-suffiency. Jenis kelamin mempunyai korelasi yang signifikan dengan self-suffiency, sedangkan penghasilan, status tinggal dan usia tidak mempunyai korelasi yang signifikan dengan self-suffiency. Hasil ini ada yang konsisten dengan temuan sebelumnya dan ada pula yang tidak selaras. Oleh karena itu dapat ditindaklanjuti oleh peneliti selanjutnya. Hal ini menunjukkan pentingnya menyoroti manfaat kewirausahaan yang berkelanjutan untuk merangsang minat lebih dalam pembangunan berkelanjutan. Kontribusi utama dari studi ini adalah bahwa lembaga pendidikan perlu menyediakan program keberlanjutan memberikan kesempatanuntuk mendorong pengusaha yang baru lahir.
PERILAKU TECHNOPRENEUR MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA: TINJAUAN PADA SELF-SUFFICIENCY Nurfaizal, Yusmedi
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 13 No 2 (2014)
Publisher : Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.461 KB)

Abstract

Sebuah pendekatan pendidikan baru untuk pembangunan berkelanjutan yang muncul dalam literatur kewirausahaan. Artikel ini menyesuaikan teori perilaku yang direncanakan untuk memeriksa sikap terhadap bentuk kewirausahaanyang dilakukan mahasiswa. Artikel ini bertujuan menilai perilaku technopreneur mahasiswa teknik informatika dari self-suffiency serta untuk mengetahui korelasi antara karakteristik demografi dengan self-suffiency. Jenis kelamin mempunyai korelasi yang signifikan dengan self-suffiency, sedangkan penghasilan, status tinggal dan usia tidak mempunyai korelasi yang signifikan dengan self-suffiency. Hasil ini ada yang konsisten dengan temuan sebelumnya dan ada pula yang tidak selaras. Oleh karena itu dapat ditindaklanjuti oleh peneliti selanjutnya. Hal ini menunjukkan pentingnya menyoroti manfaat kewirausahaan yang berkelanjutan untuk merangsang minat lebih dalam pembangunan berkelanjutan. Kontribusi utama dari studi ini adalah bahwa lembaga pendidikan perlu menyediakan program keberlanjutan memberikan kesempatanuntuk mendorong pengusaha yang baru lahir.
MODAL PSIKOLOGIS KREATIF CREATIVE PSYCHOLOGICAL CAPITAL (CrePsyCap) Nurfaizal, Yusmedi
Pro Bisnis Vol 9, No 2: Agustus (2016)
Publisher : STMIK AMIKOM Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.725 KB)

Abstract

Kreativitas penting untuk kesehatan organisasi dalam ekonomi saat ini, karena dengan mendorong perilaku keratif dan inovatif, bisa mendapatkan dan mempertahankan keunggulan kompetitif. Pelaku UMKM dalam hal ini adalah pemilik atau leader perlu memiliki daya pikir yang kreatif.  Hal ini karena kreativitas dianggap menjadi aset penting bagi setiap orang yang berada dalam peran kepemimpinan. Peningkatan pemahaman personal, tentang anteseden psikologis pada kreativitas dapat menginformasikan upaya untuk menciptakan dan menumbuhkan perilaku kreatif dalam organisasi. Secara khusus, penelitian yang akan dilakukan ini mengembangkan intervensi modal psikologis pada kreatif, sehingga konstruk baru yang diusulkan dalam penelitian ini adalah modal psikologi kreatif (creative psychological capital). Selain itu untuk menjelaskan perbedaan hasil penelitian perilaku kreatif, dapat dilakukan dengan mengembangkan konsep mediasi untuk mengisi gap yang ada. Model penelitian ini adalah bagaima modal psikologis kreatif dapat memediasi dukungan keluarga dan teman terhadap perilaku kreatif. Sasaran penelitian ini adalah pelaku UMKM kreatif di Masbarlingcakep (Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, dan Cilacap). Alat analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling.                                                  Kata Kunci :  Perilaku Kreatif, Modal Psikologis Kreatif, Dukungan Keluarga, Dukungan, Teman, UMKM
PERILAKU TECHNOPRENEUR MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA: TINJAUAN PADA SELF-SUFFICIENCY Nurfaizal, Yusmedi
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 13 No 2 (2014)
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.461 KB) | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v13i2.21

Abstract

Sebuah pendekatan pendidikan baru untuk pembangunan berkelanjutan yang muncul dalam literatur kewirausahaan. Artikel ini menyesuaikan teori perilaku yang direncanakan untuk memeriksa sikap terhadap bentuk kewirausahaanyang dilakukan mahasiswa. Artikel ini bertujuan menilai perilaku technopreneur mahasiswa teknik informatika dari self-suffiency serta untuk mengetahui korelasi antara karakteristik demografi dengan self-suffiency. Jenis kelamin mempunyai korelasi yang signifikan dengan self-suffiency, sedangkan penghasilan, status tinggal dan usia tidak mempunyai korelasi yang signifikan dengan self-suffiency. Hasil ini ada yang konsisten dengan temuan sebelumnya dan ada pula yang tidak selaras. Oleh karena itu dapat ditindaklanjuti oleh peneliti selanjutnya. Hal ini menunjukkan pentingnya menyoroti manfaat kewirausahaan yang berkelanjutan untuk merangsang minat lebih dalam pembangunan berkelanjutan. Kontribusi utama dari studi ini adalah bahwa lembaga pendidikan perlu menyediakan program keberlanjutan memberikan kesempatanuntuk mendorong pengusaha yang baru lahir.
SMS Translator Bahasa Indonesia - Bahasa Jawa Menggunakan Teknologi J2ME Ekowati, Nur Alfi; Nurfaizal, Yusmedi; Hermanto, Nandang
Jurnal Teknologi Informasi, Ilmu Komputer dan Manajemen Vol 2 No 2 (2018): Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : LPPM STMIK Widya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SIL (Summer Institute of Linguistics) data showthat among 735 local languages in Indonesia, there are 652languages in an alarming condition, not known, even 2languages of them are extinct. Particularly, Bahasa Jawa asan original language spoken by the people from Central Javaprovince is less desirable as the daily communicationlanguage of its younger generation. This is conformable bythe results of a survey to a number of representative studentsfrom all of the state senior high schools (SMA negeri) in aregion in the Central Java, namely Purwokerto. It proves thatthe students who represent the young people in the areacannot master the well-usage of Bahasa Jawa correctly.Whereas, the language is very important to havecommunication with the elder people. The application of SMStranslator from Bahasa Indonesia to Bahasa Jawa isdeveloped to help solving the problem.