Subaer Subaer
Jurusan Fisika-FMIPA Universitas Negeri Makassar

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN BAHAN BAKAR HIGH SPEED DIESEL (HSD) DAN MARINE FUEL OIL (MFO) TERHADAP PARAMETER TITIK UTAMA SIKLUS KERJA DAN PERFORMA MESIN DIESEL MITSUBISHI MAN TYPE 18V52/55A Padilla, Nur; Subaer, Subaer; Muris, Muris
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.742 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i1.9402

Abstract

Analisis Penggunaan Bahan Bakar High Speed Diesel (HSD) dan Marine Fuel Oil (MFO) Terhadap Parameter Titik Utama Siklus Kerja dan Performa Mesin Diesel Mitsubishi Man Type 18V52/55A. Penelitian ini dilaksanakan di PT. PLN (Persero) Sulselrabar yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bahan bakar jenis HSD dan MFO terhadap parameter titik utama siklus kerja dan performa mesin diesel Mitsubishi MAN type 18V52/55A. Metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh data sekunder berupa spesifikasi mesin dan jam operasi mesin selama bulan September dan oktober. Hasil pengolahan data diperoleh dengan menggunakan program Microsoft Office Excel. Pada bagian pertama disajikan data hasil perhitungan parameter termodinamika di titik-titik utama siklus kerja mesin. Pada bagian kedua disajikan data hasil perhitungan parameter kinerja mesin. Hasil pengolahan data perhitungan parameter termodinamika di titik-titik utama siklus kerja mesin diesel saat menggunakan bahan bakar HSD dan MFO menunjukan bahwa, setiap peningkatan 1 oK suhu dan atau 1 kg/cm2 tekanan pada tiap satu titik utama siklus akan diikuti dengan peningkatan pada titik lainnya demikian pula sebaliknya. Hasil perhitungan parameter kinerja mesin diesel berbahan bakar HSD dan MFO menunjukan, perolehan Daya Indikator (Ni) dan Daya Efektif (Ne) bahan bakar MFO lebih tinggi yaitu 3244,7064 PS dan 2758,0004 PS dibandingkan dengan HSD yang memiliki Daya Indikator (Ni) 3078,079 PS dan Daya Efektif (Ne) 2616,367 PS. Hal ini menandakan bahwa daya mesin yang dihasilkan mesin saat menggunakan bahan bakar MFO lebih tinggi dibandingkan saat menggunakan HSD. Terlihat pula bahwa penggunaan bahan bakar lebih besar saat mesin beroperasi menggunakan bahan bakar HSD disbanding saat menggunakan MFO. Dengan demikian, performa mesin saat menggunakan bahan bakar MFO lebih baik daripada saat menggunakan bahan bakar HSD.
PENGARUH TSOI (TRANSLATING, SCLUPTING, OPERATIONALIZING, INTEGRATING) HYBRID LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SMA ISLAM ATHIRAH BUKIT BARUGA MAKASSAR Mahmudah, Rifaatul; Subaer, Subaer; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik yang diajar dan tidak diajar menggunakan TSOI Hybrid Learning Model serta pengaruhnya terhadap hasil belajar fisika kelas X MIPA SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA SMA Islam Athirah Bukit Baruga tahun ajaran 2017/2018 berjumlah 60 orang yang dibagi kedalam dua kelas, kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 1 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan Quipper School sebagai software Learning Management System untuk menunjang proses pembelajaran Blended Learning, Quipper School LMS terdiri dari Quipper School Link untuk guru dan Quipper School Learn untuk peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain Statistic Group Comparison. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui hasil belajar peserta didik dan statistik inferensial untuk melihat pengaruh treatmen yang diberikan pada kelas eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar fisika kelas eksperimen sebesar 12.30 dengan varians 10.63 dan kelas kontrol sebesar 11.13 dengan varians sebesar 10.91. Hasil analisis inferensial menunjukkan tidak terdapat perbedaan hasil belajar fisika yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol pada taraf nyata (?=0.05).
POTENSI LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN FLY ASH BETON GEOPOLIMER BERPORI SEBAGAI BAHAN BAHU JALAN Pratama, Muhammad Akbar; Subaer, Subaer; Malago, Jasaruddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.432 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sifat beton geopolimer berpori yang ditinjau dari porositas, permeabilitas air dan kuat tekan beton mampu diaplikasikan pada kontruksi bahu jalan. Beton geopolimer berpori disintesis dengan metode aktivasi alkali menggunakan bahan dasar fly ash dan ditambahkan agregat kasar kerikil kecil yang dimanipulasi dengan perbandingan tertentu yaitu 30%, 45% dan 60% dari massa fly ash, serta ditambahkan agregat halus bubuk aluminium sebagai pembentuk pori pada beton geopolimer. Pasta geopolimer dicetak dengan ukuran bata beton tipe R (tipe persegi panjang) kemudian di-curing pada suhu 70oC selama 4 jam. Dilakukan pengujian porositas, permeabilitas air, dan kuat tekan setelah sampel berumur 28 hari. Beton dengan agregat kerikil 30%, 45% dan 60% secara berurutan memiliki persentase porositas sebesar 18,87%, 18,16% dan 17,82%, nilai koefisien permeabilitas yaitu sebesar 10,3 x 10-4 cm/det, 8,4 x 10-4 cm/det dan 8,1 x 10-4 cm/det dan memiliki kuat tekan sebesar 446,08 kN/m2, 566,20 kN/m2 dan 569,36 kN/m2. Semakin besar penambahan agregat kerikil dalam beton geopolimer berpori maka persentase porositas dan koefisien permeabilitas
The Development of Physics Teaching Aids to Demonstrate the Intensity of Blackbody Radiation As a Function of Temperature Bancong, Hartono; Sultan, Ana Dhiqfaini; Subaer, Subaer; Muris, Muris
Jurnal Pendidikan Fisika - Journal of Physics Education Vol 7, No 1 (2019): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Jurnal Pendidikan Fisika - Journal of Physics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.953 KB)

Abstract

The purpose of this study was to develop teaching aids of blackbody radiation experiment and practicum devices based on modified free inquiry which are valid and reliable. This teaching aids was designed to demonstrate the relationship between the intensity of radiation and the absolute temperature of a blackbody (the law of Stefan-Boltzmann). The principle of this experiments is the amount of current will flow from the voltage source and enter to the black box. The black box will absorb and emit radiation. There is a nichrome wire inside the black box that will be light up, heat and emit radiation when electrically flowed. The emitted heat will be measured by temperature sensors using thermocouple located outside the black box. Based on experts and practitioner evaluation, the developed teaching aids of blackbody radiation experiment and practicum devices based on modified free inquiry were found to be valid, and reliable. The results of the experiment showed that the intensity of blackbody radiation was directly proportional to its temperature. This result is consistent with the law of Stefan-Boltzmann. Furthermore, the average of students’ perception of the developed teaching aids and practicum devices of blackbody radiation are 74.92% (good) and 80.17% (very good) respectively. This indicates that the teaching aids and practicum devices that have been developed can be used to demonstrate and prove the modern physics concepts related to blackbody radiation.Keywords: Teaching Aids, Stefan-Boltzmann’s law, Blackbody RadiationPenelitian ini bertujuan untuk mengembangan alat peraga eksperimen radiasi benda hitam dan perangkat praktikum fisika berbasis modified free inquiry yang valid dan reliabel. Alat peraga tersebut dirancang untuk mendemonstrasikan hubungan antara intensitas radiasi benda hitam dengan suhu mutlak yang dipancarkannya (Hukum Stefan-Boltzmann). Prinsip kerja dari alat peraga tersebut adalah arus akan mengalir dari sumber tegangan dan masuk ke dalam kotak lubang hitam. Kotak ini berfungsi untuk menyerap dan memancarkan radiasi. Di dalam kotak terdapat kawat nicrom yang akan menyala  dan memancarkan radiasi ketika dialiri arus listrik. Panas yang dipancarkan akan diukur oleh termokopel radiasi yang berada di luar kotak. Berdasarkan penilaian validator, alat peraga eksperimen radiasi benda hitam dan perangkat praktikum fisika berbasis modified free inquiry yang telah dikembangkan dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji coba menunjukkan bahwa intensitas radiasi yang dipancarkan oleh benda hitam berbanding lurus dengan temperaturnya yang sesuai dengan hukum Stefan-Boltzmann. Selanjutnya, rata-rata persepsi praktikan terhadap alat peraga eksperimen radiasi benda hitam dan perangkat praktikum yang telah dikembangkan secara berturut-turut adalah 74,92% (baik) dan 80,17% (sangat baik). Hal ini mengindikasikan bahwa alat peraga dan perangkat praktikum yang telah dikembangkan dapat digunakan untuk mendemonstrasikan dan membuktikan konsep-konsep fisika modern yang berhubungan dengan radiasi benda hitam.Kata kunci: Alat Peraga, Hukum Stefan-Boltzmann, Radiasi Benda Hitam
PENGEMBANGAN GEOPOLIMER TIPE POLY (FERRO-SIALATE) BERBAHAN DASAR LEMPUNG LATERIT UNTUK APLIKASI MATERIAL STRUKTURAL San, Fitria Pebriyanti; Subaer, Subaer; Sujiono, Eko Hadi
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 3 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1657.665 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v12i3.3062

Abstract

Geopolymer was synthesized from raw material clay using alkali activation method. Laterite clay characterization of  at  temperature  750 °C during 4 hours and then analyzed by using XRF and SEM-EDS to see elemental composition (in wt%) of  three clay.  SEM-EDS analysis shows that highest of hematite contained in laterite clay samples Tanah Karaeng with 30.42 wt%. The results of FTIR analysis is used to see the clay laterite oxide clusters, showing that span the range of owave number hydroxyl groups for the raw material such as DTK, DPT, DMW, ranging from 3400, 3388.98 cm-1, 3398.59 cm-1, after made geopolymer STK, SPT, SMW, ranging from 3376.88 cm-1, 3367.72 cm-1, 3393.04 cm-1. According to analysis of  X-Ray Diffraction (XRD), the three of laterite clay formed semikristal phase. To see the mechanical properties of geopolymer, it was conducted compressive strength testing. Based on test results obtained for basic, ingredients of  clay laterite Tanah Karaeng (STK) has a compressive strength at 39.91 MPa, laterite clay of Pakatto (SPT) at 31.97 MPa, and laterite clay of Mawang (SMW) at 30.42 MPa.Keywords: FTIR, compressive strength, laterite clayGeopolimer disintesis  dari bahan  dasar lempung dengan menggunakn metode aktivasi alkali. Hasil karakterisasi lempung laterite pada suhu 750 ?C  selama 4 jam kemudian dianalisis menggunakan XRF dan SEM-EDS untuk melihat komposisi elemental (dalam wt%) dari ke tiga lempung. Hasil analisis  SEM-EDS memperlihatkan bahwa kandungan hematite tertinggi terdapat pada sampel lempung laterite Tanah Karaeng  sebesar 30,42 wt%. Hasil analisis FTIR dilakukan untuk melihat gugus oksida lempung laterite, memperlihatkan bahwa rentang rentang bilangan gelombang gugus hidroksil O-H untuk bahan dasar DTK, DPT, DMW, berkisar 3400 cm-1, 3388,98 cm-1 , 3398,59 cm-1, setelah dibuat geopolimer STK, SPT, SMW, berkisar 3376,88 cm-1, 3367,72 cm-1, 3393,04 cm-1 . Berdasarkan hasil analisis X-ray Diffraction (XRD), ketiga lempung laterit tersebut membentuk fasa semikrista. Untuk melihat sifat mekanik geopolimer dilakukan pengujian kuat tekan. Berdasarkan hasil pengujian maka diperoleh, untuk bahan dasar lempung laterite Tanah Karaeng (STK)  memiliki kuat tekan sebesar 39,91 MPa, lempung laterite Pakatto (SPT) sebesar 31,97 MPa, dan lempung laterite Mawang (SMW) sebesar 30,42 MPa.Kata Kunci:  FTIR, kekuatan tekan, lempung laterit, XRF 
Studi Struktur Mikro dan Kuat Lentur Komposit Geopolimer Serat Bambu dengan Temperatur Curing Berbeda Zharvan, Vicran; Muris, Muris; Subaer, Subaer
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.748 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i3.849

Abstract

Telah dilakukan studi struktur mikro dan kuat lentur komposit geopolimer berbahan dasar metakaolin dan penguat (agregat) serat bambu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat lentur komposit geopolimer sebagai fungsi massa serat bambu (0,4 g,0,6 g, dan 0,8 g) serta suhu curing (150, 450 dan 750C). Komposit geopolimer serat bambu disentesis dengan metode alkali aktivasi metakaolin dengan model sandwich berbentuk persegi panjang dengan massa serat yang berbeda lalu di curing pada suhu 60C selama 1 jam. Sampel selanjutnyadi recurring masing-masing pada suhu 150, 450, dah 750C. Karakterisasi morfologi serta struktur kristal bahan dasar dan produk komposit geopolimer dilakukan dengan SEM dan XRD. Sifat termal serat bambu diukur menggunakan DSC. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan ikatan antara matriks dengan serat bamboo belum sempurna akibat kehadiran celah yang cukup besar.Hasil karakterisasi dengan XRD memperlihatkan bahwa matriks geopolimer bersifat amorf. Uji mekanik berupa three bending points flexural strength yang dilakukan terhadap 3 sampel untuk setiap komposisi dan suhu curing menunjukkan kuat lentur tertinggi diperoleh dengan penambahan serat bambu sebesar 0.6 g (1.5% dari volume sampel) untuk setiap variasi suhucuring dengan nilai berturut-turut sebesar 665,90 ± 98,40 KPa, 947,29 ± 287,13 KPa dan 1155,62 ± 98,30 KPa.
Pengaruh Penambahan -Al2O3 pada Homogenitas Matriks Geopolimer Ramadani, Andi Indra Wulan Sari; Haris, Abdul; Subaer, Subaer
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.01 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i3.850

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang struktur mikro geopolimer dengan bahan adisi -Al2O3. Bahan dasar yang digunakan adalah metakaolin yang diperoleh dari dehidroksilasi mineral kaolin pada suhu 750C selama 6 jam. Mineral -Al2O3 diperoleh dari metakaolin melalui prosedur ekstraksi yang dikembangkan dalam penelitian ini. Studi ini bertujuan untuk mempelajari morfologi dan homogenitas matriks geopolimer dengan atau tanpa bahan adisi -Al2O3. Sintesis geopolimer dilakukan melalui metode aktivasi larutan alkali metakaolin. Mineral -Al2O3 ditambahkan ke dalam pasta geopolimer, diaduk perlahan hingga campuran bersifat homogeny kemudian dicuring pada suhu 60C selama 1 jam. Karakterisasi dengan XRD dilakukan untuk mempelajari fase bahan dasar kaolin, metakaolin, mineral -Al2O3, serta produk geopolimer. Hasil karakterisasi dengan XRD memperlihatkan bahwa prosedur ekstraksi berhasil menghasilkan -Al2O3 dengan persentase antara 7 - 12 wt%. Sampel geopolimer yang diproduksi dan berusia 28 hari selanjutnya dikarakterisasi dengan menggunakan SEMEDS. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan bahwa sampel geopolimer dengan bahan adisi -Al2O3 memilikistruktur mikro permukaan (matriks) yang lebih homogen dibandingkan geopolimer tanpa adisi -Al2O3. Hasil ini diharapkan berkorelasi positif dengan sifat fisis dan mekanik geopolimer.
STUDI TENTANG PENGARUH NANOPARTIKEL ZnO TERHADAP SOLIDIFIKASI DAN WAKTU SETTING GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR METAKAOLIN Subaer, Subaer; Nurhayati, Nurhayati; Irhamsyah, A.; Nurfadil, Nurfadil
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.049 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v1i1.2122

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari pengaruh nanopartikel ZnO terhadap solidifikasi dan waktu setting geopolimer berbahan dasar metakaolin. Nanopartikel ZnO disintesis melalui metode presipitasi hidrotermal kristal ZnSO4. Ukuran rata-rata partikel ZnO berdasarkan pengukuran dengan X-Ray Diffraction (XRD)  sebesar 28 nm. Geopolimer disintesis dengan metode aktivasi alkali metakaolin dan curing pada suhu 70oC dan  dengan penambahan nanopartikel ZnO hingga 3% relatif terhadap massa metakaolin. Waktu setting terbaik yang diperoleh adalah pada penambahan ZnO sebesar 1% yakni sebesar 38 menit. Karakterisasi dengan Scanning Electron Microscope (SEM) memperlihatkan matriks geopolimer yang semakin homogen dengan bertambahnya massa ZnO.
KARAKTERISASI BAHAN PADUAN ND1+XBA2-XCU3O7 YANG DITUMBUHKAN DENGAN METODE REAKSI PADATAN Raudah, Raudah; Sujiono, Eko Hadi; Subaer, Subaer
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.477 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v7i2.954

Abstract

Telah berhasil dikembangkan bahan paduan oksida  Nd1+xBa2-xCu3O7  NdBaCuO yang ditumbuhkan dengan metode reaksi padatan pada variasi rasio molar x=0; -0,1; -0,2; dan -0,3. Campuran bahan padatan dalam bentuk serbuk dibuat homogen melalui proses penggerusan pada rute tertentu dan disintering pada suhu 950 oC. Untuk mengetahui tingkat kualitas suatu material maka dianalisis homogenitas campuran bahan dengan karakterisasi XRD (X-Ray Diffraction) untuk mengetahui struktur Kristal suatu bahan dan SEM (Scanning Electron Microscope) untuk mengetahui morfologi permukaan suatu bahan paduan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin kecil nilai rasio molar (x) maka jarak antar atomnya akan semakin kecil dan pada x=0 tumbuh spiral growth.Kata kunci : NdBaCuO; Metode reaksi padatan; Rasio molar; Struktur kristal; morfologi permukaan
PERANAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERORIENTASI AKTIVITAS SISWA (PBAS) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BANTAENG KABUPATEN BANTAENG A, Ilmar; Subaer, Subaer; Samad, Abdul
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.248 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v7i2.955

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen yang bertujuan untuk: (1) memperoleh informasi mengenai hasil belajar fisika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng setelah di ajar dengan Strategi Pembelajaran Berorientasi Aktivitas Siswa (PBAS), (2) memperoleh informasi mengenai hasil belajar fisika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng telah mencapai standar KKM atau belum setelah di ajar dengan Strategi Pembelajaran Berorientasi Aktivitas Siswa (PBAS). Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng tahun ajaran 2010/2011 sebanyak 127 siswa dengan sampel sebanyak 31 siswa yang ditentukan melaui acak kelas. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Shot Case Study. Hipotesis penelitian adalah: hasil belajar fisika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng telah mencapai standar KKM setelah di ajar dengan dengan strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar fisika yang memenuhi kriteria valid dengan reliabilitas soal 0,883 sebanyak 32 butir. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar fisika siswa setelah di ajar dengan strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa sebesar 22,08 dan standar deviasinya 1,36. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bantaeng tahun ajaran 2010/2011 yang diajar dengan strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa telah mencapai nilai standar minimal. Kata kunci:     Penelitian pra eksperimen, strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa, statistik deskriptif dan statistik inferensial.