Bagiya Bagiya
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

NILAI MORAL PADA NOVEL HUJAN KARYA TERE LIYE DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Akhadi, Akhadi; Bagiya, Bagiya; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.252 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Hujan karya Tere Liye; (2) nilai moral novel Hujan karya Tere Liye; (3) skenario pembelajaran novel Hujan karya Tere Liye di Kelas XI SMA.  Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai moral pada novel Hujan karya Tere Liye dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Sumber data penelitian ini novel Hujan karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Teknik penyajian data dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Hujan terdiri dari (a) tema: Cinta kasih antara laki-laki dan perempuan yang terpisah jarak dan waktu; (b) tokoh: Lail, Ibu Lail, Ayah Lail, Elijah, Esok, Ibu Esok, Marinir, Maryam, Istri Walikota, Walikota, Claudia; (c) alur: alur campuran; latar tempat: peron kereta api, lubang tangga darurat, taman kota, kolam air mancur, toko kue milik Ibu Esok, pengungsian 2 (stadion), panti Sosial, markas Organisasi Relawan, asrama Sekolah Keperawatan; (d) latar waktu: pagi, siang, sore dan malam hari; latar sosial: cara berfikir dan bersikap seorang anak yang harus menjadi yatim piatu akibat bencana dahsyat di lingkungan pengungsian; (e) amanat: selalu mensyukuri seperti apapun anugerah Tuhan. Sesungguhnya, bukan melupakan yang jadi masalahnya, tetapi menerima. Barang siapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan. Tetapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan pernah bisa melupakan. Apapun yang terjadi, peluklah erat-erat, karena itulah hidupnya; (2) nilai-nilai moral: (a) hubungan manusia dengan Tuhan terdiri dari: tawakkal dan bersyukur; (b) hubungan manusia dengan manusia: tolong-menolong, persahabatan, penyayang, pemberi motivasi, berbudi pekerti baik, pemberi nasihat, dan perhatian; (c) hubungan manusia dengan dirinya sendiri: pantang menyerah, berpendirian teguh, dan berhati tulus (d) hubungan manusia dengan alam sekitar: tumbuh rasa ingin menjaga keseimbangan alam dan memuji keindahan alam; (3) skenario pembelajaran novel Hujan di kelas XI SMA; kompetensi dasar 7.2 menganalisis unsur intrinsik novel Indonesia; metode yang digunakan adalah metode kuantum: tanamkan, alami, namai, demonstrasikan, ulangi, dan rayakan; langkah-langkah: pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup; evaluasi pembelajaran adalah teknik tes tertulis, dengan bentuk instrumen soal uraian dan tugas proyek. Kata kunci: nilai moral, novel hujan, skenario pembelajaran sma.  
Infleksi dan Derivasi dalam Bahasa Indonesia Bagiya, Bagiya
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menguraikan masalah inflkesi dan derivasi dalam bahasa Indonesia.  Untuk mengetahui kaidah-kaidah infleksi dan derivasi dalam bahasa Indonesia itu,  perlu adanya seperangkat data yang mencukupi untuk pembuktiannya berdasarkan teori yang ada.  Dalam makalah ini akan dikaji verba  dalam bahasa Indonesia diharapkan dapat diketahui sejauh mana konsep infleksi dan derivasi itu dapat diterapkan, sehingga dapat ditemukan kaidah-kaidahya. Secara teoretis membuktikan bahwa bahasa Indonesia memang berbeda keserumpunannya dengan bahasa-bahasa Endo Eropa yang telah dijadikan dasar analisis para ahli bahasa. Maka dari itu, perlu diperhatikan data-data bahasa Indonesia yang menyangkut masalah infleksi  dan derivasi tersebut.
REALISASI FONEM VOKAL BAHASA INDONESIA Fakhrudin, Mohammad; Bagiya, Bagiya
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya Vol 4, No 8 (2017): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims at describing the realization of all vowel phonemes in Indonesia language. It is expected that this research will be advantageous to all of the Indonesia language speakers, particularly to the teachers and students. Moreover, the findings of this research are also expected to be inspiring to the linguists in Indonesia to do research more comprehensively. The research approach used in this research is qualitative-descriptive. The data were collected using recording, listening, and noting technique. The data that are suitable with this research are noted in data-noting form. The instrument used in this research is the researcher himself, equipped with recorder and data-noting form. The data-noting form is the saved in the hard disc. Then, the data are analysed using distributional method with minimal pair technique and replacement technique. The results of analysis are presented using informal technique. According to this research, it can be concluded that (1) the realization of vowel in Indonesia language consists of two types, i.e. (a) following the rules, and (b) violating the rules; and (2) the violation of vowel realization is found in vowels /i/, /u/, and /o/ in closed position and also in derivative words. The violation is also found in acronym. The violation of vowel realization /u/ is found in the acronym of Indonesia original words. Meanwhile, the violation of vowel realization /e/ and /ә/ not only causes meaning differences, but also does not cause meaning differences. Vowel / ә /, realized with [ε], can cause meaning differences. There are also vowels in open syllable that are followed by different vowels can produce gliding sound and also can produce [?]. In conversation, poem or song lyrics, and also in certain words, vowel /ә/ can disappear.Keyword: realization of vowel phonemes, the languageAbstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan realisasi fonem vokal bahasa Indonesia.Melalui penelitian ini, diharapkan diperoleh temuan yang berguna bagi penutur bahasa Indonesia, terutama pendidik dan peserta didik. Di samping itu, temuan ini pun diharapkan menginspirasi para pakar linguistik untuk meneliti lebih komprehensif. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik rekam, simak, dan catat. Data yang sesuai dengan masalah penelitian ini dicatat dalam form pencatat data. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah peneliti sendiri dilengkapi dengan perekam dan form pencatat data. Form pencatat data itu disimpan dalam hard disc. Selanjutnya, data tersebut dianalisis dengan metode distribusional dengan teknik pasangan minimal. Hasil analisis disajikan dengan teknik informal. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa (1) realisasi vokal bahasa Indonesia terdiri atas dua macam, yakni (a) sesuai dengan kaidah dan (b) menyimpang kaidah; dan (2) penyimpangan realisasi vokal terdapat pada vokal  /i/, /u/, dan /o/ pada posisi tutup dan pada kata turunan. Penyimpangan pun terjadi pada akronim. Penyimpangan realisasi vokal /u/ terjadi pula pada singkatan kata asli Indonesia. Penyimpangan realisasi vokal /e/ dan /ә/ ada yang menimbulkan perbedaan makna, tetapi ada pula yang tidak menimbulkan perbedaan makna. Vokal /ә/ jika direalisasikan dengan [ε] dapat menimbulkan perbedaan makna. Ada vokal pada suku buka yang diikuti vokal yang berbeda dapat menimbulkan bunyi peluncur dan ada pula yang menimbulkan [?]. Dalam percakapan, teks puisi, atau lagu, pada kata-kata tertentu, vokal /ә/ dapat hilang.Kata kunci: realisasi fonem vokal, bahasa Indonesia
INFLEKSI DAN DERIVASI DALAM BAHASA INDONESIA Bagiya, Bagiya
Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Department of Indonesian Language Education, Graduate School, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menguraikan masalah inflkesi dan derivasi dalam bahasa Indonesia.  Untuk mengetahui kaidah-kaidah infleksi dan derivasi dalam bahasa Indonesia itu,  perlu adanya seperangkat data yang mencukupi untuk pembuktiannya berdasarkan teori yang ada.  Dalam makalah ini akan dikaji verba  dalam bahasa Indonesia diharapkan dapat diketahui sejauh mana konsep infleksi dan derivasi itu dapat diterapkan, sehingga dapat ditemukan kaidah-kaidahya. Secara teoretis membuktikan bahwa bahasa Indonesia memang berbeda keserumpunannya dengan bahasa-bahasa Endo Eropa yang telah dijadikan dasar analisis para ahli bahasa. Maka dari itu, perlu diperhatikan data-data bahasa Indonesia yang menyangkut masalah infleksi  dan derivasi tersebut.