Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Metode Mengajar Beregu (Team Teaching) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran SKI di MI Muhammadiyah Ulak Lebar Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten OKU Yunita, Inti; Maryamah, Maryamah
JIP Vol 2 No 1 (2016): JIP: Jurnal Ilmiah PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang Penerapan Metode Mengajar Beregu (Team Teaching)  dalam Meningkatkan  Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Ulak Lebar Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten Ogan Komering Ulu. Alasan peneliti ingin membahas masalah ini karena penjelasan guru yang hanya menggunakan metode ceramah kurang mendapat perhatian dari siswa, pemahaman siswa dan hasil belajar siswa masih rendah. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini adalah 1. Bagaimana Hasil Belajar Siswa sebelum diterapkan metode Mengajar Beregu (Team Teaching)  Kelas IV Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Ulak Lebar OKU? 2. Bagaimana hasil belajar setelah diterapkan metode Mengajar Beregu (Team Teaching) Pada Mata Sejarah Kebudayaan Islam kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Ulak Lebar OKU? 3. Bagaimana perbedaan Hasil Belajar siswa sebelum dan setelah diterapkan metode Mengajar Beregu (Team Teaching) Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran  Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Ulak Lebar Kecamatan OKU?Jenis penelitian dalam skripsi ini menggunakan pre eksperimental design. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh siswa MIM Ulak Lebar dan yang menjadi sampel adalah siswa kelas IV yang berjumlah 28 orang reponden. Alat pengumpulan datanya adalah observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Analisis data  menggunakan tes ‘t’ atau uji ‘t’ rumus sampel kecil (N kurang dari 30) yang saling berhubungan.Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa hasil belajar siswa mata pelajaran SKI sebelum menerapkan  Metode Mengajar Beregu (Team Teaching) yang tergolong tinggi (baik) sebanyak 6 orang siswa (21,43 %), tergolong sedang sebanyak 16 orang siswa (57,14 %) dan yang tergolong rendah 6 orang siswa (21,43 %) dan hasil belajar mata pelajaran SKI setelah menerapkan  Metode Mengajar Beregu (Team Teaching) yang tergolong tinggi (baik) sebanyak 8 orang siswa (28,57 %), tergolong sedang sebanyak 13 orang siswa (46,43 %) dan yang tergolong rendah 7 orang siswa (25 %).Hipotesis nihil yang diajukan ditolak karena besarnya “t” yang peneliti peroleh dalam perhitungan (to = 8,768) dan besarnya “t” yang tercantum pada Tabel Nilai t (tt.ts.5% = 2,05 dan tt.ts.1%= 2,77) maka dapat kita ketahui bahwa to adalah lebih besar daripada tt; yaitu: 2,05 < 8,768 > 2,77 berdasarkan uji coba tersebut secara meyakinkan dapat dikatakan metode beregu (team teaching) yang baru itu, telah menunjukkan efektifitasnya yang nyata; dalam arti kata: dapat diandalkan sebagai metode yang baik untuk mengajarkan bidang studi sejarah kebudayaan islam pada tingkat madrasah ibtidaiyah.
PEMBINAAN KEBERAGAMAAN SISWA MELALUI PENGEMBANGAN BUDAYA AGAMA DI SMA NEGERI 16 PALEMBANG Suryana, Ermis; Maryamah, Maryamah
Tadib Vol 18, No 02 (2013): Pendidikan Islam
Publisher : Faculty of Education and Teaching, Raden Fatah State Islamic University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the study was to describe the religious development student trought the development of religious culture at SMA Negeri 16 Palembang. The result of the study showed that the implementation of coaching student’s religious through the development of religious culture at SMA 16 Palembang has been going well and programmed, both conducted by the school as an educational institution that is intact with the wisdom which relate to the development of the religious culture in school and community activities undertaken by Rohis (The Spiritual of Islam) as a kind of special school extracurricular activities shade other religious activities. This success can be achieved due to the efforts of the principal and the support of the entire school community by showing commitment each of which takes place together and support each other.
TEKNIK MIND MAPING DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MADRASAH IBTIDAIYAH ADABIYAH II PALEMBANG Maryamah, Maryamah
Tadib Vol 19, No 02 (2014): Pendidikan Islam
Publisher : Faculty of Education and Teaching, Raden Fatah State Islamic University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of some different methods, techniques, media, could cover students’ characteristics and students’ final result. One of those techniques is mind mapping. Mind mapping is brain approach technique that allows us to make some notes in a page. By using visual and graphic stimulation, mind mapping provides deeper images. The result of the study showed that: 1) there were 15 (56%) of 27 students from an experimental group/class V.1 were at fair category. 2) there were 16 (59%) of 27 students from control group/class V.3 were at fair category. 3) the comparing test after comparing t value was (to = 4, 8) and t table is (tt.ts.5% = 2, 01 dan tt.ts. 1% = 2, 68). It can be concluded that to is higher than tt; or 2, 01<4, 8<2, 68.  It means that there were a significant difference before implementing mind mapping technique and after implementing it (Ha accepted).
HASIL BELAJAR EKONOMI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN INQUIRY LEARNING Maryamah, Maryamah; Rupaidah, Erlina; Rizal, Yon
JEE (Jurnal Edukasi Ekobis) Vol 4, No 7 (2016): JEE (Jurnal Edukasi Ekobis)
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated to know the difference of learning results of economy subject, as well as to know the comparison of the use of learning model of Problem Based Learning (PBL) and Inquiry. The method used in this research was experiments with comparative approach. The population in this research were all students of class X, amounting to 159 students with the sample was amounted to 77 students, by cluster random sampling. Data collection technique was using interview, documentation, and test. Hypothesis testing was using t-test of two independent samples and the n-gain effectiveness. Based on analysis of the data, it obtained the result that there is a difference in learning results of economy subject which taught by using learning model of Problem Based Learning (PBL) and Inquiry.Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ekonomi, serta untuk mengetahui perbandingan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Inquiry Learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X, berjumlah 159 siswa dengan sampel 77 siswa, yang ditentukan dengan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan tes. Pengujian hipotesis menggunakan t-test dua sampel independen dan n-gain efektivitas. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil bahwa ada perbedaan hasil belajar ekonomi yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Inquiry Learning.Kata kunci: hasil belajar ekonomi, problem based learning, inquiry learning
Optimasi Komposisi Makanan Pada Penderita Diabetes Melitus dan Komplikasinya Menggunakan Algoritma Genetika Maryamah, Maryamah; Putri, Rekyan Regasari Mardi; Wicaksono, Satrio Agung
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 4 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.937 KB)

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyebab kematian no 4 terbesar didunia dan menyebabkan kematian lebih banyak dibandingkan dengan penyakit lain sehingga diperlukan perhatian yang serius. Salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan terapi diet yakni menyusun menu makanan harian. Diet penderita diabetes dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan energi, karbohidrat, protein, dan lemak dengan tepat dan akurat. Perhitungan energi pasien dapat dilakukan dengan manual atau dengan bantuan sistem yang menerapkan suatu algoritma. Jika dilakukan dengan proses manual akan membutuhkan waktu yang lama terutama apabila bahan makanan yang tersedia sangat banyak dan diet diabetes setiap komplikasi memiliki kebutuhan yang berbeda. Dengan bantuan sistem proses komputasi akan berlangsung dengan cepat dan jika diterapkan suatu algoritma perhitungan akan menghasilkan solusi yang lebih optimal, salah satu algoritma tersebut adalah algoritma genetika. Algoritma genetika merupakan metode heuristik yaitu suatu metode pencarian, dalam pelaksanaanya terdapat aturan-aturan untuk memperoleh solusi yang lebih baik daripada solusi sebelumnya. Algoritma genetika banyak diterapkan pada berbagai permasalahan optimasi sehingga diharapkan juga dapat mengoptimalkan masalah pada optimasi kompoisi makanan. Hasil yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan adalah individu dalam populasi yang optimal berjumlah 250 individu dengan jumlah generasi 145 dan kombinasi cr dan mr paling optimal adalah 0.7 dan 0.3 dengan fitnes 0. 01857.
PENERAPAN METODE COOPERATIVE SCRIPT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN SKI DI MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL HUDA KABUPATEN OKU TIMUR Puryanti, Eris; Maryamah, Maryamah
JIP Vol 1 No 2 (2015): JIP: Jurnal Ilmiah PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran SKI yang ada di Madrasah Ibtidaiyah sangat menarik sekali jika disampaikan oleh guru dengan metode yang inovatif, sedangkan metode yang selama ini digunakan oleeh guru dalam menyampaikan materi SKI terkenal metode konvensional saja. Salah satu metode yang inovatif tersebut adalah metode cooperative script. Metode cooperative script adalah metode yang membagi siswa secara berpasang-pasangan untuk merangkum lalu mengikhtisarkan hasil rangkumannya secara lisan. Masalah yang akan diteliti dalam skripsi ini adalah bagaimana hasil belajar siswa kelas Vdengan menerapkan metode ceramah, dan yang menerapkan metode cooperative script pada mata pelajaran SKI di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Kabupaten OKU Timur, lalu apakah terdapat perbedaan antara hasil belajar siswa kelas V yang menerapkan metode ceramah dan yang menerapkan metode cooperative script pada mata pelajaran SKI di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Kab. OKU Timur.Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Menggunakan metode eksperimen dengan desain intact group comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di MI Nurul Huda Kabupaten OKU Timur yang berjumlah 146 siswa, sedangkan sampel penelitiannya adalah kelas V yang berjumlah 24 siswa. Sedangkan sumber datanya adalah primer dan skunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, tes dan wawancara. Analisis dalam skripsi ini adalah menggunakan t tes untuk mengetahui adanya perbedaan antara hasil belajar kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan analisis data dengan rumus t tes adalah nilai perhitungan t-tes lebih besar daripada t-tabel, baik pada taraf 5% maupun 1% dengan rincian 2,07 &lt; 3,470 &gt; 2,82 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Maka kesimpulan dari penelitian ini yakni terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas V antara siswa yang menerapkan metode cooperative script dan yang menerapkan metode ceramah pada mata pelajaran SKI materi Fathu Makkah di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda Kabupaten OKU Timur.
Perbedaan Hasil Belajar Siswa Kelas III Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Dengan Menggunakan Teknik Bercerita Berpasangan dan Ceramah di Madrasah Ibtidaiyah Quraniah 8 Palembang Puspitasari, Fitri; Maryamah, Maryamah
JIP Vol 2 No 2 (2016): JIP: Jurnal Ilmiah PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan di madrasah ibtidaiyah quraniah 8 palembang dapat disimpulkan bahwa di sekolah tersebut masih menggunakan teknik yang biasa seperti ceramah dan mencatat, sehingga terlihat siswa kurang merespon terhadap apa yang disampaikan sehingga berdampak pada hasil belajar siswa itu sendiri. Oleh sebab itu pemilihan teknik yang tepat tentu akan mengembalikan semangat belajar siswa dalam mengikuti mata pelajaran sehingga dampaknya akan terlihat pada hasil belajar yang diinginkan, maka salah satu teknik yang dapat membantu hal tersebut adalah teknik Bercerita Berpasangan.Dalam penelitian ini dirumuskan beberapa permasalahan yang akan diteliti yaitu Bagaimana hasil belajar siswa kelas eksperimen yang diterapkan teknik bercerita berpasangan pada mata pelajaran akidah akhlak kelas III di madrasah ibtidaiyah quraniah 8 palembang? Bagaimana hasil belajar siswa kelas kontrol yang tidak diterapkan teknik bercerita berpasangan pada mata pelajaran akidah akhlak kelas III di madrasah ibtidaiyah quraniah 8 palembang? Bagaimana perbedaan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen yang diterapkan teknik bercerita berpasangan dan hasil belajar siswa kelas kontrol yang tidak diterapkan teknik bercerita berpasangan pada mata pelajaran akidah akhlak di madrasah ibtidaiyah quraniah 8 palembang?Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian eksperimen desain atau nonequivalent control group design, jenis data yang digunakan adalah jenis data kuantitatif dan data kualitatif. Sumber data yang diperoleh yaitu data primer dari guru, siswa, dan kepala madrasah serta data sekunder yang bersifat penunjang dalam penelitian ini. Adapun alat pengumpul data tersebut berupa observasi, tes, wawancara dan dokumentasi.Dari hasil penelitian diperoleh, hasil belajar siswa kelas eksperimen yang tuntas sebanyak 16 siswa, yang tidak tuntas 14 dengan rata-rata 74.83, kategori nilai sedang dengan nilai antara 54 dan 94. Hasil Belajar siswa kelas kontrol yang tuntas sebanyak 10 siswa, yang tidak tuntas 16 siswa dengan rata-rata 63.26, kategori nilai sedang dengan nilai antara 44 dan 81. Untuk menguji signifikansi hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol digunakan rumus uji “t” dan diperoleh to sebesar 68. Perhitungan tt dengan membandingkan to baik pada taraf signifikan 1% maupun pada taraf 5% dengan perincian 2.01&lt;192.30&gt;68. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol pada materi akhlak tercela di madrasah ibtidaiyah quraniah 8 palembang.
Penerapan Metode Genius Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MIN 1 Teladan Palembang Naimah, Khoirun; Maryamah, Maryamah
JIP Vol 3 No 1 (2017): JIP: Jurnal Ilmiah PGMI
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jip.v3i1.1378

Abstract

Penelitian ini berjudul penerapan metode genius learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran SKI  kelas IV di MIN 1 Teladan Palembang. Permasalah didalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode genius learning pada mata pelajaran SKI, bagaimana hasil belajar siswa pada mata pelajaran SKI sebelum dan sesudah diterapkan metode genius learning, dan bagaimana pengaruh penerapan metode genius learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran SKI.Dimana tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode genius learning, hasil belajar yang telah diterapkannya dan terdapat pengaruh yang signifikan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Eksperimen (pre-eksperimental) dengan bentuk design one group pretest-posttest dan tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Adapun populasinya siswa kelas IV  berjumlah 120 siswa dan sampel yang terpilih siswa kelas IV D berjumlah 30 siswa. Alat pengumpul data berupa observasi, dokumentasi, wawancara, tes.Teknik analisis data dengan rumus statistik TSR dan tes “t”.Dari hasil temuan  ini maka dapat diuraikan 14 (47%) mengatakan hasil belajar siswa dikategorikan tinggi, 10 (33%) responden dikategorikan sedang dan 6 (20%) kebawah termasuk kategori rendah. Dalam rangka uji coba terhadap penerapan atau keampuhan metode baru, dilaksanakan penelitian lanjutan dengan mengajukan Hipotesis Nihil yang menyatakan: Hal ini terbukti dari hasil perhitungan dengan membandingkan besarnya “t” yang diperoleh dalam perhitungan (to = 4,813) dan besarnya “t” yang tercantum pada Tabel Nilai t (tt.ts5% = 2,04 dan  tt.ts1% = 2,76) maka dapat diketahui to adalah lebih besar tt; yaitu 2,04  4,813 2,76 yang berarti nilai to lebih besar dari ttabel dalam hal ini hasil belajar siswa meningkat dan menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan metode genius learning terhadap hasil belajar siswa kelas IV D di MIN 1 Teladan Palembang.
PENDIDIKAN ISLAM MASA DINASTI ABBASIYAH Maryamah, Maryamah
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Tadrib Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan sarana yang berpengaruh dan penting bagi manusia, melalui pendidikan manusia bisa belajar mempelajari alam semesta demi mempertahankan hidupnya. Karena pentingnya pendidikan, Islam menempatkan pendidikan pada kedudukan yang sangat penting dan tinggi.Pentingnya pendidikan bagi manusia dapat kita ketahui dari sejarahnya. Pendidikan Islam mulai berkembang sejak masa Rasulullah, masa Khulafaur Rasyidin, masa Bani Ummayah, masa Bani Abbasiyah, hingga masa sekarang ini. Para ahli sejarah menyebut bahwa sebelum muncul sekolah dan universitas, sebagai lembaga pendidikan formal, dalam dunia Islam sesungguhnya sudah berkembang lembaga-lembaga pendidikan Islam non formal, diantaranya adalah masjid. Islam mengalami kemajuan dalam bidang pendidikan, terutama pada masa Dinasti Abbasiyah. Pada masa Abbasiyah, pendidikan dan pengajaran berkembang pesat di seluruh negara Islam hingga lahir madrasah-madrasah yang tidak terhitung banyaknya.  
TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DALAM KONTEKS PENDIDIKAN Maryamah, Maryamah
Tadib Vol 18, No 01 (2013): Pendidikan Islam
Publisher : Faculty of Education and Teaching, Raden Fatah State Islamic University of Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Management of educational quality improvement is the integration of all function and processes within an educational organization in order to achieve continuous improvement of the quality of school outputs and services. The main objective is the satisfactions of the clients or customers. In the educational or school organization, there are three basic definitions of quality assurance, contract conformance, and customer driven. The application of TQM in the context of educational organizations is based on a framework that educational managers are able to make the process of improvement.