Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PERENDAMAN AIR JERUK NIPIS TERHADAP KADAR FORMALIN DALAM IKAN ASIN TERI NASI Burhan, Amelia Handayani; Rini, Yuli Puspito; Nurhaeni, Farisya
Media Ilmu Kesehatan Vol 7 No 3: MIK Desember 2018
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat FKes Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v7i3.295

Abstract

Background:The use of formalin as a preservative in salted fish is potentially harmful to the human body,for example in the salted anchovy. They are very popular for customers in Traditional Market of Yogyakarta.The acidic compound, like lime water, can reduce theconcentration of formalin.Objective: This study aims to determine the effect of immersion of lime water on formalin concentration insalted anchovy fish.Methods:A total of 25 samples from five traditional markets of Yogyakarta city were tested using formalin kittest. Positive samples were treated with immersion of lime water with some concentration; 20, 40, 60, 80,and 100% (v/v). Determination of formalin concentration was done by acidimetric method using 0.955Nhydrochloride and methyl red indicator.Results:Concentration of formalin before treatment is 1,397%. The content of Formalin after the immersiontreatment of lime water with concentration 20, 40, 60, 80, and 100% (v/v) for 60 minutes was 1.094; 1,015;0.712; 0.426 and 0.283% (w/w).Conclusion:Based on the statistical test can be concluded that there is the influence of the concentration ofimmersion of lime water to formalin concentration in salted anchovy fish. The higher concentration of limewater can decrease formalin until 79.71%. Keywords:Acidimetric formalin,anchovy salted fish,lemon water,traditional market of Yogyakarta
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOLIK BERBAGAI JENIS SAYURAN SERTA PENENTUAN KANDUNGAN FENOLIK DAN FLAVONOID TOTALNYA Nurhaeni, Farisya; Lestari, Tri; Wahyuono, Subagus; Rohman, Abdul
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 11, No 2: September 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5961.165 KB) | DOI: 10.12928/mf.v11i2.1876

Abstract

Tumbuh-tumbuhan diketahui kaya antioksidan alami seperti vitamin E, vitamin C, beta karoten dan flavonoid.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan10 jenis sayuran, Amaranthus lividus L.sensu Thell., Cichorium endivia, Brassica juncea (L.) Czern., Sauropus androgynus (L.) Merr., Ocimum bassilicum, Brassica oleracea var.botrytis  L.,  Brassica oleracea var.botrytis  L. subvar cauliflora DC., Brassica oleracea var.capitata L., Brassica oleracea var.capitata L. forma rubra, Cosmos caudatus H.B.K dan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi senyawa fenolik dan flavonoid pada aktivitas antioksidannya. Uji aktivitas antioksidan dilakukandengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikril hidrazil) dengan menggunakan baku pembanding kuersetin. Analisis kandungan fenolik total ditentukan oleh kemampuan sampel untuk mereduksi reagen Folin Ciocalteau.Analisis flavonoid total dilakukan secara spektrofotometri didasarkan adanya kemampuan flavonoid  membentuk kompleks yang berwarna kuning dengan AlCl3 , yang selanjutnya akan bereaksi dengan  NaOH membentuk warna merah muda yang dapat diukur absorbansinya pada panjang gelombang 510 nm. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak kenikir (Cosmos caudatus H.B.K.) memiliki aktivitas antioksidan yang paling tinggi dengan nilai IC50 19,49 µg/ml. Hubungan antara aktivitas antioksidan 10 jenis sayuran dengan kandungan fenolik total diperoleh persamaan regresi linear   y = -34,94 x +562,5, r2 = 0,235 , sementara itu hubungan aktivitas antioksidan dengan flavonoid totalnya diperoleh persamaan y = -16,57 + 755,9, r2 = 0,471.Kata kunci : antioksidan, DPPH, sayuran, fenolik total, flavonoid total 
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOLIK BERBAGAI JENIS SAYURAN SERTA PENENTUAN KANDUNGAN FENOLIK DAN FLAVONOID TOTALNYA Nurhaeni, Farisya; Lestari, Tri; Wahyuono, Subagus; Rohman, Abdul
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 11, No 2: September 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5961.165 KB) | DOI: 10.12928/mf.v11i2.1876

Abstract

Tumbuh-tumbuhan diketahui kaya antioksidan alami seperti vitamin E, vitamin C, beta karoten dan flavonoid.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan10 jenis sayuran, Amaranthus lividus L.sensu Thell., Cichorium endivia, Brassica juncea (L.) Czern., Sauropus androgynus (L.) Merr., Ocimum bassilicum, Brassica oleracea var.botrytis  L.,  Brassica oleracea var.botrytis  L. subvar cauliflora DC., Brassica oleracea var.capitata L., Brassica oleracea var.capitata L. forma rubra, Cosmos caudatus H.B.K dan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi senyawa fenolik dan flavonoid pada aktivitas antioksidannya. Uji aktivitas antioksidan dilakukandengan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikril hidrazil) dengan menggunakan baku pembanding kuersetin. Analisis kandungan fenolik total ditentukan oleh kemampuan sampel untuk mereduksi reagen Folin Ciocalteau.Analisis flavonoid total dilakukan secara spektrofotometri didasarkan adanya kemampuan flavonoid  membentuk kompleks yang berwarna kuning dengan AlCl3 , yang selanjutnya akan bereaksi dengan  NaOH membentuk warna merah muda yang dapat diukur absorbansinya pada panjang gelombang 510 nm. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak kenikir (Cosmos caudatus H.B.K.) memiliki aktivitas antioksidan yang paling tinggi dengan nilai IC50 19,49 µg/ml. Hubungan antara aktivitas antioksidan 10 jenis sayuran dengan kandungan fenolik total diperoleh persamaan regresi linear   y = -34,94 x +562,5, r2 = 0,235 , sementara itu hubungan aktivitas antioksidan dengan flavonoid totalnya diperoleh persamaan y = -16,57 + 755,9, r2 = 0,471.Kata kunci : antioksidan, DPPH, sayuran, fenolik total, flavonoid total 
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DENGAN METODE SERVQUALDI RUMAH SAKIT CONDONG CATUR YOGYAKARTA Mardikanto, Octaviana; Kristiyono, Eddy; Nurhaeni, Farisya
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v4i1.101

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to measure customer satisfaction through the analysis of gaps that occur between the customer and the provider based on the dimensions of service quality with SERVQUAL method. This type of research is descriptive method of Cross Sectional Survey. The subjects were managers (9), front-line employees (100 people) and patients (200 people) in RS Condong Catur Yogyakarta. Samples for managers and front-line employees are the entire population, the patient sample is probabilistic sampling (proportionate sampling). The research instrument is a questionnaire with a seven-point scale. The results show customer satisfaction in the RSCC is still low in the presence of a negative value. Gap Calculation not weighted 5 resulted in a score of -1.05, and a weighted score of -0.21, with the largest gap in the dimensions of Reliability (-0.23). This indicates that the patient’s expectations is greater than reality, then the quality of services received is not satisfactory and there arose a patient dissatisfaction. The conclusions of this research is in the RSCC patient satisfaction overall remains low in the presence of a negative value.Keywords: satisfaction, servqualAbstrakTujuan penelitian ini adalah mengukur kepuasan pelanggan melalui analisis kesenjangan yang terjadi antara customer dan provider berdasarkan dimensi kualitas jasa dengan metode Servqual. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan metode Cross Sectional Survey. Subyek penelitian terdiri manajer (9 orang), karyawan lini depan (100 orang) dan pasien (200 orang) di RS Condong Catur Yogyakarta. Sampel untuk manajer dan karyawan lini depan adalah seluruh populasi, sampel pasien adalah probabilistic sampling (proportionate sampling). Instrumen penelitian ini adalah kuesioner dengan seven-point scale. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan pelanggan di RSCC masih rendah dengan adanya nilai yang negatif. Penghitungan Gap 5 menghasilkan skor tidak tertimbang sebesar -1,05, dan skor tertimbang sebesar -0,21, dengan gap terbesar pada dimensi Reliability (-0,23). Hal ini menunjukkan bahwa harapan pasien lebih besar daripada kenyataan, maka kualitas jasa yang diterima tidak memuaskan dan timbullah ketidakpuasan pasien. Simpulan penelitian ini adalah kepuasan pasien di RSCC secara keseluruhan masih rendah dengan adanya nilai yang negatif. Kata kunci: kepuasan, servqual
PENGARUH PERENDAMAN AIR JERUK NIPIS TERHADAP KADAR FORMALIN DALAM IKAN ASIN TERI NASI Handayani Burhan, Amelia; Puspito R, Yuli; Nurhaeni, Farisya
Jurnal Media Ilmu Kesehatan Vol 7 No 3 (2018): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.008 KB) | DOI: 10.30989/mik.v7i3.262

Abstract

Background: The use of formalin as a preservative in salted fish is potentially harmful to the human body, for example in the salted anchovy. They are very popular for customers in Traditional Market of Yogyakarta. The acidic compound, like lime water, can reduce the concentration of formalin. Objective: This study aims to determine the effect of immersion of lime water on formalin concentration in salted anchovy fish. Methods: A total of 25 samples from five traditional markets of Yogyakarta city were tested using formalin kit test. Positive samples were treated with immersion of lime water with some concentration; 20, 40, 60, 80, and 100% (v/v). Determination of formalin concentration was done by acidimetric method using 0.955N hydrochloride and methyl red indicator. Results: Concentration of formalin before treatment is 1,397%. The content of Formalin after the immersion treatment of lime water with concentration 20, 40, 60, 80, and 100% (v/v) for 60 minutes was 1.094; 1,015; 0.712; 0.426 and 0.283% (w/w). Conclusion: Based on the statistical test can be concluded that there is the influence of the concentration of immersion of lime water to formalin concentration in salted anchovy fish. The higher concentration of lime water can decrease formalin until 79.71%. Keywords: Acidimetric formalin, anchovy salted fish, lemon water, traditional market of Yogyakarta