Articles

Found 22 Documents
Search

THE COMBINATION OF PEER AND SELF-DIRECTED FEEDBACK ON WRITING ABILITY OF EFL HIGH PROFICIENT STUDENTS Amelia, Rizky; Latief, Mohammad Adnan; Irawati, Enny
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 6, No 2: June 2018
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study examined whether high proficient students who are trained with the treatment of the combination of peer and self-directed feedback (PSF) have better writing ability than the high proficient students who are not trained with this treatment. Employing a quasi-experimental research, this study involved two groups of 28 students given a writing test. The results pointed out that the students who were trained with the combination of PSF had better writing ability than the students who were not trained with the combination of PSF. Teachers are suggested to provide the combination of PSF to high proficient students. Further investigation involving moderate and low proficiency levels is suggested.Key Words: peer and self-directed feeedback, writing ability, English proficiencyAbstrak: Penelitian ini menguji apakah mahasiswa yang dilatih dengan perlakuan kombinasi umpan balik dari teman sebaya dan diri sendiri (PSF) memiliki kemampuan menulis yang lebih baik daripada mahasiswa yang tidak dilatih dengan perlakuan kombinasi umpan balik dari teman sebaya dan diri sendiri. Dengan desain kuasi eksperimental, penelitian ini melibatkan dua kelompok dengan 28 mahasiswa yang diberi tes menulis. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa yang dilatih dengan kombinasi PSF memiliki kemampuan yang lebih baik daripada mahasiswa yang tidak dilatih dengan kombinasi PSF. Guru disarankan memberikan perlakuan ini pada siswa yang mahir berbahasa Inggris. Penelitian lanjutan melibatkan kemahiran bahasa Inggris sedang dan tinggi pun disarankan.Kata kunci: umpan balik teman sebaya dan diri sendiri, kemampuan menulis, mahir berbahasa Inggris
ANALISIS HUKUM MENGENAI TINDAK PIDANA PEDOFILIA DALAM PERSPEKTIF KRIMINOLOGI (STUDI PUTUSAN NOMOR 148/PID.SUS/2016/PN.KPG). Amelia, Rizky; Ediwarman, Ediwarman; Waty, Nurmala
Jurnal Mahupiki Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Jurnal Mahupiki

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kasus pedofilia terhadap anak di Indonesia yang terjadi beberapa tahun belakangan ini meningkat yang bisa dianggap sebagai bencana nasional oleh KPAI. Dimana anak yang merupakan titipan dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga dan diberi kasih sayang oleh orang tuannya. Berdasarkan Penjelasan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, dijelaskan bahwa anak adalah bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Maka akan dibahas analisi hukum mengenai tindak pidana pedofilia dalam perspektif kriminologi. Permasalahan yang diangkat dalam penulisan skripsi ini adalah bagaimana aturan hukum KUHP dan undang-undang perlindungan anak mengatur aturan mengenai pedofilia, apa saja yang menjadi faktor serta upaya penanggulangan serta kebijakan kriminal seperti apa yang dapat diberikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif menggunakan bahan kepustakaan penelitian. Tahapan penelitian menggunakan penelitian kepustakaan: bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, bahan hukum tersier untuk melengkapi data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan data kepustakaan yang menganalisa secara sistematis buku-buku, konvensi-konvensi dan bahan-bahan lain. Faktor yang dianggap dapat menjadikan korban maupun pelaku dalam tindak pidana pedofilia dapat berupa faktor intern dan juga faktor ekstern. Faktor inter adalah faktor yang ada didalam bagaimana seseorang yang tumbuh dan berkembang sehingga menjadikan dia menjadi peribadi yang memiliki kelainan orientasi seksual atau dapat disebut segai pedofil. Yaitu yang menjadi faktor intern adalah keluarga, ekonomi, religi, dll. faktor-faktor tersebut adalah yang memiliki peran penting dalam menumbuhkan karakter seseorang kemudian juga dalam upaya pedofilia dikenal adanya upaya represif dan preventif yang mana Tindakan represif yaitu suatu tindakan aktif yang dilakukan pihak berwajib pada saat penyimpangan sosial terjadi agar penyimpangan yang sedang terjadi dapat dihentikan. Tindakan  preventif yaitu tindakan yang dilakukan oleh pihak berwajib sebelum penyimpangan sosial terjadi agar suatu tindak  pelanggaran dapat diredam atau dicegah. Pengendalian yang bersifat preventif umumnya dilakukan dengan cara melalui bimbingan, pengarahan dan ajakan.   Kata Kunci: Analisis Hukum, Tindak Pidana Pedofilia, Perspektif                                  Kriminologi
PROBLEMATIK PENCALONAN KEMBALI PASANGAN CALON YANG DINYATAKAN TIDAK MEMENUHI SYARAT (TMS) DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH (STUDI KASUS PENCALONAN KEMBALI RASIYO DALAM PEMILIHAN WALIKOTA KOTA SURABAYA TAHUN 2015) AMELIA, RIZKY
JURNAL NOVUM Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pemilihan walikota Surabaya tahun 2015 menimbulkan problematik yang perlu adanya penyelesaian. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Surabaya meloloskan Rasiyo dalam pencalonannya yang kedua setelah sebelumnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat menimbulkan permasalahan interpretasi atau penafsiran oleh masyarakat. Pasalnya  menurut ketentuan pasal 89 A ayat (2) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 12 tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 tahun 2015 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota menyebutkan bahwa pasangan calon yang telah ditolak atau dinyatakan tidak memenuhi persyaratan (TMS) tidak dapat diusulkan dalam pendaftaran kembali. Hal ini tentunya menyebabkan kekaburan norma atas Pasal 89 A ayat (2) Peraturan KPU ini tentang pasangan calon. Peraturan KPU tidak menjelaskan lebih lanjut tentang pasangan calon yang dimaksud. Undang-Undang Nomor 8 tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang sebagai payung hukum pelaksanaan pemilihan kepala daerah juga tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai pasangan calon. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tentang keabsahan pencalonan kembali Rasiyo setelah dinyatakan gugur karena Tidak Memenuhi Syarat(TMS). Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conseptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Jenis bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan non hukum. Teknik pengumpulan bahan hukum dengan menggunakan studi kepustakaan dan studi kasus. Teknik analisis bahan hukum yaitu dengan menginventarisasi serta mengelompokkan bahan hukum serta mengidentivikasi fakta hukum untuk menjawab isu hukum dengan penafsiran hukum. Berdasarkan  penelitian jika ditafsirkan dengan interpretasi gramatikal, interpretasi sistematis, interpretasi sosiologis, interpretasi restriktif dan interpretasi ekstensif  dapat disimpulkan bahwa Keputusan Nomor 36/Kpts/KPU-Kota-014.329945/2015 tentang Penetapan Pasangan Calon Dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya Tahun 2015 yang memperbolehkan Rasiyo mencalonkan kembali dalam pemilihan walikota setelah dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat adalah sah dan sudah sesuai dengan ketentuan dengan Peraturan KPU Nomor 12 tahun 2015. Akibat hukum yang ditimbulkan dari suatu keputusan yaitu lahirnya keadaan hukum baru terhadap pihak yang terkait dengan keputusan tersebut. Berdasarkan asas praduga rechtmatigh sebuah keputusan tetap sah dan tidak dapat dibatalkan kecuali apabila ada putusan Pengadilan Tata Usaha Negara  yang membatalkannnya. Dengan demikian status Rasiyo sebagai pasangan calon tetap sah dan dan keputusan KPU tersebut tetap dapat dilaksanakan. Kata Kunci :Pencalonan Kembali, Rasiyo, Pemilihan Kepala Daerah, Tidak Memenuhi Syarat.   Abstract                   The election of Surabaya Mayor in 2015 raised some problematic issue that need to be solved. The General Election Commissions (KPU) of Surabaya decided to pass Rasiyo in his second nomination after disqualified due Ineligible. This decision created interpretation problem in the society. According to Law Article 89 A verse (2) The General Election Commission Rules Number 12 year 2015 about The Regulation Changes of the General Election Commission number 9 year 2015 about Regent, and/or Mayor and Vice Mayor state that candidate who was rejected or do not comply with requirements cannot be proposed to the readmission.  This issue is certainly raising vagueness of norm of Article 89 A verse (2) about candidates, because this rules does not contain any further explain about the candidate above.  Law No. 8 of 2015 on the Amendment of Act No. 1 of 2015 on Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law No. 1 of 20142 on the election of Governors, Regents and Mayors Become Law as a legal umbrella for the implementation of local elections also did not explain more about the candidates.  The purpose of this study was to determine the validity of the nomination back Rasiyo after disqualified due Ineligible. This research is a law normative study using statute approach, conceptual approach, and case approach. The types of legal materials used consisted of primary legal materials, secondary law, and non-law material.Literature study and case studies are the legal materials techniques used in this study.The step legal materials analysis techniques used in the study are to inventory and classify materials as well as identifying the legal facts of law to address the legal issues with legal interpretation.  Based on this research to be interpreted with grammatical interpretation, systematic interpretation, sociological interpretation, interpretation restrictive and extensive interpretation can be concluded that Decision Number 36/Kpts/KPU-Kota-014.329945/2015 about Stipulation of the Candidate in Election of Mayor and Deputy Mayor of Surabaya year 2015 which is passed Rasiyo readmission in the Mayor Election is legitimate and appropriate according to The General Election Commissions rules Number 12 year 2015. The legal consequences arising from a decision that is the birth of a new legal situation of the parties concerned by the decision, based on the rechtmatigh presumption, a decision remains valid and cannot be canceled unless there is a cancelation from court decision of the State Administration. Thus Rasiyo status as a candidate remains valid and that the decision of the Election Commission can still be implemented. Keywords : Readmission, Rasiyo, Local Election, Ineligible  
PREDICTORS OF ADOLESCENT ACADEMIC ACHIEVEMENT: THE ROLE OF INDIVIDUAL AND FAMILY SOCIOECONOMIC FACTORS Latifah, Melly; Amelia, Rizky
Journal of Family Sciences Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Family Sciences
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jfs.4.2.105-119

Abstract

Academic achievement is affected by external and internal factors. This study generally aims to examine the influence of family characteristics (per capita income and parental education), individual characteristics (age and gender), cognitive intelligence, and self-regulated learning toward academic achievement in adolescents. A total of 91 samples (Mage=13.9 years) with the largest percentage of the respondents were women were selected from two different junior high schools in Bogor area. Cognitive intelligence, self-regulated learning, and academic achievement were measured using Riley Inventory Basic of Learning Skills (RIBLS), Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSQL), and student academic record, respectively. The partial regression analysis showed there was a negative effect of mother?s education on self-regulated learning. Gender was found to positively predicted cognitive intelligence. The regression analysis also showed that parental education and cognitive intelligence positively predicted adolescent academic achievement. Per capita income, gender, and self-regulated learning showed no significant effects on academic achievement.
TATA LETAK RUANG HUNIAN-USAHA PADA RUMAH LAMA MILIK PENGUSAHA BATIK KALANGBRET TULUNGAGUNG Amelia, Rizky; Antariksa, Antariksa; Suryasari, Noviani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.725 KB)

Abstract

Desa Kalangbret merupakan salah satu sentra industri batik tertua di Kecamatan Tulungagung. Pada kawasan ini terdapat rumah-rumah lama berusia lebih dari 50 tahun milik pengusaha/ juragan Batik Kalangbret yang dulu berfungsi sebagai hunian-usaha. Industri Batik Kalangbret yang mengalami kemunduran pada tahun 1970-an menyebabkan rumah-rumah lama tersebut berubah menjadi fungsi hunian saja. Setiap rumah memiliki kelengkapan dan tata letak ruang yang berbeda-beda. Ruang-ruang usaha tersebut pada beberapa rumah masih dipertahankan namun telah mengalami perubahan fungsi. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui tata letak ruang hunian-usaha pada rumah lama milik pengusaha Batik Kalangbret dan faktor yang membentuk tata letak ruang tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan memaparkan hasil pengamatan di lapangan untuk kemudian dianalisis berdasarkan variabel-variabel yang telah dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi jenis dan fungsi ruang usaha yang dimiliki terdapat tiga tingkat kelengkapan ruang, lalu terdapat delapan macam pola tata letak yang terbagi dalam tiga tipe, yaitu tipe ruang usaha berada di dalam bangunan utama, tipe ruang usaha berada di dalam skala tapak (halaman rumah) dan tipe ruang usaha yang berada terpisah di luar tapak. Faktor-faktor yang membentuk tata letak ruang tersebut adalah faktor ekonomi, faktor sosial, dan sistem kepemilikan usaha.Kata kunci: tata letak ruang, rumah hunian-usaha, rumah lama
HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN SIKAP TERHADAP KENAKALAN REMAJA PADA SISWA MTS SWASTA “X” SURABAYA AMELIA, RIZKY; INA SAVIRA, SITI
Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol 5, No 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Character: Jurnal Penelitian Psikologi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan sikap terhadap kenakalan remaja pada siswa MTs Swasta ?X? Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 150 siswa kelas VII, VIII, dan IX di MTs Swasta ?X? Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi product moment. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara regulasi emosi dengan sikap terhadap kenakalan remaja pada siswa MTs Swasta ?X? Surabaya dan memiliki arah hubungan yang negatif. Kata Kunci : Regulasi emosi, Sikap terhadap Kenakalan, Remaja
PARENT MANAGEMENT TRAINING (PMT) UNTUK MEREDUKSI PERILAKU AGRESIF PADA ANAK RETARDASI MENTAL Amelia, Rizky; Rahmi, Tuti; Molina, Yosi
Jurnal RAP (Riset Aktual Psikologi Universitas Negeri Padang) Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/rapun.v8i2.9231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Parent Management Training mereduksi perilaku agresif pada anak retardasi mental. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan desain penelitian single subject design. Subjek merupakan orangtua dari anak yang mengalami retardasi mental dengan IQ = 66 menurut skala Wechsler dan memiliki perilaku agresif. Pengumpulan data diperoleh dari hasil pemeriksaan psikologis anak, lembar penugasan mingguan, observasi dan wawancara. Alat ukur yang digunakan adalah Child Behavior Checklist (CBCL). Teknik analisis data menggunakan grafik perubahan perilaku dari skor yang didapatkan pada pretest dan posttest. Penelitian ini membuktikan bahwa Parent Management Training dapat mereduksi perilaku agresif pada anak retardasi mental.
17 Year Old Female Patient with Systemic Lupus Erythematosus and Ulcerative Colitis Amelia, Rizky; Supriono, Supriono
The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy Vol 15, No 1 (2014): VOLUME 15, NUMBER 1, April 2014
Publisher : The Indonesian Journal of Gastroenterology, Hepatology, and Digestive Endoscopy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastrointestinal manifestations are common in systemic lupus erythematosus (SLE). Although the relationshipbetween SLE with ulcerative colitis (UC) rarely obtained, SLE patients with gastrointestinal manifestations shouldpreferably be evaluated for the possibility of an inflammatory bowel disease (IBD). UC prognosis associatedwith SLE is usually good, whereas by proper diagnosis and management, the clinical output and a good life expectancy of patients will be obtainedA young female, 17 years old, who had previously been diagnosed with SLE for 5 years, came with complaintsof abdominal pain and chronic diarrhea. From the results of colonoscopy and biopsy of the intestinal mucosawas noted that in accordance with UC. After receiving treatment for 6 days, she no longer obtained complaintsof abdominal pain and diarrhea. Keywords: systemic lupus erythematosus, gastrointestinal, ulcerative colitis, inflammatory bowel disease ABSTRAKManifestasi gastrointestinal merupakan hal yang sering terjadi pada lupus eritematosus sistemik (LES).Meskipun hubungan antara LES dengan kolitis ulseratif (KU) jarang didapatkan, sebaiknya pada pasien LESdengan manifestasi gastrointestinal dilakukan evaluasi untuk kemungkinan adanya suatu penyakit inflamasiusus besar. Prognosis UC terkait LES biasanya baik, dimana dengan diagnosis dan penatalaksanaan yang tepatakan didapatkan keluaran klinis dan harapan hidup yang baik pada pasien.Seorang perempuan muda berusia 17 tahun yang sebelumnya telah terdiagnosa LES selama 5 tahun, datangdengan keluhan nyeri perut dan diare kronik. Dari hasil pemeriksaan kolonoskopi dan biopsi mukosa ususdidapatkan gambaran yang sesuai dengan KU. Setelah mendapat terapi selama 6 hari, tidak didapatkan lagi keluhan nyeri perut dan diare.Kata kunci: lupus eritematosus sistemik, gastrointestinal, colitis ulseratif, penyakit inflamasi usus besar
Hubungan Derajat Merokok Berdasarkan Indeks Brinkman dengan Kadar Hemoglobin Amelia, Rizky; Nasrul, Ellyza; Basyar, Masrul
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSalah satu zat yang terdapat dalam asap rokok adalah karbon monoksida yang sangat mudah berikatan dengan hemoglobin, sehingga tubuh mengalami hipoksia dan berusaha meningkatkan kadar hemoglobin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan derajat merokok berdasarkan Indeks Brinkman dengan kadar hemoglobin. Desain penelitian ini adalah cross-sectional study yang dilakukan terhadap pendonor darah di Palang Merah Indonesia cabang Padang. Jumlah subjek sebanyak 65 orang yang diambil secara accidental sampling dengan kriteria inklusi adalah perokok dan berjenis kelamin laki-laki. Data derajat merokok diperoleh melalui wawancara dan kadar hemoglobin diperiksa dengan menggunakan metode sianomethemoglobin. Hubungan antara derajat merokok dengan kadar hemoglobin digunakan uji statistik Anova, dengan nilai p<0,05. Hasil penelitian diperoleh rerata lama merokok responden 19,65 ± 10,95 tahun dan jumlah rokok yang dihisap perhari 19,28 ± 11,88 batang. Derajat perokok terbanyak adalah perokok ringan sebanyak 27 orang (41,5%). Rerata kadar hemoglobin responden adalah 15,47±1,41 gr/dl. Kesimpulan hasil studi ini ialah tidak didapatkan hubungan antara derajat merokok berdasarkan Indeks Brinkman dengan kadar hemoglobin.Kata kunci: derajat merokok, indeks Brinkman, kadar hemoglobin AbstractOne of the substances contained in cigarette smoke is carbon monoxide which is very easy to bind on hemoglobin, so the body gets hypoxia and strive to increase the levels hemoglobin. The objetive of this study was to determine the relationship between the degree of smoking based of Brinkman Index and hemoglobin levels.The design of this research was cross sectional study. Population were blood donors in Indonesian Red Cross Padang. The total samples of 65 people taken by accidental sampling with inclusion criteria was smoker and a male. The data degree of smoking got by interview and hemoglobin levels checked by using cyanmethemoglobin method. The relationship between the degree of smoking and hemoglobin levels used Anova statistical test, with p value <0.05.The result show that average smoking duration is 19.65 ± 10.95 years and the average of cigarrete that they smoke in a day was 19.28 ± 11.88 stems. Highest degree was mild smokers by 27 people (41.5%). The mean hemoglobin level was 15.47±1.41 gr/dl. The conclusion is no relationship between the degree of smoking by Brinkman Index and hemoglobin levels.Keywords:  degree of smoking, Brinkman index, hemoglobin levels
THE CHAMOMILE AROMATHERAPY REDUCE THE SCALE OF NAUSEA Putri, Ima Nurcahyanti; Amelia, Rizky; Rahayu, Sri
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 8, No 3: September 2019
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v8i3.20252

Abstract

The incidence of cervical cancer in the world is 17 per 100,000 women, while the mortality rate ranges from 8.2 per 100,000 women. One therapy for cancer treatment is chemotherapy. The side effects caused by chemotherapy are nausea and vomiting. In addition to drugs, complementary therapy given to chemotherapy patients is chamomile aromatherapy. This study aims to determine the effect of chamomile aromatherapy on reducing the scale of nausea after chemotherapy of cervical cancer patients in Dr. Moewardi Hospital. The type of research used is quasy experiment, using a research design non equivalent with the control group pretest and posttest design. The sample used was 30 patients with the criteria of patients who experienced Acute &amp; Delayed Nausea. Analyze data used Paired Samples Test and Independent T-Test. The results showed that the average scale of nausea before chamomile aromatherapy intervention was 15.40. And the average scale of nausea after intervention was 2.87 as evidenced by the value p=0.000 (p&lt;0.05). The average value of the nausea after treatment scale in the control group was 7.33, and the nausea scale average value in the intervention group was 2.87. So that it can be concluded that there is an effect after being given chamomile aromatherapy to reduce the scale of nausea after chemotherapy with p=0.000.